[FREELANCE] 2 Hearts – Part 1

Author : Ika Youngminie
Cast : Choi Hye Min, Jo Youngmin, No MinWoo, Choi Minho
Support Cast : Taecyeon, Choi Siwon, Jo Jin Yoon.
Genre : Friendship, Romance
Lenght : Chaptered
Rating : PG

Annyeonghaseo ini adalah FF ke-3 yang aku post di sini. Bagi yang membacanya, tolong dikomentari, ya biar bisa nyambung ke part selanjutnya,tp kemungkinan aq ngirim kelanjutannya agak lama, harap maklum… gomawo…happy reading ;)

~Hye Min’s POV~

From : Jo Youngmin

Be my girlfriend?

“Hah?! Di..dia..” kataku dalam hati ketika melihat sebuah pesan yang berasal dari Youngmin, sahabatku. Yupz, Youngmin atau lebih lengkapnya Jo Youngmin adalah sahabatku sejak kecil. Aku satu sekolah dengannya sejak sekolah dasar. Karena umur kami yang relatif sama, aku merasa cocok dengannya. Kita sering saling share tentang masalah. Kalau dihitung, itu sudah berjalan selama kurang lebih 10 tahun, tapi aku tidak pernah memiliki perasaan yang lebih padanya.

Oh iya, namaku Choi Hye Min, umurku 16 tahun. Aku anak ke-2 dari 2 bersaudara atau lebih tepatnya aku adalah anak bungsu. Aku mempunyai kakak laki-laki bernama Choi Minho. Minho oppa orangnya sangat jail dan sok cool, tapi aku tetap sayang padanya.

Eits, back to story … :D

From: Choi Hye Min.
For: Jo Youngmin

Ya!? Apa maksudmu?

~Youngmin’s POV~

From: Choi Hye Min

Ya!? Apa maksudmu?

Kenapa dia masih bertanya? Dia ini bodoh atau apa, sih? Apa kau tidak tahu gimana perasaan aku sama kamu?

From : Jo Youngmin
For: Choi Hye Min

Be my girlfriend? Please, reply it

And, send…

Beberapa menit kemudian…

From: Choi Hye Min

Sure …

Aaaa!! Akhirnya dia mau menjadi yeojachinguku…
Hye Min, gomawo…jeongmal gomawo!! ><

Hari ini adalah hari yang snagat mengesankan bagiku, akhirnya yeoja yang selama 10 tahun menjadi sahabatku sekarang menjadi yeojachingu-ku. Siapa lagi kalau bukan Choi Hye Min?! aku selama ini sudah memendam rasa cintaku kepadanya.

Ahhh..Hye Min, kenapa kau selalu ada di pikiranku??? Hhh…

Ya sudahlah … di sekolah besok, aku akan mengutarakan rasa cintaku kepadanya di hadapan semua siswa di sekolah. Come on Jo Youngmin!!! Hwaiting!!

@school ..

Hari ini aku memberanikan diri untuk mengungkapkan cintaku pada Hye Min di depan semua murid di sekolah ini. Aku bekerja sama dengan No MinWoo teman sebangku Hye Min. Aku menyuruh MinWoo untuk membujuk Hye Min agar mau diajak ke atas panggung yang ada di tengah-tengah gedung sekolah.

“Hye Min-ah! Ayo, antarkan aku ke panggung di tengah gedung sekolah, aku mohon..ya ya!” bujuk MinWoo dengan puppy eyesnya. Ia menarik-narik tangan Hye Min yang sedang duduk sambil membaca buku. Hye Min terlihat tidak menggubris permintaan MinWoo. Tapi MinWoo tidak menyerah untuk membujuknya, “Ayolah Hye Min!! Di sana juga ada seseorang yang sedang menunggumu!!”.

“Siapa ?” tanya Hye Min yang mulai menanggapi ajakan MinWoo.

“Mmm, nanti kau akan tau sendiri, ayolah!” MinWoo menarik tangan Hye Mi dan segera mengajaknya keluar kelas.

“Memangnya siapa sih MinWoo ???” tanya Hye Min cerewet.

“Sudahlah, jangan banyak tanya! Nanti kau juga akan tau!”

~MinWoo’s POV~

“Sudahlah, jangan banyak tanya!” begitulah jawaban yang terlontar dari mulutku ketika Hye Min selalu bertanya, “Siapa? Siapa?” Aku berjalan di depannya menuju ke panggung yang berada di tengah gedung sekolah yang biasa dipakai untuk acara sekolah. Di sana, Youngmin akan mengungkapkan perasaannya terhadap Hye Min.

Hhh…kenapa hatiku sakit sekali ketika menerima bantuan dari Youngnim?! Hatiku seperti tidak terima. Hye Min!! aku sungguh mencintaimu, tapi…kenapa Youngmin??

Flashback…

Waktu menunjukan pukul pukul setengah 7. Hish…kenapa aku harus terlambat bangun di hari pertamaku sekolah??? Ahhh!

Aku bergegas bangun dan segera mandi. Hari ini aku tidak sempat untuk sarapan, karena waktu suah menunjukan pukul 6.45.Aku segera pergi ke sekolah diantar oleh supirku.

“Hoshh..hoshh..untung saja masih ada waktu.” Aku sampai di sekolah 5 menit sebelum jam masuk. Aku mencari kelasku, “X A…X A..nah, itu dia!” aku segera masuk ke kelas yang sudah ditentukan oleh guru-guru sekolah ini.

Semua bangku sudah terisi oleh murid-murid baru, hanya ada satu yang tersisa. Aku tidak menyia-nyiakan tempat duduk itu. Aku duduk bersama dengan seorang wanita. Ia masih menutupi wajahnya dengan buku yang daritadi ia baca.

Aku daritadi selalu melihatnya, berharap ia akan menampakkan wajahnya. Tiba-tiba…

“Kau sedang apa?” kata wanita itu yang sangat mengagetkanku, “Ada yang salah?” lanjutnya.

“A…ani. Oh iya, namaku MinWoo, namamu?” tanyaku sambil menodohkan tangan, dan…kami pun bersalaman untuk yang pertamakalinya.

“Hye Min imnida…”

Wahh…dia sangat manis jika tersenyum. Dag dig dug… *?* Kenapa hatiku berdegub kencang?? Wae???

“Ahh, ne…salam kenal” kataku.


Semakin hari, aku semakin dekat dengannya. Dia sangat baik. Dialah yang selalu mengisi pikiranku setiap hari. Semakin hari…aku semakin mencintainya.

Di sering menceritakan tentang sahabat-sahabatnya dan juga keluarganya. Dia selalu menceritakan Youngmin, sahabatnya sejak kecil, akupun menjadi lebih mengenal Youngmin.

~Hye Min’s POV~

Waww…siapa ya lelaki yang duduk di sampingku ini? Dia selalu memperhatikanku terus, mukaku menjadi memerah dan aku menutupi mukaku dengan buku yang sedang aku baca agar dia tidak bisa melihat mukaku yang memerah ini. Jantungku berdegup kencang saat di sampingnya. Kenapa ini? Aku harus menanyakan kenapa dia memperhatikanku terus.

“Kau sedang apa?”tanyaku padanya. “Apa ada yang salah?” lanjutku.

“A…ani. Oh iya, namaku MinWoo, namamu?” tanya laki-laki itu padaku sambil menyodorkan  tangannya untuk mengajak bersalaman, tentu saja aku membalasnya, “Hye Min imnida…” Kurasa mukaku makin memerah karena ini, semoga saja dia tidak melihat mukaku ini.

Semakin lama, kami semakin mengenal satu sama lain, aku juga mengenalkannya dengan  Youngmin, sahabatku. Tidak tahu mengapa, aku dan MinWoo selalu satu kelas *jodoh kali, bu…=.=*, dan tentu saja aku selalu duduk bersamanya. Semakin lama, hatiku makin suka dengannya, apa dia juga suka padaku??? Entahlah….

End Of Flashback

~MinWoo’s POV~

Saat sudah berada di pangggung itu, aku mulai melakukan rencana yang ke-2. Aku akan berpura-pura lupa ada barangku yang ketinggalan di kelas, aku akan mengambilnya dan Youngmin akan memulai rencana yang sudah dibuatnya *sadis, gak ?! =.=*

“Yach! Hye Min-ah, ada barangku yang ketinggalan di kelas, aku akan mengambilnya dulu, tunggu sebentar, ya…orang itu akan datang sebentar lagi, kau tunggu saja.”

“Ne…”

~Hye Min’s POV~

“Yach! Hye Min-ah, ada barangku yang ketinggalan di kelas, aku akan mengambilnya dulu, tunggu sebentar, ya…orang itu akan datang sebentar lagi, kau tunggu saja.”

“Ne…”

“Hish…anak itu, sudah membawaku kemari dia malah pergi ke kelas lagi. Kira kira, siapa orang itu??” tanyaku dalam hati. Aku menunggu MinWoo sekaligus orang yang ingin menemuiku.

~Youngmin’s POV~

Huhhh…MinWoo sudah melaksanakan rencana yang ke-2, sekarang…giliran aku! “Ayo Youngmin!! Hwaiting!!” semangatku dalam hati sambil mengepalkan tangan agar aku tambah semangat.

Aku akan keluar sekarang, dan menyanyikan lagu “Happy together” yang dinyanyikan oleh Super Junior. Ehem ehem … *ngetes suara =.=*

Jogeum deo gakkai
Sarang neowa naega jigeum idaereo hangsang neoreul jikyeojoolge…

Ddaeraneun jichyeoseseo apeugohimdeulmyeon geujeo neon gidaemyon dwae

Yeongweonhi Happy Together….

~Hye Min’s POV~

Jogeum deo gakkai

Sarang neowa naega jigeum idaereo hangsang neoreul jikyeojoolge…

Ddaeraneun jichyeoseseo apeugohimdeulmyeon geujeo neon gidaemyon dwae

Yeongweonhi Happy Together….

Suara lagu itu terdengar sangat merdu. Aku membalikkan badanku ke arah panggung itu.

“Youngmin??” semua siswa lalu berkumpul di tempat itu menyaksikan Youngmin menyanyikan lagu itu. Ahhh…merdu sekali suaranya…

Setelah ia selesai menyanyi, ia sedikit berbicara kepada semua siswa yang ada di situ.

“Annyeonghaseo…Jo Youngmin imnida. Aku membawakan lagu ini untuk seseorang.” Ucapnya yang membuat seluruh wanita di sini terpesona dengan kata-katanya itu termasuk aku.

“Dia adalah…Choi Hye Min. Hye Min, aku mohon kau untuk naik ke atas sini”

“Apa? Aku?” heranku dalam hati. Tapi aku selalu dipaksa oleh wanita-wanita yang ada di dekatku, “Ayolah Hye Min, ini adalah kesempatan terbaikmu!” ucap seorang wanita berambut panjang.

Baiklah, aku akan naik ke atas panggung itu. Suara teriakan dari siswa-siswi yang ada di situ semakin membludar ketika aku naik ke atas panggung.

“Aku ingin mengungkapkan sesuatu kepada wanita yang ada di sampingku ini” Youngmin lalu menatapku dan memegang tanganku. “Hye Min-ah, saranghae…” teriakan para murid yang ada di tempat itu semakin keras. “Be my girlfriend?” Youngmin menanyakan itu lagi?! Apa dia kurang yakin dengan jawabanku kemarin?! Entah lah …

“Of Course…” Entah mengapa mulutku berbicara seperti itu, rasanya tidak sama dengan kata hatiku. Aku bingung… tapi, kenapa aku menjawab hal yang sama saat di pesan kemarin?! Sebenarnya, aku harus memilih siapa?? Aku mencintai Taemin, tapi…aku juga tidak bisa mengecewakan Youngmin di depan orang banyak seperti ini. Aahh~ help me!!!

“Hye Min-ah…gomawo…” Youngmin langsung memelukku. Suara jeritan dari murid-murid yang ada di tempat ini semakin keras.

~MinWoo’s POV~

“Hye Min-ah, saranghae…”

“Be my girlfriend?”

“Of Course…”

Kata-kata itu terdengar sangat jelas di telingaku. Yap, Youngmin sudah berhasil menyatakan cintanya kepada Hye Min. Tapi, kenapa hatiku juga sakit ketika mendengar kata-kata itu?? Apa yang harus aku lakukan??

Aku yang berdiri di balik pilar mendengar suara teriakan dari para murid yang ada di sini semakin menjadi-jadi. Banyak yang mendukung mereka. Bahkan saat Youngmin dan Hye Min turun dari panggung pun banyak yang memberikan ucapan selamat kepada mereka berdua.

“Hye Minie..Selamat, ya…” kataku dalam hati sambil menahan air mataku ini. Aku tidak boleh menangis pada saat seperti ini, harusnya aku bahagia ketika melihat temanku juga bahagia.

Saat pulang sekolah …

~Hye Min’s POV~

Ahhh~ saatnya pulang. Aku mengemas barang-barangku yang masih berserakan di atas meja. Setelah selesai mengemas barangku, aku akan mengajak MinWoo untuk pulang bersama.

“MinWoo-ah, ayo kita pulang bersama!”

Tapi, MinWoo hanya diam tanpa memandangku sedikitpun lalu pergi sambil menggendong tas ranselnya. Aku hanya mengerutkan keningku. “Hishh~MinWoo itu kenapa, sih?! Apa dia tidak mendengarku?” tanyaku kesal dalam hati. Daripada memikirkan itu, aku sebaiknya pulang sendiri saja.

Di depan pintu, aku bertemu dengan Youngmin. Dia mengajakku untuk ke taman di dekat sekolah. Aku juga tidak tahu untuk apa. Lebih baik aku turuti saja.

~MinWoo’s POV~

Buuk!! Buuk!!

Aku melempar semua barang yang ada di meja belajarku. Aku sangat kesal dengan kejadian tadi. Kenapa aku harus membantu Youngmin untuk mengungkapkan rasa cintanya kepada Hye Min??? “Hye Min…kenapa kau menjawabnya???!!!” kesalku dalam hati. Aku tidak perduli dengan tanganku yang mulai berdarah karena memukul-mukul meja dan sembarangan melempar barang.

“Ya! MinWoo-ah!! Kenapa kau melempar barang seperti itu, hah?!” kata Minzy noona yang tiba-tiba masuk ke kamarku. Minzy noona dapat dengan mudah masuk karena pintunya tidak aku kunci.  “Hah?! Kenapa tanganmu berdarah?” kata noona sambil memegang tanganku ini. “Ayo, noona obatin dulu”.


“Sebetulnya, siapa yang buat kamu jadi begini, hah?!” tanya noona dengan sedikit rasa kesal yang sangat terlihat di wajahnya.

“Ahh~ tidak, hanya masalah sekolah saja…noona ngga usah khawatir” kataku lirih.

“Sireo! Noona bisa lihat dari wajahmu! Apa karena..” noona berfikir sejenak, “Choi Hye Min? Wanita yang sangat kau sukai itu.” Noona mengetahui tentang sosok Hye Min, aku pernah menceritakan tentang Hye Min kepada noona, noona pun pernah bertemu dengannya ketika Hye Min sedang berkunjung ke rumah kami (Aku dan Noona).

“Ne, tapi hanya masalah kecil saja noona” Ups, kenapa aku bilang begitu?! Ahh~ aku lupa kalau Minzy noona adalah perempuan yang sifatnya sama seperti preman kelas kakap. Dia terkenal sangat kejam saat di sekolahnya dulu. Kadang-kadang aku juga keceplosan memanggilnya ‘hyung’ karena sifatnya yang mirip dengan laki-laki bahkan penampilannya. Setiap tahun pasti rambutnya selalu dipotong dan dipotong menjadi pendek. Noona akan melakukan apapun agar keinginannya tercapai. Noona juga tidak segan-segan melukai orang yang membuat orang terdekatnya terluka, bisa saja dia melukai Hye Min. Aaa~noona!! Sireo!!!

“Jadi, karena perempuan itu??” tatapan noona semakin tajam dan sinis yang sangat membuatku takut. “Kau obati sendiri, ya…noona mau pergi dulu” Noona lalu menyerahkan kotak obat kepadaku dan segera pergi menghilang (?) , “Noona ! Noona ! Sireo!!” aku berusaha memanggilnya, tapi dia tetap saja pergi,

~Minzy’s POV~

Grengg greng.. *gitu, yah?! -__-*

Aku mulai menancapkan gas mobilku. “Choi Hye Min, awas kau, ya! Berani-beraninya kau melukai adik kesayanganku! Lihat saja nanti…” kataku dalam hati. Seperti tidak tau saja sifatku ini, jika ada yang menyakiti orang yang aku sayangi, aku tak segan-segan melakukan apapun.

Aku akan pergi ke club tempat Taecyeon dan Siwon temanku berkumpul, rencananya aku akan meminta bantuan mereka untuk ‘sedikit’ membuat Hye Min terluka.

@club

“Ya! Taecyeon!” sapaku kepada Taecyeon yang sedang duduk di sebuah meja yang terletak di bagian paling belakang.

“Ada apa?” Aku lalu duduk di kursi yang ada di sampingnya. “Eum, aku ingin minta bantuanmu, maukah kau membantuku?”. “Membantu untuk apa??”. Aku lalu membisikan rencanaku. “Ahh~baiklah…kau punya fotonya??”.”Tentu…” Aku lalu menunjukan foto Hye Min yang pernah MinWoo berikan. “Perlakukan dia semau hatimu. Oh iya, ajak juga Siwon, arraseo?”. “Mmm…ne”. “Cari dia di dekat rumahnya ataupun sekolahnya, dia satu sekolah dan satu kelas dengan adikku, lakukan sekarang juga”. “Sipp!” kata Taecyeon sambil mengeluarkan jempol tangannya.

~Taecyeon’s POV~

“Mmm, sepertinya aku pernah melihat wanita ini…” gumamku dalam hati ketika melihat foto seorang wanita yang sedang berfoto bersama adiknya Minzy.

Flashback…

“Ahhh~bosan sekali.” Kataku dalam hati ketika menendang-nendang kaleng bekas minuman di dekat Chungdam High School. “Emm?!” mataku melihat seorang laki-laki dan perempuan yang sedang berjalan bersama dan sangat terlihat mesra, sepertinya mereka anak Chungdam High School. “Wahh…anak SMA jaman sekarang sudah bisa berpacaran, sedangkan aku?! Hishh~ aku seperti maniak, kkk~”.

Tapi, perempuan itu sangat cantik, pasti laki-lakinya sangat bahagia mempunyai pacar seperti perempuan itu. Lebih baik aku pulang daripada melihat anak remaja berduaan, hhaha~.

End Of Flashback

“Yoboseyo…Ya! Siwon-ssi! Aku ada mangsa untukmu, kau mau?”

“…”

“Baiklah, aku tunggu kau di dekat Chungdam High School”

To Be Continue…

This entry was posted by boyfriendindo.

3 thoughts on “[FREELANCE] 2 Hearts – Part 1

  1. Prilly imnida, 99line, Befi bdg, Minnu biased<3
    Aku mau tanya, dari kata ini "Sebenarnya, aku harus memilih siapa?? Aku mencintai Taemin" Kok Taemin sih, min? Emang Taemin atau harusnya Minwoo? Mianhae dan gomawo🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: