[FREELANCE] Don’t Say I Love You Part 3

Title: Don’t say I Love You *3*

Author: Widya Inriyanti (Widy)

Main Cast : Eun Suk , Kim Iseul, Jo Kwangmin, Jo Youngmin, Yang Seungho

Genre: Romance, Family

Chapter: Chapter

Rating : T

“Kami pulang.”

“Dari mana kalian malam2 begini?”ayah menoleh ke dua anaknya yang mulai memasuki ruang keluarga.

“Tadi aku menjemput noona di taman.”ia menjawab dengan senyuman di wajahnya.

“Cepat tidur, kalian harus sekolah pagi kan?”kata ibu.

“Baik bu.”kompak keduanya.

Paginya

“Bagaimana dengan si Seungho itu?”

“Iseul.”rengek Eun Suk memeluk lengan Iseul.

“Kenapa kau?”

“Dia hanya mempermainkan aku.”rengeknya lagi.

“Setiap orang  bisa berubahkan. Lalu bagaimana dengan Youngmin adikmu?”

“Dia..”wajahnya berubah merah saat di tanyai soal salah satu adiknya itu.

“Kau kenapa?  Sudah lama tidak mendengarmu mengomel tentang dia. Apa masih bertengkar dengannya?”

“Emm.”Eun Suk menggeleng.

“Kalian sudah berdamai?”

“Eumm”ia menggangguk.

“Hei. Kau ini kenapa?”Iseul merasa risih dengan tingkah Eun Suk yang aneh.

“Tidak.”

“Pasti terjadi sesuatu antara kau dan Youngmin. Ayo mengaku.”

“emm..”anguk Eun Suk

“Kau berpacaran dengan adikmu?”

“Emm..”angguknya lagi.

“Kau gila.”

***

“Kami pulang.”Youngmin dan Kwangmin memasuki ruang tamu.

“Sepi sekali pada ke mana?”bingung Kwangmin.

“Mungkin Eun Suk noona belum pulang.”

“Aku mau ganti baju.”Kwangmin melangkah menuju kamarnya dan menghilang di balik pintu.

“Kenapa tv masih menyala?”ia melangkah menuju sofa tv dan mendapati Eun Suk tertidur pulas dengan posisi terduduk.”Kenapa tidur di sini?”bisiknya pelan sambil duduk di sebelahnya”mana pakai pakaian minim begini lagi. Tidak takut masuk angin apa?”ia menyenderkan kepala Eun Suk di bahunya dan memeluk Eun Suk.

Dua hari kemudian pulang sekolah

“PR besok harus di kerjakan.”

“Iya pasti.”

“Eun Suk, aku mau bicara.”seorang namja menghalangi jalan Eun Suk dan Iseul.

“Untuk apa oppa ke sini?”Tanya Eun Suk pada namja itu.

“Ada yang ingin ku bicarakan.”

“Sudah tidak ada yg perlu di bicarakan. Semua yang di katakana Youngmin sudah jelas bagiku.”ia melangkah meninggalkan Seungho.

“Kau mempercayai Youngmin?”

“Jelas aku mempercayainya. Dia adikku. Sudah jangan temui aku lagi.”Eun Suk benar2 meninggalkan Seungho yang masih berdiri membelakanginya.

“Sial! Kali ini gagal.”gerutunya.

Di rumah

“Aku pulang.”

“Oh noona. Kenapa pulang sore sekali?”Youngmin meneguk minumannya dan menoleh ke Eun Suk noonanya. Eun Suk duduk di sofa ruang tv.

“Ada tambahan tadi.”Youngmin mengikuti Eun Suk duduk di sofa.

“Mau ini?”tawar Youngmin menyodorkan segelas minuman hangat.

“Gomawo.”ia mengambilnya dan meneguknya pelan.”Em… tadi Seungho oppa ke sekolahku.”

“Mau apa dia?”tanya Youngmin kaget dan menoleh ke noonanya.

“Sepertinya dia masih mau mendekatiku. Apa benar dia itu suka mempermainkan wanita?”

“Noona tidak mempercayaiku?”

“Bukan. Hanya saja… sepertinya dia benar2 sudah berubah.”

“Tidak mungkin. Dia akan mengincar sampai dapat apa yang ia inginkan. Kalau tidak bisa ia akan terus berusaha. Kecuali dia sudah menemukan incaran lain.”pandangannya kembali ke tv dan meneguk minumannya.”Apa noona masih menyukainya?”

“Em… aku sama sekali tidak membencinya. Di bilang aku menyukainya juga tidak. Tapi kalau di bilang pernah menyukainya itu iya.”

“Nah pertanyaanku, apa noona masih menyukainya?”ulangnya.

“Entahlah.”ia meneguk minumannya lagi.

“Awas saja kalau sampai noona masih menyukainya.”

Beberapa hari kemunian

“Kenapa Seungho oppa makin sering ke sekolah kita?”tanya iseul.

“Entahlah. Mungkin mencari incaran lain.”jawab Eun Suk sibuk membaca buku.

“Hei, kenapa tidak kau coba berpacaran dengannya? Siapa tau dia benar2 sudah berubah.”

“Kau mau membuat Youngmin muncul di berita karena bunuh diri? Aku tidak mau. Anak itu bisa saja berbuat nekat.”

“Lagian, kenapa juga kau pake berpacaran dengan adik sendiri? Kau benar2 gila Eun Suk.”

“Terserah mau mengataiku apa. Yang jelas aku menikmati hubungan ini.”

“Kau benar2 gila Eun Suk.”

Pulang sekolah

“Eun Suk, ada namja imut mencarimu.”teriak teman sekelas Eun Suk dari arah pintu.

“Namja imut?”ulang Iseul.

“Tidak mungkin Seungho oppa.”piker Eun Suk menoleh ke jendela dan menemukan jawabannya.

Di gerbang sekolah

“Youngmin, untuk apa ke sini?”tanya Eun Suk .

“Menjemput noona. Aku tidak ingin noona di ganggu namja itu.”

“Wah wah wah. Haus di sebut apa yang seperti ini? Pacar atau adik?”celetuk Iseul.

“Iseul, jangan mengejekku!”

“Baik2. Ya sudah sana pulang!”usir Iseul risih melihat pemandangan di hadapannya.

“Lalu kau?”

“Min Woo akan menjemputku sebentar lagi. Sudah jangan kawatirkan aku.”

“Baik. Kalau begitu kami duluan ya.”sambil berlalu.

Di jln

“Padahal tidak usah di jemput pun, aku bisa pulang sendiri.”Eun Suk memegang erat tasnya. Ia ingin menggandeng tangan Youngmin layaknya sepasang kekasih tapi apa daya. Mereka tidak bisa melakukannya di depan umum.

“Aku menghawatirkan noona. Pokonya mulai sekarang aku akan menjemput noona.”

“Baiklah terserah kau saja.”

***

“Kenapa lama sekali?”berulang kali Eun Suk melihat jam di tangannya. Orang yang ia tunggu belum juga datang menjemput.

“Hallo, noona. Sepertinya aku akan sedikit terlambat. Rapat kali ini mendadak.”suara seorang namja di sebrang telepon. Youngmin.

“Selesaikan saja rapatnya. Aku bisa pulang sendiri.”teleponpun di tutup.”Toh aku sudah sering pulang sendiri.”ia melangkah dan….

“Beri aku kesempatan bicara.”Seungho sudah berada tepat di hadapannya.

Tak berapa lama…

“Sebenarnya oppa mau membawaku ke mana?”Eun Suk terus mengikuti namja di depannya. Memusingkan. Eun Suk sama sekali tidak mengenal tempat ini.

“Sekarang dengarkan aku!”Seungho berhenti dan berbalik ke arah Eun Suk yang berada di belakangnya. Ia mulai mendekat membuat Eun Suk merasa takut. Eun Suk terus mundur menghindari Seungho yang semakin mendekat.”Bukankah kau menyukaiku dari sejak SMP? Tapi kenapa?”katanya semakin mendekat”Kenapa kau tidak menerima cintaku?”bentak Seungho. Ketua tangannya mencengkram kuat lengan Eun Suk.

“Oppa sakit.”rintih Eun Suk.

“Kau tau… percintaan kakak adik itu terlarang.”

“Oppa, kenapa… bisa tau?”tanya Eun Suk di sela rintihannya. Seungho hanya tersenyum.

“Aku melihatmu berciuman dengan Youngm setelah pertemuan kita waktu itu. Lebih baik denganku dari pada berbuat dosa.”desaknya sambil mengguncang2 tubuh Eun Suk.

“Oppa sakit.”Eun Suk mulai menangis.”Aku memang pernah menyukai oppa. Tapi itu dulu”

“Lalu kenapa harus Youngmin? Dia adikmu.”Seungho terus membentak dan akhirnya memeluk Eun Suk.

“Aku tidak tau.”tangisnya

“Kenapa harus Youngmin?”

“Noona!”terdengar suara Youngmin dari kejauhan.

“Youngmin.”pangilnya pelan di sela tangisnya.

“Apa yang kau lakukan pada noona?”Youngmin benar2 marah. Ia menarik Eun Suk dari pelukan Seungho lalu menggendongnya.”Jangan perna temui Eun Suk noona lagi!!”ia melangkah meninggalkan Seungho di tempat itu.

Malamnya di rumah

“Istirahatlah.”Youngmin menyelimuti Eun Suk.

“Tunggu.”ia menarik ujung baju Youngmin.

“Apa lagi?”

“Temani aku.”manjanya.

“Noona ini. Baiklah. Tapi hanya sampai noona tidur ya.”

“Emm.”Eun Suk mengganggu. Youngmin berbaring di sebelah Eun Suk dan memeluk lembut tubuh noonanya itu.

Di rumah tengah malam

“Kita harus segera mengurus pengadopsian Eun Suk.”ibu membersihkan wajahnya di meja riasnya.

“Apa kita juga harus memberitaukan hal sebenranya?”

“Apa dia akan menerima tentang hal ini?”

“Kita memang seharusnya member tahukan ini dari awal. Kalau kecelakaan itu tidak terjadi mungkin Eun Suk tidak akan ada di sini.”

“Yah.”

Youngmin menyenderkan kepalanya di tembok dan menatap langit-lagit. Ia mendengar semua yang di katakana orang tuanya tadi. Ia bingung, harus merasa senang atas kejadian ini atau sedih karena tenyata noonanya bukanlah noona kandungnya.

Pagi ini ibu masih dengan kesibukannya menyiapkan sarapan untuk anak2 dan suaminya. Kwangmin mendahului Youngmin dan Eun Suk duduk di ruang makan. Tak berapa lama Eun Suk dan Youngmin menyusul.

“Pagi bu.”sapa Eun Suk mulai duduk di ruang makan.

“Pagi.”balasnya.

“Aku akan mengantar noona.”celetuk Youngmin sambil menyantap sarapannya.

“Kenapa? Bukannya sekolah kita beda arah?”

“Aku tau. Memang kenapa? Apa salah aku mengantar noona ke sekolah?”

“Ya tapi….terserah lah.”

Sekolah Eun Suk

“Pulang di jemput berangkat di antar. Setelah menjadi pacar adikmu itu bertransformasi jadi bodyguard mu ya??”komentar Iseul saat Youngmin meninggalkan Eun Suk.

“Bukan. Dia memaksa untuk mengantarku sekolah.”

“Apa benar kemarin kau di culik si Seungho2 itu??”Iseul mengecilkan suaranya

“Emm…bisa di bilang seperti itu. Tapi sudahlah. Aku tak akan mempercarai orang itu lagi.”

“Bagus.”

***

Pagi ini cerah. Entah kenapa suhu terasa hangat di awal musim dingin ini. Seperti biasa sang kepala rumah tangga sedang bekerja dan sang ibu sibuk mengurusi anak2nya yang sedang menghadapi libur sekolah.

“Youngmin, jangan tidur2an di lantai seperti itu.”omel ibu yang melihat Youngmin membaca buku di depan tv sambil berguling2*hahai guling2 dia*.

“Baik bu.”ia bangkit dan duduk di sofa bersama Eun Suk. Merasa pegal dan tidak nyaman, Youngmin meneruskan aksi tidur2annya di atas pangkuan Eun Suk.

“Dulu bertengkar sekarang manja2. Kau ini ada2 saja Youngmin.”kata ibu.

“Ibu ini sirik saja. Kalau minta manja2 ya ke ayah saja sana.”

“Kau ini.”jengkel ibu.

“Ah aku malas meneruskan baca.”buku di tangannya Ia tutup. Ia memejamkan mata dan terlelap.

Siangnya di kamar Youngmin

“Untuk apa menyuruhku ke kamar mu??”Eun Suk menutup pintu kamar Youngmin.

“Kemarilah.”ia menepuk2 kasur. Eun Suk mendekatinya dan duduk di belah Youngmin. Youngmin menatapnya penuh arti*haduh gmn jelasinnya ya??*.”Aku ingin memiliki noona. Apa boleh?”

“Maksudmu apa?”bingung Eun Suk. Youngmin menggenggam tangan Eun Suk.

“Memilikimu seutuhnya. Apa boleh?”

“Apa bisa? Kita ini adik dan kakak. Mana mungjin bisa bersatu? Hubungan seperti ini saja kita harus sembunyi2 dari orang tua. Apa lagi yang lebih serius.”

“Pasti akan ada keajaiban. Percayalah padaku.”ia mengecup tangan Eun Suk dan mendekatkan wajahnya dan mendaratkan sebuah ciuman lembut.

3 minggu kemudian…

“Ibu merasa hubungan kali ini seperti orang pacaran. Bukan kakak beradik.”tebak ibu sambil memperhatikan Eun Suk dan Youngmin yang sedang bercanda di sofa ruang tv.

“Apa iya?”gugup Eun Suk.

“Memang kenapa kalau kita pacaran?”Youngmin menoleh pada ibunya yang sedang sibuk di dapur. Ibu terhenti dari kegiatannya dan menatap bingung.”Aku memang menyukai noona.”lanjutnya.

“Youngmin! Jangan bicara sembarangan!”bentak Eun Suk tak suka.

“Noona, untuk apa kita menutupi ini terus? Lagian, mau sampai kapan juga ibu mau menutupi rahasia itu?”

“Rahasia?”Eun Suk mengerutkan dahi bingung. Ia menatap ibunya yang mulai gugup.”Apa benar itu ibu? Rahasia apa?”

“Itu…”

“Aku dan noona tidak ada hubungan darah. Tepatnya noona bukan noona kandungku. Benar kan ibu?”

“Ibu jelaskan padaku.”pinta Eun Suk. Matanya mulai meneteskan air mata saat ibunya tertunduk dan menghela nafas.”Kenapa ibu tidak beritau aku sejak awal? Kenapa?”tangis Eun Suk mulai pecah.

“Maaf. Bukan maksud ibu menutupi semuanya padamu. Hanya… ibu belum siap memberitaumu. Kau masih teralu kecil waktu itu. Kau belum mengerti apa2 saat itu.”suaranya tergetar menahan tangis. Youngmin merasa bersalah karena ini tapi… ini memang harus di ungkapkan sebelum Eun Suk benar2 menjadi noonanya.

“Lalu di mana orang tuaku?”

“Mereka menginggal dalam kecelakaan pesawat menuju jepang*hahai mentang2 abis nonton kamen rider nih*. Kami bermaksud mengadopsimu setelah kecelakaan itu. Tapi karena takut ada pihak keluarga yang mencarimu maka hinga saat ini kami belum melakukannya. Maaf… maafkan ibu Eun Suk.”sesal ibu. Ia menangis dan bersimpuh di lantai dapur. Suasana rumah saat itu sangat penuh dengan isak tangis.

***

Tangan Youngmin melingkar di pinggang Eun Suk. Dagunya tersandar di pundak youja itu sambil sesekali menciumnya.

“Youngmin sudah ah.”Eun Suk membalik tubuhnya. Sekarang mereka saling berhadapan. Eun Suk masih dalam pelukan Youngmin.

“Kenapa? Kau tidak suka dengan kebahagiaan ini?”

“Bukan. Hanya saja ini terlalu berlebihan.”

“Apanya yang berlebihan. Keajaiban berpihak pada kita. Sekarang kita benar2 menjadi sepasang kekasih dan noona… tidak akan menjadi milik siapa2 selain aq.”

“Pede sekali? Kita belum bertunangan kan. Aku mau dekat2 dengan Kwangmin.”Eun Suk tersenyum jahil.

“Oh ya?”Youngmin mendekatkan wajahnya ke wajah Eun Suk , dan Eun Suk memejamkan mata siap menerima sebuah kecuman dari namja chingunya itu.”Yang begini mau so dekat2 dengan namja lain? Noona bergurau.”ia mendorong kepala Eun Suk dengan ujung telunjuknya dan melepas pelukannya.

“Kau mempermainkanku lagi. Kenapa selalu menjahiliku? Kenapa aku selalu gagal untuk menjahilimu?”

“Kurang pengalaman. Belajarlah dulu padaku.”Youngmin duduk di kasurnya.

“Hah~ mana ada mau menjahili orang berguru dulu pada orangnya. Itu aneh.”Eun Suk mendekati Youngmin dan berdiri di hadapannya. Youngmin menarik Eun Suk ke pelukannya dan membelai wajah Eun Suk.

“Kalau begitu… belajar yang lain saja denganku?”nadanya menggoda dn lembut. Eun SUk salah tingkah. Ia benar2 gugup di pelukan namja itu. Mukanya merah sempurna.

“Ka, kau ini ngomong apa?”gugup Eun Suk memalingkan wajahnya.

“Aku serius. Mau ku mulai dari mana?”

“Yo, Youngmin. Jangan bercanda. Sekarang lepaskan aku.”Eun Suk berontak. Ia mendorong tubuh Youngmin agar melepas pelukannya dan akhirnya youngmin melepas pelukannya.

“Apa noona membenciku?”manjanya.

“Bu, bukan. Ini terlalu cepat. Aku baru lulus dank au baru kelas 3 SMA.”

“Tapi kita sudah berpacaran 2 tahun lebih. Kenapa masih tidak mau juga.”rengenk Youngmin manja.

“Kau seperti anak kecil.”

“Baiklah. Kalau begitu beri aku ciuman yang lain dari biasanya.”Youngmin menarik Eun Suk dan menciumnya. Eun Suk tak bisa menolak karena …. Kebahagiannya segera di mulai. Keluarga dan cinta sejati telah menghiasi seluruh hidupnya sekarang

~ The End ~

This entry was posted by boyfriendindo.

13 thoughts on “[FREELANCE] Don’t Say I Love You Part 3

  1. KYYYYAAAA FF KU TERNYATA MASIH ADA *saking senengnya ampe lupa caps lock jebol* mah arigatou minna*loh?* pujian kalian buat aku pengen buat ff ‘beginian’ lg *komen di atas begituan, komen di bawah beginian? ya ampun wid lokenapa sih?* hahahahaha emmm btw klo mau ngirim ff.. masih kaya dulu kn min??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: