[FREELANCE] Girlfriend’s Diary! – Part 1

Author             : Jung_Pennie a.k.a Veni Liem a.k.a Jung HeeYeon

Genre              : Friendship, Romance

Cast                 : All Boyfriend member, and some of my fictional friends

Rating            : R

Type       : Chaptered

PESAN AUTHOR : Siapa saja yang udah baca, tolong tinggalkan jejak. Author doakan ketemu sama Boyfriend bagi yang meninggalkan jejak! :D dan lagi, cerita ini terinspirasi novel This Must Be Love-nya Master Tui T. Sutherland. Hoho..

 

Joeun achim, saranghanda Di-A-Ry!

Hehhe..

NAH! Pertama-tama, diar

iku, aku tidak tahu harus menuliskan namaku di bagian mana untuk menunjukkan kalau buku ini milikku. Haruskah kutulis di depan sampulmu, seperti:

NAMA: Seo YuJin

KELAS: X (SMU …… )

BUKU : DIARI

PERINGATAN : INI BUKU PRIBADI. JANGAN DIBUKA ATAU KAU AKAN MATI!

HAHA! Akal sehatku menyuruhku, tidak!

Dan, kemudian kusadari, tidak ada yang perlu tahu buku ini buku apa dan milik siapa. Sampul depannya akan kubiarkan kosong untuk mencegah tindakan pencurian-arsip-rahasia-milik-negara oleh pihak-pihak yang tidak dikenal.

Jadi, ini pertama kalinya aku menulis kehidupan sehari-hariku. Sebelumnya aku hanya menulis cerita fiksi (atau dalam artian sebenarnya, cerita khayalanku). Aku benar-benar tidak tahu bagaimana caranya memulai menulis buku diari. Aku juga tidak pernah tahu kalau menulis diari itu penting, sampai ketika Jang Sonsaengnim menerangkan sejarah kuno Korea semalam. Kupikir, hei, ini akan menjadi warisan yang sempurna untuk anak dan cucuku di masa depan (maksudku, mungkin saja beberapa tahun dari sekarang aku akan menjadi seorang yang SANGAT terkenal, sehingga kisah hidupku ini akan menjadi incaran nomor satu di media), jadi mereka bisa menerbitkan buku diariku ini di masa depan dan mereka akan kaya. Betul, kan? Betul sekali! Jadi, mari menulis!

08 Juli 2011

Yoohoo! Hari pertama dan lembar kedua dalam buku diari ini. Annyeonghasseyo~

Diari, aku lupa ini hari ke berapa di musim panas tahun ini, tapi tetap saja, hari ini adalah hari yang sangat PANAS. Sepanjang pagi dan siang matahari bersinar secara berlebihan dan aku hampir pingsan di kelas dibuatnya (dalam artian sebenarnya, menutup mata dan memasuki alam mimpi, tahu kan? HAHA!) tapi ternyata aku berhasil menahan mataku dan mencatat semua ringkasan pelajaran biologi yang akan dimasukkan ke ujian akhir minggu ini, jadi sorenya aku bisa dengan bangga mengantarkan catatan ringkasanku itu ke gedung Starship Entertainment. Ehem, yah, benar, aku mengantarkannya ke gedung Starship Entertainment, salah satu management penghasil artis yang paling terkenal di Korea, negara tercintaku saat ini. Tahu untuk siapa? HAHAHA.. tentu saja untuk kedua anak asuhku yang paling manis sedunia. Sikembar yang terlahir dengan wajah dan otak sempurna, Jo twins. Tentu mereka bukan anak asuh asliku. ‘Anak asuh’ hanya sebutanku untuk mereka. Ibu kami bersahabat, jadi karena beberapa tetek bengek dari eomma, alhasil aku harus menjadi ’ibu asuh’ mereka.

Mereka—Jo twins, MinWoo, JeongMin, SeungHyun dan DongHyun Oppa—sudah debut dengan nama boyband “BOYFRIEND” satu bulan lalu, dan mereka menjadi supeeeer sibuk sekarang. Aku harus menambah jadwal mengantar-catatan-untuk-anak asuhku menjadi tiga kali seminggu.

Dan tadi sore aku pergi ke sana. KwangMin yang manis sudah menungguku di depan ruang latihan menari mereka. Dia langsung tersenyum dan melambai padaku yang baru keluar dari lift.

Noona~ di sini~”

Haha.. dia selalu seperti ini kalau sedang menungguku, tapi aku tak pernah mengerti kenapa dia harus selalu mengatakan ‘di sini~ di sini~’ saat menungguku padahal aku sudah pergi ke sana selama satu tahun.

Annyeong, Ini catatannya,” kataku sambil menyodorkan tujuan utamaku ke sini. “Kalian sudah makan siang?”

“Okay~ sudah, kami sudah makan sehabis pemotretan tadi. Noona, ayo cepat masuk dulu. Aku mau memperlihatkan tarian baru kami.”

Jadi aku mengikutinya masuk ke ruang latihan. Perhatian! Perlu sekali diketahui kalau ruang itu SANGAT tertutup untuk orang luar, tapi, entah bagaimana, aku bisa menjadi sangat leluasa masuk dan keluar dari ruangan itu. Jo twins selalu punya alasan hebat untuk membuat pelatih mereka mengizinkanku masuk, salah satunya adalah, aku ini punya penglihatan yang bagus dan SANGAT bisa membantu mereka menganalisa penampilan mereka. Entahlah, aku sendiri tak pernah tahu tentang ‘penglihatan bagus’ku.

MinWoo dan YoungMin sedang berlatih tarian baru, HyunSeong sedang melihat kertas-kertas yang sepertinya berisi note lagu baru mereka, sedangkan JeongMin, dia sedang melakukan kegiatan rutinnya—berkaca.

Annyeooong~” JeongMin melambai-lambai ketika melihatku, yang kemudian diikuti oleh HyunSeong. Aku hanya tersenyum salah tingkah dan membungkuk.

Tunggu dulu! Jangan salah paham, ya, diariku, aku bukan salah tingkah karena JeongMin atau HyunSeong. Ada orang lain di ruangan itu yang membuatku terbatuk-batuk tanpa tersedak, menggaruk-garuk tanpa gatal, tersenyum-senyum tanpa sebab. Yah, dia ada di sana. Tahu siapa?

Ehemmmm…….. Aku tak pernah memberitahu siapa pun tentang ini, tapi, karena sekarang aku sedang menulis diari, jadi aku harus jujur.

DING DONG!

Dia adalah DongHyun Oppa~❤

Dia sedang menekan tuts piano dengan jarinya yang Indah itu. Nadanya putus-putus, mungkin dia bukan sedang memainkan lagu, hanya memainkan tuts piano. HAHA! Tapi dia tetap terlihat hebat. Bahkan cahayanya selalu memancar walaupun yang sering kulakukan hanya meliriknya dengan ekor mataku. Kami tidak begitu akrab meski aku sering datang ke sini. Aku tidak bisa berbicara lancar dengannya. Setiap kali aku mengajaknya bicara, atau bahkan kalau dia yang mengajakku berbicara, volume suaraku akan mengecil dengan sendirinya, dan bahasaku bisa lebih kacau dari pada bahasa planet. Mungkin dia menyadarinya, jadi dia berhenti mengajakku berbicara, dan nyaliku mengajaknya berbicara juga menciut dengan sendirinya. Bodoh, bukan? Hmm… yah, aku sadar aku memang bodoh!

DongHyun Oppa melihatku dan tersenyum ramah. “Halo,” katanya. Aku cepat-cepat membalas sapaannya. “Halo.”

Noona, kau lihat tarianku tadi? Yang bagian menyapu airnya itu rapi tidak?” YoungMin memutar tangannya, menirukan gaya kakinya ketika menyapu air di lagu Let’s Get It Started mereka.

“Ah, aku baru datang, jadi tidak sempat melihat tarianmu. Mian..” kataku. YoungMin menggaruk kepalanya. “Ya, sudahlah. MinWoo ayo kita lakukan sekali lagi. KwangMin-ah, kau ikut juga kali ini.”

“Okay, Hyung,” jawab MinWoo semangat, lalu tersenyum manis dan melambai-lambai kecil padaku (dia terlihat bertambah imut setiap harinya).

Lalu aku duduk di kursi di ujung ruangan dan mulai memperhatikan mereka dengan tenang. Tapi mungkin juga aku tidak terlalu tenang karena, tanganku bergerak-gerak kecil mengikuti gerakan mereka dan mulutku berkomat-kamit menyanyikan lagu mereka.

“Hei!”

Dan tebak, siapa yang memanggilku?! HOHOHO! Ng, tidak, sayangnya bukan DongHyun Oppa yang memanggilku. Dia sudah bergabung bersama member lainnya dan sedang menari-nari Indah di depanku. Yang memanggilku adalah Pelatih Choi, pelatih serba bisa yang sekarang sedang melatih Boyfriend. Dia memanggilku. Bayangkan saja. Maksudku, aku sudah sering pergi ke sana dan ini pertama kalinya dia memanggilku. Salam dariku bahkan tak pernah dibalasnya, kenapa dia bisa memanggilku sekarang? Dan.. tahu apa yang ditanyakannya?

“Kau mau bernyanyi?”

Aku terdiam dan—agak klise sebenarnya—aku menoleh ke kiri dan kananku.

“Aku berbicara padamu,” katanya lagi, agak kesal, mungkin karena reaksiku yang lamban.

“Ya? A.. ya, bernyanyi.. maksudnya?” jawabku.

Dia memalingkan wajahnya, dan melihat ke arah Jo Twins dan yang lainnya. “Hari minggu ini datanglah ke gedung ini. Ada audisi pencarian bakat,” katanya.

Nah, aku tidak salah dengar, bukan? Dia menyuruhku datang ke gedung ini dan mengikuti audisi pencarian bakat hari minggu nanti.

Aku. Audisi. PENCARIAN BAKAT!

Hahahahah….. untung aku tidak langsung tertawa terbahak-bahak setelah mendengar perkataannya.

Diari, biar kujelaskan, ya! Cita-citaku yang kuanggap sangat mulia itu adalah menjadi seorang penulis. Aku akan menjadi seorang penulis fiksi yang paling fiksi, dan seorang penulis nonfiksi, yang juga paling nonfiksi. Menjadi seorang idola yang bernyanyi dan menari di televisi tak pernah terlintas dalam pikiranku. Dan mengenai mengapa aku bisa bersekolah di School of Performing Arts Seoul, jawabannya adalah karena ibuku yang terobsesi dengan ketenaran Jo Twins.

Aku lebih memilih mendekam di rumah dan melanjutkan menulis beberapa cerita fiksiku yang belum selesai dari zaman dahulu, dari pada mengikuti audisi itu, dan (kalau beruntung, lolos audisi) membuat obsesi ibuku yang SUDAH SANGAT berlebihan itu tercapai. Aku akan mengirimkan cerita pendek yang sudah kutulis ke Koran minggu pagi ini, lalu tulisanku akan menjadi terkenal dalam sekejab. Aku akan dikontrak untuk menjadi penulis tetap di Koran tersebut dan karirku untuk menjadi penulis seperti Master J.K.Rowling tinggal menghitung hari.

Tapi ternyata tepat saat khayalanku menyentuh singgasana emas yang agung di atas gunung kemenangan, suara DongHyun Oppa menendangku jatuh dari atas sana.

Cheommal? Ah, YuJin harus ikut audisi ini.”

Dia sedang berbicara dengan pelatih Choi saat menyebut namaku. Aku melihatnya, dia tersenyum lalu berbisik dari jauh, “Hwaiting!”

Diari, aku bersyukur daya tahan tubuh dan kesadaranku kuat, jadi aku tidak meleleh atau pingsan, atau berteriak-teriak kegirangan saat itu juga.

Aku rasa, tidak apa-apa juga mengikuti audisi itu. Toh, aku belum tentu lolos. Betul, kan? Hmm..betul sekali!

Jadi aku akan pergi ke audisi itu hari minggu nanti. Cerita pendek dan karir sukses Master J.K. Rowling bisa menungguku.

Yaps~ Annyeonghi Chumuseyo, saranghanda Diari.

Nb. Aku bertemu dengan gadis aneh di gedung Starship tadi sore sewaktu pulang. Dia memanggilku Sunbae, dan memberi hormat kira-kira tiga atau empat kali sambil memperkenalkan dirinya sendiri padaku. SeonAh. betul, kalau tidak salah namanya SeonAh. Benar-benar gadis aneh.

 

NNb. Hari ini Boyfriend menampilkan versi remix dari lagu mereka, Boyfriend, di Music Bank dan mereka KEREN SEKALI. Jo Twins dan DongHyun Oppa terlihat sangat, sangat, sangat, sangat berkilau. Kkkk~

 

NNNb. Mereka SEMUA terlihat berkilau.

This entry was posted by boyfriendindo.

6 thoughts on “[FREELANCE] Girlfriend’s Diary! – Part 1

  1. haha…gila ketawa kenapa ya..hmm (aku GEJE)
    aku udh nginggalin jejak doa’in aku jadi istrinya MinWo oppa ya
    hahahaha…..plak diserang oleh fansnya Boyfriend gila mati aku

  2. annyeong^^
    mian thorr, aku baru baca cerita nya
    diary nya bagus #eh. maksudnya diary dalam ceritanya bagus
    aku salut🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: