[FREELANCE] Best Friend?? or What? – Chapter 2

Nama Author : Park Dong Hwa (Nahdah Nabila)
Cast :  JoYoungmin, Jo Kwangmin, Hyunseong (Boyfriend), Lee Shi Eun, Eun Ji (A Pink), Yookyung (A Pink)
Genre : Friendship, Romance, Family

Rating :  T

Type : Chapter

Author Note :  FF ini udah pernah aku publish di wp-ku, hehe… :)

dan ini juga ff-ku yang pertama harap dimaklumi huohohoho -__-”
oh, ya! barangkali ada typo, maafin ya, soalnya author nggak sempit ngedit ^^

terus…. mm… apa yah??? langsung baca aja ya readers ^^ YOYOYOYOYOYOYOYO!~~

~ Shi Eun’s POV ~
Sekarang tanggal 21, 3 hari lagi!!! KEMPING!!!
“senang, ya?” tanya Eun Ji “apa?” tanyaku balik “kamu dizinin buat ikut kemping.” jawab Eun Ji “kata ibuku buat pengalaman.” Sambungku “Kwangmin juga ikut kan?” tanya Eun Ji lagi “iya, sama kakaknya juga.” Jawabku “kakak? Kwangmin punya kakak?” tanya Eun Ji lagi “iya, namanya Youngmin, sekelas kita juga, kok! Tapi kalo di kelas, dia nggak pernah main sama Kwangmin.” Jawabku lagi “ohh…. hei, kamu mau bawa apa buat kemping nanti?” tanya Eun Ji, dia merubah topik pembicaraan “entahlah, yang pasrti persiapan buat Kemping.” Jawabku, bel pun berbunyi.
Saat Pulang
“aigoo~~” keluhku “kenapa?’” tanya Eun Ji “hari ini Kwangmin nyuruh aku ke rumahnya. Males banget, pasti nanya PR.” Jawabku “nggak seneng?” tanya Eun Ji lagi “aku udah sering ke rumah dia, tapi buat main, kalo nanya PR kan, aduh males banget!” keluhku “sabar… toh, barangkali aja dia nggak nanya PR.” Lanjut Eun Ji lalu pergi, aku pun segera pergi pulang, di rumah, biasalah, Hyunseong oppa selalu bertanya ‘kamu darimana?’ lama-lama aku akan menyumpel mulutnya yang bawel itu! Aku pun ke kamar, ganti baju, mengambil beberapa buku dan segera pergi ke rumah Kwangmin.
@Rumah Kwangmin
“permisi..”  kataku
“ada apa? Oh, Shi Eun-ah!!” seru Youngmin
“nngg… Kwangmin… ada?”
“ada, masuk dulu, nanti aku panggil Kwangmin”
Youngmin, pun masuk dan memanggil Kwangmin, aku menunggu di ruang tamu, lalu melihat Kwangmin menghampiriku
“jadi, ada apa?” tanyaku
“biasa, PR, hehe…” jawabnya
“yang mana?”
“banyak, ada IPS, IPA, Seni, terus… Matematika!”
“kamu kan bisa tanya Youngmin.”
“nggak, ah! Nggak enak! Sama Youngmin hyung, pusing!!”
“ada apa, ya? Panggil saya?” kata Youngmin tiba-tiba
“Kwangmin tanya PR!” jawabku
“kita, kerjain bareng-bareng aja, deh!” kata Kwangmin
Lalu, aku, Kwangmin, dan Youngmin mengerjakan PR bersama, kira-kira jam 5 sudah selesai, 2 jam kami mengerjakan PR, Hyunseong oppa pasti akan melontarkan beberapa pertanyaan.
@Rumah
“aku pulang..” kataku “kamu dairmana?” tanya Hyunseong oppa “shikkeuro!! Setiap aku pulang, pasti oppa tanya itu!” seruku “lalu? Kenapa? Aku ini oppa-mu.” Kata Hyunseong oppa sambil duduk di sofa “setiap oppa pulang aku nggak pernah tanya kayak gitu ke oppa.” Kataku tak mau kalah sambil berjalan ke arah kamarku “terserah….”katanya,  aku memasuki kamar “ahh….. himdeul (capek) ….” keluhku, lalu merebahkan tubuhku di kasur, tiba-tiba teleponku berdering “yeobosaeyeo?” tanyaku “ah, Shi Eun-ah, buku catatan Senimu tertinggal.” kata orang yang menekeponku itu “Kwangmin?” tanyaku “andwae, Youngmin….”katanya “ahh, mi, mianhae Youngmin! Oh, buku catatanku tertinggal, mmmm….. besok bisa bawa ke sekolah? Biar aku yang ambil di sekolah.” Kataku “eh? A, aku udah ada di depan rumahmu.” Kata Youngmin “sebentar.” Kataku lalu memutuskan telepon, dan segera turun, lalu membuka pintu rumah “Youngmin-ah, kamsanghamnida….” kataku “ne, cheon.” Balas Youngmin “mianhae, sudah merepotkan.” Kataku “nggak, nggak ngerepotin, kok!” kata Youngmin, lalu ia pun pergi, aku pun masuk ke rumah, dan… “siapa? Kwangmin?” tanya eomma “bukan, eomma, Youngmin, kakaknya Kwangmin.” jelasku “sudah lama eomma nggak ketemu Youngmin.” lanjut eomma sambil menyiapkan makan malam, aku pun ke kamar lagi, segera mandi, sehabis mandi, aku pun menuju ruang keluarga, terlihat Hyunseong oppa sedang bermain PS disitu, aku pun bergabung dengannya.
Saat Makan malam
“biar kubantu eomma.” kataku sambil membawakan makanan “gomawo.” kata eomma yang sedang menata alat-alat makan, dan kami pun makan bersama malam itu.
Tanggal 22, 2 hari lagi!! KEMPING!!
“Shi Eun-ah!! Pagi!!” sapa seseorang, saat kulihat “Youngmin? pagi juga!” seruku membalas sapaannya, kami pun memasuki kelas bersama, danduduk dibangku masing-masing “kamua jadi dekat sama Youngmin, ya?” tanya Eun Ji “nggak, biasa aja, kok.” jawabku “terus? Kok bisa barengan masuk kelas sama dia?” tanya Eun Ji lagi “aku ketemu sama dia di depan gerbang sekolah, memang kenapa?”tanyaku balik “Kwangmin gimana?” tanya Eun Ji “apanya? Aku nggak ngerti Eun Ji….” jawabku “aniyeo….sudah, ah! Masuk tuh!” kata Eun Ji, lalu pelajaran dimulai.
Saat Istirahat
“Shi Eun!! Kamu sudah kemas-kemas untuk besok lusa?” tanya Eun Ji “belum, pulang sekolah aku baru mau kemas-kemas.” jawabku “nanti kumpul di sekolah jam 08.00, kan?” tanya Eun Ji “iya.” jawabku “kamu nanti ikut bis sekolah atau diantar sama orang tuamu?” tanya Eun Ji “naik bis sekolah, kamu?” tanyaku balik “nado!!” jawab Eun Ji bersemangat, rasanya anak-anak lain bersemangat, kalau aku maikn khawatir dari hari ke hari.
Saat Pelajaran
Pluk! Kertas? Dari siapa? Gumamku dalam hati kubuka kertas itu dan kubaca
Shi Eun-ah, mau pulang bersama denganku? – Youngmin –
“eh? Hmm…” gumamku lalu aku membalas suratnya
Shi Eun-ah, mau pulang bersama denganku? – Youngmin –
Boleh. – Shi Eun –
Lalu aku melempar kertas itu ke arah Youngmin, dan fokus kepelajaran kembali.
Saat Pulang
“Youngmin-ahh!!!!” seruku memanggil Youngmin “ah, Shi Eun!” seru Youngmin membalas, lalu kami pun pulang bersama, dia mengantarku pulang sampai ke rumahku, “dianter?” tanya Hyunseong oppa “iya.” Jawabku sambil berjalan menuju kamarku “sama siapa? Kwangmin?” tanya Hyunseong oppa “bukan, sama Youngmin.” jawabku “wah, ada apa nih?” tanya Hyunseong oppa dengan nada mengejek “apa aja, oppa nggak perlu tau.” Kataku lalu segera memasuki kamar, kulihat teleponku, baterainya habis, segera saja ku-cas, ceklek, tiba-tiba pintu kamarku terbuka “Shi Eun-ah, temanmu, Eun Ji menelepon.” Kata Hyunseong oppa memberi tau, aku pun segera turun dan menerima telepon dari Eun Ji “ne, Eun Ji-ah, ada apa?” tanyaku “SHI EUN!!!!” seru Eun Ji “ya!! Shikkeuro!” balasku “kamu nanti duduk sama siapa pas di bus sekolah?” tanya Eun Ji “neo, sama siapa lagi coba!” jawabku “aku kan baru pulang, gara-gara tadi piket, aku baca di mading tentang Kemping nanti, katanya, nanti pas di bus sekolah, murid laki-laki sama murid perempuan duduknya!!” seru Eun Ji nadanya bersemangat “mwo?! Mworagoyo??!! Omona!!!” seruku juga “kau duduk sama siapa?” tanya Eun Ji “Kwangmin, kayaknya…” jawabku “kayaknya nanti ada yang rebutan kamu loh…” kata Eun Ji “siapa?” tanyaku “Youngmin sama Kwangmin!” jawab Eun Ji “apaan sih!!” seruku “aku tadi siang liat, kamu pulang bareng Youngmin, kan?” tanya Eun Ji “ya memang kenapa?” tanyaku “Kwangmin mau dibawa kemana?” tanya Eun Ji “sudah, ah! Aku capek! Mau istirahat!”bantahku lalu menutup telepon dan berjalan keara kamarku “oppa akan telepon Kwangmin kalo kamu emang bener mau duduk sama dia di bus sekolahmu!” kata Hyunseong oppa “mwo!? O, oppa! Andwae!! Jangan kasih tau Kwangmin!!” seruku “kenapa? Takut kehilangan Youngmin? Aku masih heran, kenapa dongsaeng-ku ini terlalu banyak penggemarnya?” ejek Hyunseong oppa “oppa! Apaan, sih!!” bantahku sambil memukul punggungnya “ya!!! Sakit tau!!” seru Hyunseong oppa kesakitan “salah oppa sendiri, weeekkk!!” kataku sambil menjulurkan lidah kearahnya lalu masuk ke kamar dan kemas-kemas untuk persiapan besok lusa.
Tanggal 23, besok KEMPING!!!!!
“Shi Eun!!” sapa seseorang dari belakang “Kwangmin? Kamu lari-lari, ya?” tanyaku “iya, hehe….” jawab Kwangmin “ngomong-ngomong, kemarin aku liat, kamu  nggak pulang sama Eun Ji, tapi sama seseorang, itu siapa? Hyunseong hyung?” tanya Kwangmin “bukan, nggak mungkinlah Hyunseong oppa jemput aku! Yang pulang bareng aku kemaren itu Youngmin.” Jawabku “Youngmin hyung? Kenapa kamu pulang sama dia?” tanya Kwangmin, mukanya terlihat serius “dia ngajak aku pulang bareng, kenapa cemburu? Santai aja! Aku kan belum kasih jawaban ke kamu!” jawabku lalu memasuki kelas mendahului Kwangmin, dan beberapa menit kemudian pun pelajaran dimulai.
Saat Pulang
~ Youngmin’s POV ~
“Shi Eun-ah!” seru seseorang memanggil Shi Eun “kamu sudah baca mading untuk kemping?” tanya Kwangmin “aku nggak baca, tapi dikasih tau sama Eun Ji, tentang duduk di bus sekolah, ya?” tanya Shi Eun balik “ne, ka, kamu duduk sama siapa?” tanya Kwangmin “aku juga belum tau.” jawab Shi Eun “kalo gitu, kita duduk samaan aja!” aja Kwangmin, aku yang sedang melihat mereka dibalik pintu kelas, senang rasanya melihat mereka tersenyum, tapi sebal juga karena mereka bersama……
Saat Pulang
“Youngminie!!!” panggil seseorang, saat kulihat, ternyata itu Shi Eun “ada apa?” tanyaku “nnggg… kamu…. di bus besok duduk sama siapa?” tanyaku “kamu. Iya, kan?” kataku “ah! Youngminie…. aku… udah… janjian sama Kwangmin buat besok… gimana kalo besok Youngminie duduk sama Eun Ji di depan aku sama Kwangmin?” tanya Shi Eun “boleh, biar aku juga bisa jaga Kwangmin.” Jawabku singkat lalu pergi, rasanya tidak enak dibilang begitu sama Shi Eun.
@Rumah Youngmin
“aku pulang.” Sahutku “hyung sudah pulang? Besok hyung mau duduk sama siapa?” tanya Kwangmin “Eun Ji, sudah ah! Aku capek! Jangan ganggu aku!” kataku lalu segera memasuki kamar, masih saja aku memikirkan perkataan Shi Eun, besok mau apa aku?
Tanggal 24, hari KEMPING!!!
~ Shi  Eun’s POV ~
“oppa, cepet, dong!!! Aku nggak mau telat!!!” suruhku ke Hyunseong oppa “iya, bentar lagi!!” balas Hyunseong oppa, akhirnya kami pun sampai di depan sekolah, ramai sekali!!! “Shi Eun!” sapa seseorang saat melihatku turun dari mobil “Eun Ji? Hey!! Aku suruh Youngmin buat duduk sama kamu!” kataku memberi tau “mwo? Mworagoyeo? Neo babo!” seru Eun ji kesal “waeyeo?” tanyaku “dia itu maunya duduk sama kamu!” jawab Eun Ji “tapi nanti duduknya di depan aku sama Kwangmin, kok! Udah, ah! Ayo! Nanti telat!!” seruku, Hyunseong oppa membawa barangku ke dalam bus sekolah, sudah terlihat Kwangmin sudah menempati tempat duduk ke-4 dari depan dan ke-5 dari belakang di depannya ada Youngmin, aku duduk di samping Kwangmin, dan Eun Ji duduk di samping Youngmin, Hyunseong oppa menaruh barangku di atas, lalu keluar bus dan pulang kembali ke rumah “hey, kau bawa apa aja?” tanya Kwangmin “nggak bisa aku sebutin!” jawabku sambil tersenyum, lalu dalam 15 menit pun bus berangkat dari sekolah.
Di Perjalanan
“uhh…” keluhku “kamu kenapa?” tanya Kwangmin “nggak, Cuma mual biasa, aku suka kayak gini kalo bepergian jauh…” jawabku lesu, Kwangmin menyandarkan kepalaku di bahunya “tidur saja.” Kata Kwangmin, aku pun tertidur
~ Youngmin’s POV ~
“oppa mau?” tawar Eun Ji “apa itu?” tanyaku “kue yang kubuat dari rumah, kamu mau?” tawar Eun Ji lagi “boleh.” Aku pun mencicipinya “Kwangmin mau? Shi Eun mau?” tawar Eun Ji sambil melihat ke arah Kwangmin dan Shi Eun yang duduk dibelakangnya “aku mau.” Jawab Kwangmin lalu menagambil kue yang sedang dipegang oleh Eun Ji “loh? Shi Eun tidur? Dia kenapa?” tanya Eun Ji “dia pusing.” Jawab Kwangmin singkat, saat aku lihat, Shi Eun sedang tidur menyandar dibahu Kwangmin, rasanya, mau kutimpuk Kwangmin!! Tapi, dia kan adikku, biarkan sajalah dia begitu.
~ Kwangmin’s POV ~
“Shi Eun-ah, sudah sampai.” Kataku sambil membangunkan Shi Eun “sampai? Di tempat kemping?” tanya Shi Eun “bukan, tempat makan, kita makan dulu.” Jawabku, lalu menggandengnya keluar dari Bus dan memasuki rumah makan, dan duduk bersama, lalu memesan makanan, dalam beberapa menit makanan yang kami pesan sudah diantar ke meja kami dan kami memakannya, setelah itu kami melanjutkan perjalanan.
Di tempat Kemping
~ Shi Eun’s POV ~
“sini kubantu.” Kata Kwangmin sambil membawa barang-barang punya Shi Eun “eh, Kwangmin!! Nggak usah! Aku bisa bawa senidiri, kok!” kataku dengan maksud menolak bantuannya karena aku tidak mau merepotkan Kwangmin, kami pun menggelar tenda, 1 tenda, isinya 2 orang tentu saja aku satu tenda sama Eun Ji, sedangkan Kwangmin sama Youngmin
“ah…nanti ada game apa saja, ya? Dipengumuman mading kan nggak disebutin apa aja game yang ada.” Kata Eun Ji sambil membereskan barang-barangnya
“mudah-mudahan yang seru!” lanjutku sambil membereskan barang juga
“pasti! Aku maunya ada yang cari jalan, begini gitu gini gitu.” Lanjut Eun Ji
“liat saja nanti, ayo keluar!” ajakku, lalu kami pun keluar tenda.
Ada apa saja ya, dihari berikutnya?
~ To Be Continued ~
This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

5 thoughts on “[FREELANCE] Best Friend?? or What? – Chapter 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: