[FREELANCE] You’re My Lady – Chapter 4

Title                : You’re My Lady

Author            : Dinda Prayudhi (Hyun Ra)

Genre              : Romance

Type               : Chaptered

Rating             : T

Cast                 : Tia (chocolat), Jo Youngmin (Boyfriend), L (infinite)

Other cast      : Jo Kwangmin  and No Minwoo (Boyfriend), Namjoo (apink), Melanie (Chocolat) etc

Author note   : Author minta maaf ya atas kesalahan” sebelumnya,,, apalagi di Chapter 1 nya,,, MIAN… aku harap kalian senang,,, walau ga ad yang mau comment,,, tp ga papa author iklas…

YOUNGMIN POV…

“Tia,”kataku pelan

dia langsung berlari meninggalkanku,, kulihat air matanya sudah mulai tumpah. Tanpa basa-basi dengan Namjoo aku langsung mengejarnya.

“Bodoh,, namja bodoh” sindir L

amarahku sudah memuncak,, aku langsung mendaratkan pukulan keras di wajahnya

“diam kau!”kataku lalu mencoba pergi

tapi dia menarikku dan memukul balik wajahku.

“sebenarnya aku tak ingin melakukan ini,, tapi kau terlalu bodoh” katanya sambil memukul perutku.

Aku termakan emosi,, dan akhirnya kami berkelahi kami saling pukul sampai wajah kami babak belur.. Minwoo yang melihat kami langsung memisahkan kami berdua.. tanpa berkata sepatah katapun aku langsung berlari mengejar Tia,,, mungkin aku sangat terlambat,, sampai  akhirnya aku melihat seorang yeoja yang basah kuyup di bawah derasnya guyuran hujan,, entah sudah berapa lama dia disana. Aku langsung menarik tangannya dan membawanya ke tempat teduh,, dia mencoba melepas ganggamanku tapi dia tak cukup kuat, kulihat matanya sembab dan terus mengeluarkan air mata, dia hanya menunduk tak berani melihatku, aku memegang pipinya degan kedua tanganku,,

“oppa,, wajahmu memar hidungmu… dan mulutmu berdarah, kau kenapa?” serunya dengan wajah prihatin

“sudah, jangan hiraukan aku,, lihatlah keadaanmu, kau lebih memprihatinkan daripada aku” kataku sambil memeluknya, ia lalu menangis tersedu-sedu di dalam pelukanku, badannya sangat lemas, ia tak sanggup berdiri.

“noona..”

tapi ia tidak menjawab, dia pingsan, mungkin karena kehujanan. Aku langsung menggendongnya dan berlari mencari Minwoo

“Minwoo, cepat ambil tas Tia! Dan antarkan aku kerumahnya, dia pingsan!”kataku sangat panik  pada Minwoo

“ne, ayo cepat hyung”

sesampainya di rumah Tia aku langsung membaringkan Tia di tempat tidurnya,, eommanya terlihat sangat cemas

“silahkan ahjumma” kataku pada eommanya,,

aku menunggu sampai ahjumma mengganti baju Tia yang benar-benar basah sambil menyuruh Minwoo untuk kembali mengikuti Penilaian dance di sekolah, aku juga membersihkan darah di wajahku dan mengobatinya dengan obat yang telah disiapkan ahjumma.

“Youngmin” panggil ahjumma

“tolong jangan buat Tia seperti ini lagi, dia sangat menyayangimu, dan dia juga terlalu lembut dan polos untuk kau sakiti. Kau mengerti kan nak” lanjut ahjumma

“ne, aku mengerti ahjumma, maafkan aku atas kejadian hari ini”

aku langsung masuk ke kamar Tia, ahjumma kemudian meninggalkan kami berdua.

“oppa”

“mian” kataku dengan penuh rasa bersalah

air matanya kembali keluar, aku langsung mengelap air mata yang membasahi pipinya dengan sapu tangan pink pemberianku yang ada di samping bantalnya.

“jangan menangis yeoja cantik, namjachingumu ini akan selalu mencintaimu” hiburku

“kau bohong oppa! Kau jahat!” balasnya sambil terisak

“dengarkan aku”

“tidak! Sebaikkya kau pergi sana, cari saja si Namjoo itu” bentaknya

“kau salah paham, aku memeluknya karena ia sangat sedih,, sakit eommanya semakin parah,, aku melakukan itu untuk menenangkannya”

“kenapa harus kau! Kenapa Youngmin!”

“karena aku yang ada didekatnya, mian noona,, aku memang salah, sebaiknya kau istirahat,, jangan pikirkan masalah yang telah berlalu”

Ia mengangguk lalu tersanyum. Aku kemudian bergegas meninggalkannya

“oppa”

“ne, ada apa” aku berbalik dan sudah mendapati dia berdiri di samping tempat tidur

“aku juga minta maaf oppa, saranghae” katanya penuh senyum

dia langsung menghampiriku dan memelukku sangat sangat sangat erat, sampai aku tidak bisa bernafas.

“aku benar – benar bodoh sampai bisa perpikir seperti itu” lanjutnya sambil terus memelukku . sepertinya dia sudah benar-benar sembuh, tenaganya sangat kuat, sepertinya ia takut kehilanganku.

“ne yeojachingu manisku,, saranghae” balasku sambil melepas pelukannya, lalu memengelus pipi lembutnya

“jangan menangis lagi, percayalah padaku noona,, aku hanya mencintaimu,, hanya kau”

aku lalu melihat wajah manisnya tersenyum malu, aku lalu mencium bibir lembutnya aku ingin meyakinkannya bahwa aku sangat sangat sangat mencintainya dan aku tak akan membiarkan ia tersakiti lagi. Bibir manisnya membuatku luluh padanya, aku benar-benar terlihat seperti orang jahat sekarang,  betapa bodohnya aku membuat seorang yeoja yang sangat aku cintai sampai seperti ini.

L POV…

Namja sialan! Namja Bodoh! Bisa-bisanya namja ingusan seperti dia menyakiti wanita polos seperti Tia. Awas saja kalau dia menyakiti Tia lagi,  AAAARRRRGGGGGG! Aku berteriak memukul tembok dan membuat tanganku berdarah, tapi aku tak bisa merasakan sakit itu,, mungkin sekarang Tia lebih sakit dibanding aku. Aku masih heran, kenapa Tia bs memiliki namja seperti Youngmin.. kenapa harus Youngmin!

“Hi Myungsoo” aku langsung menoleh kaget, ternyata itu adalah Namjoo

“kenapa kau memanggilku dengan sebutan itu?” tanyaku heran

“huft,, mana mungkin aku tidak tau semua tentang kau, kau itu kan anak  pengusaha kaya di korea,, nama aslimu Myungsoo kan. Huh dasar namja aneh,, mengubah nama menjadi L, aku masih tidak mengerti dengan sikapmu, untuk apa kau lakukan itu? Apa untu yeoja bernama Tia” balasnya panjang lebar

“memangnya apa urusanmu” jawabku santai sambil memperlihatkan senyum coolku

“ani. Aku masih heran padamu, Youngmin dan namja-namja lain, kenapa kalian menyukai Tia? Apa bagusnya yeoja sepertinya? Lebih cantik juga aku”

“haeh.. hey noona, kau ingin tau kenapa.. itu karena dia baik, perhatian, dan sangat special. Jika dibandingkan denganmu, kau kalah jauh… dan satu lagi, siapa bilang kau lebih cantik,, Tia jauh lebih cantik darimu dan dia sangat menawan” jawabku santai lalu meninggalkannya

“AAAAAAAAAAAA” terdengar teriakannya dari jauh,, sepertinya ia sangat terpukul mendengar perkataanku

*****************

baru saja sampai di sekolah aku sudah melihat Tia,, aku lalu bergegas menghampirinya

“hi noona, kau tak apa?”

“oh hi L oppa, aku tak apa-apa. Justru aku yang harus bertanya kenapa wajah tampanmu memar seperti ini” jawabnya sambil memegang wajahku

“au” jangan sentuh yang itu noona, sakit”

“mian”balasnya lembut

“tunggu dulu, wajah Youngmin kemarin memar dan kau juga. Ah, apa jagan-jangan kalian berdua berkelahi? Kenapa bisa? Apa gara-gara aku” tanyanya heran

“tentu saja,, kau ini selalu saja membuatku cemas, jangan lakukan itu lagi ya” balasku sambil mencubit pipinya

“huhuhu,, aku benar-benar telah menyusahkan dua namja sekaligus,, mian ya oppa” wajahnya sangat imut

“tapi kenapa kau menghawatirkanku?” lanjutnya

“karena…”

“saranghaeyo” aku membisikkan kata itu di telinganya

~PLLAKK~

sebuah tamparan mendarat di pipiku,,

“ya! Noona, sakit sekali! Untung disini sepi, kalau tidak bisa hancur aku” bentakku padanya, wajahnya terlihat ketakutan

“omo..omo.. mian oppa.. mian.. aku sangat terkejut… mian” dia terus mengelus pipiku, sepertinya ia merasa bersalah,, wajahnya terlihat bingung dan itu yang membuatnya semakin lucu

TIA POP…

Hari- berlalu,, hubunganku dengan Youngmin juga sangat baik, bahkan sebentar lagi akan ada pasangan baru. Aku benar – benar berharap Melanie akan menjadi pacar Minwoo, mereka sangat cocok.

Berhubung minggu ini kami libur, aku mengajak Melanie ke mall, aku ingin dia tampil cantik saat kencan dengan Minwoo besok, dan untuk merayakan kalau mulai hari ini aku sudah move out. Sekarangkan aku sudah dewasa, jadi aku akan tinggal bersama Melainie di Apartement baru.

Melanie terlihat sangat cantik dengan dress putih yang anggun, yang membuatnya semakin manis.

*****

hari ini aku memakai sweater putih yang hangat dan rok pendek  dengan kaos kaki panjang menutupi lutut berwarna abu – abu, sekarang aku sudah cantik,, hihihi,, tinggal menunggu Youngmin Oppa.

“Oppa,, please jangan nonton film horror,, ayo kita nonton film yang romantis saja” rengekku sambil menari-narik tangan oppa

“anio, sekarang ada film horor yang keren noona,, ayo cepat” katanya semangat

aku pun hanya pasrah dan mengikutinya

“AAAAA” teriakku

“sudah jangan berisik noona, kalau kau takut ya jangan lihat, peluk saja aku”

“huh dia pikir aku ini apa… untuk apa aku kesini kalau tidak menonton” gerutuku

“apa katamu?”

“ani,, sudah oppa aku pergi saja”

“tidak boleh! Peluk aku! Ayo cepat noona” pintanya

dasar disaat seperti ini masih bisa saja cari kesempatan… kenapa saat menonton film horror dia menjadi dingin seperti ini???? Aneh sekali namja ini!

“tapi suaranya masih kedengeran oppa, aku takut”

“kalu begitu cium saja aku, pasti kau takkan takut” katanya sambil terus menonton

“huh anio,, lebih baik aku pasrah saja . oppa lain kali kalo mau nonton jangan ajak aku ya” kataku sambil mengeluakan jurus imutku

“ne,, ya! jangan lakukan itu,,, wajahmu sangat manis,, nanti aku bisa terhipnotis”

“huh payah”

******

hari ini aku pulang sendiri karena Youngmin terlihat lelah di tengah perjalanan aku baru ingat. Aku lupa memberikan sesuatu ke oppa,, aduh bagaimana ini??? Bagaimana kalau aku langsung saja ke apartementnya…

Padahal sekarang sudah jam 11 malam, beginilah enaknya berpisah dengan orang tua,, lebih bebas…

Sekarang aku memasuki lift menuju kamar Youngmin dan Kwangmin.. tapi stiap aku kesana Kwangmin selalu tidak ada,, dia lebih senang tidur di apartement Minwoo…

Aku lalu keluar dari lift dan berbelok ke kanan berjalan Menyusuri Lorong ..

~DEG DEG DEG DEG~

Taukah kalian apa yang aku lihat sekarang???…. bukan hantu!!! Tapi sesuatu yang  benar – benar membuatku muak,,

TBC

This entry was posted by dindaprayudhi.

4 thoughts on “[FREELANCE] You’re My Lady – Chapter 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: