[FREELANCE] Best Friend?? or What?? – Part 4

Nama Author : Park Dong Hwa (Nahdah Nabila)

Cast : JoYoungmin, Jo Kwangmin, Hyunseong (Boyfriend), Lee Shi Eun, Eun Ji (A Pink), Yookyung (A Pink)

Genre : Friendship, Romance, Family

Rating : T

Type : Chapter

Author Note : FF ini udah pernah aku publish di wp-ku, hehe…🙂
dan ini juga ff-ku yang pertama harap dimaklumi huohohoho -__-”
oh, ya! barangkali ada typo, maafin ya, soalnya author nggak sempit ngedit ^^
terus…. mm… apa yah??? langsung baca aja ya readers ^^ YOYOYOYOYOYOYOYO!~~

~ Shi Eun’s POV ~
“haalllooo~~~” sapa Youngmin tiba-tiba sambil mendorongku
“isshhh, Youngmin! Apaan, sih? Sakit tau!”
“mianhe, ngomong-ngomong kamu ikut nanti malem? Api unggun?” tanya Youngmin
“iya, kamu?”
“ikutlah….”
“sudah, ah! Aku mau ke sungai!”
“mwo??? Sungai? Mau apa? Nyuci kebo?”
“nggak lah…. mau ambil air buat minum!”
“nggak dimasak dulu?”
“ya dimasaklah!”
Kami pun berjalan menuju sungai
“kubantu, ya?” tanya Youngmin
“nggak usah!” jawabku ketus
“ahhh!!!! Youngmin!!!” seruku saat ia menyipratkan air ke arahku
“aku bantu.” Katanya sambil mengambil ember yang aku bawa
Ia pun mengambil air di sungai itu *Youngmin ambil air eh, kok jadi iklan aqua, ya?*
“nih, sudah, kan? Kamu nggak usah repot-repot!” kata Youngmin sambil menyodorkan ember yang berisi air
“gomawo.”
Dia hanya tersenyum, lalu menyipratkan air lagi
“ya!!!” seruku membalas perbuatannya dengan menyipratkan air lebih banyak
“Shi Eun-ah!” panggilnya, aku pun menengok ke arahnya PCAK!! *pcak? Pecak? Kok jadi makanan?* dia Menyipratkan air kemukaku, kami bermain air disitu.
BUGG!! Tiba-tiba Kwangmin menonjok Youngmin *eaa, eaa, aduh! Inget aderai authornya*
“YA!! KWANGMIN!!” seruku lalu menarik Youngmin yang sudah hampir ingin kena tonjokan Kwangmin lagi
“kenapa, sih?” tanyaku bingung
“aku nggak suka kamu deket-deket sama dia!” jawab Kwangmin
“ya kenapa, atuh! Gemana seeehhh??? Elo tuh!! *alay -___- author lagi nggak waras, ulang ya*
“ya kenapa? Kok tiba-tiba nonjok Youngmin?”
“aku nggak suka!! Nggak suka liat kamu sama dia!!!”
“aku belum kasih jawaban ke-kamu, jadi aku sama siapa aja boleh, dong!”
“aku tetep nggak suka liat kamu deket-deket sama dia!!” seru Kwangmin lagi
“kamu takut kalo aku ngerebut Shi Eun dari kamu?” tanya Youngmin menantang
“kalo memang bener, mau gimana lagi?!” tanya Youngmin sambil merangkulku
“merasa jadi jagoan? *jagoan neon!! Hiiiaaa!!!! Eh, salah lagi -__-*
“hah? Apa? Apa aku salah dengar?” tanya Kwangmin, ia sudah mau menonjok Youngmin
“sudah, ah!! Kalian berantem terus!!!” seruku sambil menahan tangan Kwangmin yang ingin menonjok Youngmin
“dasar aneh!!!” seruku sambil melirik ke Kwangmin, dan segera pergi sama Youngmin sambil membawa ember.
“Shi Eun, air…. YOUNGMIN????? Dia kenapa Shi Eun?” tanya Eun Ji yang kaget melihat muka Youngmin berdarah
“berantem sama Kwangmin! Nih airnya! Aku mau obatin dia dulu!” kataku sambil menyodorkan ember berisi air, lalu membawa Youngmin ke dalam tenda.
“ngapain sih berantem sama Kwangmin?!” tanyaku sambil mengambil obat
“dia yang mulai duluan, lagi pula aku juga nggak nonjok dia….” jawabnya santai sambil mengusap darahnya
“ya, maksud omongan kamu tadi ke Kwangmin itu apa?” tanyaku yang mulai mengobati lukanya
“mwoo???? Adauuu!!! Sakit!!!” serunya
“berisik, ah!! Gitu aja sakit!!” balasku
“kamu masih nggak ngerti waktu aku ngomong ke dia?” tanya Youngmin
“nggak, orang kamu nggak kasih tau!”
“tau, ah! Masa gitu aja nggak ngerti!”
Aku pun mulai mengobati luka Youngin lagi beberapa kali dia mengeluh, aku jadi sebal.
“ya!!! Bisa diem nggak sih?!! Laki-laki kok segitu aja sakit!!” seruku
“ya memang sakit kok, kamu mau aku tonjok? Biar ngerasain kayak gini juga.”
“hhhuuuhhh!!!” aku sudah mau memukulnya
“Shi Eun… hey! Kok Youngmin malah dipukul? Dasar!” tiba-tiba Eun Ji datang
“aku belum pukul dia, baru MAU pukul dia.” Bantahku
“sudah cepet! Sakit tau!” seru Youngmin
“iya!! Sabar!” balasku
Aku pun mengobati lukanya lagi *nggak selesai-selesai perasaan dari tadi, ya?*
“hah… selesai!” seruku
“masih sakit.”
“memang begitu, kamu istirahat dulu, terus nanti nggak kerasa sakit lagi!”
“iya, iya…” Youngmin pun keluar dari tendaku menuju tendanya dan aku segera kelua membantu Eun Ji
“hey! Eun Ji sedang apa?” tanyaku
“masak air!” jawabnya
“kapan selesainya? Dari tadi masak air mulu!”
“berisik, ah! Komentar terus!”
Aku pun masuk ke tenda lagi, tidur-tiduran, tiba-tiba terfikir, Youngmin dan Kwangmin satu tenda, gimana kalo mereka berantem kayak tadi? Aku pun dengan cepat keluar tenda dan pergi ke tenda mereka, disana terdengar suara Kwangmin seperti sedang jejeritan, aku pun memutuskan untuk masuk
“Kwangmin? Kenapa? Ada apa?” tanyaku terkejut melihat barang-barang mereka berantakan
“Shi Eun….?” tanyanya
Kwangmin menghampiriku, seperti sedang menutupi sesuatu
“kenapa, sih? Ada apa?” tanyaku lagi
“ngg… itu…” Kwangmin menggaruk-garukkan kepalanya
“dimana Youngmin!!??” tanyaku yang tiba-tiba teringat Youngmin
“aku nggak tau dia dimana” jawabnya santai, aku pun segera keluar tenda, mencari Youngmin, lalu aku menemukan Youngmin sedang duduk di pinggir sungai sambil menyelupkan kakinya ke dalam sungai
“Youngmin!!” panggilku
“ada apa? Sesuatu terjadi sama Kwangmin? Nggak usah dipikirin, dia emang udah gila!” jawab Youngmin
“ahh… dasar! Kukira kamu lagi ditenda sama Kwangmin..”
“kenapa? Kamu pikir aku sama dia bakal berantem?”
“iya….” aku menjawab sambil mengangguk kecil
“besok lusa kita pulang, tenang saja…”
“iya, iya…. sudah, ah! Aku mau bantu Shi Eun!!”
Aku pun pergi dengan tujuan membantu Shi Eun sesampainya di tenda, aku masih melihat Shi En sedang memasak
“masih masak air? Lama banget!”
“udah selesai, sekarang bantu aku bikin makan siang!”
Aku pun membantunya membuat makan siang, memotong, masak, namanya juga masak.
“selesai!! Aku coba, ya!!” seruku ketika makanannya sudah matang
“terserah,” kata Eun Ji
“Hey!! Kayaknya enak sendiri!” seru Youngmin
“lalu? Memangnya kamu belum makan?” tanyaku
“belum, aku nggak mau masak!” jawabnya
“ya sudah! Cepet masak!” suruhku kepada Youngmin
“nggak, suapin aku, dong! Aaaaa” Youngmin membuka mulutnya
“makan sendiri!!”
“mmm…. Shi Eun, aku di dalem tenda aja, ya?!” kata Eun Ji masuk ke dalam tenda
“ayoo!!! Laper, nih!” seru Youngmin
“AHH!!!” aku menyodorkan sendok ke arah mulutnya, dan sampai ke mulutnya, ia pun mengunyahnya
“enak! Mau dong!” serunya
“makan sendiri!” balasku
“iyalah… tadi Cuma percobaan”
“mwoo?? Kamu anggap aku apa, hah??”
“yeojachingu, aku anggap kamu itu”
Aku kaget mendengar jawaban Youngmin, kaget!! Wwooooyyy kagett!!! *maksa* Kwangmin…. aku harus kasih jawaban ke kamu apa?? Ahhh!!!
“hey?? Shi Eun!? LEE SHI EUN!!! Kamu kenapa?” tanya Youngmin
“hah? Nggak! Nggak! Aku Cuma….”
“kaget, gara-gara kamu juga harus kasih jawaban ke Kwangmin ya, kan?”
“ah!!! Kok tau!!”
“tau lah…. jadi? Kamu pilih aku atau Kwangmin?”
“ahh…. aku….aku…”
“hey, aku…. kesana, ya? Nggak tahan dengernya!” kata Eun Ji tiba-tiba keluar tenda dan segera berlari menjauhi aku dan Youngmin
“pilih siapa Lee Shi Eun?”
“aku nggak tau…”
“harus jawab!”
“eh? Aku pilih…..”
~ To Be Continued ~

This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: