[FREELANCE] Only You are My First and Last Love – Part 1

Tittle : Only You are My First and Last Love – Part 1
Author : Frederica
Genre : Romance, Friendship
Type : Chapter
Rating : G
Main Cast :
~ Park Hee Rin
~ No Min Woo
~ Jo Youngmin

Other Cast :
~ Choi Min Ah
~ Jo Kwangmin
~ Kim Yoo Jin

Haii reader setia ini FF pertamaku loh… hehe semoga menghibur ya maaf kalau ada kata yang salah harap dimaklumi ya.
Oh ia tolong di comment ya cingu untuk menambah semangat dan agar lebih baik lagi. Hehehe
Selamat membaca
Pyyong…

Siang itu Hee rin disuruh oleh eomma untuk pergi ke mini market untuk membeli susu, karena pengantar susu yang biasa mengantarkan susu setiap pagi tidak datang. Saat dia sedang berjalan pulang ke rumah tiba-tiba sebuah motor menabraknya dari belakang lumayan keras dan brukk Hee rin terjatuh dan tersungkur ke jalan susu yang tadi dibeli nya sekarang tumpah semua.

Hee rin mendengar suara motor menuju ke arahnya saat dia melihat kebelakang sesuatu terjadi.

“Aaaaaaa” Hee rin bukannya menghindar tapi malah berbalik dan menutup telingaku.

“Awaassss” teriak seorang namja dan cepat mengijak rem

“bruukkk” terlambat tubuh Hee rin beputar dan jatuh tepat mengenai kepalanya yang terbentur benda keras.

Namja itu dengan cepat turun dari motornya untuk memeriksa keadaan yeoja yang ditabraknya itu. Namja itu membuka helmnya dan ternyata dia adalah seorang namja berambut pirang dengan wajahnya yang cool.

“Hei nona gwaenchana?” tanya namja itu sambil memukul-mukul pundak Hee rin tetapi tidak ada jawaban.

Hee rin hanya mendengarnya mengatakan sesuatu tetapi tidak jelas dia membuka sedikit matanya dan melihat wajah yang ada didepannya “mmm… seorang namja berambut pirang ya” guman Hee rin lalu tiba-tiba semuanya terasa gelap.

Namja itu mengangkat tubuhnya dari Hee rin “Nona gwaenchana?” sambil mengguncang pelan tubuh Yeoja yang tidak dikenalnya itu tapi dia tidak menjawab.

“Nona gwaenchana?” Tanya nya lagi sambil membalikkan tubuh Yeoja itu tapi saat dia membalikan tubuhnya dia terjekut melihat yeoja penuh luka dikepala, tangan dan kakinya. “Ah tidak kepalanya lebih parah sepertinya kepalanya terbentur batu yang ada didepannya, apa mungkin tadi aku menabraknya terlalu keras. Deg deg… eotokkhe?” jantungnya berdetak cepat membayangkan apa yang telah dilakukannya pada yeoja ini.

***
Namja itu membiarkan yeoja itu tidur di pangkuannya sambil memandang wajahnya dan sepertinya membuat dia teringat akan sesuatu. “biarpun terluka dia tetap terlihat manis dan juga cantik, ah apa telah kulakukan” gumannya pelan dan membelai lembut rambut yeoja itu. Sambil menunggunya sadar dia juga ikut tidur dengan angin sejuk pertengahan musim gugur mereka berdua tidur dibawah pohon yang daunnya sedang beguguran. Hee rin akhirnya sadar tapi sekarang dia tidak tahu siapa dirinya sebenarnya lebih tepatnya hilang ingatan dan saat dia membuka matanya pandangannya tertuju pada seorang namja berambut pirangmk yang sedang tertidur. Hee rin memandang wajah namja itu sangat lama sampai-sampai dia tidak sadar kalau namja itu sudah bangun.

“Kau sudah sadar?” tanya namja itu pada yeoja yang sedang berbaring dipangkuannya dan dia mengangguk

“Gwaenchana?” tanyanya lagi dan yeoja itu hanya mengangguk

“Kalau begitu bangunlah dan duduk” katanya cepat yeoja itu menggeleng

“YA! Apa kau bisu? Setidaknya jawab aku” yeoja itu mengangguk lagi karena kesal namja itu menegakkan badannya.
“nuguseo?” akhirnya yeoja itu berbicara

“Jo Youngmin” jawabnya

“Hmmmm… Jo Youngmin Jo Youngmin Jo Youngmin” yeoja itu terus menyebut namanya “lalu kau tahu siapa aku??”

“Mwo?? Mana ku tahu kau siapa??” Jawab Youngmin heran

“Tapi kau bilang kau Jo Youngmin kalau kau Jo Youngmin lalu aku siapa??” tanyanya sedih sambil menunjuk dirinya sendiri

“Jeongmal? Kau tak tahu siapa dirimu?” sambil memandang yeoja itu yang menggangukan kepalanya “kau bahkan tak ingat siapa namamu?” yeoja itu mengganguk lagi

“Kau tidak tahu siapa namaku” tanyanya sambil menatap namja yang ada sampingnya itu “aku juga tidak siapa namaku” lanjutnya lagi

“Ani aku juga tidak tahu namamu karena aku juga baru bertemu denganmu”

“Jadi aku tidak mempunyai nama?” tanyanya lagi. Youngmin hanya diam “sepertinya dia kehilangan ingatannya” gumannya pelan “apa itu karena benturan dikepalanya?” pikirnya lagi

“Jo Youngmin kenapa kau tidak menjawabku” tatap yeoja itu heran “lalu bagaimana kau bisa bertemu denganku?” tanyanya lagi

“Tunggu sebentar akan kupikirkan” jawabnya, yeoja itu mengangguk setuju

“ah ne bagaimana kalau Hee Rin, Park Hee Rin nama itu kurasa cocok untukmu” Yeoja itu menggangguk setuju “bagaimana apa kau suka?” tanyanya

“Ya ya ya aku suka aku suka” jawabnya dengan senyum yang bahagia seperti menemukan kembali dirinya.

***
Sementara itu Hee rin eomma di rumah mulai khawatir dia berpikir kemana saja anaknya itu pergi karena hari sudah hampir sore tapi belum juga pulang.

“Kenapa sampai jam segini Hee rin belum juga pulang” gumannya dengan wajah cemas “padahal ini sudah hampir senja, apa jangan-jangan terjadi sesuatu padanya” pikirnya “ah tidak mungkin, dia kan anak yang kuat, oh tidak, mungkin saja dia mampir ke rumah Min ah, tapi dia tidak membawa ponselnya apa ku coba hubungi ke rumah Min ah saja” kata Hee rin eomma sambil mengangkat gagang telepon dan menghubungi kediaman Choi Min Ah yang tidak lain adalah sahabat Hee rin

“Yeobseo” terdengar suara Min ah dibalik telpon

“Min ah~ssi ini Hee rin eomma”

“Ah ne ajumha”

“Apa Hee rin ada dirumah mu?” tanya Hee rin eomma

“Ani Hee rin tidak disini” jawabnya “memangnya kenapa ajumha?”

“Jinjayo? Hee rin tidak ada dirumah mu? Lalu kemana anak itu dia belum juga pulang saat ajumha menyuruhnya untuk membeli susu ke super market” jelas Hee rin eomma yang sekarang cemas

“Mwo?? Jinja??” tanya Min ah dengan kaget “Apakah Hee rin belum juga kembali? Apa mungkin terjadi sesuatu?”

“Ajumha juga tidak tahu, kira-kira kemana perginya anak itu apa dia tidak tahu kalau ibunya khawatir setidaknya telpon” jelas Hee rin eomma

“Jangan khawatir ajumha aku akan mengurusnya mungkin saja dia ke rumah temannya yang lain, apa ajumha sudah mencoba menghubunginya?” tanya Min ah

“Ponselnya tidak dibawa jadi percuma saja dihubungi tapi setauku Hee rin selalu mengatakan pada eommanya kalau dia akan pulang terlambat, kenapa kali ini tidak ya?” cemas Hee rin eomma

“Ah anak itu, kalau begitu ajumha tunggu saja sampai dia kembali aku juga akan mengabari jika ada kabar, bye ajumha jangan cemas” kata Min ah sambil menutup telponnya

“Ne, Gomawo Min ah’’ dilanjut oleh Hee rin eomma menutup telpon

***

Youngmin membawa Hee rin kerumahnya karena yeoja itu tidak tahu kemana harus pulang. Saat sedang berjalan pulang Min ah yang kebetulan lewat situ melihat mereka berdua dan sepertinya yeoja yang barusan dilihatnya tidak lain adalah Hee rin.

“Oh pantas saja si Hee rin belum juga pulang rupanya dia sedang kencan dengan seorang namja yang tampan tapi sejak kapan ya?? Kenapa dia tidak pernah memberitahuku?” gerutu Min ah pelan. Min ah lalu menghampiri kedua orang tersebut “YA! Hee rin~ah kemana saja kau eomma mu mencemaskan mu dari tadi, kenapa kau belum juga pulang?” teriak Min ah pada sahabatnya itu

Sontak Youngmin dan Hee rin membalikan tubuhnya, dan wajah Min ah terlihat kaget melihat Hee rin terluka.

“Hee rin~ah apa yang terjadi padamu kenapa kau terluka seperti ini” tanya Min ah sambil melihat luka yang ada di kepala Hee rin.

Hee rin hanya memerhatikan Min ah dengan kebingungan “ah kau siapa kenapa kau bisa tahu namaku?” tanyanya tiba-tiba “lihat Jo Youngmin dia tahu namaku kau memeng hebat” kata Hee rin sambil memandang Youngmin.

“Ah Hee rin kau jangan bercanda masa kau pura-pura tidak kenal padaku? Apa karena ada namja tampan disampingmu? Kenapa tak pernah kau ceritakan padaku?” Tanya Min ah pada Hee rin

“Sungguh aku tidak tahu apa yang kau maksud? Kau benar-bemar membuatku bingung?” Jawab Hee rin sambil mengerutkan dahinya

“YA! Hee rin apa kau serius tak mengenalku?” Tanya Min ah dengan kesal “wah kau gaswat! Lupa pada teman sendiri” ckckckck

“Nona aku bisa jelaskan” kata Youngmin tiba-tiba “sebenarnya sesuatu terjadi” Youngmin menjelaskan apa yang semuanya terjadi sampai akhirnya wajah Min ah berubah sedih.

“Benarkah apa yang barusan kau katakan?” tanyanya, Min ah terdiam sejenak dia memandang kearah yeoja yang tidak lain adalah sahabatnya Hee rin, dia sedang asik memandang langit sambil berlompat-lompat dan disadari air mata Min ah mulai mengalir membasahi pipinya “Bagaimana bisa Hee rin tiba-tiba kehilangan ingatannya? Apa yang telah kau lakukan padanya?” tanyanya sambil memukul-mukul pelan bahu Youngmin”bagaimana kalau eommanya Hee rin tahu pasti dia akan sedih”

“Nona tenanglah” Youngmin mencoba untuk menenangkan Min ah yang masih syok. “Kuharap dia akan baik-baik saja dan ingatan nya akan kembali lagi, aku sungguh minta maaf dengan apa yang terjadi” kata Youngmin menenangkan suasana

“tapi bagaimana kalau dia akan tetap seperti itu” jawab Min ah sambil memandang Hee rin yang sekarang sedang tersenyum melihat kesekitarnya. “Dia sungguh berbeda, yang biasanya selalu cool dan cuek sekarang senyum-senyum seperti orang gila Hee rin~ah cepatlah kembali” guman Min ah pelan sambil menahan tangisnya “baiklah kalau begitu aku akan membawanya pulang, gomawo telah menjaganya”

“Ne” jawab youngmin pelan dia merasa bersalah dengan apa yang terjadi.

“Hee rin~ah ayo kita pulang” panggil Min ah sambil menarik tangan Hee rin

“Andwe andwe” Hee rin menolak untuk pulang dengan Min ah dia menggelengkan terus kepalanya “aku ingin pulang dengan Jo Youngmin” sambil menggengam erat lengan namja itu

“Tidak bisa dia harus pulang kerumahnya dan kau harus pulang kerumahmu, aku tahu dimana rumahmu” bujuk Min ah tapi Hee rin tetap menggeleng “ayolah Hee rin jangan seperti ini kau membuatku sedih” bujuk min ah lagi dan mencoba menahan rasa sedihnya

Melihat itu Youngmin tidak tega lalu dia berkata “Ah nona sebaiknya aku ikut saja mengantarnya”

“Ne baiklah kalau itu bias membuatnya pulang” jawab Min ah

***

Setibanya dirumah Hee rin Youngmin melihat dari kejauhan, dia kaget melihat eommanya Hee rin ternyata Youngmin mengenal sosok wajah itu yang kurang lebih 10 tahun yang lalu saat mereka masih kecil.dia melihat eomma Hee rin selalu mengantar Hee rin kesekolah setiap hari. Youngmin hanya bisa diam di depan pintu sementara itu Min ah dan Hee rin masuk duluan. Jadi ternyata yeoja yang ditabraknya hari ini adalah gadis kecil yang pendiam dan senang seorang diri adalah Park Hee rin …

~TBC~

Tunggu selanjutnya ya apa yang akan terjadi  . Comment yaa ….

This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

8 thoughts on “[FREELANCE] Only You are My First and Last Love – Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: