Do you hear me?

Do you hear me?

Author : Hanna a.k.a Jo Richan

Genre : romance

Cast : No Minwoo (Boyfriend), Kim Jiryeoon.

Other cast : find it

Rating : T

Disclaimer : FF nya punya author, castnya milik orang tua mereka masing-masing, hehe ._.v

P.S. : ff ini request an @klisahaya via twitter~ hope you like it ^^ btw, annyeeooonngg~~ author @Hanna_Richan ganti user name jadi @sexyoungmin XDDD itu juga username twitter author, kalo mau boleh kok ngefollow author😄 kalo mau follback mention dulu yaa~

Happy reading~~

Jiryeoon pov

Park seosaengnim masuk kedalam kelas, kemudian menaruh buku-buku nya yang tebal di atas meja guru.

“baiklah, hari ini kalian mendapat teman baru.” Ujar park seosaengnim tiba-tiba

Keaadaan kelas yang semula hening mendadak ribut, murid-murid ribut membicarakan ‘teman baru’ yang di sebutkan park seosaengnim tadi.

“tadi pagi aku melihat seorang namja manis memakai seragam sekolah lain di ruang kepala sekolah! Apa mungkin itu adalah teman baru kita?”beberapa yeoja di depan ku terlihat sangat antusias dengan hal kecil itu.

Mengapa hanya karena akan ada teman baru bisa sampai seribut ini? Aku tak mengerti, padahal aku sama sekali tak peduli.

Kututup telingaku dengan kedua tangan karena merasa terganggu dengan keributan ini.

“HARAP TENANG!”teriak park seosaengnim, keadaan kelas langsung berubah sunyi.

ini lebih baik.’pikirku lalu melepas kedua tanganku dari telinga.

“apa bisa kita panggil teman baru kalian?”Tanya park seosaengnim

“ne, seosaengnim…”jawab murid-murid

“silahkan masuk.”suruh park seosaengnim, masuklah seorang namja manis yang memakai seragam Korean Art High School.

“annyeonghaseyo.”namja manis itu membungkukkan badannya 90o

“kau bisa memperkenalkan dirimu, nak.”ujar park seosaengnim

“emm.. joneun No Minwoo imnida… bangapseumnida..”namja manis bernama minwoo itu kembali membungkukkan badannya

“Minwoo, kau bisa memilih dimanapun tempat duduk yang kosong.”kata park seosaengnim lagi. Perlahan Minwoo berjalan menuju bangku ku, kebetulan bangku di sebelahku memang sedang kosong.

Minwoo akhirnya duduk di sampingku.

“annyeonghaseyo.”sapanya, aku membalasnya dengan sebuah senyuman simpul.

“annyeonghaseyo, Kim Jiryeoon imnida.”ujarku

“Minwoo imnida…bangapseumnida…”kata minwoo, aku membalasnya dengan sebuah anggukkan.

“baiklah, sekarang kita mulai saja pelajarannya.”ujar park seosaengnim

-______________-_____________-________________-

Bel tanda berakhirnya pelajaran ke-3 berbunyi, bel yang juga menyatakan waktunya istirahat.

“minwoo-sshi… apa kau mau aku mengantarmu keliling sekolah??”tawar seorang yeoja pada minwoo. Aku hanya diam kemudian beranjak menuju kantin.

“jiryeoon-ah!”panggil minwoo

“tidak usah… terimakasih.”tolak minwoo pada yeoja itu, Lee Ji Eun.

“ada apa?”tanyaku cuek

“kau mau kemana?”Tanya minwoo sembari menghampiriku

“kantin.”balasku

“apa aku bisa ikut denganmu?”

“tak ada alasan untuk menolak, kajja.”

Akhirnya kami berdua pun menuju kantin dan duduk di bangku yang kosong.

“biar aku yang memesan, kau mau apa?”tawarku

“ah gwenchanayo… biar aku saja yang memesannya..”tolaknya

“biar aku saja, kau kan masih belum terlalu kenal sekolah ini. Sudahlah, mau pesan apa?”

“emmm… jjangmyun…”jawabnya

“baiklah, tunggu disini ya.”ujarku lalu menuju tempat untuk memesan makanan.

“2 jjangmyun.”ujarku, tak perlu menunggu lama, tersajilah 2 jjangmyun. Aku membawa 2 jjangmyun itu ke tempat aku dan minwoo barusan.

Aku langsung menyuguhkannya sepiring jjangmyun

“gamsahamnida…”ujar minwoo

“cheonmaneyo.”jawabku singkat lalu duduk di hadapannya sehingga kini kami saling berhadapan.

Minwoo pov

“selamat makan~”ujarku lalu menyantap jjangmyun yang sudah tersaji di depanku.

kulirik ke arah jiryeoon, ia belum menyentuh jjangmyunnya dan dia… menatapku! Arrghh kenapa sekarang aku malah merasa gugup??

“kau tidak makan?”tanyaku hati-hati

“ah, ne. selamat makan…”jawabnya dengah wajah yang bersemu merah, ada apa?? Mengapa wajahnya bersemu merah?? Apa ada sesuatu di wajahku?

Aku kembali menyantap jjangmyunku, sesekali kulirik jiryeoon yang masih melahap jjangmyunnya hingga akhirnya aku melihat ada saus jjangmyun yang menempel di wajahnya.

“jiryeoon-ah…”panggilku, dia pun menatap ke arahku

“ada saus jjangmyun di wajahmu.”

“jinjja? Dimana?”tanyanya

“di sudut bibirmu.”jawabku, ia mengelap sudut bibirnya, namun noda saus itu tetap tak hilang.

Dengan ragu aku mengelap sudut bibirnya yang terdapat noda saus dengan tanganku hingga bersih, namun tanpa sengaja jari-jari ku menyentuh bibirnya.

“ah, mianhae.”ujarku lalu menarik kembali tanganku

Kami diam sesaat.

“ga-gamsahamnida…”ujarnya kaku.

Aku menyunggingkan sebuah senyuman sambil menjawab “cheonmaneyo…”

Kami kembali memakan jjangmyun kami masing-masing. Keadaan sekarang ini sangatlah canggung.

“aku selesai.”ujarku setelah selesai menghabiskan jjangmyun ku.

“aku juga.”timpalnya

“jiryeoon-sshi…”panggilku lagi

“ne?”

“apa kau bisa mengantarkanku keliling sekolah?”

“hm?bukannya tadi kau sudah diajak ji eun tadi?”

“aku menolaknya…”

“mengapa?bukannya itu adalah kesempatanmu untuk dekat dengan orang lain?”

“aku ingin kau yang mengantarku, jiryeoon-sshi.”

Jiryeoon terlihat tertegun mendengar jawabanku tadi.

Kumohon! Jangan tolak aku!

“baiklah…”jawabnya akhirnya

Terimakasih tuhan!!!

“kajja~”ajakku senang

“mau kemana dulu?”Tanya jiryeoon

“emmm… terserah kau saja.”jawabku sambil tersenyum

“baiklah, kita mulai dari aula yaa…”ujar jiryeoon lalu mengajakku ke aula yang tak jauh dari kantin.

“ini aulanya. Di depan aula ada lapangan tenis, di depan lapangan tenis ada lapangan basket dan lapangan voli, lalu ada lapangan upacara. Di belakang lapangan upacara ada lab fisika dan disebelahnya ada lab biologi, disebelahnya ada lab PTD dan kelas, di sebeleah kelas ada lab matematika, di depan lab matematika ada kantin, dibelakang kantin ada WC. Di atas lab biologi ada lab TIK dan lab bahasa inggris. Di depan lapangan upacara ada kantor, di depan kantor ada ruang osis, di sebelah ruang osis ada kelas, di depan kelas ada lapangan kecil, di belakang lapangan kecil ada ruang PKS, disamping ruang PKS ada ruang BP, disamping ruang BP ada ruang piket. Di depan lapangan kecil ada panggung kecil, di belakang panggung kecil ada kelas, disamping kelas ada WC, di depan WC ada masjid (?) di depan masjid ada perpustakaan, didepan perpustakaan ada ruang untuk organisasi, di belakang perpustakaan ada kelas.” Jelasnya panjang lebar sambil memutari sekolah

“emm… gamsahamnida…”ujarku sambl menganggukan kepalaku tanda mengerti dengan penjelasan panjangnya itu

Teng…teng… bel sekolah tanda masuk berbunyi, kamipun bergegas untuk kembali ke kelas.

-___________-_____________-___________-__________-

(sepulang sekolah)

“minwoo-sshi… dimana rumahmu?”Tanya ji eun sambil menghampiriku yang sedang membereskan buku-buku milikku

“di XXXXX *alamat dirahasia kan (?)*” jawabku

“jinjja? Berarti berdekatan dengan rumah jiryeoon?”Tanya ji eun

“hm? Molla, aku baru pindah jadi tak tau siapa tetanggaku.”jawabku lagi

“minwoo-sshi…”panggil ji eun

“ne?”jawabku cuek tanpa menoleh ke arahnya

“mengapa jawabanmu begitu dingin padaku? Mengapa kau cuek padaku? Mengapa kau selalu bersama jiryeoon? Apa kau suka padanya?”Tanya ji eun bertubi-tubi

Aku menoleh ke arah ji eun sambil membelalakkan mataku

“e-eh??a-a-aku..”suaraku mendadak gagap, aku seakan tak tau apa jawaban pertanyaannya itu.

“minwoo-sshi!!”panggil jiryeoon yang baru datang sehabis dari perpustakaan

“ji-jiryeoon-sshi!” aku berlalu menghampirinya untuk menghindari ji eun

“ada apa? Kenapa kau bersama ji eun?”Tanya jiryeoon

“a-aniyo…”

“dia menembakku! Aku menerimanya! Kami adalah sepasang kekasih sekarang! Kau! Jiryeoon! Menjauhlah dari minwoo!”teriak ji eun yang membuatku kaget, sangat kaget.

Jiryeoon pov

a-apa katanya? Ji eun dan minwoo adalah sepasang kekasih?

Aku tertegun, lalu menatap minwoo. Minwoo juga ternyata menatapku dengan tatapan bingung.

“apa itu benar? Minwoo-sshi?”tanyaku datar

“a-aniyo! Dia berbohong!”jawabnya

“Minwoo!! Tega sekali kau tidak mengakuiku sebagai kekasihmu!!! Aku jujur! Minwoo la yang berbohong padamu jiryeoon!”teriak  ji eun.

“tidak jiryeoon!! Dia yang berbohong!!” ujar minwoo

Aku menatap minwoo dengan parasaan kesal. Tunggu dulu, mengapa aku merasa kesal?? Aku kan tak punya perasaan apa-apa terhadapnya! Untuk apa aku kesal??

“percayalah aku jiryeoon!!”ujar minwoo lagi, kutatap ji eun yang terlihat cemas

“jiryeoon! Aku tidak berbohong!! Aku bukan kekasihnya!! Aku hanya mencintaimu!!”ujarnya mantap, aku menatap minwoo, dari matanya aku bisa melihat bahwa ia berkata jujur.

“a-a-apa?”tanyaku merasa tak yakin apa yang di katakannya barusan, minwoo… mencintaiku?

“do you hear me?? I just love you! Kim ji ryeoon!”ulangnya menggunakan bahasa inggris

“i..i… I love you too No minwoo~”jawabku, iapun memelukku tanpa memperdulikan ji eun.

“baiklah, aku mengaku! Aku berbohong! Aku hanya ingin mendapatkanmu minwoo! Kau tau? Aku adalah playgirl di sekolah ini, tidak ada orang yang tidak bisa menjadi milikku. Tapi ternyata, hanya kau minwoo, hanya kau yang tak bisa menjadi milikku.”ujar ji eun sembari meninggalkan kelas.

Kami tetap saja berpelukan tanpa memperdulikan ji eun.

“ma-maaf… tapi kelasnya ingin dikunci… apa kalian bisa melakukannya di tempa lain?” seorang satpam mengagetkan kami, spontan kami melepaskan pelukan kami dan keluar dari kelas. Aku menatap wajahnya, ia juga menatap wajahku. minwoo merangkulku.

“kajja, kita pulang.”ajaknya

END

Gimana ceritanya? Ga nge gantung kan? XP udah deh~ WAJIB RCL yaa~~ annyeong~

This entry was posted by @alchanbyeol.

2 thoughts on “Do you hear me?

  1. Wkwkwkwk.. Hannaaa, akhrnya nongol juga.. Dongsaengku *yg ska rebutan Akang Youngmin sm w & nafsu bngt u/ nabok w dhr ultah w!* promosi Twit’a..!
    Sukses sll y Girl! Ppppyooooong!^,~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: