Pink Romance | The End Story – part 1

Title                : Pink Romance

Author            : Dinda Prayudhi (Oh Hyun Ra)

Genre              : Friendship and Sad Romance

Type               : Chaptered

Ranting           : PG

Cast                 :

  • Jo Kwang Min     (Boyfriend)
  • Oh Ha Young       (A-Pink)

Other cast      :

  • Young Min, Min Woo, Dong Hyun, Jeong Min, Hyun Seong (Boyfriend )
  • Tae Eun / T-ae   (Rania)
  • Nam Joo               (A-Pink)

Author note   : lagi – lagi thanks uda mau baca. Author cuma mau bilang “jadilah Reader yang baik” dan jangan lupa comment ^^

 

HAYOUNG POV

“hey Hayoung!”

“Mwo? TaeEun eonni?” aku sangat terkejut. Untuk apa dia memanggilku

“Hayoung ada waktu? Aku ingin bicara sesuatu denganmu” lanjutnya

“ne. wae?” tanyaku heran

“aku hanya ingin kau tau kalau sebenarnya Kwangmin itu menjadi namjachingumu karena taruhan. Kalau dibilang taruhan ga juga sih. Sepertinya lebih pantas disebut permainan yang sangat kekanak – kanakan”

“YA! Tutup mulutmu eonni! Ada apa denganmu? Kau tak suka aku dengan Kwangmin? Apa kau menyesal telah membuatnya kecewa! Huh!” bentakku padanya aku berusaha untuk tidak negative thinking

“tenanglah! Aku jujur sejujur jujurnya! Kau ini! Aku belum selesai bicara. Yasudah aku pergi saja” katanya tegas

oh tuhan apa lagi ini. Jadi selama ini dia membohongiku. Selama itukah. Tanpa sadar air mataku mulai membasahi pipiku. Sampai akhirnya Minwoo datang dan duduk disampingku, tapi dengan cepat aku langsung berdiri

“kau mau menghindar dariku? Jangan lakukan itu” Tanyanya yang berdiri didepanku sambil memegang bahuku

“mwo? Kau menangis. Wae noona?”

“sudahlah jangan ganggu aku! Jangan berusaha menyembunyikan sesuatu dariku! Aku kecewa padamu! Wae oppa? Wae kau tak pernah bilang kalau selama ini namjachinguku……. Ahhhh aku tak sanggup bicara lagi” kataku sambil memalinggkan pandanganku dari wajahnya yang manis

“jelaskan pelan – pelan noona, aku akan menjadi pendengar yang baik” balasnya sambil tersenyum kemudian menghapus air mataku

“jadi selama ini dia mempermainkanku? Apakah dia mau menjadi namjachinguku hanya untuk melupakan TaeEun eonni? Atau aku yang terlalu negative thinking?”
“mianhaeyo. Aku tak bisa menjawab semua itu. Mian, itu urusan kalian. Walaupun aku tau tapi aku tak bisa memberitahumu. Percayalah masalah ini akan segera selesai. Ne” jawabnya sambil tersenyum manis. Aku heran kenapa aku tak pernah bisa marah padanya. Aku selalu merasa tenang berada di dekatnya

 

AUTHOR POV

“dia sudah tau masalah permainan  kekanak – kanakan itu. Sepertinya TaeEun yang memberitahunya”

“Mwo? Minwoo-ah. Yang benar saja! Gawat” seru Youngmin

“Untuk apa kau khawatir hyung! Kwangmin saja tidak masalah. Hey Kwangmin-ah kami tau kami juga bersalah atas masalah ini tapi kau tak tau betapa sedihnya dia. Aku melihatnya menangis di bangku taman” sindir Minwoo

“Kwangmin-ah! Ayolah apa kau masih membencinya? Aku kira selama ini kau nekat melanjutkan hubunganmu karna kau benar – benar mencintainya. Bukannya aku ingin ikut campur masalahmu tapi jika kau mencintainya JUJURlah padanya. Jelaskan padanya perasaanmu yang sesungghnya” lanjut Youngmin seolah – olah mengerti perasaan saudara kembarnya

“kalian tak perlu ikut campur masalahku. Aku bisa menyelesaikannya sendiri” jawab Kwangmin dengan santai sambil melihat ke luar jendela

“Ya! Apa kau bilang! Hey kau tak tau seberapa sedihnya dia! Dia sangat mencintaimu! Aku mana tega melihatnya seperti itu” bantah Minwoo cepat

“Diamlah. Kau mau jadi oppa atau namjachingunya” sindir Kwangmin

“Ya! Kau ini!”

“Sudahlah Minwoo! ayo kita keluar! Kwangmin, kau keterlaluan. Minwoo mencoba untuk menenangkan Hayoung tapi kau malah bicara seperti itu. Namja macam apa kau ini!” kata Kwangmin lalu mengajak Minwoo untuk keluar

 

KWANGMIN POV

Sesedih itukah dia? Apa aku sudah terlalu menyakitinya?.

*GGREEG aku mendengar suara pintu terbuka lalu aku cepat – cepat berbaring dan pura – pura tidur

“annyeong Kwangmin” sapa seorang yeoja dari suaranya sepertinya Hayoung, aku mendengar suaranya yang sedang mengganti bunga yang sudah layu di ruanganku

“sudah lama aku tak kemari, aku merindukanmu. Tapi untunglah TaeEun eonni rajin kemari untuk menemanimu” katanya kemudian duduk di kursi dekat ranjanggu

“oppa, Mianhaeyo. Apa kau masih marah padaku?” ucapnya To the Point

“Aku mohon jangan lakukan itu. Aku memang bersalah. Aku hampir saja menghancurkan Impianmu untuk debut. Mianhae” kata – kata maaf terus dikatakannya setiap bertemu denganku

‘OPPA, hubungan kita belum selesai tapi aku tak bisa memaksa kalau kau ingin menyudahinya. Walau sebenarnya aku tak mau itu karena aku masih sangat mencintaimu. SARANGHAE, tapi aku tak bisa memaksakan keputusanmu Oppa. Aku tau pasti keputusanmu ini adalah yang terbaik. Dan jika kau tak mau lagi bertemu denganku, Baiklah. Aku sudah menyerah dan tak akan mengganggumu lagi” ucapnya lembut lalu memegang tanganku ia tak bicara lagi namun ia terus menggenggam tanganku kuat. Sampai akhirnya aku merasakan air mata membasahi tanganku dan mendengarnya terisak

“Oppa, aku masih tak pecaya kalau kau memilihku hanya karna sebuah permainan  kecil. Aku tak menyangka telah dibohongi selama ini, acting mu sungguh baik sampai aku tak pernah menyadarinya. Oppa! Wanita mana yang tak akan menangis jika menjadi aku? Apa kau tak pernah mengerti perasaan wanita?.. ah kenapa aku membicarakan ini. Mian bila kata – kataku berlebihan” lanjutnya sambil terisak

“mungkin aku sudah gila sekarang. Aku tau kau tak bisa mendengarku tapi aku terus bicara padamu. Aku rasa aku memang sudah Gila. Tapi oppa, aku mau bilang gumawo karena kau telah memberikan hari – hari indah dalam hidupku selama ini. Aku pun tak pernah menyangka hubungan kita akan berakhir seperti ini.. GuMawo” suasana semakin hening dan membuatku ingin bergerak aku tak sanggup terus berpura – pura tidur seperti ini badanku pegal.. apa yang harus aku lakukan..

*Chu aku merasakan sesuatu yang lembut dan hangat menyentuh bibirku. Hayoung kau menciumku. Ciuman manisnya membuatku merasa telah namja yang sangat Bodoh! aku telah menyia – nyiakan yeoja sepertinya.. padahal selama ini karenanya aku semangat untuk latihan. Ia telah banyak membantuku

*GRREG suara pintu dan berarti ia telah pergi sekarang.

“HuAHH.. pegal sekali! Huh!” aku kaget melihat saputangan Pikachu di samping ranjangku

“HAYOUNG! Pasti dia”

“Ya! Tunggu apa lagi bodoh! Cepat kejar dia. Dia menangis setelah bertemu kau! Aku yakin cara pura – puramu ini membuatmu luluh dengan kata – katanya!” bentak Youngmin hyung padaku

“Ne Hyung!” jawabku mantap lalu berlari mengejarnya sampai aku melihat nya ………

*DEG sepertinya ini bukan waktu yang tepat. Minwoo lebih pantas ada di sampingnya

 

HAYOUNG POV

Kau bodoh Hayoung! Untuk apa kau bicara seperti itu tadi. Dia takkan mendengarmu. OOOWHH

“Hayoung-ah” panggil Minwoo oppa. Dia memegang bahuku kemudian memelukku erat

“Aku mendukung hubunganmu dengannya, tapi jika ini yang terbaik untukmu dan dia itu harus kau jalani. Aku akan membantumu, tenang saja. Jangan menangis lagi! Aku tak mau melihatmu terus seperti ini” ucapnya

“Oppa kenapa kau sangat baik padaku?”

“karena aku telah bersalah. Karna aku permainan itu ada. Itu salahku, aku yang menyuruhnya melakukan itu. Aku harap kau tak marah padaku. Mianhae, aku menyayangimu. Aku sudah menganggapmu sebagai adiku sendiri. Maafkan oppa”

“mana mungkin aku bisa marah padamu. Kau sudah sangat baik padaku. Gumwo oppa. Aku memang harus memulai lagi dari awal, aku sangat memerlukan bantuanmu” balasku lembut

“aku akan membantumu” ucapnya sambil memelukku erat. Namja ini telah menghentikan aliran air mataku hahaha. Gumawo oppa

 

*****

Taman yang indah, aku suka tempat sepi seperti ini.

*srek srek aku mendengar langkah kaki. Aku langsung menoleh ke arah suara itu dan melihat Seorang namja tampan memakai jas putih bersandar pada sebatang pohon indah yang daunya sedang tumbuh di musim semi ini! sangat Keren. Aku hanya bisa ternganga melihat ketampanannya

“hey yeoja yang disana! Ini Kwangmin! Kau tak merindukanku” serunya dan membuatku sangat bingung. Apa ini nyata???

“cepatlah noona!” serunya lagi. Ini nyata! Aku langsung berlari dan memeluknya

“Oppa oppa oppa aku merindukanmu sangat merindukanmu!!!! Apa kau sudah sembuh”

“tentu saja kata – kata dan ciumanmu kemarin yang menyembuhkanku”

“jadi kau pura – pura tidur?? Ya! Kau ini! Kau telah menguras air mataku!”

“hahaha mianhae”

“Oppa kenapa kau berubah seperti ini?”

“berubah apanya noona manis?”

“wae kau sangat baik padaku hari ini?”

“karena aku mencintaimu”

*kiss aku tak menyangka ia akan membalas ciumanku dengan cara semanis ini. Aku tak menyangka semuanya akan berubah 180 derajat. Baru saja kemarin aku akan memutuskan untuk melupaknya dan menyerah, tapi sekarang dia telah memberikan harapan besar padaku. Aku baru sadar sekarang, pantas saja aku tak melihat semua kebohongannya, itu karena aku yakin dia memang mencintaiku dan aku sangat yakin dengan itu. Aku harap semuanya akan berjalan dengan indah mulai sekarang

“gumwo oppa”

“Mianhae telah membuat menangis. Kemarin kau membuatku benar – benar luluh. aku telah membunuh perasaanmu”

“aku selalu memaafkanmu oppa!”

“Gumawo noona, kau sangat baik. Aku akan debut besok dan aku harap kau akan mendukungku”

“tentu saja. Lagu Boyfriend yang dinyanyikan oleh Boyfriend hahaha. Aku berjanji oppa, aku akan berdiri paling depan untuk mendukungmu”

“lalu bagaimana dengan debutmu?”

“aku telah mengundurkan diri dari kontrak itu”

“setauku debutmu akan diadakan awal musim semi. apa itu karna kau tak ingin lebih dulu debut dariku? Apa kau sangat merasa bersalah? Betikukah keputusanmu? Apa karna aku?”

“ne! aku telah bersalah dan harus merelakan debut itu. Keputusanku sudah bulat. Aku yakin kau akan sangat kecewa jika aku lebih dulu debut daripada kau. Padahal yang membuatku lolos audisi adalah kau”

“aku tak seperti itu noona”

hari ini begitu indah.. kami tertawa bersama sambil mengingat kebodohan – kebodohan yang kami lakukan selama ini. Dia adalah pria terKeren yang aku kenal.

Hahaha. Mungkin aku adalah bestfriend paling beruntung karena bisa begitu dekat dengan Boyfriend. Bahkan aku sudah memiliki tanda tangan mereka. Dan kebiasaan mreka pun tentu aku tau bahkan kami sering foto bersama. Boyfriend itu sangat Keren!

 

TBC

Ok. Itu dia The End story-nya. tp ini belum selesai lho ^^ masi ada lagi satu.. author berusaha bgt buat ending yang ga terduga hehehe semoga aja bisa keren.. makasi buat readers yang rajin ngikutin semua FF author.. inget ya kalo mau tau yang mana aja FF author liat aja tulisan “by: Dn_P (dinda prayudhi)” di Cover-nya dan jgn lupa Comment, Like and Follow me @dindaprayudhi ^^ Gumawo

This entry was posted by dindaprayudhi.

14 thoughts on “Pink Romance | The End Story – part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: