[FREELANCE] Only You are My First and Last Love – Part 2


 Title                : Only You are My First and Last Love  – Part 2

Author            : Frederica

Genre              : Romance, Friendship

Type                : Chapter

Rating             : G

Main Cast      :

~ Park Hee Rin

~ No Min Woo

~ Jo Youngmin

 

Other Cast     :

~ Choi Min Ah

~ Jo Kwangmin

~ Kim Yoo Jin

Nyo ini lanjutannya maaf ya lama abis baru sempetnya sekarang, selamat tahun baru ya semua ^^ oia terima kasih sudah membaca Part 1 nya J semoga ga bosan ya bacanya J maaf kalau ada kata yang salah harap dimaklumi ya.

Jangan lupa comment ya cingu untuk membangkitkan semangat dan agar lebih baik lagi. Hehehe

Selamat membaca J

Pyyong…

“Hei nak sini, silahkan masuk” seru Hee rin eomma kepada Youngmin yang dari tadi yang hanya berdiri diam di pintu, dia tak mendengar perkataan Hee rin eomma dan tetap diam sambil memandang Hee rin yang sedang melihat sekeliling ruangan.

“YA! kau jangan diam saja disitu cepat masuk” teriak Min ah menyadarkannya

“Ah ne, mian” jawab Youngmin reflex, menyadari dirinya ternyata sedang memikirkan kembali kemasa lalu.

# 10 tahun yang lalu #

“Dasar anak bodoh!!” teriak salah seorang teman Hee rin dari ketiga teman yang membencinya pada saat dia masih TK

“aku tidak bodoh” jawab hee rin “menurutku kalian yang bodoh”

“YA! Kau cari masalah ya” seru temannya yang satu lagi

“Aku juga tidak cari masalah tapi cari ilmu tau” jawab Hee rin santai

“Hahaha, kau pikir lucu” jawab yang satunya lalu mereka saling lirik melirik *ngapain ya*

“Aku memang tidak sedang melucu” jawabnya polos

Dengan cepat ketiga teman Hee rin menarik menarik tangannya dan membawanya ke taman belakang sekolah pada saat itu Youngmin melihat mereka membawa Hee rin lalu dia mengikuti mereka, Youngmin ingin tahu apa yang mereka lakukan pada Hee rin. Ternyata mereka menuju keran air yang ada didekat situ lalu mengambil ember dan mengisinya. Ketiga teman Hee rin mengangkat ember hendak mengguyur Hee rin dengan air tapi dengan cepat Youngmin menghalangi Hee rin dan akhirnya seluruh tubuhnya basah kuyup. Ketiga teman Hee rin terkejut ketika melihat siapa yang mereka siram. Hee rin yang menyadari itu hanya diam melongo menatap namja kecil yang bersedia menolongnya.

“Mianhae Jo Youngmin” kata mereka bertiga kompak

“Hei kau Kim Yoo Jin minta maaf pada Hee rin” seru Youngmin tiba-tiba

“Ah, maaf Youngmin kami tidak sengaja” jawab salah satu dari mereka yang ternyata bernama Kim Yoo jin, dari awal memang Yoo jin sudah tidak suka pada Hee rin karena dia iri terhadapnya.

“Sudahlah kalian bertiga cepat minta maaf pada Hee rin” seru Youngmin lagi

“Ah tapi…mmm baiklah” jawab Yoo jin yang sebenarnya tidak setuju

“Hee rin, maafkan kami” seru mereka bertiga sambil menundukan kepala

“Dari dulu aku sudah memaafkan kalian” jawab Hee rin lembut

Yoo jin hanya menatap tajam kearah Hee rin sambil berlalu pergi bersama kedua temannya.

“Plakk” Hee rin dengan tiba-tiba memukul kepala Youngmin

“Aw, ya! Kenapa kau memukulku” keluh Youngmin

“Seharusnya kau tidak usah menolongku, lihat kau menjadi basah kan” ucap Hee rin

“Seharusnya kau berterima kasih aku sudah menolongmu” balas Youngmin

“Kalau begitu aku pulang dulu” kata Hee rin sambil berlalu pergi begitu saja tanpa mempedulikan Youngmin

“YA! Hei kau tidak membantuku” protes Youngmin tapi yeoja kecil itu tetap tidak mendengarnya. “dasar kau tidak tau balas budi” teriak Youngmin lagi

“Aku tidak mau dengar” jawab Hee rin dari kejauhan

Semenjak saat itu Youngmin selalu memperhatikan Hee rin yang senang seorang diri bermain sambil tersenyum, senyumnya yang manis dan wajahnya yang ceria, Youngmin sangat menyukainya. Sampai akhirnya kepergian Youngmin membuatnya tidak bisa melihat wajah yeoja kecil itu lagi dia pergi tanpa sempat mengatakan apa-apa pada Hee rin hanya meninggalkan sebuah kotak kecil ber isikan sebuah surat dan kalung berbentuk hati yang dititipkan pada Hee rin eomma.

~End~

“Sebenarnya apa yang terjadi” tanya Hee rin eomma

“Begini ajumha” jawab Min ah dan menceritakan semua yang terjadi

“Mwo?? Jinja? Hee rin hilang ingantan” tanya Hee rin eomma terkejut

“Ne, tapi secepatnnya dia akan sembuh lagi” jawab Youngmin “ajumha aku sungguh minta maaf atas kejadian ini aku akan bertanggung jawab” sesal Youngmin *pasrah amat*

“Tidak apa asal kau mau membantunnya mengembalikan ingatannya itu sudah cukup” kata Hee rin eomma

“Gamsamnida, kalau begitu aku permisi pulang dulu” pamit Youngmin “ah ne sebelumnya aku memperkenalkan diri dulu, Jo Youngmin imnida”

“Choi Min ah imnida” begitu juga Min ah memperkenalkan diri

“Bye” Youngmin melambaikan tangan

“Jo Youngmin kau ingin kemana?” tanya Hee rin “kau tidak membawaku  pulang bersamamu”

Youngmin menghampiri Hee rin dan berkata “tidak bisa rumah mu disini, ini eomma dan sahabat yang menyayangi mu kau tidak boleh membuat mereka kecewa, oke” sambil mengelus pelan rambut Hee rin dan Hee rin mengangguk

“tapi kau janji akan kesini lagi kan” tanya nya

“tentu” jawab Youngmin tersenyum yang membuat Hee rin juga tersenyum

****

Pagi-pagi sekali sebelum berangkat sekolah Min ah tak lupa untuk menjemput Hee rin mengingatkan nya bahwa dia juga bersekolah.

“Hee rin ah cepat siap-siap kita akan berangkat sekolah” seru Min ah membangunkan Hee rin

“Aku juga besekolah?” tanyanya polos sambil malas-malasan ditempat tidur

“Tentu saja, kau lupa kita kan satu sekolah begitu juga dengan Minwoo” jawab Min ah

“Minwoo, siapa Minwoo? Bagaimana dengan Jo Youngmin? Apa kita juga satu sekolah dengannya?” tanya Hee rin lagi

“YA! Kenapa yang dikepalamu hanya ada Jo Youngmin! Kita tidak satu sekolah dengan nya, araso!” teriak Min ah kesal “cepat mandi sana” ucapnya

“ne araso” jawab Hee rin lemas sambil menuju kamar mandi

***

Hee rin dan Min ah berjalan dikoridor dan berbelok kelas 2A dimana kelas tersebut adalah kelas unggulan.

“Hee rin kau duduk disini besebelahan denganku” ucap Min ah sambil menyuruh temannya itu duduk “dan dibelakangmu ada Minwoo” katanya sambil menunjuk kebelakang.

“Ooo” Hee Rin hanya mengangguk-ngangguk kemudian duduk ditempat yang ditunjunkan Min ah padanya.

“ada apa ?” Tanya Min ah yang heran melihat Hee rin celingak-celinguk.

“Youngmin duduk dimana?” tanyanya lagi sambil mengeluarkan buku dan alat tulisnya lalu melipat rapi tangannya sambil celingak-celinguk. lagi.!?

“sudah kubilang kan dia…” tiba-tiba ucapan Min ah terputus

“Pagi Hee rin” sapa Minwoo yang baru datang dengan senyumnya yang manis sambil mencubit pipi Hee rin. Hee rin hanya menatapnya bingung

“Hei biasanya kau langsung marah-marah jika aku mencubit pipimu? Kenapa kali ini tidak? Apa kau sedang sakit?” tanya Minwoo sambil memeriksa jidat Hee rin. Minwoo terkejut melihat ada perban dikepala Hee rin “Hee rin~ah apa kau terluka?” tanyanya khawatir

“ne” jawab Hee rin mengangguk-anggukan kepalanya

“Gwaenchana?” tanya Minwoo sambil memegang sebelah pipi Hee rin

“Ne, nan gwaenchana” jawab Hee rin “mmm tapi kau siapa ya?” tanya Hee rin yang membuat Minwoo memundurkan wajahnya tidak percaya

“Mwo?? Kau tak mengenalku? Orang yang terkenal satu sekolahan? Ckckck” ucap Minwoo mengeleng-geleng “wah… kau bercanda ya?” ucapnya lagi sambil mengacak-acak pelan rambut Hee rin tapi Hee rin hanya melongo menatap Minwoo

“Hee rin dia itu Minwoo” kata Min ah menjelaskan sambil menatap ke arah Minwoo yang mulai tidak mengerti dengan apa yang terjadi

“Ooo…dia yang bernama Minwoo” ucap Hee rin sambil mengangguk-anggguk “joneun Park Hee rin imnida” lanjutnya sambil menggulurkan tangan dan tersenyum manis, itu semakin membuat Minwoo mengerutkan dahihya.

“sudah perkenalkan saja dirimu nanti kujelaskan” bisik Min ah cepat pada Minwoo

“tapi..tapi apa maksud semua ini” tanya Minwoo bingung sementara Min ah hanya mengedip-ngedipkan mata memberikan isyarat agar Minwoo menuruti perintahnhya. Mnwoo melihat Hee rin menunggunya untuk mengulurkan tangan memperkenalkan diri “ joneun No Minwoo imnida”  ucap Minwoo akhirnya sambil menggarukk-garuk rambutnya dan melirik ke Min ah

“sebentar ya Hee rin kau diam disini dan jangan kemana-mana” kata Min ah lalu menarik Minwoo keluar kelas, Hee rin mengangguk

“Ne aku tidak akan kemana-mana, aku akan menunggu Yougmin disini” jawab Hee rin

“Iya terserah kau saja” teriak Min ah dari pintu kelas

Min ah mengajak Minwoo ke taman belakang sekolah.

“mianhae sebenarnya aku juga tidak ingin mengatakannya padamu aku takut kau khawatir tapi bagaimana lagi mana bisa aku menyembunyikannya darimu” ucap Min ah. Min ah  menceritakan pada Minwoo  semua yang terjadi pada Hee rin.

“siapa dan dimana namja itu aku ingin menghajarnya ?? pantas saja Hee rin tidak mengenaliku, biasanya dia langsung pasang tampang kesal jika  bertemu denganku” ucap Minwoo dengan wajah kesal

“jangankan kau dan aku, dengan eommanya sendiri saja dia tidak kenal” kata Min ah “saat aku tahu Hee rin hilang ingatan sebenarnya aku juga ingin sekali menghajar namja yang bernama Jo Young…” kata Min ah terputus “oow salah ngomong seharusnya tidak kukatakan dasar Min ah paboo” katanya dalam hati sambil memuku-mukul kepalanya sendiri

“Jo Young… siapa kau bilang?? Kudengar tadi Hee rin menyebut-nyebut nama…” tanya Minwoo masih berpikir “Ah, Jo Youngmin? Benarkah namja itu yang melukai Hee rin?” tanya Minwoo

“Ah, ani” jawab Min ah

“tidak, aku yakin tadi aku mendengar Hee rin menyebut nama Jo Youngmin. Pulang sekolah aku kan mencarinya” ucap Minwoo dan berlalu pergi meninggalkan Min ah

“YA! Minwoo~a tunggu jangan cari dia” teriak Min ah tapi Minwoo tak menghiraukannya “wah bagaimana ini?? Oteokhe? semua ini gara-gara kau Jo Youngmin” kata Min ah kesal

Tiba-tiba bel masuk berbunyi “wah aku harus segera masuk ke kelas” ucap Min ah sambil meninggalkan taman belakang sekolah

***

Min ah melihat atmosfer dikelas sedang tidak bagus. Dia segera duduk dilihatnya Hee rin sedang memandang lurus kedepan tatapannya kosong dan Min ah melirik kearah Minwoo, namja itu memutar-mutar penanya dengan wajah yang tidak biasanya.

“Selamat pagi semua” ucap Seungho sangsangnim “hari ini kita kedatangan seorang murid baru, silahkan masuk” ucapnya sambil menyuruh murid yang sedang berdiri diluar masuk. Baru selangkah dia masuk tiba-tiba…

“Jo Youngmin” teriak Hee rin sambil tersenyum dari bangkunya dan melambai-lambaikan tangannya pada namja itu. Semua mata sekarang tertuju pada Hee rin begitu juga Min ah yang hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Hee rin, Min ah melirik lagi kearah  Minwoo yang sedang menggepalkan tinjunya. “wah gawat” guman Min ah

Youngmin menghentikan langkahnya dan menoleh ke suara yang tidak asing baginya itu, Youngmin melihat Hee rin tersenyum dan melambaikan tangan padanya dia pun membalas senyumannya. Melihat itu sontak semua yeoja yang berada dikelas berteriak histeris, bayangkan saja senyum seorang Jo Youngmin membuat hati para gadis meleleh.

“ternyata kalian saling kenal?” tanya Seungho sangsangnim

“yah begitulah” jawab Youngmin “Oh iya, joneun Jo Youngmin imnida, mohon bantuannya”

~TBC~

Tunggu part selanjutnya ya J. Maaf kelamaan part 2 nya tapi yang selanjutnya uda ada ko. Jangan lupa comment ya

Comentnya boleh ke Fb Frederica hutauruk aku juga atau Twitter @fredericaolivia

Gomawo^^

This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

4 thoughts on “[FREELANCE] Only You are My First and Last Love – Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: