100 days in my life….( chapter 2 )

100 days in my life

Author        : retno erdiyanti a.k.a kang hyunmi| @retwitr

Main Casts     :

  • Jo kwangmin BF
  • Kang hyunmi OC

Support Casts:

  • Oh hayoung A-pink
  • Jung Eunji    A-pink

Genre         : Teenagers, romance

Rating        : General

Author note:  Annyeong… aku comeback membawakan chap-2!!! New casts mulai berdatangan disini dan mungkin cast-nya akan bertambah sesuai alur~Enjoy with the story and please leave your comments after reading my fanfiction story.( NO BASHING! NO PLAGIAT! )

Continue reading →

-Review-

“ aku hanya tidak ingin melihat tangisnya pecah begitu saja saat melihatku. Aku tidak ingin melihatnya menangisi kondisiku. Sakit yang kurasakan akan bertambah sakit bila aku melihatnya menangisiku.” Ucap gadis itu lirih sambil menahan airmata yang siap turun dari pelupuk matanya.

“ tapi percayalah. Dia tidak akan membuatmu semakin sakit. Dengan kehadirannya aku yakin akan menambah semangat belajarmu.” Ucap lagi yeoja itu meyakinkan gadis didepannya.

“ hemm…akan ku pikirkan lagi semuanya. Aku permisi. Selamat malam..” ucap yeoja itu lalu bangkit dan membukukkan badannya 300 dan pergi menuju ambang pintu.-End Review-

-next story-

@hyunmi POV

“ tapi percayalah. Dia tidak akan membuatmu semakin sakit. Dengan kehadirannya aku yakin akan menambah semangat belajarmu.” Ucap lagi yeoja itu meyakinkanku.

“ hemm…akan ku pikirkan lagi semuanya. Aku permisi. Selamat malam..” ucapku lalu bangkit dan membukukkan badan dan pergi dari ruangan itu.

Aku terus berjalan dan berjalan menyusuri koridor gedung sekolah. Langkahku terhenti saat melihat seorang namja dan yeoja di taman belakang sekolah ini. Perlahan aku mendekat ke arah mereka untuk memastikan siapakah namja dan yeoja itu.

“ hayoung-ah, berhentilah mengintrogasiku!” ucap namja itu. suara itu…. aku sangat mengenali suara itu! langkahku berhenti ketika berada di dekat sebuah pohon besar dibalik kursi taman tak jauh dari kursi yang mereka tempati. Ku bungkukkan sedikit badanku sehingga posisiku sekarang agak condong kedepan dari balik pohon ini.

“ kwangmin-ah….tolong jangan membuatku terluka. Saat kau bersamanya…kau tau? Sungguh sakit rasanya.” Ucap yeoja itu lirih. Apa yang dia bilang?! Kwangmin?! Jo kwangmin?! OMO?! Sebenarnya ada hubungan apa mereka?!

“ sakit?! Apa kau tidak salah?! Hah?! Untuk apa kau berkata seperti itu? bukannya kita sudah tidak ada hubungan apa-apa ne?! kenapa kau masih berlagak seperti yeojachinguku?!” ucap kwangmin kesal.

“ meskipun kita sudah bukan pasangan, sejujurnya aku masih sangat mencintaimu kwangmin-ah…” ucap yeoja bernama hayoung itu lirih.

“ Mwo?! Cinta?! Cihh….aku tidak butuh cinta dari yeoja sepertimu! Lebih baik kau urus saja namjachingumu itu! dan berhentilah——.”

“ KYAAAAAAAA!!!” teriakku saat menyadari sesuatu jatuh tepat diatas kepalaku. Aku pun langsung berdiri keluar dari tempat persembunyianku.

@kwangmin POV

“ meskipun kita sudah bukan pasangan, sejujurnya aku masih sangat mencintaimu kwangmin-ah…” ucap hayoung lirih.

“ Mwo?! Cinta?! Cihh….aku tidak butuh cinta dari yeoja sepertimu! Lebih baik kau urus saja namjachingumu itu! dan berhentilah——.” Ucapku terpotong karena mendengar sebuah teriakan.

“ KYAAAAAAAA!!!” seketika pandanganku beralih kearah pohon dimana suara teriakan itu berasal. Sesosok yeoja berpiyama biru sedang kalangkabut di dekat pohon itu. Menyapu kepalanya dengan kedua tangannya sambil sesekali meloncat kecil.

“ YA!! Nuguseoyo?” teriakku. Lalu akupun berjalan menghampirinya. Semakin dekat dan akupun mulai mengenali sosok yeoja tersebut. “ Hyunmi-ah!! Sedang apa kau disini?!” bentakku.

“ aaaaa…bantu aku kwangmin-ah…ppaliwa” ucapnya ketakutan sambil menunjukkan kepalanya.

“ Aish…” gumamku. “ Jangan bergerak! Mwo?! Cuma daun kering saja kau sudah ketakutan.” Ucapku setelah mengambil daun itu dari rambutnya.

“ hahhhh…untung saja cuma daun ku kira apa..hehehe” ucapnya polos.

********

Hyunmi merasa lega setelah mengetahui bahwa hanya daun kering yang jatuh di kepalanya. Dengan polosnya dia berkata.

“ hahhhh…untung saja cuma daun ku kira apa..hehehe” Merasa dirinya sudah tertangkap basah, ia pun bergegas untuk pergi dari sana. “ emm..mianhae aku mengganggu kalian. Aku pergi! annye—” tapi belum sempat iya melangkah pergi kwangmin menahannya.

“ YA! Tidak semudah itu kau kabur dari sini! Cepat katakan sedang apa kau disini?!” Tanya kwangmin.

“ ne? e..e…YA! seharusnya aku yang tanya kenapa kalian disini malam-malam begini?” ucap hyunmi tak mau kalah.

“ aku sedang ada urusan dengan kwangmin! Lalu kau? Untuk apa bersembunyi dibalik pohon seperti itu?” Tanya hayoung ketus.

“ e..e..ya! aku juga sedang ada urusan tadi dengan Mrs. Park lalu aku lihat kalian berdua disini dan aku tidak bermaksud untuk menguping pembicaraan kalian tapi—-” jawab hyunmi panik.

“ Hentikan!” ucap kwangmin menengahi mereka berdua. Lalu kwangmin pun pergi dari sana meninggalkan dua yeoja itu di taman belakang sekolah.

@ hyunmi POV

‘ hayoung?…kwangmin?….pasangan?!’ batinku bertanya-tanya. “ Anhio!!” ucapku sambil menggeleng-gelengkan kepalaku.

“ hyunmi-ah, waeyo? Kau sakit?” Tanya eunji teman sebangkuku sekaligus sahabatku. Aku menggeleng-gelengkan kepalaku sebagai jawaban atas pertanyaannya itu.

“ Lalu?” tanyanya lagi. Bukannya menjawab pertanyaannya mataku malah beralih melihat kearah kwangmin duduk dan balik lagi menatap eunji. Sepertinya aku harus menceritakan kepadanya.

“ eunji-ah…apa kau kenal dengan hayoung?” tanyaku.

“ hmm..ne dia anak kelas sebelah, waeyo?” ucap eunji santai.

“ Aishhh…shutsss jangan keras-keras!” ucapku padanya.

“ Kang Hyunmi! Jung Eunji! Sedang apa kalian?!” DEG—– suara Seo soensaengnim!

“ a…ka…mi..ka..mi…” ucap eunji panik.

“ kami sedang mendiskusikan materi yang ada di papan tulis soensaengnim!” ucapku bohong. Ini lebih baik dari pada aku harus jujur dan menerima hukuman darinya yang dikenal sebagai guru killer disekolah ini!

@ hayoung POV

“ Kwangmin-ah!” teriakku saat melihat sosok kwangmin keluar dari kelasnya. Aku pun menghampirinya namun dia yang ku hampiri terkesan tak ingin melihatku.

“ wae?” tanyanya dingin.

“ emm…aku ingin mengajakmu makan dikantin bersama.” Ucapku riang.

“ mianhae aku tidak bisa!” jawabnya singkat.

“ wae?” tanyaku.

“ aku…” kulihat dia kebingungan. Tiba-tiba saja dia menarik seorang yeoja disampingnya yang tak lain adalah yeoja yang semalam menggangguku dengan kwangmin. “ aku akan makan bersama dengan hyunmi! Iyakan hyunmi-ah?” lanjutnya sambil menggenggam tangan hyunmi erat. Aisshh! Sebenarnya mereka ada hubungan apa?!

@ hyunmi POV

‘ Krrriiiiiiingggg’ suara bel istirahat berbunyi. Ah..akhirnya!

“ eunji-ah, ayo kita ke kantin! Kajjaaa….” Ajakku pada eunji.

“ ne..kajja!” ucap eunji. Sesampainya di depan kelas kuliha dua orang yang semalam ku temui. ‘Kwangin dan hayoung?’ ucapku dalam hati. Aku mencoba menghindari mereka, namun naas! Saat aku melewati mereka, tiba-tiba saja aku merasa seseorang menarik tanganku.

“ aku akan makan bersama dengan hyunmi! Iyakan hyunmi-ah?” dan tanpa kusadari aku sudah berada disamping kwangmin.

“ MWO?!” tanyaku kaget. “ Aww” teriakku saat kwangmin semakin erat menggenggam tanganku. “ah..ne..ne..” ucapku langsung.

Kwangmin pun langsung menarikku pergi meninggalkan hayoung yang masih terdiam di tempat tadi. Segera aku pun menarik tangan eunji untu mengikuti aku dan kwangmin.

“ Ya! Ya! Lepaskan! Appo…” teriakku saat kami sudah jauh dari pandangan hayoung.

“ ah mianhae..” ucap kwangmin.

“ Aish!! Lihat ini tanganku merah semua!” ucapku kesal sambil memegangi tangan kananku yang telapaknya sudah berubah warna menjadi kemerahan karena genggamannya tadi.

“ gwaenchanayo?” Tanya eunji yang ada disampingku.

“ Mwo? Eunji-ah kenapa kau bisa disini?” ucap kwangmin kaget.

“ Ya! Dia kan mau makan bersamaku! Seharusnya aku yang bertanya itu padamu! Untuk apa kau menarikku seperti itu tadi! Sakit tau!” ucapku kesal.

“ ah mian…tadi kau lihat sendirikan ada hayoung disana.” Ucapnya.

“ hah..sudahlah aku mau kekantin. Eunji-ah kajja!” ucapku lalu mearik eunji yang bingung dengan pertengkaran kami.

“ Ya! Chamkamman..tunggu aku!” teriaknya saat aku dan eunji pergi meningalkannya.

Hari demi hari pun berlalu. Malam berganti pagi. Pagi berganti siang. Siang berganti sore. Sore pun berganti malam. Begitulah seharusnya. Perlahan namun pasti mereka lalui hari bersama. Kini kwangmin bisa menerima janjinya itu. Sebenarnya dia juga tidak ingin diganggu terus oleh hayoung. Yeoja itu selalu menghampirinya disetiap ada kesempatan ataupun saat kwangmin sedang sendiri. Mau tidak mau saat ini sosok hyunmi lah yang bisa membantunya. Dan karena kedekatan hubungan mereka banyak yang mengira bahwa kwangmin dan hyunmi adalah couple!

“ hyunmi-ah! Kau jadian dengan kwangmin ne?!” Tanya eunji tiba-tiba saat  hyunmi baru saja datang ke kelas.

“ Mwo?!!” ucap hyunmi terkejut. Sambil menduduki kursinya.

“ Aigooo….sudahlah tidak usah berbohong denganku. Neo… katanya aku sahabatmu, tapi kenapa masalah seperti ini kau tidak mau cerita denganku?” ucap eunji sambil mengerucutkan bibirnya.

“ Ya! Apa maksudmu?” Tanya hyunmi polos. Belum sempat eunji menjelaskan lebih lanjut, tiba tiba saja seseorang mendatangi mereka. Sontak mereka berdua pun mendengakan kepala mereka untuk melihat sosok orang itu. Betapa terkejutnya mereka ketika melihat orang yang berada di hadapan mereka sekarang ini. Mereka pun hanya bisa terdiam memandangi sosok orang tersebut penuh tanda tanya.

-TBC-

* Eottokhae??? Ayo silahkan di komen ya kalo mau cepet lanjut ^^*

This entry was posted by FairyBlue♚.

22 thoughts on “100 days in my life….( chapter 2 )

  1. thorr! lanjt dong..
    lanjtx jangan lama2 yaa. dan next part panjangin dong supya seru. dtunggu ni next chap nya, smangat thor!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: