Pink Romance | The End Story – part 2

Title                : Pink Romance

Author            : Dinda Prayudhi (Oh Hyun Ra)

Genre              : Friendship and Sad Romance

Type               : Chaptered

Ranting           : PG

Cast                 :

  • Jo Kwang Min     (Boyfriend)
  • Oh Ha Young       (A-Pink)

Other cast      :

  • Young Min, Min Woo, Dong Hyun, Jeong Min, Hyun Seong (Boyfriend )
  • Tae Eun / T-ae   (Rania)
  • Nam Joo               (A-Pink)

Author note   : Hello readers!!! i’m Back hahaha.. i hope you like ><  Ok, Happy reading^^

 

HAYOUNG POV

“Oppa!” seruku memanggil Kwangmin oppa di back stage

“Hayaong-ssi!” balas Kwangmin oppa lalu menghampiriku

“Jaga dirimu baik – baik ya” ucapku sambil memperlihatkan aegyo-ku padanya

“Wae kau bicara begitu?”

“aku sangat menyayangimu” kataku sambil memeluknya dan perlahan air mata jatuh membasahi kedua pipiku dan membuatku semakin memeluknya erat

“wae? Kau menangis? Hayoung-ah, aku juga menyayangimu jadi jangan menangis” hiburnya sambil mengusap air mataku

*Chuuu~ dengan cepat aku mengecup bibirnya lalu menjauh darinya

“Hwaiting Oppa!!” seruku semangat sedangkan ia tersenyum manis sambil melampaikan tangannya.

Hari ini adalah debut pertama Boyfriend. Aku tak ingin mereka kecewa. Aku ingin memberikan yang terbaik bagi mereka. Terutama Kwangmin

AUTHOR POV

Ke esokan harinya Boyfriend sedang berpesta di tempat dance mereka.

“kwangmin-ah, wae?” Tanya Minwoo

“ani. Aku hanya heran karena tak bisa menghubungi Hayoung” jawab Kangmin

“padahal seharusnya dia datang. Dia sudah banyak membantu kita” lanjut Donghyun

*tok… tok.. tok…

“itu pasti Hayoung!” seru  Kwangmin sambil membuka Pintu

“Annyeong Haseyo”

“Namjoo?”

“ne, mianheyo. Aku ingin memberikan surat dari Hayoung padamu”

“Mwo? surat? Surat apa?” Tanya Kwangmin heran

“Mian, aku tak bisa memberitahu” balas Namjoo lalu pergi

kwangmin heran lalu membaca surat berwarna Kuning bergambar Pikachu itu.

Surat Hayoung sukses meretakkan hati Kwangmin. Kwangmin merasa dirinya sangat bodoh karena telah menyia-nyiakan banyak waktunya bersama Hayoung, bahkan ia sering membuat Hayoung menangis.

“YAAAAAAA!! PABO!!” teriak Kwangmin keras sambil melempar surat dari Hayoung. Ia langsung duduk di sofa sambil menahan air matanya yang hampir jatuh dengan tangan kanannya.

“Kwangmin-ah, wae?” Tanya Jeongmin heran

Hyunseong lalu mengambil surat yang dilempar Kwangmin kemudian membancanya dengan yang lain..

 

“to: BOYFRIEND

 

annyeong my Pika Pikachu. Mianhae karena kemarin aku tak menonton debutmu karena aku harus kebandara. Mian baru memberitahumu sekarang Oppa. Aku dan orang tuaku pindah ke Kanada dan akan menetap disana, aku tak ingin kau batal debut karena aku. Oppa! Maaf karena aku tak menepati janjiku. Aku ucapkan selamat atas debutmu dan Boyfriend. Kwangmin-ah, Saranghaeyo. aku tau nanti kita akan sulit berkomunikasi karena kau adalah seorang Idola sekarang. Boyfriend I love you, I’m your Big fan!! Hwaihting! Aku tak tau kapan aku bisa bertemu kalian lagi, karena aku tau tak akan mudah bertemu idola. Aku pasti akan merindukan kalian. Mian mian mian karena aku hampir membuat debut kalian gagal. Gumapseumnida atas hari – hari indah yang kalian berikan And Kwangmin oppa! Aku mencintaimu.

With Love,

                                                                                                Oh Ha Young ^^”

Hyunseong, Donghyun, Minwoo, jeongmin dan Youngmin sontak langsung ternganga. Sepucuk surat di tangan Hyunseong terjatuh. Semua seperti memeku tak berdaya. Youngmin mulai menangis sedangkan yang lain mencoba keras untuk menahan air mata.

“Kwangmin-ah, Kami juga sedih. Mungkin ini adalah keputusan yang terbaik” hibur Youngmin

“hyung, coba kau ingat lagi masalah tanganku yang patah. Aku telah menghancurkan hatinya. Bahkan kemarin aku tak sempat berbincang banyak dengannya. Saat dia mengecup bibirku seharusnya aku sadar dan menahannya” sesal Kwangmin

“itu terlambat Kwangmin. Bukankah di suratnya ia bilang tak ingin menggangu debutmu lagi” hibur Donghyun.

Semua memang terlambat dan kita tak bisa menentang waktu yang terus berjalan. Semua memang tidak selalu berjalan sesuai kehendak.

 

KWANGMIN POV

Gadis itu.. kenapa ia harus pergi disaat aku sedang membutuhkannya disampingku. Aku tak mungkin melupakannya.. bahkan lagu BOYFRIEND, YOU AND I, DON’T TOUCH MY GIRL, I’LL BE THERE!! Aku ingin dia mendengar dan mengerti aku lewat lagu – lagu itu. Aku selalu berjuang membuat lirik Rap dan selalu terinspirasi darinya. Bahkan karena aku ia tidak debut. Coba saja dia debut! Pasti ia akan tinggal di Korea dan bisa menunjukan bakatnya pada orang tuanya. Aigoo.. Hayoung-ssi, Nega bogosipo jukketseo! Aku sudah menunggumu dari Spring sampai  Winter. Ingatkah kau malam natal waktu itu, aku merindukan itu. Wae? Wae kau jahat sekali padaku? Dan kenapa kau tak pernah memberi kabar. Hayoung-ssi, kembalilah…

 

AUTHOR POV

Saat Fan Meeting Kwangmin sedikit lelah karena baru sembuh dari flu. Sedangkan yang lain tersenyum gembira melihat fans mereka yang rela kedinginan untuk melihat mereka di depan café. Fans mereka sangat setia, bahkan banyak yang datang dari China dan Jepang. Winter kali ini sungguh dingin.

“tolong tanda tangani 3 album ini ya oppa” kata seorang yeoja manis dengan rambut sebahunya pada kwangmin dan yang lainnya

“oppa, aku juga! aku dari Indonesia” kata yeoja lain

setelah memberi tanda tangan pada fans Minwoo baru sadar gadis berambut sebahu itu memiliki mata yang indah….

“Hayoung!” teriak Minwoo dan membuat semua orang melihatnya heran. Dan dengan cepat Youngmin langsung menutup Mulut Minwoo.

“wae? Hayoung?” Tanya Jeongmin

“ne! itu!” tunjuk Minwoo pada yeoja itu. Matanya memang mirip dengan Hayoung.

“kkum kkae! (yang bener aja)!” Tanya Donghyun, sedangkan Kwangmin terus memperhatikan yeoja itu

“Ne! Dangguniji! (aku sangat yakin!)” seru Minwoo

 

KWANGMIN POV

Fan Meeting selesai karena Manager menyuruh kami kembali. Padahal aku ingin bertemu Ha Young, tapi itu tak Mungkin, dan apa itu benar dia. Banyak orang di dunia ini yang mirip.

*tut… Poselku!

dia menunggumu besok pagi di lapangan basket sekolah gedung A dekat taman *Namjoo”

“benarkah messge ini?”….

 

aku mencari sosok yeoja itu di gedung ini tapi tak ada, aku merasa ini tipuan. Aku malas kembali ke dorm jadi aku bermain basket sendirian, keringatku tidak bisa keluar karena udara yang dingin. Saat aku ingin melakukan lay up…. Aku melihat seorang yeoja berambut pendek sebahu mengenakan dress putih, jacket baseball pink dan topi pink. Dugaanku itu Hayoung, tapi aku takut salah orang karena wajahnya tidak jelas dan terlihat gelap karena aku tak menyalakan lampu disini

“OPPPA!” teriak yeoja itu sambil menghidupkan lampu

gadis itu berlari menghampiriku dan memelukku sangat erat

“Bogosipo!” serunya sambil memperlihatkan wajah lucunya padaku

“Oh Ha Young!!” aku langsung memeluk dan menggendongnya karena sangat senang bertemu dengannya. Kami lalu duduk untuk berbincang – bincang. Suasana tiba – tiba menjadi hening.

“ rambutmu? kau membuatku hampir tak mengenalimu. Niga nahanre eotteohke geureol su inni? (kenapa kau bisa lakukan ini padaku)” tanyaku

“mianhae.. Kau percaya mitos? Aku ingin menjalankan hidup baruku dengan tenang. Mian.. karena aku meninggalkanmu dan tak menepatkan janjiku”

“Mianhae hal gotkkajineun oebseo (taka da yang perlu dimaafkan). Aku senang kau datang”

“oppa benarkah Starship Entertaiment melarangmu untuk pacaran? Kasian sekali oppa-ku, Hmmm… Akhirnya Mimpimu tercapai sedangkan aku?”

“Aku ingin kembali memelukmu dan memilikimu.. kau meninggalkanku disaat yang sangat tidak tepat. Kalau kau ingin debut wae kau ke Kanada?”

“nan thagonan chejiriya (aku terlahir untuk ini). Untuk menjadi pengusaha dan meneruskan usaha Eomma”

“Jangan pergi lagi”

“Kwangmin-ah….”

“Aku mohon” kataku sambil memegang kedua tangannya lalu menciumnya tapi ada yang berbeda. Ia tak membalas ciumanku. Ia hanya diam

*Plllakk~ tamparan keras ia berikan padaku

“YA~ oppa!! Apa yang kau lakukan? Wae kau lakukan itu! Lupakan aku! Bukankah aku adalah yeojachingu yang sangat jahat! Lupakan aku sehingga aku juga bisa melepaskanmu dengan tenang” bentaknya panjang

“Hey! Tak bisakah kau memberikan aku perpisahan yang lebih manis! Perpisahan itu sangat menyakitkan!” bentakku dan membuatnya merasa bersalah

“Oppa… mian…” kata hayoung lembut

suasana kembali hening. Air matanya mengalir membasahi pipi merahnya dan kembali ku hapus dengan tanganku. Kemudian aku mendekatkan wajahku kearahnya dan perlahan mendekati bibirnya dan menciumnya. Aku sangat senang karena akhirnya ia membalas ciumanku dengan bibir lembutnya. Aku ingin membuat perpisahan yang lebih manis. Karena aku tau akan sulit bertemu dengannya lagi.

“HIhihi..” entah mengapa aku ingin tertawa

“Ya~Oppa! Omo, bukkeurowo! ( aku malu sekali)”

“wae? Kenapa harus malu? Kau menyukainya kan”

“emmmm” dia hanya tertunduk malu dan membuatnya sangat lucu

kami berjalan keluar sambil tertawa bersama. Aku sangat merindukan saat –saat ini. Pandanganku tak lepas dari wajah manisnya dan terus merangkulnya . akhirnya kami sampai di taman tempat biasa kami bertemu. Aku langsung memeluknya mengingat ini adalah tempat dimana ia biasa menangis dan tertawa.

“geok jeongma, itjanha (jangan khawatir, aku ada disampingmu). Jangan menangis, nanti mutiaranya jatuh”

“ya~ kau kira aku putri duyung!…hihihi” dia kembali tertawa

aku tak tau kapan aku bisa melupakan gadis ini. Ia terlalu lama ada di hidupku. Susah melupakan gadis manis yang selalu memberiku semangat. Susah menghadapi kenyataan kalau ia bukan yeojachinguku lagi

 

AUTHOR POV

“Ya! Kwangmin! Kami juga merindukannya” teriak Minwoo diikuti tawa yang lainnya sambil menghampiri Kwangmin dan Hayoung

dan kemudian satu persatu dari mereka memeluk Hayoung, Namjoo dan Tae-eun yang juga datang memeluk Hayoung sambil menangis

“Hayoung.. Aku sangat Merindukanmu” kata hayoung

“Aku juga eonni, gumawo karena sudah banyak membantu”

“Hayoung, Mianhaeyo karena sempat mengganggu hubunganmu dengan Kwangmin” sesal Tae-eun

“tak apa eonni. Aku sudah lama melupakan itu.. hihihi”

“Hey Hayoung! Kau jahat sekali pada oppa-mu ini!” bentak Minwoo

“ah,, oppa. Aku menyayangimu oppa!”

member Boyfriend merasa sangat senang karena sempat mengenal sosok manis Hayoung. Minwoo sangat menyayangi Hayoung sebagai adiknya sendiri. Youngmin sudah sangat dekat dengan Hayoung, karena Hayoung senang memberi solusi jika Youngmin ada masalah. Hayoung juga menjadi teman setia Jeongmin saat bercermin. Hyunseong merasa sangat berterimakasih pada Hayoung karena telah membuatnya menjadi orang yang lebih percaya diri. Donghyun juga sangat senang bergaul dengan Hayoung yang selalu menjadi bahan candaannya, dan Hayoung hanya cuek menanggapi Donghyun. Dan yang paling berterimakasih pada Hayoung adalah Kwangmin. ia tak pernah menyangka permainan bodoh itu membuat ia dekat dengan seorang yeoja yang sangat tulus mencintainya dan selalu sabar menghadapinya. Hari – hari yang mereka lewati memang tak selalu menggembirakan tapi juga sangat menyakitkan. Tapi, Kwangmin tak pernah membayangkan semua itu akan lebih sakit. Kata “Gumawo telah memberikan hari – hari terindah dalam hidupku” selalu mereka ucapkan. Sebelum berpisah Hayoung memberikan kenang – kenangan pada Boyfriend, Namjoo dan Tae-eun kemudian bersiap untuk kembali ke Kanada. Dan kali inilah puncak dari kesedihan mereka, taka da yang dapat membendung air mata masing – masing, semuanya tumpah seolah kehilangan serpihan dari hidup mereka. Hayoung juga tak sanggup dan akhirnya dengan cepat menghilang.

 

HAYOUNG POV

Taukah kalian, perpisahan itu sangat menyakitkan. Apalagi jika kita sangat dekat dengan orang – orang yang selalu ada disaat kita sangat membutuhkan mereka. Dan menyayangi kita dengan tulus. Pernahkah kalian merasakan itu? Sudah terlalu lama aku mengenal mereka dan harus meninggalkan mereka dengan cara seperti ini. Terlalu jauh dan tanpa komunikasi. Dan aku hanya bisa melihat Boyfriend lewat layar kaca? Itu sangat menyakitkan.

 

** The End **

ok sekian dari FF Chapter ku.. gumawo semuanya. Semuga kalian menyukai ending FF ini. Author akan berusaha membuat FF yang terbaik ^^ gumawo untuk semua readers yang uda ngikutin Author sejauh ini.. hehehe… karena ini Part terakhir jadi author mau bilang Good Bye >< author mau break dulu buat FF ampe setelah Ujian.. mian buat semua Readers setia.. dan Mianhae kalo banyak kesalahan di part – part sebelumnya mohon dimaafkan… jgn lupa Comment, Like and more about author follow >>@dindaprayudhi

 

 

This entry was posted by dindaprayudhi.

15 thoughts on “Pink Romance | The End Story – part 2

  1. keren bgt hebat pinter bgt bikin ceritanya apa lagi ada kissing scene nya lgi

    sedih endingnya SO SWEET

    TOP BGT !!!!!! ^-^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: