[FREELANCE] Choose Me – Part 1

Genre   : Romance, Comedy, school

Cast       :  Park Eun byul , Jo Kwang min, Jo Young min, No min na, No min woo
Other Cast  :   Park Jae ha, Lee Jung min
Length  :  Chaptered
Author  : Miss Queen Bee
Author’s note: Hello Hello chingul.. Ini FF terbaru ku.. maaf kalau jelek. Harap kalian suka ^_^ Annyeong! Tolong di comment ya.. Thanks🙂

Author POV
Langit masih belum begitu terang. Matahari pun belum terbit. Udara masih sejuk. Burung berterbangan di langit sambil berkicau. Park Eun Byul mengangkat tangannya dan memejamkan matanya. Terulas senyuman di bibirnya. Dia bergumam seperti membacakan sebuah permohonan waktu itu. Entah apa yang di ucapkannya. Mungkin sebuah mantra atau apapun lah. Dengan perlahan dia membuka matanya itu.  Dia juga mungkin menikmati udara Jinan yang mungkin dia tidak akan pernah rasakan lagi.
                “ Eun Byul –ah. Ayo kita harus berangkat sekarang.” Panggil Eomma nya dengan suara yang nyaring.
                “ Ah.. Ne..” jawabnya sambil tergesa-gesa menaiki mobilnya.
                Hari itu Dia harus pindah dari Jinan ke Seoul. Karena Orang tuanya ingin menempuh kehidupan yang lebih baik. Dia dari keluarga yang biasa-biasa saja. Mereka mencoba membuka restoran masakan korea di sana. Mereka sudah menyewa tempatnya.  Park Jae ha, Oppa dari Eun byul membantu membawa barang-barang ke mobil.
                “ Ya! Eun byul-ah. Bantu dong!! Malah enak-enakan di sana.” Suruh oppa nya itu. Eun byul hanya memutar matanya saja dan dia akhirnya juga membantu. Setelah barang-barangnya sudah selesai di masukan mereka berangkat ke Seoul.
… setelah 5 jam…. (mungkin.. ^^v)
                Akhirnya sampailah  di Seoul. Seoul sangat penuh dengan orang. Agak berbeda dengan di Jinan. Banyak orang berlalu lalang. Mobil juga sangat banyak. Gedung-gedung pun tinggi. Eun byul hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat keadaan Ibu kota Korea Selatan itu.
Eun Byul POV
                Seoul sangat jauh berbeda dengan di Jinan. Di Jinan, aku bisa melihat burung terbang di udara. Tapi Di Seoul aku tak melihat itu. Udara nya pun tak se sejuk di Jinan. Apakah akan menyenangkan jika aku tinggal di sini? Ku pikir aku akan sulit untuk bernafas.
                Rumah baruku lumayan bagus. Tapi jeleknya tak ada tamannya seperti rumahku yang di Jinan. Tapi Ayah sudah membawa Pot tanaman untuk memperindah rumah kami ini. Ayahku adalah penanam bunga yang sangat hebat. Setiap tanaman yang dia tanam tak pernah kering. Rumahku agak dekat dengan mini market. Itu pasti sangat menyenangkan.  Aku juga ingin sekali Puding susu.
                “ eomma.. Aku mau pergi ke mini market. Eomma mau pesan apa?” tanyaku kepada mereka.
                “ Eomma ingin roti strawberry dan susu sapi.” Jawabnya
                “ Uangnya ?” Tanyaku ke eomma sambil meringis sedikit.
                “ aigo! Dasar anak licik.. baiklah eomma beri kamu uang.” Jawabnya sambil memberiku uang.
                Uang yang di beri eomma cukup besar. Pasti menyenangkan beli di mini market. Mini market di Seoul lebih besar di banding di Jinan. Ber-AC pula. Wah.. Ada Puding susu. Kebetulan tinggal satu. Aku langsung mempercepat langkahku supaya bisa menadapatkan Puding susu itu. Aku memengang puding susu nya. Tapi ada orang lain juga yang memegang Puding susuku juga. Seorang namja. Dia berambut hitam. Badannya tinggi sekali. Matanya besar . Hidungnya mancung. Dia tampan. Tapi tatapannya menyeramkan.
                “ Puding ini milikku. Lepaskan tanganmu yang kotor itu.” Ujar namja yang di seberang sana.
                “ Mwo?? Tanganku kotor? Ya! Jangan sembarangan mengejek orang. Aku dulu yang melihat puding ini. Puding ini milikku.” Jawabku
                Namja itu sangat bermulut kasar dan menyebalkan. Dia sangat membuatku marah.
                “ Andwae.. Puding ini punya ku. Lepaskan.. “ ujar namja itu lagi.
                “ omo..  Kau benar-benar gila.. sudah ku bilang aku mengambilnya duluan. Kau tak tahu arti Ladies First? Kau harus mengutamakan yeoja! Araso??!” jawabku lagi
                “ memang kamu itu Yeoja ya?? Jinjja?? Aigoo.. Ku pikir bukan.. “ Dia bertambah semakin membuatku emosi
                “ Ya!! Kau mau mati??!!”
                Tiba-tiba ada seorang namja lagi. Aku pikir dia kembaran dari namja menyebalkan itu. Tapi dia agak berbeda. Rambutnya berwarna coklat terang. Wajahnya lebih lonjong dari pada namja menyebalkan itu.  Dia memegang tangan kembarannya yang memegang puding.
                “ Kwangie-ah.. berikan dia pudingnya.” Kata kembaran namja itu
                “Mwo? Sireo!! Andwae.. Aku pingin puding ini dari kemarin. Selalu kehabisan.” Jawab namja itu. Kembaran Namja itu berhasil mengambil puding dari pada tangan namja menyebalkan itu.
                “Mianhe.. saudara kembar saya memang seperti ini. Puding ini anda saja yang bawa.”  Kata kembaran namja itu sambil tersenyum ramah. Dia sangat berbeda dengan kembarannya yang bermulut kasar itu. Dia sangat ramah, baik, dan begitu hangat.
                “ Gamsahamnida.. “ Jawabku kepada Namja tersebut. Namja itu tersenyum ke arahku. Dia tipeku banget. Dia benar-benar orang yang baik. Tak seperti kembarannya yang benar-benar menyebalkan itu. Aduh.. aku lupa menanyakan namanya. Yang ku tahu malah nama namja yang bermulut kasar itu. Semoga aku bisa bertemu dengannya.
Author POV
                Hari ini adalah hari pertama Park Eun byul di sekolah barunya. Karena Dia tergolong siswa yang pintar, Dia mendapat beasiswa di sekolah favorit Seoul tanpa biaya uang gedung dan diskon 50 % uang sekolah. Sekolah itu cukup terkenal dan banyak anak-anak yang kaya-kaya di sana. Beberapa anak pengusaha juga tinggal disana.
 
Eun Byul POV
                Ini adalah hari pertama aku sekolah. Aku harus memiliki banyak teman. Pasti mencari teman di sini sangatlah menyenangkan. Aku yakin orang di sini pasti baik-baik. Eun Byul, Kamu pasti bisa. Semangat.. Semangat… Semangat.. Hwaiting!! Ppyong!!
                Kelas ku adalah 2-3. Sebelum aku memasuki kelas itu, aku harus ke ruang kepala sekolah. Untuk mengkonfirmasi kehadiran ku sebagai murid baru. Aku agak gugup. Bagaimana kalau anak kelasku tak suka padaku. Pintu kelas 2-3 sudah di depan mataku. Aku menutup mataku dan memasuki ruangan itu bersama Han geul Songsanim. Aku membuka perlahan-lahan mataku. Lalu  aku memandang ke arah siswa-siswa yang duduk manis di bangkunya. Lalu aku melihat seorang namja yang aku kenal. Itu kan namja yang kemarin ada di mini market. Dia pangeranku. Dia di kelas yang sama dengan ku. Tapi.. Aku melihat di bangku yang lain. Aku melihat kembarannya yang menyebalkan itu ada di sini. Mengapa bisa begini???
                “ Siswi, silahkan memperkenalkan dirimu.” Kata Han geul Songsanim kepadaku.
                “ Ah.. Ne.. ne.. hm… Annyeonghaseyo  neu Park eun Byul imnida. Saya dari Jinan. Salam kenal .”
                Semua siswa hanya bertepuk tangan untuk menyambutku. Pangeranku itu tersenyum ke arahku. Ah.. aku ingin pingsan.
                “ Park Eun Byul. Kamu bisa duduk di sebelah Jo Kwang min-ssi. Cuma di situ yang kosong.”
                “ Ne Songsanim?”
                “ Aku bilang kamu duduk di sebelah Kwang min-ssi. Dia duduk di belakang pojok kanan.”
                Mwo??!! Aku duduk di sebelah Jo Kwang min yang menyebalkan itu??!! Aigoo.. Dunia pasti sudah menjadi terbalik. Seharusnya aku duduk di sebelah Kembarannya Kwangmin bukan Kwangmin!!
                “ Ah.. Ne..”
                Aku menundukan kepalaku. Aku takut lihat matanya. Tatapannya itu lho kayak Pocong. Itu lho hantu dari Indonesia.Tapi saat Aku melirik ke arahnya. Dia ternyata tertidur di mejanya. Dia juga memakai headset bermerek beat di kepalanya. Apa dia lelah? Ah.. Ngapain juga aku tau..
                “ ehm.. Annyeong? Neul Gwenchana?” tanya ku padanya sambil menepuk tanganku di bahunya.  Dia terbangun sambil menggaruk-garuk kepalanya.
                “ Jam berapa sekarang?” tanyanya.
                “ Baru jam 9.” Jawabku
                Tiba-tiba dia sudah kembali lagi tidur di mejanya. Apa dia hobi tidur? Kwangmin Babo.. ckckck…
                “ Apa yang ada di pikiranmu? Kau bilang Naega baboraso?” tanya nya dengan nada agak tinggi.
                Mengapa dia bisa membaca pikiranku? Hebat sekali.
                “ Aniya… Kamu sok tahu banget sih..”
                “ Ya sudah.” Jawabnya. Habis itu dia tidur lagi.
                Akhirnya Istirahat. Bosan sekali mendengarkan Sunny Songsenim berbicara. Apalagi gayanya yang lebay bikin aku illfeel *authortaksukasunny^^v* #eh *curcol. Bibirnya yang seksi itu bikin aku tambah enek lagi. Aku melirik ke meja Young min. Dia sedang membaca buku. Kenapa dia juga begitu terlihat tampan saat membaca buku?
                “Neul.. coa youngmin-ssi?”
                Tiba-tiba kwangmin terbangun dari tidurnya yang sangat panjang. Aku agak gugup untuk menjawab pertanyaanya.
                “ Ah.. Youngmin-ssi?? Kembaranmu? Ahaha..  apa kelihatan seperti itu? Aniyaa..” jawabku kepada Kwang min. Kwang min tetap dengan muka yang cuek.
                “Kau selalu melihat ke arahnya dari pelajaran pertama sampai akhir.”
                “Mwo?? Kapan kau melihatnya?? Bukannya kau tidur??”
                “ Sebaiknya urungkan niat mu untuk mendekatinya, Jika kau tidak mau sakit hati.” Katanya dengan nada yang datar. Dia langsung pergi dari bangkunya entah kemana.
                “ Mwo?? Cih.. “ gumamku terhadapnya. Ternyata kembaran kwang min itu adalah Young min. Young min.. aiih.. Young min mengapa keluar kelas? Apa yang dia lakukan?
Author POV
                Kwang min berjalan di koridor kelasnya. Lalu dia melihat seorang yeoja yang duduk di sebuah taman bersama teman-temannya. Dia tersenyum. Kwang min tersenyum dan melambaikan tangannya kearah yeoja itu. Tapi Youngmin menghampiri yeoja itu. Yeoja itu adalah No Min Na. Dia merupakan cinta pertama Youngmin dan juga Kwangmin. Eun Byul juga di depan pintu kelas melihat Young min bersama yeoja. Kwangmin menatap yeoja tersebut. Lalu dia membalikkan badannya dan melihat Eun Byul
                “ Ya.. Apa yang kau lihat??” tanya kwang min kepada Eun Byul. Eun Byul hanya membeku disana tak menjawab pertanyaan dari Kwangmin.
                “ Ya.. Eun Byul-ah..”
                “ Mwo?? Ye ?? Whe??”
                “ cih.. Baboraso!! Aku bertanya apa yang kau lihat.. Membuat kau yang sudah babo menjadi semakin babo…??” ledek Kwangmin
                “ Naega? Gak ada apa-apa kok yang aku lihat.” Kwangmin menyengir. Dia tau kalau Eun Byul melihat Young min bersama No Min Na.
                “ Kamu sedang melihat Hyung ku bersama Yeoja itu kan??” tanya kwangmin kepadanya. Eun Byul hanya diam. Dia menundukan kepalanya saja.
                “ Ya!! Kau itu benar-benar bego.. Di tanyain malah nunduk doang..” katanya sambil menjitak kepala Eun Byul.
                “ Auuww!! Apayoo… kenapa kau memukulku..” tak terasa Butiran bening itu keluar dari matanya.
                “ Ya.. Kau malah menangis? Ah.. Eottoke?? “ Gumam Kwangmin. Eun Byul menangis. Kwang min sangat kebingungan. Banyak yang melihat mereka. Mereka semua mengira kwangmin membuatnya menangis.
                “ Ya… Ikut aku..” Kwangmin menarik tangan Eun Byul. Eun Byul kaget Kwangmin menariknya begitu saja.
Kwangmin POV
                Ah.. Yeoja ini benar-benar merepotkanku. Tadinya aku tak usah mengajaknya bicara. Pakai acara  nangis segala lagi. Bener-bener menyebalkan.
                “ Dasar cengeng. Kau tahu betapa malunya aku di lihat orang-orang saat kau menangis. Mereka mengira aku memarahimu.” Eun Byul tetap menangis. Aku sangat tak mengerti yeoja. Mengapa yeoja suka menangis.
 Tiba-tiba Eunbyul memelukku. Dia menangis di pelukanku. Dia menangis sangat kencang.
“ Kwangie-ah.. jeomal apayo…..” ujar eun byul dengan nada menangisnya. Aku tak bisa berkata apapun. Dia ingin melepaskan pelukannya, tapi aku tak tega. Dia rupanya begitu menyukai hyungku sampai sampai dia menangis seperti ini.
“ Sudahlah.. Menangis sepuasnya yang kau mau.” Bisikku ke telinganya.
Hatiku berdebar-debar sangat kencang. Namun mendengar tangisannya aku juga merasa sesak. Apa ini?
To be continued…
Mau lihat kelanjutannya?? Terus ikuti ya.. Tanggal 30 April akan ada lanjutannya… Gomawoo… Sabar yaa ^_^
This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

9 thoughts on “[FREELANCE] Choose Me – Part 1

  1. wah…aq terlambat banget deh rasanya…ffnya bagus baget..,oh ya boleh gk aq izin copas??,soalnya buat fp aq…,boleh ya…please..!!

  2. Bagus author…
    Tapi penasaran kenapa YoungKwang suka sma No Mi Na
    Kira2 Kwang punya rasa gk ya ama eun byul?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: