[FREELANCE] Kiss Me

Tittle  : [FREELANCE] Kiss Me

Author : Cendana Lestari F ( @cendaana ) a.k.a Caca

Genre  : School, Romance

Length : Oneshoot

Cast     :           Caca (author) *dihajar readers*

Jo KwangMin

No MinWoo

Jessica SNSD

Etc..

Ps: Annyeong, ini ff pertama aku, don’t plagiat and don’t be a silent reader yaa^^. Comment sangat dibutuhkanJ

Siang yg terik membuat Caca, siswi Kpopers High School(KHS) *readers: emang ada?* *author: aminin aje-.-* badmood. Sekarang adalah jam pelajaran olahraga untuk kelas X – A. Materi yang diajarkan hari ini adalah basket! Ya, caca sangat membenci hal itu, ngedribel aja masih salah salah, gimana lagi kalau disuruh masukin ke dalam ring?huuh #agakcurhatdikit._.

***

Caca POV

MinWoo songsaenim mulai menjelaskan tentang teknik2 dasar dalam bermain basket yang memang sudah terlupakan olehku. Heran. Itu yang kurasakan. Bagaimana bisa basket, sebuah bola yg hanya bisa dipantul pantulkan itu menjadi olahraga kegemaran seisi kelasku, kecuali aku tentunya. Matahari lebih terik daripada biasanya siang ini, akupun merasa pusing, ditambah lagi aku yg tidak sarapan tadi pagi karena terburu buru. Sialnya lagi, akupun tidak membawa uang jajan *suram. Tiba tiba, bola basket yang sedang digunakan oleh murid kelas X – B yg sedang melakukan remedial olahraga melayang dan jatuh tepat di kepalaku. Pandanganku buyar, seketika akupun kehilangan keseimbangan…

***

KwangMin POV

Suasana uks sangat sunyi, hanya aku dan yeoja yg tadi tak sengaja terkena lemparan bola basket olehku yang ada di ruangan ini sekarang. Aku terus menunggu sampai yeoja itu siuman. Sudah hampir 2 jam tapi yeoja itu masih saja tak sadarkan diri. Karena lapar, aku ke kantin untuk membeli makanan dan berniat untuk memakannya di uks.

***

Caca terbangun dan tak menyangka dirinya sedang tertidur di uks. Ia kembali mengingat ngingat kejadian sebelumnya, iapun menyimpulkan bahwa ternyata ia pingsan #yaiyalah . Seorang namja memasuki ruang uks dengan membawa makanan dan minuman. Namja tersebut sangat tampan,keren,kece,daaaan lain laiin #lebay

***

Caca POV

nugu ya? ” pekikku pd seorang namja yg sepertinya adalah siswa baru di sekolah ini.

jonun jo kwangmin imnida, mianhae tadi aku sudah membuatmu pingsan seperti ini ” jawab namja tersebut sambil menjulurkan tangannya.

Apakah aku bermimpi?iakah yang menggendongku ke uks?ah atau dia hanya menyeretku?atau aku diangkat oleh pmr?ah tapi aku maunya digendong namja itu! #maksa. Aku hanya diam dan tak menjawab uluran tangannya, sedang memikirkan apakah ia menggendongku atau tidak.

“ ah..ne, gwenchana, oppa ” jawabku akhirnya. OMO! Oppa? Mengapa aku berkata seperti itu padahal jelas jelas yg sedang remed basket tadi seangkatan dengannya. Hhh pasti dia akan menertawakanku.

oppa?kekeke kau lucu sekali. Oh ya, siapa namamu? Rumahmu dimana?nomer hape?twitter?pin bb? “ tanya namja yg bernama KwangMin itu sambil tersenyum. Senyum terindah yang pernah kulihat. Akupun hanya menjawab seperlunya sambil menatap nasi goreng yang dibawanya, aku benar benar sangat lapar.

“ kau lapar? “ tanyanya tiba tiba, yang reflek membuat pipiku merona merah seketika. Aku tak menjawabnya dan segera mengambil ranselku diatas meja, berniat ingin pulang. Dengan gerakan cepat, KwangMin segera mengunci pintu ruang uks agar aku tak bisa keluar.

ya! Apa yg kau lakukan?? “ bentakku marah. KwangMin menyuruhku duduk. Aku menuruti perkataannya sambil terheran heran dengan sikap namja ini. Sebenarnya apa yg akan dilakukannya? Aku hanya bisa bertanya dalam hati sambil berdoa agar dia tdk macam2._.

***

KwangMin POV

Yeoja ini terlihat marah saat aku mengunci pintu uks. Aku melakukannya bukan karena aku mau melakukan sesuatu padanya, aku hanya akan menyuapinya agar makan, itu saja. Aku tak mau melihatnya pingsan di tengah jalan karena kelaparan.

“ tenang saja, aku hanya akan menyuapimu. Setelah itu, kau boleh pulang “ kataku dengan lembut. Yeoja yang bernama Caca yg kukira akan memberontak atau marah itu hanya tersenyum, sama sekali di luar dugaan. Senyumnya, benar benar membuat jantungku bergetar. Selama beberapa detik aku terpana akan senyumnya. Akupun akhirnya tersadar dan menyadari bahwa wajah gadis itu berubah warna menjadi merah saat menyadari tatapanku. Haha, ia benar benar lucu, membuatku ingin mencium pipinya. Niat itu kuurungkan dan akupun mulai menyuapinya nasi goreng yang tadinya kubeli untuk diriku sendiri.

kamsahamnida, mian sudah merepotkanmu “ kata yeoja itu saat mengunyah makanannya, membuat pipinya mengembung dan perasaan ingin menciumnya itupun datang lagi. Aku menutup mataku selama beberapa detik untuk menjernihkan pikiran.

***

Caca POV

kamsahamnida, mian sudah merepotkanmu “ kataku pada kwangmin. Selama beberapa detik setelah itu, ia malah menutup matanya. Aku tak mengerti, apakah ia ingin aku menciumnya sbg ucapan terima kasih? Entahlah, akhirnya aku pun mendaratkan sebuah cium di pipinya yg sangat lembut. Dia terlihat kaget, pipiku merona merah untuk kesekian kalinya.

mwo? Bukankah kau memejamkan mata agar aku melakukan itu? Sebagai ucapan terima kasih kah? “ kataku polos sambil kembali bertanya.

Dia tak menjawab dan kembali menyuapiku sampai nasinya habis. Setelah itu, ia membuka pintu uks yg tadinya ia kunci dalam diam. Aku merasa bersalah telah menciumnya. Karena perasaan yg sangat malu akupun bergegas pulang.

***

Jam menunjukkan pukul 5 sore, caca telah sampai di depan pintu rumahnya. Perasaan kesepian kembali menyelimutinya, eomma dan appanya sedang ada dinas di Jepang, ia hanya tinggal bersama pembantunya yang bernama Jessica._. *digorok readers.

aigo, bagaimana keadaanmu? Sudah baikan? “ seru mbak Jessica saat Caca baru saja menginjakkan kakinya di ruang tengah *kalo bisa melayang keren kali ya* *abaikan*

mwo? “ Caca terlonjak kaget, heran darimana mbak Jessica bisa mengetahui bahwa ia baru saja pingsan.

“ ah ne, tadi ada seorang namja yg mengaku bernama KwangMin menelpon ke rumah untuk memberitahukan keadaanmu “  mbak Jessica mulai menjelaskan “ Apa dia tdk memberitahumu? “ lanjutnya

jinjja? Darimana ia tahu nomer telpon rumah?Caca malah balik bertanya

“ dia menelpon menggunakan ponselmu “  jawab mbak Jessica sambil nonton sinetron favoritnya MinWoo Yang Tertukar>_<

***

Caca POV

“ dia menelpon menggunakan ponselmu “  jawab mbak Jessica sambil nonton sinetron favoritnya MinWoo Yang Tertukar>_<

Melihat mbak Jessica yg sangat serius menonton sinetron favoritnya itu, akupun segera ke kamar untuk menaruh tas dan bersiap mandi. Setelah selesai mandi, pikiranku kembali melayang saat aku mencium pipi namja itu. Ah, apakah namja itu akan marah padanya jika besok bertemu?Uhh kurasa aku harus meminta maaf padanya. Terang saja, aku sangat takut saat melihat perubahan wajahnya yg menjadi dingin sesaat setelah aku menciumnya.

***

KwangMin POV

Pikiranku melayang. Mengingat saat yeoja tersebut tiba tiba menciumku. Jujur saja, awalnya aku merasa kesal, apakah yeoja itu sama seperti yeoja lainnya? Hanya memandang ketampananku saja? Ah, entahlah. Kurasa dia adalah yeoja yang polos, aku harus minta maaf padanya atas sikap dinginku tadi jika besok bertemu di sekolah.

***

Waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi, bel SMAN KHS sudah berdentang beberapa menit yang lalu. Terlihat seorang yeoja dan namja sedang berlarian dari arah yang berlawanan dan..

BRUKK!

ya!apakah kau tau aku akan bertambah telat gara gara kamu!! “ bentak Jo KwangMin pd seorang yeoja yg telah menabraknya

Caca hanya menunduk sambil menahan tangis, ia tak berani melihat siapa namja yg telah membentaknya itu

ya!mengapa kau hanya diam saja? “ KwangMin kembali membentak kali ini sambil menarik dasi yeoja tersebut. Benar benar mengerikan.

Caca menatapnya sebentar, dan ketika menyadari bahwa itu adalah KwangMin ia langsung bersiap untuk berlari menuju toilet untuk membersihkan wajahnya yang telah menumpahkan air mata yang dari tadi berusaha dibendungnya “

Sebelum Caca berlari, tepatnya saat KwangMin menyadari bahwa yg dibentaknya itu adalah orang yg telah dipikirkannya seharian, KwangMin pun segera memeluknya erat.

Uljima, nomu mianhae. Aku terbawa emosi karena ini pertama kalinya aku terlambat setelah hampir 1 semester aku berada disini “ kata KwangMin sambil tetap memeluk Caca agar yeoja itu sedikit tenang.

gwenchana “ jawab yeoja itu

“ jinjja ? “ tanya kwangmin sembari melepas pelukannya sekaligus menggunakan ibu jarinya untuk menghapus sisa air mata yg ada di pipi yeoja tersebut

ne, kurasa aku harus bolos hari ini, aku telah tertinggal banyak pelajaran “ jawab caca sambil tersenyum dan pergi menuju gerbang sekolah.

***

KwangMin POV

Yeoja itu, dia benar benar baik. Kukira tak akan mau memaafkanku, ternyata aku salah. Salah besar! Sebenarnya sejak pertama aku menggedongnya ke uks, aku mulai menyukainya. Dan sekarang aku rasa aku MENCINTAINYA.

“ Kau mau pulang? Bagaimana kalau kita jalan jalan dulu? “ ajakku

“ ani, aku mau pulang saja, aku tidak sarapan dan aku tidak mau pingsan lagi “ jawabnya dengan wajah innocentnya

wae? Bukankah kalau kau pingsan kau bisa digendong olehku? Bukankah itu menyenangkan? “ aku mulai menggodanya

ya!! “ jawabnya sambil mendorongku, berpura pura marah

***

Caca POV

Aigo. Mengapa namja itu harus menggodanya seperti ini huuh, batinku kesal.

“ caca-ya..bagaimana kalau kita makan dulu, lalu berjalan jalan di taman dekat rumahmu saja? Ayolah aku benar benar bosan jika harus berada di rumah “ KwangMin menunjukkan puppy eyes yang sangat imut, membuatku nyaris salah tingkah.

“ baiklah, tapi jangan keluarkan tampang melasmu itu lagi, aku tak mau melihatnya:p “ aku mengejeknya dan merasa ia akan kalah kali ini

***

40 MENIT KEMUDIAN

Caca sedang duduk di sebuah kursi taman yang telah lama tidak ia duduki, entah kenapa ia kembali memikirkan namja yg sedang membelikannya minuman itu. Senyumannya, bentakannya, muka melasnya puppy eyesnya, bahkan godaanya sekalipun. Semuanya terasa begitu indah baginya.

***

Caca POV

Akhirnya, KwangMin datang sambil membawa dua botol minuman yang berbeda

“ kau mau yang mana? “ tanyanya

“ aku mau yang ini “ kataku seraya mengambil salah satu botol minuman yang ada di tangannya

andwae, yang ini punyaku, kau ambil saja yang ini “ katanya sambil menyodorkan botol minuman yang lain

“ baiklah “ jawabku lesu. Tentu saja aku mengalah, dia yang sudah membelikan semuanya.

HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA “ KwangMin benar benar tertawa sangat lepas, hampir seluruh pengunjung taman yang lewat memandang aneh dirinya dan KwangMin.

“ hahaha..mian,mian.. “  katanya sambil menghentikan tawanya

waeyo? Kenapa tertawa seperti itu? Apa ada yang salah denganku? “ tanyaku bingung

aniya.. hanya saja kau benarbenar lucu, ini untukmuJ “ jawabnya sambil menyodorkan minuman yang menjadi pilihanku di awal. Aku hanya mengucapkan terima kasih dan langsung meneguk minuman itu.

Entah hanya perasaanku saja atau tidak, kurasa KwangMin memperhatikanku dari sorot matanya. Apakah ia menyukaiku? Ahh pabo!! Mana mungkin ia menyukaiku. Tuhan, kalau benar dia menyukaiku kuharap ia akan mengatakannya secepat mungkin, karena aku juga sangat menyukainya..doaku dalam hati.

KwangMin POV

Kurasa yeoja ini menyadari tatapanku, tapi mengapa ia hanya pura pura tidak melihat? Apakah ia tidak menyukaiku? Uhh aku tidak tau u,u desahku dalam hati.

“ hhm, caca-ya.. nanti malam, mmm mau makan malam bersama di rumahku? “ tanyaku terbata bata

Tidak kusangka, yeoja itu langsung tersedak minumannya. Aku menepuk nepuk punggungnya saat ia terbatuk batuk.

SESAMPAINYA DI MOBIL

“ hhm kau tidak mau ya? “ tanyaku lagi dengan tampang sedih. Tentu saja aku memang sedih, bukan bermaksud untuk membujuknya.

“ tentu saja aku mau. Tapi dalam rangka apa? “ jawabnya dengan senyum mengembang

“ benarkah begitu? Baiklah nanti malam aku akan menjemputmu jam 7😉 kebetulan eomma ku hari ini ulang tahun “

“ wah chukkae, sampaikan salamku pada eomma mu ya:D “

ne, kamsahamnida 

***

KEESOKAN HARINYA

Masih pukul 6 pagi, tapi caca sudah berlari lari menuju kelasnya. Ada selembar sobekan diarynya yang lupa ia buang saat terakhir masuk sekolah. Kertas itu berada di lokernya, tapi ia sama sekali lupa untuk mengunci lokernya. Huh, mudah2an tdk ada yg menemukan kertas itu, batin Caca panik.

***

Caca POV

Aku terlonjak kaget saat memasuki kelas, seorang namja yg semalam makan bersamaku sedang berdiri tepat di depan lokerku yg tidak terkunci itu

mwohae? Kau membaca tidak membaca kertas itu kan? “ tanyaku to the point, benar benar panik. Ada sobekan diary ku disana ahh pabo ya mengapa aku malah bertanya seperti itu

“ ha? Caca-ya sejak kapan kau ada disitu? “ dia malah balik bertanya

Aku tak menjawabnya dan segera berjalan cepat ke arah lokerku, yg berada tepat dihadapan KwangMin. Fiuh ternyata kertasnya sudah kusobek beberapa hari yg lalu-.-. Lega sekali rasanyaa

“ sobekan kertas apa itu? “

ani, hanya contekan rumus fisika, hehe “ jawabku berbohong

eo “

***

KwangMin POV

Aku ingin mengungkapkan perasaanku sekarang, tapi aku bingung bagaimana harus memulainya. Kami baru kenal 4 hari dan aku sudah ingin menjadikannya yeojachingu. Memang, Caca bukan orang pertama yg aku sukai, tapi jujur ia orang pertama yang aku cintai *ngarep bgt sumpah*

Caca, mengambil kertas yg baru saja aku taruh di lokernya dan membacanya. Kertas itu bertuliskan “ aku tunggu di taman jam 4 sore, ada yg ingin ku bicarakan –jo kwangmin- “. Singkat, padat, dan kurasa cukup untuk menjelaskan bahwa aku sedang serius.

“ ada apa?tak bisakah kita bicarakan sekarang? “ ia menaikkan alisnya

Aku belum menjawabnya

“ apa yang ingin kau bicarakan? Apakah penting? Ada apa? “ tanyanya bertubi tubi

Kuhempaskan tubuhnya ke dinding. Perlahan, kubelai rambutnya yang indah dengan tulus. Aku akan menciumnya sekarang! Perasaan ini tak dapat kutahan lagi.

***

Caca POV

KwangMin membelai rambutku dengan tangannya yang halus. Aku menatapnya, iapun menatap mataku sangat dalam. DEG!! Jantungku berdegup sangat kencang saat ia mulai mendekatkan wajahnya ke wajahku

“ KwangMin-ah.. “ aku mendorong tubuhnya agar sedikit menjauh dariku

mianhae..

“ untuk apa? “

“ would you be my girlfriend? Hhm jinjjayo aku tak dapat menahan perasaan ku lagi “

“ apakah aku sedang bermimpi? “ tanyaku sambil mencubit pipi KwangMin

“ aww, sakit tau! “ KwangMin ngedumel sambil memegangi kedua pipinya

“ hhm mian 

“ Jadi apa jawabanmu? “ tanyanya

“ jawaban apa? “ tanyaku masih tidak yakin seorang KwangMin, namja terpopuler di sma ku menembakku seperti itu

“ would you be my girlfriend? Saranghae, i love you, aishiteru, aku cinta kamu.. apa masih kurang jelas bagimu ? “ jawabnya

“ SARANGHAE “ katanya kali ini tepat di telingaku

nado.. “ jawabku singkat, sambil setengah menunduk

***

KwangMin POV

nado.. “ Caca menjawab pelan, tapi masih terdengar oleh telingaku

Dia menunduk. Tangan kiriku bertumpu di dinding. Kuraih wajahnya dgn tangan kananku. Tatapan mata kita berdua bertemu, aku tersenyum. Dia sudah tidak bisa menunduk lagi karena aku telah menahan dagunya.

Aku kembali mendekatkan wajahku padanya, ia menutup mata. Nomu kyeopta..

Aku mencium bibir bawahnya dengan lembut, ia tak membalasnya. Ia masih memejamkan matanya. Kulepas tangan kiriku yg menempel di dinding dan mulai memeluknya sembari memperdalam ciumanku padanya.

“ it was my first kiss “ katanya sambil tersenyum

“ ma maaf “ aku merasa bersalah

“ tak apa “ jawabnya

“ Hm. Geurae..bolehkan kalau aku menciummu lagi? “

Andwae  “

wae?

“ karena aku yang akan menciummu terlebih dahulu “

“ benarkah? Coba buktikan! “ aku menantangnya

CUP. Satu ciuman lembut mendarat tepat di bibirku. Kulihat wajahnya merona merah seketika…..

***

Caca medarat kan ciumannya di bibir namjachingu barunya, Jo KwangMin. KwangMin masih belum puas dengan ciuman itu.

“ Kiss me again, please “ kwangmin yg berbicara

“ kau mau kutampar dengan tangan kiri atau tangan kanan? “ jawab caca

Akhirnya dalam 1 bulan penuh.  Couple itu pun menjadi berita hangat yang menggemparkan seluruh sekolah…..

END

*ps: maaf ya kalo gaje-.-, jgn lupa comment ya yang udh baca ff ini ^^

This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

27 thoughts on “[FREELANCE] Kiss Me

  1. g’ rela klo kwangmin jdian sma caca,,, # ditendang sma authorx truzz mndrat di dormx boyfriend,, ngarep!!!!!

    tpi keren, seru, asyik, banget critax!!!! gomawo ya,, tuk critax bwat aq g’ bsan drumah…

    like this ^________^

  2. hahaha…
    lucu juga yah kalo ngebayangin kwangmin kayak gitu…
    keren thor..
    walaupun terkesan agak trburu2…
    hehe
    terus berkarya!!

  3. Ceritanya asyik, mian baru baca… ^^
    Yang bikin ngakak, masa Minwoo yang tertukar? Emang ada berapa Minwoo? -_- LOL😄
    Terus berkarya ya, yeojachingu-nya Kwang… ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: