[FREELANCE] Choose Me – Part 3 ( Like You and Love You )

Genre   : Romance, Comedy, school

Cast       :  Park Eun byul , Jo Kwang min, Jo Young min, No min na, No Minwoo

Other Cast: Park Jae Ha, Lee Jung min

Length  :  Chaptered

Rating   :  T

Author  : Miss Queen Bee (VD)

“ Tunggu” kata Kwang min sambil meraih tangan Eun Byul.

Dia berjalan ke depan Eun Byul. Dia tetap memegang tangannya. Tatapannya benar-benar serius. Dia berbisik ke telinga Eun Byul.

                “ chuaeyo…” ujar kwang min.

Kwangmin POV

Aku kehabisan akal. Aku langsung keluar meninggalkan Eun Byul yang terlihat kaget dengan ucapanku. Aigoo!! Kenapa aku bisa dengan reflek berkata seperti itu? Tapi aku rasa sekali. Aku merasa aku memang menyukainya. Hati ini benar benar tak bisa ditolerir lagi. Aku tadi benar-benar kehabisan akal. Cuma kata itu yang mengiang di kepalaku saat aku berhadapan dengannya. Sejak melihatnya, Wajah min Na noona hilang dalam sekejap. Sekarang yang ada di otakku cuma dia, Park Eun Byul. Tapi bagaimana kalau aku berhadapan dengannya. Aku bisa gila!!

“ Kwangie-ahh… Apa yang kau lakukan di dalam kamar?? “ kata eomma sambil melirikku dengan mata curiga. “ apa kau dan dia.. Seperti itu??” tambahnya

“ Omo.. Kau sedang pikir apa eomma.. Tentu saja aniya.. Jinjja..” kataku padanya. Dia mendekatiku dan berbisik di telingaku.

“ Ya… Kwanggie.. Ternyata benar kau berpacaran dengan Eun Byul yaa..” goda eomma ku lagi.

“ Eomma.. Aniyaa..” bisikku padanya

“ Tapi kau suka dia kan??” goda dia lagi.

“ Molla.!! Sudahlah aku panggil Eun Byul dulu..” potongku supaya dia tak menggangguku.

“ Dasar anak jaman sekarang.. ckckck” gerutunya. Tak tahulah.. Mau nggerutu mau apa.. IDC.. alias I don’t Care…

Eun Byul masih di kamarku. Dia masih membatu. Ah.. Aku bilang aku bercanda saja biar dia tak terlalu shock.

“ Ya.. Eun Byul-ah.. kenapa kau masih disitu??”

“ Apa kamu serius tadi??” katanya dengan pelan.

Wajahnya merah sekali. Kalau begini aku tambah lagi ingin menggodanya. Aku mendorongnya ke tembok.

“ Ya!! Kwangmin.. Apa yang mau kau lakukan padaku???”

“ Muka mu merah sekali.. Kau juga tertarik padaku?? Arachi?”

`” Ngapain aku suka pada orang seperti mu!!”

Dia terdiam. Tak berani melihat wajahku.

“ Ahahahahaha….” Tawaku Sambil mengacak-acak rambutnya.

“ Whe?? Mengapa kamu tertawa..” tanyanya padaku.

“ Tadi aku Cuma bercanda kok.. juga kata-kataku tadi juga bercanda.. Hahahahaha…”

“Ya!! Kau sangat mebuatku kaget tahu!!”

“ Wah… ternyata akting ku sangat bagus ya.. Hahahahaha…”

Dia mendorongku dan berkata

“ Dasar orang menyebalkan!” katanya ketus dan sambil mengangkat kaki dari kamarku.

                Sebenarnya aku tak bercanda.. Aku benar-benar menyukainya.  Tapi.. disisi lain,dia menyukai Hyungku juga bisa membuatku sakit hati. Lebih baik aku pendam saja. Dari pada aku di tolaknya

Eun Byul POV

Kwang min gila!! Jeomal jeomal gila!! Dia bercanda dengan hal yang benar-benar membuatku gila.. tapi.. Kenapa aku merasa dia tidak bercanda? Dia tak terlihat bercanda. Tapi mengapa dia bilang itu hanya bercanda?  Sudahlah.. Kalau dia bilang bercanda pasti bercanda.

“ Eun byul-ah.. ayo bergabung dengan kami.” Panggil eomma jo twins.

“ Ye, Ahjumma…” jawabku.

Kwang min dan Min woo sudah di meja makan. Tapi Young min dan Min Na Unnie dimana?

“ Eun Byul.. Duduk sini..” panggil Kwangmin sambil melambai-lambaikan tangannya. Aku hanya menganggukan kepala. Aku duduk di sebelah Kwang min lagi dan depan ku min woo.

“ Annyeong.. namamu Park eun byul? Ne??” sapa Min woo. Saat aku mau menjawab, Kwang min langsung menjawab secara langsung

“ Ye.. dia adalah Park Eun Byul. Yeojachingulku yang sangat aku cintai…” jawabnya. Aku langsung menginjak kakinya. Dia merintih kesakitan. Sepertinya aku menginjak terlalu memakai tenaga.  Min woo hanya senyum dan tak menghiraukan kwang min.

“ Eun Byul.. Makanlah ini.. Enak lho” Katanya sambil menaruhkan makanan ke piringku. Tapi tiba-tiba Kwangmin langsung mengambil makananku dan memakannya

“ Ohh.. Enak sekali.. Gomawoeyo Min woo-ssi…” jawab Kwangmin.

Kwangmin benar-benar gila. Dia kenapa sih begitu sentimennya dengan Min woo.

“ Kwanggie-ah.. Sudahlah kamu jangan mengganggu dia..”  nasihat Eommanya.

                “ Gwenchana ahjumma… Aku sudah terbiasa dengan kelakuannya.” Jawab Min woo sambil tersenyum

Min woo POV

Kwang min benar-benar menjengkelkan. Dia sengaja membuatku tak bisa dekat dengan Eun Byul. Padahal dia sama sekali bukan pacar dia.Aku tadi bertanya pada Young min Hyung. Katanya dia sama sekali tak memiliki hubungan dengannya. Eun Byul… Dia berbeda dengan Yeoja lain. Dia bukan Yeoja yang hanya suka berdandan. Di wajahnya itu aku bisa melihat kharismanya. Dan yang lebih aneh lagi, Ada getaran di hatiku setelah aku melihatnya. Dia yeoja yang menarik.

“ Min woo-ah.. kamu sekolah dimana?”  tanya Eun byul

“ Aku baru pindah dari Amerika. Karena senin libur, Mulai selasa ini aku akan bersekolah dii tempat yang sama dengan kalian.” Jawabku.

“ Ohh.. Berarti kita bisa bertemu.” Tanggap Eun byul.

“ Aaah.. Min woo-aah.. Kita bisa saling menjalin kasih bersama.” Kata Kwangmin sambil memegang tanganku. Tentu saja aku langsung melepaskan. Kwang min selalu bertindak gila.

“ Kwanggie-ah.. Kenapa kau begitu suka menjaili Min woo.. Ingat Min woo bukan anak kecil lagi.. ” kata Eommanya lagi.

“ Dia sangat imut Eomma. Lihat saja wajahnya. Sangat cute. Hahahaha” kata Kwangmin.

Gila!! Benar benar Gila! Kwang min benar-benar bikin emosi.

“ Ya!! Bisakah kau tak mengangguku??!! 1 jam saja!!” teriakku.

Semua tampak kaget. Karena dari aku senyum saja, tiba-tiba menjadi marah yang sangat besar.

“ Mianheyoo Min woo-ah.. Aku Cuma bercanda.. Just Joke.. Jogging..” kata Kwangmin

“ Joking.. bukan Jogging..” kata Eun Byul membenarkan.

“ Ah.. Jinjja.. Berbicara Jo.. Jokkk..Joking susah banget..” kata kwangmin

                Dasar Kwangmin bodoh.

“ Eun Byul-ah.. kamu pulang nya gimana??” tanyaku.

“ Jalan kaki.. Rumahku dekat dari sini.” Jawabnya

“ Gimana kalau aku antar?” tawarku padanya “ Biar kita juga saling kenal.” Tambahku      “ Hmm.. Boleh.. “ Jawabnya sambil tersenyum. Senyum nya manis. Dia memiliki lesung pipit di pipi kirinya.  Dia sangat manis. Sikapnya pun juga

Youngmin POV

Tak pernah terpikirkan olehku.. Dia akhirnya mau main ke rumahku. Padahal sekarang dia sangat jarang main ke rumahku.

“ Noona.. Mengapa kau datang berkunjung ke sini? Padahal akhir-akhir ini kau jarang mengunjungi kami.” Kata Youngmin padanya

“ Ini karena Min woo kangen dengan kalian. Dia kan baru pulang dari Amerika. Dia sangat ingin bertemu dengan kalian.” Jawabnya dengan datar.

“ Itu saja?” tanyaku padanya

“ Ne… “ katanya dengan singkat

Ternyata bukan karena dia mau menemuiku. Sesak sekali tiba-tiba nafasku. Sakit sekali rasanya.

“ Younggie-ah..” panggilnya menghilangkan lamunanku

“ Ne..” Jawabku

“ Kau tak makan?” tanyanya.

“ Aku sedang tak berselera makan… Kalau kau tak makan, aku juga malas.” Jawabku.

“ Ooh..” katanya.

“ Kau nanti pulang sama siapa?? Sepertinya min woo akan mengantarkan eun byul pulang.” Tanyaku padanya.

“ Mungkin aku akan jalan kaki ke rumah saja.” Jawabnya

“ Siroe! Kamu nggak boleh pulang sendirian. Aku antarkan kamu saja.”

“ Gwenchana, Younggie-ah.. aku bisa pulang sendiri.”

“ andwae.. Kamu akan ku antar saja.”

Dia hanya pasrah menerima ajakanku. Aku senang.. Pasti! Hari ini bisa mengantarnya adalah hal yang paling aku senangi. Karena hal ini akan sulit terjadi di kemudian hari.

Eun byul POV

Mendengar pembicaraan Youngmin dan min Na unnie sedikit membuatku sesak. Youngmin mengajaknya pulang? Apa Youngmin menyukai Min na unnie?? Kalau begitu dia berbohong padaku bahwa dia menyukai yeoja lain. Dia jelas-jelas masih menyukai cinta pertamanya.

“ Eun Byul-ah.. Ayo kita pulang.” Ajak min woo dengan senyum manisnya itu.

“ Ah ne..” jawabku. Tapi sebelum aku menuju ke min woo. Ada tangan yang menahanku. Kwangmin..

“ Ya! Eun byul! Kau harus hati-hati.. Bagaimanapun juga.. Arachi??” katanya. Memang

Dia siapa?Eomma ku saja tak sampai seperti dia begini.

“ Araso!! Aku pulang dulu ya..” pamitku padanya “ Ahjumma… Younggie-ah.. Aku pulang dulu..”

Mereka mengizinkan aku pulang. Kwangmin terlihat gelisah. Apa sih yang di pikirannya

Kwangmin POV

Dasar Eun Byul Bodoh! Bagaimana kalau dia di rayu oleh namja brengsek sepertinya. Pokoknya aku harus mengawasinya! Harus!

Eun Byul POV

Cahaya Lampu di sekitar ku juga menemani suasana ku bersama Min woo. Kesannya memang romantis. Tetapi aku biasa saja. Min woo orang yang baik. Dia sangat supel.

“ Eun Byul. Namja favorit kamu itu apa??” tanyanya tiba-tiba. Aku tersenyum dan memandang ke depan.

“ Dia haruslah namja yang  mencintaiku dengan sepenuh hati. Dia bukan namja yang Cuma mengatakan “saranghae” di mulutnya saja. Tapi dia harus mengatakan dengan penuh perasaan. Dia haruslah melindungi ku dengan sepenuh hatinya. Bukan namja yang malah menghancurkan yeojachingulnya . Bahkan menyakiti perasaan nya. “

“ Oohh.. Begitu..” jawabnya singkat.

“ Kamu pernah punya pacar?” tanyaku padanya

“ hemm..” Jawabnya singkat “ Masakkan Aku yang tampan seperti ini tak pernah pacaran.” Tambahnya lagi

Dia namja yang sangat percaya diri sekali. Tapi katanya memang tak salah. Dia memang sangat tampan dan juga sangat imut. Pastilah banyak wanita yang suka padanya.

“ Tapi.. Jujur saja tak ada diantara mereka yang sangat menarik hatiku.” Tambahnya

“ Jinjjayo??”

Tiba-tiba aku tersandung batu dan aku jatuh. Tapi kenapa tak terasa sakit ya?? Saat aku membuka mataku. Aku melihat wajah min woo sangat dekat. Dia menatap mataku. Aku pun juga. Dia menatapku dengan serius sekali. Aku tak tahu apa yang dia pikirkan.

Min woo POV

Kenapa? Ada apa denganku? Berbeda dengan saat aku memandang mata yeoja yang lainnya. Jantungku berdebar-debar sangat kencang. Mengapa Eun Byul begitu terlihat sangat cantik?

“ Gwenchanaeyo??” tanya ku sambil  membangunkan dia.

“ Gwenchana.. Auww..” rintihnya. Kenapa dia.? Sepertinya dia melukai kakinya.

“ Sepertinya kakimu terkilir. Kamu duduklah di situ. Biar ku periksa kakimu.”  Dia memanyunkan bibirnya. Sangat imut dan aku sangat menyukai raut mukanya yang enak di lihat itu. Aku memeriksa kakinya. Ternyata benar. dia terkilir. Dan terlihat parah.

“ Bentar ya.. Aku mau belikan kamu obat.”

“ Hemm…” Jawab nya dengan singkat.

Dengan berlari aku langsung pergi membeli obat di apotik. Rasanya khawatir sekali jika terjadi apa-apa dengannya.

Author POV

Ternyata dari awal Min woo dan Eun Byul pulang dari rumah Jo twins. Si Kwangmin mengikuti mereka. Kwangmin tau sifat Playboy Min woo. Jadi dia mengikuti terus kemana mereka pergi. Dia khawatir Eun Byul ada apa-apa.Saat Eun Byul jatuh dan di tangkap oleh Min woo pun juga dia lihat. Kwangmin terlihat kesal sekali. Dia menatap min woo seperti mau memakannya bulat-bulat. Dari pandangannya dia berkata “ Jangan pegang yeojaku!!”. Setelah itu, Min woo Pergi membelikan nya  Obat. Dia berpikir untuk menghampirinya Karena Dia juga khawatir Takut Kakinya semakin parah. Apa lagi ini musim dingin, Pasti dia juga kedinginan. Dia berjalan pelan-pelan menemui Eun Byul. Lalu dia melepas Syalnya memberi syal itu kepada nya.Dia melirik kearah Kwangmin dan terlihat tertegun.

“ Ya.. Park Eun Byul. Mengapa kau belum pulang??” tanya kwangmin sambil melototi Eun Byul.

“ Ah.. aku..” katanya gugup.  Lalu Kwang min melihat kaki yeoja tersebut dengan menundukan badannya dan melihat kakinya yang membiru itu.

“Ya! Kamu melukai kakimu ya?  Baboya!!  Kalau jalan itu harusnya lihat juga keadaan di bawahmu. Min woo benar-benar tak becus menjagamu.” Kata  kwangmin.

“ Ya! Jangan salahkan Min woo.. Dia sangat baik tahu! Buktinya dia membelikanku obat sekarang. Memang sepertimu yang tak ada usaha menolongku??!!” kata eun Byul membela Min woo. Kwang min membelalakan matanya. Lalu dia punya niat untuk menggendong yeoja itu.

“ Ya.. Di sini dingin. Sini ku gendong saja.” Singkat kwangmin. Dengan langsung Dia menggendongnya dengan posisi  menggendong tuan putri.

“ Ya!! Jo Kwang min!! Turunkan aku..” ronta Eun Byul

“ Siroe!! Hahahahaha” jawab kwangmin sambil tertawa terbahak-bahak

“ Ya… Jo Kwang min.. Di sini banyak orang… Min woo lagi membelikan ku obat. Katanya aku suruh tunggu disini..” kata Eun Byul. Wajahnya memerah bagaikan tomat. Dia sangat malu sekali. Sedangkan Kwangmin hanya nyengir .

“ aigoo.. dia sudah besar.. pasti dia bisa pulang sendiri. Memang dia sepertimu yang harus di antarkan??”

“ Tapi…” katanya.

“ sudahlah… Dimana rumahmu.. Tunjukan padaku.” Tanya kwangmin dengan nada datar.

Akhirnya Eun Byul hanya bisa pasrah. Dia menunjukan jalan rumahnya pada kwang min. Di ke jauhan No min woo melihat hal itu. Tangannya  memegang kantong plastik berisi obat untuk keseleo. Dia mengepalkan tangannya. Dia terlihat kesal sekali. Sepertinya auranya menciptakan rasa cemburu.

Min woo POV
Kurang ajar! Kwangmin merebut eun byul. Mengapa aku tak sadar dia mengikutiku. Dasar licik. Padahal kan aku dulu yang mengajaknya pulang. Tapi.. Mengapa denganku? Mengapa aku begitu kesal? Rasanya tak tega Eun Byul bersama Kwang min. Ah.. Molla!! Sudahlah aku pulang saja.

Kwangmin POV

Aku mengantarnya pulang… Senang sekali? Arasoo!! Raut mukanya sangat lucu saat aku menggendongnya. Wajahnya merah sekali.

“ Ini Rumahmu??.”

“ ne.. sekarang turunkan aku….”

“Bukakan kunci pintunya..” kataku sambil berjalan menuju pintu rumahnya.

“ Turunkan aku dulu…” ujarnya

“ siroe! Bagaimana nanti kalau kakimu semakin parah. Buka pintunya.”  Suruhku kepadanya.

“ ah.. Kau cerewet sekali!! Arasoo.. arasoo!!” katanya. Wajahnya sangat kesal. Sangat lucu…

Sepertinya dia hanya pasrah dan membukakan pintu. Aku menggendongnya dan menaruhnya di sofa. Aku duduk di sebelahnya sambil mengumpulkan tenaga. Di rumahnya tak ada eomma dan appa nya? Kemana ya mereka??

“ Kwanggie-ah.. Kamu lelah?? Aku berat ya?? “ tanyanya dengan nada khawatir.

“ Ne! Kau sangat berat!! Kau pasti tak pernah diet ya!!” ledekku

“ Ya!! Kalau tau begitu ngapain kau menggendongku sampai disini. Bagaimana kalau kau kecapekan?” Protesnya. Lagi-lagi dengan raut mukanya yang imut

“ Ya.. Kau khawatir padaku?” kataku.

“ tentu saja tidak! Ngapain aku khawatirin orang aneh sepertimu!! Jangan pede dong.” Jawabnya dengan ketus. Tapi dia menjawab dengan raut muka yang agak gugup.

“ Tapi.. Menggendongmu sangat menyenangkan. Aku tak terlalu merasa capek.”

Dia terlihat kaget mendengar ucapanku. Lalu dia menatapku tajam tajam.

“ Kenapa kamu senang?” tanyanya dengan nada penasaran.

“ Molla…” singkatku.

Aku tak bisa mengatakan bahwa alasannya aadalah : “ Karena kamu adalah yeoja yang penting bagiku. Jadi aku mau melindungimu.” Bisa-bisa dia kaget lagi seperti tadi siang.Dia memanyunkan bibirnya

“ Ya!! Kau tak asik… “ katanya sambil menjitak kepalaku.

“ Woyy!! Sakit tahu..! Kau ini memang benar-benar singa.. Ahaha”

“ Mwo???! “ Katanya kesal. Dia memukul ku lagi. Aku hanya tertawa. Aku hampir saja lupa kalau kakinya terluka

                “ Sebentar.” Kataku datar.

Eun Byul POV

“Sebentar.”

Dia bangun dari sofa, Lalu dia membungkuk di depanku.Lalu dia meraih kakiku

“ Ya! Apa yang kau lakukan?” tanyaku padanya

“ Membantumu menyembuhkan kakimu yang terkilir ini.” Jawabnya dengan serius.

Dia menyentuh kaki dengan lembut. Dia terlihat sangat serius. Wajahnya berbeda dengan Kwangmin yang biasanya

“ Aaww.. Kwanggie-ah.. pelan-pelan.” Rintihku.

“ Kureso?.. Mianhe.. Aku tetap harus melanjutkan.” Katanya sambil memijit kakiku lagi. Entah kenapa saat itu aku ingin  terus memperhatikannya. Aku agak terpesona dengannya. Bisa di bilang dia keren juga. Tiba-tiba dia melihat ke arahku juga. Dengan cepat aku langsung mengalihkan pandanganku darinya.

“ Mengapa melihatku? Aku tampan ya?” katanya dengan tersenyum lebar. Melihatnya seperti itu jadi ingin menjitaknya.

“ Mwo? Tampan?? Ya! Kwangmin kamu sudah bermimpi.. Ahahaha” Kataku sambil tertawa lepas. Tiba-tiba pijitan kakinya terhenti. Dia melihat ke arahku. Memandangku dengan tajam.

“ Ya Jo kwangmin? Whee?” tanyanya

“ a…. Aniyaa.. “ jawabnya. “ Sudah selesai.” Katanya sambil duduk kembali di sofa “ Ahh.. begitu capeknya menggendong  gajah terkilir. Ahh.. “ ledek dia lagi

“ Ya!! Mengapa kau begitu menjengkelkan!!” Kataku sambil berdiri di depannya. “ Omo!! Kakiku sudah tak sakit… Omo!! Gomawo kwanggie-ah!!” kataku. Aku langsung reflek memeluknya. Baboya! Mengapa aku melakukan ini? Gila!! Jantungku berdetak kencang lagi.Dan lebihnya lagi aku merasa ada sesuatu yang lembut mendarat di pipi kiriku. Dia mencium ku!! Mwo!!!  Dia langsung melepas pelukan dan berdiri.

“ aku pulang dulu ya.. Bye!!” katanya langsung pergi dari rumahku

                Aku tak tahu mengapa perasaan hatiku jadi kacau. Jantungku tiba-tiba berdetak begitu kencang. Dia gila sekali..!! Dia membuatku jadi membatu begini. Untung appa dan eomma sedang pergi . Oppa lagi kerja part time. Kalau tidak, Bisa bisa aku diledeki  karena kwangmin menggendongku. Tunggu.. Mengapa tiba-tiba aku merasa Young min tak ada artinya bagiku. Dari tadi bahkan sampai sekarang aku tak begitu memikirkan keadaanya. Ada apa dengan ku?

“ Eun Byul-ah.. Kau sudah pulang.” Sapa Oppaku ParkJae ha. Dia langsung duduk di sebelahku. Aku hanya mengangguk kepadanya.

“ Eun Byul… Pipimu merah sekali. Kau baru di cium sama namja ya?? Hayoo.. Hayoo” goda Oppaku sambil mengacak rambutku.

“ Aniyaa!! Jangan sembarangan tebak.” Kataku padanya

“ Sudah.. tidur sana.. Sudah malam.” Katanya padaku

Aku hanya menganggukan kepalaku dan pergi ke kamar untuk siap-siap tidur.

Youngmin POV

Aku mengantarkan Min Na ke rumahnya. Sudah lama aku tak mengantarnya pulang seperti ini. Aku sangat merindukan saat saat ini. Mungkin terakhir adalah sebelum dia berpacaran dengan namja brengsek itu.

“ Youngmin…” panggil Noona padaku

“ ne??”

“ Jangan terlalu baik padaku…” katanya padaku.

Aku tahu pasti Dia akan berbicara seperti ini. Aku tahu dia masih memikirkan namja itu. Aku tau itu.. Makanya Dia tak mau aku berbuat baik terhadapnya. Karena Dia sangat merindukan namja itu.

“ Apa karena kamu masih mengharapkan kehadiran  Jung min hyung?” kataku

“ Ini semua tak ada hubungannya dengan Jung min.” Tambahnya

Aku sudah tak tahu lagi. Emosi ku sudah tak bisa ku tahan lagi. Seperti biasa aku sulit mengontrol emosiku. Ku rasa aku sudah mau meledak

“ Terus siapa lagi kalau bukan dia?? Ingatlah ! Dia namja yang sudah melukai hatimu!! Sampai sekarang dia tak pernah memberi kabar kepadamu!! Apakah kamu sudah lupa?? Dia namja yang brengsek!!” kataku dengan nada yang tinggi

Dia menundukan kepalanya. Aku melihat butiran air mata mulai jatuh dari matanya.  Lalu dia mengangkat kepalanya lagi

“ Ini semua bukan urusanmu!! Mengapa kau begitu ingin mengikuti urusanku!! Whee?!! Wheyo!!!”  teriaknya terhadapku

“ Ini karena nan.. Chuaeyo, Noona!!! Apakah kau tak bisa melihat ke arahku? Mengapa dimatamu hanya Jung min brengsek itu!!”

PLAK!! Dia menamparku. Aku tahu ini akan terjadi. Karena dia pasti tak suka aku berbicara seperti itu.

Aku sudah lepas kendali. Tanganku sudah mengepal. Bahkan air mataku pun juga turun. Aku benar-benar sakit hati.

“ Sudahlah.. Aku tak mau kita berantem hanya karena masalah ini. Aku masuk dulu.” Katanya dengan nada yang rendah.

Aku benar-benar tak tahan. Hati ini sudah sangat sakit di buatnya. Mengapa kau tak bisa memilih aku noona. Mengapa kau tak pernah berpikir ada aku di sini??

Min Na POV

Sungguh lelah hari ini… selalu begitu.. Setiap kali berbicara dengan Young min selalu berakhir seperti ini. Selalu membicarakan Jung min Oppa, pacarku yang sekarang ada di luar negeri. Memang sudah lama dia tak mengontakku. Tapi aku yakin dia akan datang untuk menemuiku. Youngmin benar-benar membuatku kesal. Mengapa dia bilang Jung min Oppa brengsek. Padahal Oppa bukan orang yang seperti itu

Ting.. You have a message..

Aku meraih telepon genggamku. Lalu membuka flip nya. Aku melihat ada tulisan 1 pesan dari orang yang aku nantikan. Jung min Oppa!

From     : Oppa❤

Subject: Saranghae J

Chagiya…

Aku akan pulang besok dari Jepang.. mianhe aku lama tak menghubungimu. Aku memiliki banyak urusan sehingga tak sempat untuk mengirim mu pesan. Kalau aku sudah sampai, Aku akan menghubungimu. your  Minnie ^_^

Suasana hatiku yang suram tiba-tiba menjadi bahagia. Oppa akan pulang besok?? Tuhan aku senang  sekali. Omong-omong min woo belum pulang? Padahal kan dia sudah pulang duluan??

Ting tong

Bel berbunyi.. Pasti itu min woo.. dan itu memang minwoo..

“ Ya.. Min woo-ah!! Bukannya kau sudah pulang dari tadi..” tanyaku padanya

“ Molla… Suasana hatiku sedang tak baik… “ katanya dengan mimik wajah yang memang benar-benar tak baik.

“ Ya sudah.. kau istirahat saja..”

Dia tak menjawabku dan langsung pergi ke kamarnya.

To be continued

This entry was posted by r13eonnie 강 하이에나.

6 thoughts on “[FREELANCE] Choose Me – Part 3 ( Like You and Love You )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: