[FANFICT/FREELANCE] Don’t Touch My Girlfriend – Chapter 03

cats3

Title
Don’t Touch My Girlfriend – Chapter 02
Author   Oktaviani Manalu
Genre         Romance, School , Friendship
Rating         T
→ Type   Chaptered
Main Casts      
Lee Ji Eun (Author)
No Min Woo
 Jo Kwangmin
Krystal Jung / krystal F(x)
Sulli F(x)
Hai.. para reader, udah baca FF ku yang sebelumnya kan? Gomawo ya, udah nyempetin waktu buat baca! Mianhae, kalo FF nya kurang sempurna ato banyak salahnya. Aku harap Don’t touch my girlfriend 3 ini bisa menjawab semua pertanyaan para reader di Don’t touch my girlfriend 2.

“Memangnya siapa kau?” kataku sambil menendang bebatuan yang ada di depan kakiku. “Minwoo itu memang baik padaku, jadi jangan cemburu!”

“Aku sama sekali tak takut padamu, karena ini urusan perasaan. Aku tak peduli apa yang akan kau lakukan padaku. Di dunia ini aku tidak sendiri, masih ada eomma, appa, Sulli, Minwoo, bahkan Kwangmin.”

Selesai berbicara sendiri, akhirnya aku sampai ke rumahku. Ku buka pagar rumah lalu memberi salam pada ‘Gguk’ anak anjingku.

“Eomma!!” sapa ku.

“Ji Eun! Ayo makan changi, eomma sudah memasak makanan kesukaanmu!” kata eomma sambil mendorongku ke meja makan.

“Eomma, kalau seandainya eomma diancam untuk tidak melakukan hal kesukaan eomma, apa yang eomma lakukan?” tanyaku pada eomma, sejenak eomma berfikir, lalu menghela nafas.

“Itu tentu hak eomma, jadi hak orang tentu tak bisa diatur! Dan jangan bersikap bodoh!” jawab eomma lalu tersenyum.

“Gomawo eomma, eomma memang yang terbaik!”

“Ingatlah changi, kau di dunia ini tak sendirian, masih banyak orang yang menyayangimu, jadi kau tak perlu takut!”

“Ne. eomma! Saranghaeyo.”

***

Keesokan harinya saat di sekolah.

“Kau tau Eun, ini sungguh seperti mimpi. Kemarin aku kencan dengan Kwangmin!” ujar Sulli sambil menggebrak bangkunya berkali-kali.

“Mwo? Selamat ya?” jawabku sambil menepuk bahunya.

“Lalu? Selanjutnya bagaimana?”

“Kau ajak dia belajar bersama!”

“Ani. Aku pasti malu sekali, aku tak jago dalam pelajaran.”

“Apa ya? Ajak saja dia jalan jalan lagi.”

“Dia pasti bosan.”

“Kau pikir saja sendiri.”

Kemudian, Sulli cemberut masih memikirkan langkahnya selanjutnya, aku berdecak melihat kelakuannya.

***

Saat istirahat, aku keluar ke lapangan basket Indoor. Tak kusangka akan bertemu dengan Krystal, dia juga melihatku lalu menghampiriku.

“Apa kau sudah memikirkannya?” tanyanya padaku.

“Tentu!” jawabku.

“Bagus, jawaban yang bagus. Bagaimana kalau kita bertanding basket!”

Kami berdua bermain basket cara one by one. Saat ini skorku masih berada di atasnya tapi keberadaannya bisa bisa membuatku lengah. Tanpa kami sadari ternyata penonton menjadi banyak, Sulli duduk di sebelah Kwang, dan di sebelah Kwang ada Minwoo yang asyik mengamati permainan kami.

Saat ini yang membawa bolanya adalah Krystal, tapi sepertinya ini suatu peluang. Krystal mencari sosok Minwoo di bangku penonton , dengan sigap aku merebut bola itu lalu berlari ke ring milik Krystal lalu YES!!!. Pemenangnya adalah aku, Krystal berhasil aku kalahkan.

“JI EUN KAU MEMANG HEBAATT!!” teriak Sulli.

Lalu Krystal tersenyum padaku ,aku tau itu senyuman ikhlas. Aku melihatnya pergi dari lapangan Indoor. Sulli berlari ke arahku dengan cepat ia memelukku, aku pun membalasnya.

“Kau Hebaaat.”

Kwang dan Minwoo pun ikut berpelukan dengan kami. Sepulang sekolah,Kwangmin mengajak aku dan Sulli untuk menemaninya foto Calendar 2013 Boyfriend. Aku langsung menerima tawaran Kwang, baru kenal saja Kwang sangat baik padaku maupun Sulli. Mengajak kami melihat penampilan Boyfriend, menraktir kami makan di restoran, sampai menemaninya foto Calendar.

“Kwang! Kau sungguh baik pada kami, aku sampai merasa tak enak,” kataku pada Kwang, lelaki itu hanya tersenyum “Aku akan baik pada gadis.”
“Kau romantis sekali, Sulli sepertinya akan semakin menyukaimu.”

Melihat Boyfriend dari video maupun foto sangat berbeda. Mereka sangat tampan dan mempunyai kepribadian yang unik. Baru pertama kali bertemu, mereka sudah sangat akrab dengan kami. Apalagi Donghyun oppa yang sering kali mengejek atau membongkarkan aib Minwoo membuat kami ikut tertawa.
Sudah saatnya, mereka foto, aku dan Sulli menunggu sambil bermain games di Iphone-ku. Melihat ku menggenggam Iphone, Sulli mengejek

“Hmm.. Iphone baru ya?”

“Ani. Sudah dua hari yang lalu appa-ku mengirimkannya dari Jepang.”

Sungguh membosankan katanya menemani foto, ternyata menunggunya foto.

***

Dua hari kemudian, di taman sekolah.

“Ji Eun, apakah kau nanti ada acara?” tanya Minwoo padaku.

“Ani.”jawabku seraya tersenyum kepadanya.

“Aku ingin mengajakmu nonton. Nanti akan aku jemput. Maukah kau?” tanyanya.

“Baiklah. Nanti jam 6 malam ya?”

“Ne.”

***

Entah mimpi atau khayalan aku tak tau. Dengan cepat aku buka lemari, lalu memilih baju. Semua baju tak satu pun yang cocok padaku. Terus ku geledahi isi lemariku. Dan akhir pilihan yang tepat untuk musim dingin. Jeans, kaos putih, cardigan berwarna hitam, dengan oxford ku. Aku memakai semua baju pilihanku, dan merias wajahku dengan make up natural.

Tin tinnnn.. Suara klakson mobil berbunyi.

Segera aku berlari berpamitan pada eomma lalu masuk ke dalam mobil Minwoo. Lelaki itu melihat ku dengan aneh. “Mwo?” tanyaku, Minwoo menggelengkan kepalaku. Lalu menyalakan mesin dan menjalankan mobilnya.

“Kita mau nonton film apa?” tanyaku.

“Romantis pokoknya.” Jawabnya singkat, aku hanya mengangguk.

Sesampainya di bioskop, Minwoo memakai kacamata dengan topi. Aku rasa ia lakukan itu supaya tidak di kenali. Film yang kami tonton memang menyenangkan perpaduan antara Romance dan Comedy. Aku dan Minwoo.

***

Sesudah Minwoo mengantarku pulang, dia berpesan agar tak membicarakan hal ini pada Krystal. Aku menuruti permintaannya. Selesai mobil menghilang dari hadapanku, aku memasuki rumah. Tapi ada sosok gadis yang aku kenal berdiri di depan pagarku. Krystal. Aku menghampirinya, tak lama kemudian ia mendorongku hingga jatuh ke tanah.

“Kau perebut namja chingu ku!!”

“Tidak seperti itu Krystal, kami hanya berteman, dia mengajakku nonton di bioskop. Katanya kau menyukai film romantis, makanya ia mengajakku!” jelasku.

“Pembohong!!” Krystal teriakk pelan. Tiba-tiba tangannya melayang ke pipiku dengan amat sangat keras. Tanpa sadar mataku membengkak, bagaikan terkena tonjokan dari petinju.

“Rasakan itu!” sambungnya lalu bergegas keluar.

***

Hari ini aku tidak masuk sekolah, ini karena tonjokan yang diberikan Krystal masih terasa sakit terutama di mataku. Eomma belum mengetahuinya, karena aku berusaha menyembunyikannya. Dan setelah mendapat tonjokan , hari ini suhu tubuh ku meningkat alias demam.

“Ji Eun. Kau mengapa tak masuk sekolah tadi?” tanya Sulli di seberang telepon yang ku dengar sangat khawatir padaku.

“Aku sakit.”

“Bagaimana kalau aku, Kwang, Minwoo menjengukmu?”

“Tidak perlu. Aku hanya perlu ketenangan. Mungkin empat hari lagi aku akan pulih.” ujarku sambil tersenyum.

“Lama sekali.”

“Changi, sabarlah!”

“Sembuhlah, Saranghaeyo!!” jawab Sulli yang ku dengar sambil menangis.

“Kau jangan menangis. Aku nanti ikut menangis.”

“A..ANI.. cepat sembuh ya?” jawabnya lalu menutup teleponnya.

Sungguh aku harus tau, aku harus mundur dari prinsip eomma. Aku harus menjauhi Minwoo, ini juga demi kebaikanku. Tak kusangka ternyata Krystal jenis yeoja yang suka main tangan.

TO BE CONTINUED…

This entry was posted by boyfriendindo.

3 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Don’t Touch My Girlfriend – Chapter 03

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: