[FANFICT/FREELANCE] I Love You Too Boy! – Chapter 02

BestHDWallpapersPack161_20

Title 
I Love You Too Boy! – Chapter 02
Author   Sindyira
Genre         Friendship, School, Romance
Rating    T
Type   Chaptered
Main Casts      
~ No Minwoo~ Hye Won (5dolls)

~ Jo Kwangmin

~ Ha Young (A-Pink)

Hyewon dan Min Woo berjanjian di sebuah taman.

“Mianhae, aku tak bisa menjawab pertanyaan mu kemarin. Aku belum bisa.” kata Hyewon

“Aku tau seharusnya aku mengubur perasaan ini karena kamu sudah mempunyai Kwangmin.”

“Jangan kau kubur perasaan itu. Mencintai seseorang itu bukan sebuah kesalahan.”

“Apakah kau yeojachingunya Kwangmin?” tanya Min Woo.

“Aku tak bisa menjawabnya.”

“Aku akan liburan ke Amerika selama 1 minggu. Aku harap kau baik-baik disini.” kata Min Woo sambil beranjak pergi meninggalkan Hyewon. Tapi Hyewon menarik tangan Min Woo.

“Jangan pikirkan keadaanku, sedangkan kau tak bisa menjaga diri mu sendiri.” kata Hyewon sambil melepaskan Min Woo pergi.

Hyewon menundukkan kepala, Hyewon bingung atas keputusannya menolak Min Woo menjadi namjachingunya.

***

Kwangmin khawatir dengan keadan Hyewon hari-hari ini. Hyewon yang dulunya ceria mendadak menjadi yeja yang pendiam.

“Hyewon apa yang terjadi denganmu?” tanya Kwangmin.

“Aku tak apa-apa.” kata Hyewon sambil menyempatkan bibirnya tersenyum manis.

“Jangan kau tutupi semuanya dariku, aku tau semuanya.” bisik Kwang sambil meninggalkan Hyewon sendiri. Hyewon hanya bisa menunduk dan menangis.

***

Seminggu Kemudian…

Min Woo mengajak Hyewon makan siang di sebuah restoran Jepang.

“Ternyata kau baik-baik saja.” kata Min Woo mengawali pembicaraam mereka.

“Aku sangat baik-baik saja. Ada apa kau mengajak ku kesini?” tanya sinis Hyewon.

“Kenapa kau sinis kepadaku?” Tanya Min Woo. Tapi tiba-tiba ada seorang yeoja yang tiba-tiba memeluk Min Woo.

“Siapa ini?” tanya Hyewon

“Kenalkan ini Ha Young.” kata Min Woo memperkenalkan yeoja itu ke Hyewon.

“Aku Ha Young lebih tepatnya yeojachingunya Min Woo.” kata Ha Young sambil memberikan tangannya ke depan Hyewon, Hyewon pun membalas tangan Ha Young.

“Aku Hyewon. Kelihatannya urusanku dengan Min Woo telah selesai. Aku pulang dulu yah.”

Hyewon pun meninggalkan restoran itu, Min Woo hanya bisa diam karena Ha Young ada di sana. Ha Young dan Min Woo pun meneruskan makan siangnya.

***

“Hyewon..” sapa Ha Young saat berpapasan dengan Hyewon di koridor sekolah dan ternyata Ha Young akan besekolah di sana.

“Oh.. Ha Young. Wae?”

“Aku ingin tahu semua tentang Min Woo katanya kau sahabatnya. Aku ingin tahu selama aku tak disini apa Min Woo menyukai yeoja lain.”

“Mian. Aku ada janji dengan Kwang.” kata Hyewon sambil beranjak pergi.

“Kau mau jadi sahabatku?” teriak Ha Young.

“Mungkin aku bisa.” Teriak Hyewon sambil tersenyum menghadap Ha Young.

Ha Young hanya memandang kepergian Hyewon. Ha Young merasa ada yang aneh dengan Hyewon setiap membahas tentang Min Woo.

***

Lagi-lagi Min Woo meminta Hyewon menemui dirinya di taman belakang sekolah. Hyewon pun menyetujui ajakan Min Woo.

“Wae?” tanya Hyewon.

“Mianhae.” kata Min Woo tapi tamparan pun berhasil mendarat di pipi Min Woo.

“Mianhae..Mianhae.. hanya itu yang bisa kau ucapkan. Aku benci kau Min Woo. Aku capek harus hidup dalam kebohongan.”

“Mia…” kata Min Woo lagi tapi dengan cepat Hyewon berteriak “Aku tak ingin mendengarnya.”

“Hyewon..”

“Aku tak bisa, Ha Young sekarang sudah jadi sahabatku. Aku tak bisa mengkhianatinya. Lebih baik kau tinggalkan aku.” jelas Hyewon, tapi Min Woo malah berlutut di depan Hyewon. “Pergi, Cepat…” teriak Hyewon.

Min Woo pun pergi. Hyewon hanya bisa menahan isak tangisnya.

***

Hari-hari Ha Young pun ditemani dengan seorang Hyewon. Hyewon pun terpaksa menjauh dari Min Woo. Dan siang ini Ha Young mengajak Hyewon bertemu di taman sekolah.

“Hey.. Ada apa kau mengajak ku kesini?” tanya Hyewon tapi Ha Young tak menanggapi pertanyaan Hyewon dan tetap membaca novel yang baru dibelinya.

“Ha Young. Wae? Aku harus bertemu dengan Kwang.” jawaban Ha Young pun tak ada.

“Hey, ada apa yang kau suka dari novel itu ampai-sampai kau mengabaikan ku?”

“Aku selalu bermimpi kisah cintaku seperti novel romantis yang ada di dunia ini.” kata Ha Young sambil menatap langit biru.

“Apa maksudmu?” tanya heran Hyewon.

“Aku ingin memiliki namjachingu yang romantis.” kata Ha Young sambil menatap mata Hyewon.

“Apa Min Woo tak romantis?”

“Apa kau pikir dengan wajah Min Woo yang perhatian, dia memiliki sifat romatis. Kau salah Hyewon aku sakit memiliki namjachingu seperti dia.” jelas Ha Young sambil meneteskan airmata.

“Tapi..” kata Hyewon terputus karena Ha Young telah meneruskan perkataan Hyewon.

“Tapi kenapa aku mencintainya? Iya?” tanya Ha Young, Hyewon pun hanya menganggukkan kepala.

“Karna cinta itu tak membutuhkan alasan, kalau alasan itu hilang berarti cinta itu pun akan hilang bukan.” kata Ha Young. Hyewon pun merasa apa ini tujuan Ha Young mengajaknya ke sini.

Hyewon pun merasa kasihan dengan Ha Young, sedangakn dia harus bersembunyi di dalam kebohongan yang harus ia pertahankan entah sampai kapan.

***

Seperti biasa hari sabtu sekolah Hyewon meliburkan murid-muridnya. Dan seperti biasa juga pagi harinya Hyewon dan Kwang lomba lari.

“Kwang menurut mu aku itu seperti apa?” tanya Hyewon sambil berlari mengimbangi kaki Kwang berlari.

“Kau yeoja jelek yang pernah aku temui.” kata Kwang sambil mencubit hidung Hyewon yang sudang mancung itu.

Tapi kegembiraan mereka tak berlangsung lama, tiba-tiba ada mobil berwarna ungu yang berhenti di depan mereka dan pengemudi mobil itu adalah Ha Young. Ha Young menghampiri Hyewon dan Kwangmin.

“Hyewon, aku putus dengan Min Woo.” kata Ha Young sambil memeluk Hyewon. Hyewon hanya bisa diam.

“Lebih baik kalian bicarakan di rumahku saja. Nggak enak kalau di lihat orang disini Ha Young menangis.” Tawar Kwang, Hyewon dan Ha Young hanya bisa menganggukan kepala.

Sesampai di Rumah Kwangmin…

Mereka berdua pun melanjutkan pembicaraan mereka, sedangkan Kwang harus member waktu mereka untuk berbicara berdua.

“Hyewon. Bagaimana ini?”

“Aku tak tau, seharusnya kau bisa menghadapi ini semua. Kau jangan lemah, jangan jadi wanita yang lemah di hadapan Min Woo.” teriak Hyewon, yang mungkin batas kesabarannya tak bisa terkendalikan lagi.

“Hyewon, kau marah padaku?”

“Mian. Aku harus pergi sekarang.”

Hyewon pun meninggalkan Ha Young dan Kwang berdua. Ha Young pun menceritkan semuanya kepada Kwang tapi Kwang hanya membalas cerita Ha Young dengan mimic wajah yang sangat lucu. Dan tanpa mereka sadari, mereka terlihat sangat akrab.

***

Tok…Tok… Pintu rumah Min Woo berbunyi

Min Woo pun membukakan pintu rumahnya. Dan ternyata yang datang adalah Hyewon. Dan tanpa basa-basi Hyewon langsung marah-marah ke Min Woo.

“Kenapa kau menyakiti sahabatku?” teriak Hyewon.

“Karena dari dulu aku tak suka dengannya.”

“Terus kenapa kau mengajaknya datang ke Korea?”

“Karna eomma nya menyuruhku mengajaknya. Dan aku pun tak suka dengan pertunangan yang dilakukan keluargaku.”

“Kau jahat Min Woo. Hati Ha Young sakit karna kau.” Kata Hyewon sambil mendorong tubuh Min Woo ke belakang.

“Apa kau juga tau kalau selama ini aku sakit. Harus melihat mu bersama dengan Kwang. Apa kau tau itu.”

“Ini permintaan terakhir ku, aku ingin kau berpacaran lagi dengan Ha Young.” kata Hyewon sambil memohon kepada Min Woo.

“Okey.. Akan kuturuti permintaan mu. Tapi kalau kemudian hari Ha Young tersakiti. Itu bukan urusan ku.”

Hyewon pun merasa mendapat benturan. Sekarang Hyewo dihantui dengan perkataan terakhir Min Woo “Kalau ada yang tersakiti. Apa maksud semua ini.” batin Hyewon.

***

Min Woo mengikuti permintaan Hyewon untuk berpacaran dengan Ha Young meskipun Min Woo tak menyukainya. Min Woo pun menemui Ha Young di danau tempat Ha Young melampiaskan kesedihannya.

“Ha Young…” sapa Min Woo, tapi Ha Young hanya tersenyum tipis.

“Mian.” katanya lagi.

“Mian atas apa?” jawab halus Ha Young.

“Karna aku telah menyakiti mu.”

“Aku tau tujuan mu datang kesini. Tapi aku sudah tau semuanya?”

“Semuanya? Maksudnya?” Bingung Min Woo tapi Ha Young hanya tersenyum sinis.

“Aku tau semuanya, aku tau kau suka dengan Hyewon. Aku tau itu?” teriak Ha Young sambil menahan isak tangisnya.

“Itu nggak penting. Tinggalkan aku sendiri. Dan kembalilah kepada Hyewon kalau tentang pertunangan biar aku yang mengurusnya.” jelas Ha Young tapi tiba-tiba Min Woo memeluk Ha Young. Dan ternyata di belakang pohon ada Hyewon yang sedang melihat mereka, Hyewon hanya bisa menahan tangis.

***

Malam harinya Ha Young bertamu ke rumah Hyewon. Ha Young pun datang dengan wajah ceria.

“Kelihatannya kau sedang bahagia, udah balikan sama Min Woo yah?” tanya Hyewon dengan wajah gembira.

“Kenapa kalau aku balikan dengan Min Woo kau cemburu?” tanya Ha Young dengan nada sinis.

“Eh.. enggak kok. Aku sangat senang.” jawab Hyewon terbata-bata dan memaksa bibirnya tersenyum.

“Yah aku sudah balikan dengan Min Woo. Kalau kau mau minta traktir besok pagi temui aku di danau.” ajak Ha Young dan Hyewon pun menganggukan kepalanya.

***

Hyewon pun melihat danau itu dari kejauhan. Hyewon pun melihat Min Woo sedang berkeliling danau dengan perahu. Min Woo pun melihat Hyewon dan mengajak Hyewon mendekat.

“Kemarilah…” teriak Min Woo dan Hyewon pun duduk di pinggir danau menunggu Min Woo menepi di danau.

“Ha Young kemana?” tanya Hyewon saat Min Woo duduk disebelahnya.

“Katanya kita duluan saja naik perahunya. Ayo.” ajak Min Woo. Min Woo pun menyalurkan tangan kanannya untuk membantu Hyewon berdiri. Awalnya Hyewon tak mau naik perahu dengan Min Woo tapi karna Min Woo memaksa, Hyewon pun mau.

Di tengah danau Min Woo dan Hyewon hanya berdiam-diaman. Karna Min Woo laki, Min Woo pun mengajak Hyewon berbicara.

“Sejujurnya Ha Young tak datang kesini.” kata Min Woo

“Apa maksudmu?” tanya heran Hyewon

“Iya. Dia membantu ku untuk mengajak mu datang kesini.” kata Min Woo sambil tersenyum penuh kemenangan.

“Ha Young…” teriak Hyewon. Dan sejenak keadaan menjadi hening. Mereka berdua pun saling betatapan mata. Dan di akhir mereka bertatapan mata, Hyewon dan Min Woo tertawa melihat wajah satu sama lain waktu serius sangatlah lucu.

“Hyewon aku mohon jawablah pertanyaan ku ini. Would you be my girlfriend.” kata Min Woo sambil memberi satu tangaki bunga mawar.

“Bagaimana dengan pertunangan itu?” tanya Hyewon.

“Ha Young akan membatalkan pertunangan itu. Bagaimana dengan jawabanmu? Jebal.” kata Min Woo tak sabar mendengar jawaban Hyewon.

“Aku tak bisa menolak mu. I Love You Too Boy.” kata Hyewon dan dengan cepat Min Woo memeluk Hyewon sampai-sampai perahu yang ia pakai kehilangan keseimbangan.

“I Love You Hyewon.” teriak Min Woo saat perahu yang mereka tumpangi terbalik dan untunglah saat perahu itu terbalik mereka tepat ditepi.

THE END

Note : Inilah cerita ku. Cukup sampai di sini karna aku harus sekolah. Tapi aku nggak akan berhenti untuk buat FF. tolong kritikkannya yah.

This entry was posted by boyfriendindo.

9 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] I Love You Too Boy! – Chapter 02

  1. bagus thor.. keren banget!!! Daebak!
    eh, thor aku mau nanya.. klo aku bikin fanfic juga boleh ga?? hehe.. nanti aku juga minta di publish disini.. Thx before thor..🙂 saranghaeyo!!! Boyfriend hwaiting!! Ppyong!!!

  2. Singkat tp gk afdol kalo gk bilang DAEBAK :DD wkkka~

    Tp aku lbih suka kalo boyfriend couple-an sama APink, cocok bgt bwanget bwanget

    Dan ff kamu cetarr membahanA badai menggelorA seperti tornado di merikA dan perang di koreA utarA . . ^.*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: