[FANFICT/FREELANCE] PRINCE – Chapter 01

Title 
: Prince – Chapter 01
Author   : Ju J. N.
Genre         : Fantasy, Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin

  ~ Youngmin

  ~ Minwoo

  ~ Donghyun

  ~ Hyunseong

  ~ Jeongmin

Author’s Note : “FF ini dibuat karena author suka sama MV Janus yang bener-bener daebak, jadi pingin buat FF fantasi soal pangeran-pangeranan. Kebetulan author juga penyuka movie-movie yang bergenre fantasy colossal jadi lumayan pas kalau di mix sama ‘Janus’nya Boyfriend. Semua yang ada di FF ini merupakan fiktif sefiktif-fiktifnya, cuma ada di dunia khayalan saja. Dan maklumi saja kalau ada hal-hal aneh. Happy Reading and don’t be silence reader ^^ ”

Author POV

Di sebuah ruangan pribadi pemimpin kerajaan yang megah terdapat 3 laki-laki yang sedang berbincang-bincang. Mereka adalah Donghyun yang merupakan Raja dari Kerajaan KIM, Hyunseong yang merupakan Jendral di Kerajaan tersebut dan Jeongmin sebagai seorang penasehat dan orang kepercayaan raja. Mereka bertiga bersahabat sejak kecil, sejak Donnghyun menjadi seorang putra mahkota. Hyunseong dan Jeongmin adalah putra dari salah satu orang kepercayaan raja yang terdahulu dan mereka memiliki kemampuan lebih, Hyunseong dibidang pertahanan dan Jeongmin dibidang tata Negara. Saat ini Hyunseong dan Jeongmin masih setia mengabdi dan membantu sang raja. Kali ini mereka bertiga membincarakan tentang pertemuan rutin dengan kerajaan tetangga yang pada saat ini akan diadakan di Kerajaan KIM.

“Baiklah kita jalankan acara tersebut sesuai rencana kita, saya minta bantuan kalian untuk mengaturnya agar pertemuan tersebut dapat berjalan dengan baik. Sepertinya pembicaraan tentang pertemuan tersebut disudahi sampai disini” kata Donghyun sambil menyandarkan punggungnya ke kursi

“Tenanglah, aku dan Hyuneong hyung bisa menanganinya dengan mudah” kata Jeongmin

“Ya seperti biasa aku percaya pada kalian, tapi cara bicaramu terhadapku masih tidak berubah sejak dulu. Bagaimanapun juga aku ini Raja di negri ini ” ucap Donghyun.

Hyunseong tertawa dan berkata “hei kita telah bersama sejak kecil, kau tidak ku anggap sebagai raja tapi masih aku anggap sebagai kawan. Kami berbicara seperti ini hanya pada saat kita berkumpul seperti ini, lagi pula aku tidak yakin kau berani menghukum kami hahahaha”

“Bagaimana bisa aku memusnahkan jendral terbaik dan seorang penasehat kerajaan terbaik dan setia terhadap negri ini, o iya bagaimana perkembngan putra-putraku. Aku sedikit khawatir terhadap Kwangmin sejak mengangkat Youngmin sebagai putra mahkota, mungkin sedikit tidak adil karena Youngmin hanya lebih tua 6 menit dibandingkan Kwangmin tapi tetap saja Youngmin merupakan putra tertua. Hah…bagaimana bisa putra tertuaku anak kembar, ini membuatku merasa tidak adil” kata Donghyun dengan mengerutkan dahinya.

“Tenang saja, aku selalu mengawasi mereka. Kwangmin anak yang baik, sejak awal Youngmin dan Kwangmin tidak pernah mempermasalahkan siapa yang akan menjadi putra mahkota. Putraku, Minwoo selalu bersama mereka dan dia juga mengatakan hal yang sama” ucap Jeongmin.

“Sebagai guru pertahanan diri mereka, aku juga meraskan hal yang sama. Walaupun Kwangmin sangat pandai mengayunkan pedang dan menghajar musuh tapi Youngmin lebih bisa menempatkan dirinya di berbagai situasi. Putra-putramu luar biasa. Secara fisik mereka sulit dibedakan tapi secara kepribadian dan bakatnya mereka benar-benar berbeda. Menurutku kelak Kwangmin bisa menjadi Jendral sepertiku hahaha…..tapi akan sulit karna dia adalah seorang pangeran tapi dia bisa juga menjadi seorang raja yang baik jika dia menikahi seorang calon ratu” ungkap Hyunseong yang membuat Donghyun tersenyum bangga melihat perkembangan putra-putranya.

“Hei Hyunseong hyung, bagaimana perkembangan putraku Minwoo?” tanya Jeongmin

“Beruntung sekali putramu itu karna dia bersahabat baik dengan Youngmin dan Kwangmin sehingga mereka bisa berlatih bersama. Dia juga belajar dengan sangat baik tapi sepertinya kau terlalu banyak menjejalinya hal-hal tentang tata Negara. Apa kau akan menyuruhnya mengikutimu? Balik bertanya kepada Jeongmin.

“Entahlah, biar dia melakukan hal-hal yang ia suka” jawab Jeongmin sambil tersenyum

“Tak terasa anak-anak kita sudah dewasa, sepertinya baru kemarin kita seusia mereka” kata Donghyun.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kwangmin POV

Pagi ini aku berjalan di salasar kastil, bukan hanya pagi ini tapi hampir setiap hari aku melalui salasar kastil yang menuju ke taman belakang kastil yang menurutku amat menyegarkan dan membuat pikiran tenang. Yah akhirnya sampai juga di taman ini, benar-benar sangat sejuk dengan sungai kecil dan pepahonon hijau di seberang sana. Bunga-bunga disini terawat dengan baik, sebenarnya aku tidak begitu peduli tentang bunga tapi keberadaannya membuat tempat ini semakin indah. “huahhhhhhhhhh” akupun melenturkan tubuh di tempat yang menyegarkan ini. Tiba-tiba ada suara mengagetkanku “selamat pagi pangeran” akupun tersontak kaget tapi aku tau itu adalah suara ajusshi yang merawat taman ini.

“Selamat pagi ajusshi” kataku sambil tersenyum

“Sepertinya tempat ini benar-benar tempat favorit pangeran, hampir setiap pagi pangeran selalu berkunjung kemari” katanya

“Iya, tempat ini benar-benar menyegarkan. Terimakasih telah merawatnya ajusshi, kau memang benar-benar daebak” kataku sambil tertawa dan mengacungkan jempolku untuk ajusshi itu.

“Saya merasa tersanjung sekali dipuji oleh pangeran” ucap ajusshi itu yang membuatku tersenyum

“Ajusshi aku akan berjalan-jalan di taman ini dulu. Anyeong……” ucapku sambil tersenyum kepada ajusshi itu dan ajusshi itu membungkukan punggungnya, itu pemandangan yang kurang nyaman bagiku meski aku pangeran tapi aku tidak tega melihat orang yang lebih tua membungkuk untukku.

Akupun berjalan menuju ke tengah taman, kekolam ikan berbentuk lingkaran yang di tengahnya terdapat patung anak kecil gemuk yang membawa tong air kecil. Akupun duduk di tepian kolam itu dan melihat ikan-ikan yang berenang “apakah kalian sudah makan? Kalian harus makan agar tubuh kalian sehat” kataku sambil melihat ikan-ikan itu lalu aku mendengar ada yang berkata :

“Hei pangeran, apa kau sudah gila berbicara soal makanan terhadap ikan. Bukankah kau sering memakan ikan”

Akupun tersontak kaget dan berkata “waw kau ikan ajaib? bisa-bisanya kalian berbicara dengan bahasa manusia, apakah kau dendam terhadap manusia karna manusia sering memakan kaum kalian. Wah ini ajaib, aku akan bilang ke appa kalau aku menemukan ikan yang bisa bicara” kataku sambil terkagum-kagum sambil mencari-cari ikan mana yang berbicara tadi karna terdapat banyak ikan dikolam itu, lalu ………… *PLETAKKKK* ah…..kepalaku sakit sekali, sepertinya ada yang mendarat dikepalaku dan akupun mengusap-usap bagian kepalaku yang sakit dan ada yang berkata :

“YA!!! Dasar pangeran idiot, mana ada ikan yang bisa berbicara. Kau ini idiot sekali, sampai kapan 4 Dimensimu itu hilang dan berfikir seperti manusia normal” teriak Minwoo, oh ternyata Minwoo ada di belakangku.

“Ya! Brani-braninya kau mendaratkan tanganmu ke kepala seorang pangeran tampan sepertiku”  kataku ke Minwoo

“Kenapa aku harus tidak berani? Aku tinggal bilang kalau kita sedang pemanasan untuk berlatih bertarung dan aku tidak sengaja memukul kepalamu” kata Minwoo dengan wajah tanpa dosa.

“Hah kau ini benar-benar, kalau begitu jangan jadikan itu hanya cerita, cepat persiapkan dirimu dan kita bertarung” kataku ke Minwoo sambil mengepalkan tanganku untuk bersiap menghajarnya.

“Ani…..bertarung di pagi secerah ini sungguh tidak baik bagi kesehatan otak kita, bisa-bisa aku jadi idiot sepertimu. Lagi pula kau ini seorang pangeran dengan kemampuan bertarung sangat baik bisa-bisanya kau berpikir seperti orang idiot” kata Minwoo sambil melipat tangannya.

“Ya Minwoo-ya kau brisik sekali, kau bodoh sekali tidak bisa membedakan antara cerdas dan idiot” ucapku

“Ah sudahlah, dimana Youngmin?” tanya Minwoo

“Mungkin sedang menuju kemari, kaukan tau kalau Youngmin melakukan banyak hal secara lambat” kataku

“Ah malang benar negri ini memiliki Putra Mahkota yang lamban dan Pangeran yang idiot ckckckck……” kata Minwoo sambil menggelengkan-gelengkan kepalanya.

“Dan kau bodoh bisa-bisanya mengatakan aku Pangeran Idiot, apa kau ingin menantangku berkelahi? dan hmmm… memang Youngmin lambat tapi otaknya berjalan cepat bila berfikir tentang Negara, pabbo!” kataku dengan cepat.

Youngmin POV

Setelah berbenah pagi ini aku mencari Kwangmin, aku ingin menceritakan apa yang appa katakan padaku. Aku tau kalau Kwangmin ada di Taman, prediksiku 80% dia berada disana karna dia suka berada disana di pagi hari. Aku menyusuri salasar kastil yang menuju ke Taman dan prediksiku benar Kwangmin disana dan dia bersama Minwoo. Apa yang mereka lakukan? Gaduh sekali….

“Ya! Ya! Ya! Apa yang kalian lakukan? Kalian membuat brisik kastil ini, kalian menodai pagi hari yang indah ini” kataku ke Kwangmin dan Minwoo dan membuat mereka berhenti bertengkar dan menatapku.

“Dia mengataimu Putra Mahkota lamban dan aku Pangeran Idiot” kata Kwangmin

“Ya! Minwoo-ya apa katamu aku Putra Mahkota yang sangat berkarisma dan sedang belajar mengurus rakyat-rakyatku, bisa-bisanya kau mengataiku lamban. Kalau kwangmin memang dia agak Idiot tapi bagaimanapun juga dia seorang pangeran dan lebih tua darimu” kataku

“Ya! Hyung kenapa kau membenarkan kalau aku idiot, aku ini cerdas. Kau juga tak bisa membedakan antara cerdas dengan idiot?” kata kembaranku itu, dia selalu tidak terima kalau dikatakan idiot. Sebenarnya dia memang tidak idiot tapi pikiran dan imajinasinya terlalu tinggi, lebih dari aku dan Minwoo jadi terkadang dia lebih asik dengan apa yang ada dipikirannya.

“Baiklah-baiklah, setidaknya kurangi sifat 4 Dimensimu itu biar kau terlihat normal” kataku

“Aku rasa aku sangat normal mengapa mereka saja yang tidak selevel denganku” kata kwangmin dengan nada pelan, sepertinya dia berkata untuk dirinya sendiri.

“Sudahlah ada hal yang ingin ku sampaikan” kataku

“Apa?” kata Kwangmin dan Minwoo secara bersamaan

“Minggu depan akan ada pertemuan dari beberapa kerajaan tetangga disini, mereka yang kemari tidak hanya raja/ perwakilan raja, mungkin mereka akan membawa putra/ putri/ kerabat dekat mereka untuk menambah pengetahuan mereka tentang pertemuan antar kerajaan jadi kita harus bersiap-siap menyambut mereka juga. O iya ini hanya untuk Kwangmin, bukan untukmu Minwoo-ya” jelasku

“Mwo? Apakah kalian tidak akan mengajakku? Aku juga ingin tau tentang pertemuan itu” kata Minwoo kepadaku

“Andwae! Nanti saja aku ceritakan setelah acara itu selesai” kataku, berbohong kepadanya. Sebenarnya appa menyuruhku mengajak Minwoo juga karna appa ingin dia mengerti tentang pertemuan-pertemuan seperti ini. Minwoo adalah putra dari salah satu orang kepercayaan appa yaitu Jeongmin ajusshi yang menjadi penasehat appa dan Minwoo juga telah belajar dari appanya. Appa harap kelak Minwoo akan menjadi salah satu orang kepercayaanku juga yang akan membantuku mengurus negri ini seperti yang dilakukan Jeongmin ajusshi untuk appa.

“Aku tidak mau mendengarkan ceritamu, aku ingin melihatnya secara langsung. Kau akan mengajakku kan Youngmin-ah?? Ani…ani….Putra Mahkota akan mengajakku kan?” kata Minwoo sambil memijat punggungku

“Tidak!” jawabku singkat

“Aku aset Negri ini, kelak aku bisa membantumu saat kau menjadi raja, ne?” kata Minwoo yang masih memijat punggungku.

“Panggil aku hyung!” kataku

“Mwo?” Minwoo terkejut, dia paling anti memanggilku dan Kwangmin dengan sebutan hyung.

“Yasudah kalau tidak mau, singkirkan tanganmu dari punggungku” kataku

“Kau akan mengajakku kan YOUNGMIN HYUNG” kata minwoo sambil tersenyum dengan senyum terpaksanya

“Aigooo uri dongsaeng, neomu kiyo….baiklah kita akan datang bersama” Kataku sambil tertawa dan membuat Minwoo kesal hahahaha

“Panggil aku hyung juga minwoo-ya” kata Kwangmin

“Mwo? Hyung? In your dream Kwangmin-ah” kata Minwoo kepada kwangmin yang membuatku tertawa melihat wajah kesal Kwangmin hahahaha….

“Apakah putri-putri dari kerajaan LEE datang juga?” tanya Minwoo

“Entahlah…..” kataku

“Apa pentingnya kita tau mereka datang atau tidak, bukankah yang terpenting adalah kehadiran para raja?” sambung Kwangmin

“Kalian memang Putra Mahkota dan Pangeran yang bodoh, kalian benar-benar membutuhkanku di masa depan.  Putri-putri dari kerajaan Lee cantik-cantik tapi aku belum pernah melihatnya juga” kata Minwoo

“Kau pikir adik-adikku tidak cantik hah? Lagi pula jika sekedar perempuan cantik di negri ini pun banyak” kata Kwangmin dan akupun mengangguk setuju dengan ucapan Kwangmin.

“Benar juga, mungkin istimewanya disana hanya memiliki satu putra  dan para putri disana diberi pendidikan yang baik agar kelak dapat membantu Putra Mahkota” kata Minwoo

“Apa pentingnya untuk kita” kata kwangmin pelan, lagi-lagi dia berkata untuk dirinya sendiri

“Kalau memang benar-benar menarik mungkin aku akan memilih seorang calon ratu untuk negri ini dan seorang putri untuk pangeran Kwangmin” kataku asal

“Mwoooo?” Kata Minwoo dan Kwangmin bersamaan

“Sudahlah kita lihat saja minggu depan hahahaha” ucapku sambil tertawa

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

1 MINGGU KEMUDIAN

Autor POV

Kerajaan KIM telah ramai dengan berbagai penyambutan, semua pejabat kerajaan telah bersiap menyambut para tamu yang berdatangan, begitu pula Putra Mahkota, Pangeran dan sahabat dari keduanya. Saat rombongan kereta kuda dari kerajaan LEE dating Youngmin, Kwangmin dan Minwoo pun penasaran mencari-cari putri dari kerajaan LEE yang telah di ceritakan oleh Minwoo. Mata mereka tertuju kesebuah kereta kuda yang ditarik oleh dua ekor kuda putih yang cantik dan keretanya terukir ukiran yang sangat cantik dan feminine sekali, sudah pasti itu adalah sebuah kereta kuda yang membawa seorang putri. Perlahan pintu kereta kuda tersebut terbuka, mereka tidak dapat melihat siapa yang akan turun karena terhalang pintu kereta akan tetapi mereka dapat melihat sebuah kaki indah turun dari kereta tersebut dengan menggunakan sepatu yang cantik serta gaun putih panjang yang menjuntai, itukah putri dari kerajaan Lee?

~~~~~ TO BE CONTINUED ~~~~~

This entry was posted by boyfriendindo.

21 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] PRINCE – Chapter 01

  1. Lanjutttt *walau pun telat bacanya T.T*
    Aku paling suka ff tntng kerajaan-kerajaan gitu..

    Jeongmin & Minwoo bias ku. Jeongmin appa, aku eomma, minu anaknya😀 #PLAK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: