[FANFICT/FREELANCE] Be My Shine – Chapter 03

Picture1

Title 
: Be My Shine – Chapter 03
Author : Sonia Suryanti (@soniasuryanti)
Genre         : Comedy dan Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin        

  ~ Youngmin 

  ~ Kim Eun Gyo (OC)

  ~ Kim Hyun Joong SS501

Author Note    : annyeong readers yang baik hati… nih part 3 mian kalo ga nyambung.. tetep komment yah…ini juga saya udah post di blog saya. : iloveboyfriendandss501.wordpress.com … selamat membaca… J

Part 3

Di bagian psikologi…

“Youngmin-ssi???” tegur Eun Gyo pelan, “Youngmin-ssi???” tegur Eun Gyo pada namja itu sambil memegang bahunya untuk memastikan apa dia benar-benar Youngmin.

“aku buk…” Kwangmin menghentikan katanya. Dan tiba-tiba “ahhh… Yeoja Maniak ini lagi, kau memang yeoja maniak, sampai mengikutiku kesini?!” kata Kwangmin pada Eun Gyo si yeja maniak itu.

“ah? Yeoja Maniak.. enak saja kau menghina ku begitu”.

“emang begitukan kenyataannya, jika kau tidak maniak, tidak mungkin kau bisa ke sini, kau pasti sejenis Stalker kan?”

“aku? Yahhh!!! Neo..!!”teriak Eun Gyo.

“dasar yeoja maniak, kemarin di toilet namja, sekarang di toko buku? Lalu selanjutnya dimana.? Ah?”

“aaiiihhhh… yah aku peringatkan padamu yah.. kau jangan menudingku sembarangan di sini. keGRan bgt sih jadi orang? Jd secara tidak langsung kau juga mengatakan semua orang yang datang ke toko buku ini adalah maniak.. Hello sir… orang sepertimu? Aku takkan menjadi Stalker untuk orang sepertimu.. apa coba yang bagus diliat? Dasar Namja Narsis..!!” balas Eun Gyo.

“mwoo??? Neo??!!!” amarah Kwangmin sudah sampai keubun-ubunnya, bahakn tuh kepalanya hampir pecah… beberapa saat kemudian datang seorang security, oh, tidak cukup hanya satu, bahkan ada 5 orang security yang mengusir mereka dari toko buku itu.

.

.

Diluar toko buku.

“yah.. urusan kita belum selesai”, kata Kwangmin.

“apa lagi yang harus di bicarakan Pangeran Narsis? Apa kau sudah sadar karena tidak yang dapat di banggakan dari dirimu,? Ah?”

“yahh.. neo!!!” sudah mulai ada gunung meletus di kepala Kwangmin.

Tiba-tiba..

“Eun Gyo-ssi???” sapa seorang namja yang mirip dengan namja yang sedang beradu mulut dengan Eun Gyo sapa lagi? , pasti Youngmin.

“oh? Kau siapa?” “mm.. ini… kamu.. itu.. mmm.. dia.. kau…. Miripp…?? Aigoo.. kepalaku pusing.. siapa kalian sebenanya???!!!!!!” teriak Eun Gyo.

“biar aku jelaskan.” Youngmin menopang Eun Gyo yang sudah pusing  bercampur stress untuk menaiki mobil dan meninggalkan Kwangmin..

‘jadi yeoja maniak itu Mataharinya Hyung? Tidak mungkin..’ batin kwangmin.

Di sebuah Restaurant mewah, Eun Gyo meminum semua Wine yang ada di hadapan meskipun dia tahu betapa tidak tolerirnya dia pada Alkohol. Tapi untuk menghilangkan stressnya dia tetap meminumnya. Baru 1 gelas dia sudah mabuk berat.

“berhentilah Eun Gyo-ah, aku akan menjelaskan,  aku dan Kwangmin adalah saudara kembar.”

“Mwo? Jadi kalian berbuat ini untuk mempermainkanku? Ah??? Napeun jashikk..”

“kau? Dia saudara kembar? Maldo andwae.! Utkijima.!” “yah.. kau.. Youngmin.. neo.. oh ani, Annyeong hamsimnikka sajang-nim? Ohh.. sajang ada 2 koq bisa?”

Dan bllaa.. blaa.. bla.. semua yang di omongkan Eun Gyo tidak ada yang jelas.

DRTTTT.. DRTT… DRTTT… ‘panggilan masuk’ ‘Hyun Joong-oppa’

“Eun Gyo-ah? Odiya? Katanya kita akan bertemu dimana? Atau oppa kerumahmu saja?” cerocos Hyun Joong tanpa memikirkan siapa yang mengangkat telfonnya.

“yeobeoseo? Hyun Joong-ssi.”sapa Youngmin kesal karena merasa Jealous terhadap Hyun Joong.

“ah ne? Bukankah ini HP Eun Gyo?”

“iya.. dia sedang mabuk berat jemputlah dia di restaurant ***.”

“ah geurae..?” “geudae, nugu se……” kata Hyun Joong terhenti karena Youngmin mematikan HPnya.

.

.

.

Setelah dilihat Youngmin, Hyun Joong datang memasuki restaurant, buru-buru dia keluar menuju mobilnya.

“Eun Gyo ah?”

“oh.. Oppa…?? Oppa.. apa kau tahu betapa aku merindukanmu? Aku sangat menyukaimu oopa,, kau oppa terbaik…” kata Eun Gyo di dalam alam bawah sadarnya.

“aiishh.. ara…!! Ayo kita pulang…”

“Shiro!”

“ayoo!!!”

“mmm….”

Youngmin pun melihat Hyun Joong menggendong Bridal Eun Gyo kedalam mobil dan mengepalkan tangan nya.

Author’s POV END

Kwangmin’s POV:

Eun Gyo? Apa nama Yeoja Maniak itu Eun Gyo. Dia bukan Eun Gyo kecilku kan? Akh,, mana mungkin Eun Gyo kecilku tumbuh menjadi Yeoja Maniak sepertinya.

Flash Back :

Aku menangis sendirian di halte saat hujan deras, dan ada yeoja kecil yang datang ke  halte yang sama denganku memakai mantel hujan berwarna pink dan membawa payung berwarna putih dan ia duduk di sebelahku. Katanya padaku, “annyeong! Aku Eun Gyo, kita bisa jadi teman kan?” aku hanya diam dan menyembunyikan muka ku yang sembap darinya.

“kamu kenapa?” dia berkata sambil berusaha melihat wajahku. “apa kau kehilangan orangtuamu?” aku kembali menangis kecil dan mengelap ingus ku yang sudah keluar. “sepertinya memang begitu, dimana orang tua mu?” aku hanya diam. “yasudah jika kau tidak mau cerita. Ini sekedar saran saja, lebih baik kau menunggu di halte ini, selama 24 jam jika orang tuamu belum datang kau bisa datang ke kantor polisi yang ada di sudut jalan sana, dan jika kamu juga belum bertemu orangtuamu, maka polisi itu akan mengirimmu ke Gereja terdekat.” Aku terdiam, tetapi sudah mulai berhenti menangis. “Ini ada beberapa sandwich dan 1 botol yougurt, makan lah, kata oppaku, jika seseorang anak kecil menangis, dia harus butuh  makan agar tenaganya ada saat dia menangis. J” dia tersenyum padaku dengan wajah yang bersinar, senyuman di wajahnya benar-benar membawaku dalam suasana hati yang tenang. Hanya dia yang perhatian padaku, dari tadi orang disini hanya berlalu lalang, tak ada yang memperhatikanku tapi Yeoja kecil ini benar-benar membuat ku terasa akrab dengannya. Saat itu juga ada tekad dalam hatiku, ‘Kaulah Matahariku, saat kita bertemu lagi, aku hanya  akan mengatakan ‘Be My Shine, Eun Gyo-ah. Gumawo’

“Eun Gyo ah? Sudah lama menunggu kan? Maaf, ayo kita pulang!” kata seorang namja yang mungkin 6 thn lebih tua dari kami,

“oh oppa? Waseo? Tidak apa-apa , aku juga dapat teman baru” kata Matahariku itu.

“oh, teman baru? Oh, yasudah, ayo kita pulang?”

“khaja!” katanya semangat dan “Namja manja, aku pulang deluan, jika kau belum menemukan orang tuamu, kita bertemu lagi disini 3 hari lagi di jam yang sama , ne?” katanya padaku sambil meninggalkan payung itu padaku dan inisialnya pun ada di situ. EG

Aku hanya menganguk. “aku pergi… Bye!!!! J”katanya padaku dengan senyumannya yang secerah matahari itu.

Flash back OFF

Atau dia memang ada alasan tertentu saat dia masuk ke Toilet Namja. ? aiishhh.. molla.. membuat ku pusing… Eun Gyo ku tidak akan masuk ke toilet namja seperti Eun Gyo si Yeoja maniak itu.. ahhhh.. ga tau lah.. pusing!!!

Dan kenapa juga Hyung yang seharusnya menjemputku malah menjemput Yeoja maniak itu.

Kwangmin’s POV END.

Eun Gyo’s POV :

“aaaahhhhh,,, kepalaku… sakittt….. uugghhhh…. Dimana ini???” kataku sambil mengingat apa yang terjadi.

Flashback:

“berhentilah Eun Gyo-ah, aku dan Kwangmin adalah saudara kembar.”

“Mwo? Jadi kalian berbuat ini untuk mempermainkanku? Ah??? Napeun jashikk..”

Flashback OFF

‘aishhhh….. mempermalukan diri depan atasan! Itu kan gada di mata kuliah ku selama ini….!!!!! Ahhh…… apa yang dipikirkannya tentangku setelah ini… ??? aishhh.. Eun Gyo kau sudah membuat kesalahan besar.. harusnya kau mendengar penjelasannya dulu.’

“Oh.??? Eun Gyo-ah, apa kau sudah bangun,,,?”tegur Eommaku.

“eummm, Eomma, naega wae yeogi waseo??”

“oh,, geugae, Hyun Joong yang mengantarmu ke sini, ini ada sup untuk mu…” sambil menyuapkan sup itu ke Eun Gyo. “museun niri isseo-seo? Sampai kau mabuk seperti semalam bahkan kau pun tak mengenal Eomma mu sendiri, kau sudah tau kalau tubuh mu itu sangat tidak tolerir terhadap alkohol, tapi tetap saja kau minum, berapa banyak yang kau minum ah?? Untung saja ada namja yang baik, yang ingin memberitahukan keberadaanmu kepada Hyun Joong, kalau tidak,, aku tak tahu apa anak perempuan ku ini masih perawan atau tidak…” omelan Eomma ngerocos gitu aja dari mulutnya.

“eomma, ! aku masih pusing, jika kau mengomelia aku terus kapan tuh sup yang dari tadi kau pegang akan kuminum?” balasku kepada Eomma dan membuat dia berhenti mengoceh.

Eun Gyo’s POV End

Author’s POV:

Di hari peluncuran produk baru dari Daehan Group.

“oppa, kalau sekarang aku baru merasakan jantungku mau copot..”

“hahah..itu sudah biasa, kan kau baru pertama menangani projek besar seperti ini..”

“aahhh.. Oppa.. molla.. aku tak bisa berfikir sekarang… haruskah aku meninum obat penenang? Atau aku kabur saja…??”

“aisshhh.. jangan begitu Eun Gyo-ah. Kau harus jalani ini secara sadar dan tunjukkan pada dunia kau adalah orang yang kompeten dan bisa masuk kesini tanpa campur tangan paman atau ayahku.”

“iya oppa, gumawo..”

“Acara akan segera dimulai diharapkan kepada para undangan untuk memasuki aula” kata seorang MC

“ayo Eun Gyo ah..”

“ne!”

.

.

.

#kita skip aja bagian acaranya#

“selamat Eun Gyo-ah, kau berhasil menyelesaikannya dengan baik..” kata Hyun Joong pada Eun Gyo.

“iya oppa, aku juga tak tahu kenapa aku tiba-tiba jadi PD kayak gitu? Hahha”

“ehemmm…” kata seorang namja yaitu Youngmin “Eun Gyo-ssi, selamat yah! Tadi itu bagus sekali.” Sambil menyodorkan tangan dan menyalam Eun Gyo. Dan mendekatkan wajahnya ke telinga Eun Gyo “baca, dan tentukan!”. Youngmin menunduk kepada Hyun Joong dan pergi begitu saja.

“apa kau dekat dengan nya? Apa dia pengganti namja Halte mu itu?”

‘namja halte?’ batin Eun gyo berbisik.

TBC- ada yang penasaran..?? comment yah….

This entry was posted by kepangmusic.

3 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Be My Shine – Chapter 03

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: