[FANFICT/FREELANCE] Be My Shine – Chapter 04

Picture1

Title 
: Be My Shine – Chapter 04
Author : Sonia Suryanti (@soniasuryanti)
Genre         : Comedy dan Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin         

  ~ Youngmin 

  ~ Kim Eun Gyo (OC)

  ~ Kim Hyun Joong SS501

Author Note   : annyeong readers yang baik hati… nih part 3 mian kalo ga nyambung.. tetep komment yah… selamat membaca…  🙂

Part 4

Author’s POV:

“selamat Eun Gyo-ah, kau berhasil menyelesaikannya dengan baik..” kata Hyun Joong pada Eun Gyo.

“iya oppa, aku juga tak tahu kenapa aku tiba-tiba jadi PD kayak gitu? Hahha”

“ehemmm…” kata seorang namja yaitu Youngmin “Eun Gyo-ssi, selamat yah! Tadi itu bagus sekali.” Sambil menyodorkan tangan dan menyalam Eun Gyo. Dan mendekatkan wajahnya ke telinga Eun Gyo “baca, dan tentukan!”. Youngmin menunduk kepada Hyun Joong dan pergi begitu saja.

“apa kau dekat dengan nya? Apa dia pengganti namja Halte mu itu?”

‘namja halte?’ batin Eun gyo berbisik.

Flashback :

Setelah 3 hari setelah dia berjumpa dengan anak kecil yang menangis kemarin, Eun Gyo datang ke Halte itu untuk memenuhi janjinya.

“Eomma, aku pergi ke Halte di seberang jalan sana yah,,, sebentar saja, ada yang harus ku pastikan, Ne???”

“yasudah, pergilah, jangan lama-lama ya.. oh ya, apa kau tidak mau di temani Hyun Joong oppa?”

“tidak eomma, aku hanya sebentar koq. Ne??”

“geurae, araseo.. hati- hati Eun Gyo-ah..”

“ne…”

.

.

“hyun joong-ah, coba kau ikuti Eun Gyo, aku sedikit khawatir, dia masih  terlalu khawatir untuk melepasnya, jangan sampai ketahuan kalau kau mengikutinya. Araseo?”

“ne… araseoyeo pommo-nim.”

Di Halte.

‘dimana anak manja itu? Apa dia sudah menemukan ibu nya? Atau dia sudah diculik? Atau dia kesasar?atau…’ batin Eun Gyo tetap saja mencemaskan namja kecil itu.

“cogiyo, ahjuma, sekarang jam berapa yah??” tanya Eun Gyo pada seorang di halte.

“Jam 21.00 KST nak”

“aisshh.. sudah sekitar 2 jam aku menunggu, padahal kan kami berjumpa kemarin sekitar jam 19.00 KST, apa dia lupa kalau aku menyuruhnya untuk bertemu disini lagi? Malah hujan lagi, aku lupa bawa payung.. gimana ini?? Pasti Eomma sangat mengkhawatirkanku.”

aku kedinginan, aku tak kenal siapa pun disini, jebal, siapa pun, tolong lah aku…huhuhuhu’ kata Eun Gyo dalam hati sambil mulai menangis, tiba-tiba ada seorang namja yang ia kenal, yap, siapa lagi kalau bukan Hyun Joong oppa yang selalu ada untuknya setiap waktu, menutupi bahu Eun Gyo yang kedinginan dengan sebuah jaket.

“Eun Gyo-ah, kau sedang apa disini? Dan apa ini? Eun Gyo-ku menangis? Siapa yang berani membuat adikku ini menangis ah? Siapa ?”

“oppa… huhuhuhuhuhuhu….”

“tenanglah, oppa ada disini, tenang saja, kau tidak apa-apa kan?” tanya Hyun Joong di balas oleh anggukan dari Eun Gyo.

“siapa yang sedang kau tunggu Eun Gyo-ah?”

“mmm…eee,,..uugghghh…”

“qwenchana, marebwa.”

“mmm.. apa oppa masih mengingat namja yang di halte ini 3 hari yang lalu? Yang ku bilang dia teman baru ku?”

“oh.. ara, kenapa dengannya?”

“aku menyuruhnya untuk menunggu di halte ini jika dia belum menemui orang tuanya,tapi dia belum datang juga, aku takut dia kenapa-napa.”

“jika dia tidak datang berarti dia sudah menemukan orang tuanya, untuk apa kau menunggunya sampai malam-malam begini.”

“aku.. mmm.. ksian.. ani… mm… aku cemas sekali, bisa saja dia di culikkan?? Kenapa dia tidak datang, setidaknya beritahu aku kalau dia baik-baik saja…”

“tapi kau mengatakan supaya dia datang kalau dia belum bertemu dengan orang tuanya, yah mungkin dia tidak datang karena sudah bertemu dengan orang tuanya, Eun Gyo-ah.”

“mmm… uugghh,… tapi… aku ingin bertemu dengannya,,, oppa..”

“yasudahlah, jika memang kalian di takdirkan, kalian kan dapat bertemu lagi, Eun Gyo-ah.”

“oppa, aku tidak akan berhubungan dengan namja mana pun jika aku belum bertemu dengannya, setidaknya aku mengetahui dia baik-baik saja” kata Eun Gyo dengan PD.

“jadi kau takkan berhubungan dengan oppa mu ini…?? Oppa mu kan juga namja??”

“pengecualian untuk oppaku ini.” Sambil memeluk Hyun Joong.

“aishh… dasar adikku ini..”

“oppa, makasih.. udah mau menjemputku, kau oppa terbaik di dunia… saranghaeyo!”

“hahha.. akuu.. kebetulan lewat tadi..” bohong Hyun Joong pada Eun Gyo. “ayo kita pulang..!!”

“tapi.. namja halte itu?? Gimana? Apa dia akan baik-baik saja?”

“tenang saja, dia akan baik-baik saja.”

“J ayo kita pulang, “

“pakai lah mantel ini, supaya kau tidak kehujanan,,”

“mm..”

Di sisi lain.. di kantor polisi.

“Kwangmin-ah…!!” kata seorang wanita paruh baya, yah pastilah itu ibunya. “dari mana saja kau, aku sangat mengkhawatirkanmu, dan apa ini, basah,, kenapa payung ini tidak kau pakai? Sini, keringkan dulu bajumu, aku ada membawa baju ganti untukmu, bentar yah..

Flashback 2:

Kwangmin melihat Eun Gyo di halte itu dan hendak mendekatinya dan memberitahu kalau ia telah bertemu ibunya, semakin ia dekat, ke halte, dia melihat sosok mataharinya itu menangis, Kwangmin mempercepat langkahnya, tapi kedeluan oleh Hyun Joong yang datang dari arah yang berlawanan, melihat Eun Gyo yang menangis di bahu Hyun Joong itu membuat hati Kwangmin panas dan meremas payung berinisial EG yang ada di tangannya. Karena tak tahan lagi, dia pergi dengan badan yang basah kuyup dan dingin itu, tapi tetap saja bara, dalam hatinya tak bisa di padamkan lagi.

Flashback 2 END

“ini baju nya Kwangmin-ah, pakailah, dan mana hyungmu? Kau susullah dia, suruh dia membantumu menukar baju tadi dia mengatakan dia pergi ke toilet, aku harus menyelesaikan masalahmu dengan polisi dulu, supaya kita cepat pulang, dan bawa handuk cadangan ini juga.”

“araseo Eomma..”jawabnya lesu…

Flashback END. Balik ke pembicaraan Hyun Joong dan Eun Gyo tadi.

“mwo? Aku tidak ada apa-apa dengannya, oppa. Aku masih mengingat sumpah halteku.”

“jinja?? Jangan bohongi oppa mu ini, Eun Gyo-ah.”

“aiisshh ,.. molla..!! maemdereuhae!!! Naega kha!!” Eun Gyo pun pergi ke toilet terdekat dan membaca kertas kecil yang ada di tangannya.

Flashback

Saat Youngmin menyalam Eun Gyo, ternyata ada kertas kecil yang di selipkan Youngmin di tangan Eun Gyo yang mungil itu.

Flashback OFF.

apa sih maksud namja itu?’

Eun Gyo-ssi, jika kau ingin mengetahui maksud dari syarat ketigaku, datanglah ke Taman di dekat kantor nanti malam jam 7. Jangan buat aku menunggu!

-Youngmin-

“Dasar namja aneh! Syarat ketiganya apa coba?” sejenak Eun Gyo memutar kembali ingatannya, “ahhh,, matta.. ‘3. Arahkan matamu hanya padaku!’ apa sebenarnya maksud namja aneh ini,,, dasar..!!!”.

TBC-ada yang pensaran.. leave a comment pliss…

This entry was posted by kepangmusic.

10 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Be My Shine – Chapter 04

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: