[FANFICT/FREELANCE] Complicated Story – Prolog

Title 
: Complicated Story – Prolog
Author : Ju J. N. (@jujuanita_)
Genre         : Friendship dan Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin  ~ Youngmin

  ~ Minwoo

  ~ Hyunseong

  ~ Jeongmin

  ~ Donghyun

  ~ Im MeRi

  ~ Jung Hani

  ~ Park In A

  ~ Hwang Ae Yun

  ~ Han Ji So

  ~ Moon Chae Rin

Author POV

Kenaikan tingkat pada pelajar memang masa-masa yang menyulitkan apalagi untuk peralihan dari High School ke tingkat universitas, itulah yang dialami Im Me RI sebagai seorang mahasiswa baru di salah satu universitas terbaik di Seoul. Im Me Ri dan orang tuanya tinggal di daerah Incheon bagian barat karna perjalanan dari rumahnya ke kampusnya cukup memakan waktu lama, ia memutuskan untuk tinggal disebuah apartemen sederhana di dekat kampusnya. Hari-hari pertama tinggal sendirian di apartemennya ia merasa kerepotan sekali karna baru sekali ini ia tinggal sendirian, selain itu ia juga belum bisa terbiasa dengan cara belajar ditingkat universitas.

“eotteoke…….” Kata Me Ri pelan sambil mengacak-ngacak rambutnya melihat soal-soal kalkulus dasar yang ada dihadapannya.MeRi sedang berada di perpustakaan, berniat mengerjakan tugas kalkulusnya dengan referensi buku-buku yang ada diperpustakaan. Buku-buku tersebut tidak membantunya malah membuatnya semakin bingung, karna merasa lelah berfikir ia meletakan kepalanya dibuku catatannya. Ia melihat 2 yeoja yang sedang duduk di meja paling pojok yang ada di perpustakaan itu.

Ah Ri POV

“sepertinya aku pernah melihat mereka berdua, siapa ya? Sepertinya aku melihatnya di kelas, berarti mereka temanku?Apa benar mereka temanku?” kataku pelan.Maklum saja, ini balum ada satu minggu kelas dimulai jadi aku belum benar-benar mengenal teman-temanku.Apakah aku harus menghampiri mereka?Tapi kalau mereka bukan teman satu kelasku bagaimana? Ah sudahlah lebih baik aku bertanya pada mereka saja jika aku terus-terusan seperti ini aku tidak akan bisa menyelesaikan tugas-tugasku ini.Aku membereskan buku-buku yang ada di depanku dan membawanya menuju kedua yeoja itu.

“emh… anyeong…..  Im Me Ri imnida…. Mianhae aku mengganggu kalian, apakah kalian satu kelas denganku?” aishhh pertanyaan yang bodoh, memang kau seorang artis sehingga mereka mengenalmu? Ah Ri pabbo!!

“anyeong… Ah Ri-Ssi?? Ah ne… aku pernah melihatmu di kelas. Ne kita satu kelas” kata salah satu yeoja itu dengan ramahnya, membuatku tidak sungkan-sungkan untuk berbicara akrab dengannya.

“Jinja??Syukurlah… bolehkah aku bergabung bersama kalian??Eumm… aku tadi sendirian dan melihat kalian, dan aku rasa aku pernah melihat kalian di kelas jadi aku menghampiri kalian” kataku dengan senang.

“Ne…. duduklah bersama kami, apa kau sedang mengerjakan tugas kalkulus?? Tugas ini membuat kami gila” kata yeoja disebelah yeoja ramah yang tadi aku sapa.

“Ne, rasanya gila setengah mati mengerjakannya. O iya, siapa nama kalian?” tanyaku kepada mereka.

“Jung Ha Ni imnida” kata yeoja yang banyak bicara tadi “Park In A imnida” kata yeoja ramah yang ku sapa tadi.

“Ha Ni..In A… apakah kita sekarang berteman??” tanyaku dengan ragu-ragu.

“Ne tentu saja. Aku dan In A selalu berangkat bersama karena rumah kami lumayan dekat, kami selalu naik bus ke kampus” kata Ha Ni

“owh… aku berasal dari Incheon dan aku tinggal di apartemen di depan kampus ini. Kalian boleh berkunjung atau menginap bersama, kita adakan pajamas party hahaha” kataku kepada mereka.

“Jinja?” tanya In A kepadaku.

“Ne…” kataku sambil tersenyum lalu kami mulai mengerjakan tugas kami bersama-sama.

Author POV

Universitas ini memisahkan antara kelas laki-laki dan kelas perempuan. Kelas perempuan memang terlihat damai tapi lain halnya dengan kelas laki-laki yang berada di gedung belakang kelas perempuan. Musim datangnya mahasiswa baru diberi “Sambutan hangat” oleh para senior. Kalian taukan apa yang autor maksud dengan “sambutan hangat”?

Jo Kwangmin POV

“Ya apa-apaan ini, kenapa para senior itu menyuruh kita melakukan hal-hal aneh?Hyung kita tidak bisa terus-terusan seperti ini.Ini pembodohan, ini sudah 5 hari, senior-senior itu harus diberi pelajaran” kataku kepada kakak kembarku Jo Youngmin.

“Kwangmin-ah memangnya apa yang bisa kita berdua lakukan hah??” tanya Youngmin.

“Membuat perhitungan kepada mereka” kataku mantap.

*pletakkk* Youngmin menjitak kepalaku dan akupun memegangi bagian kepalaku yang sakit.

“Ya!!!Kita ini junior, kita anak baru di kampus ini.Lagipula kita cuma berdua, kau cari mati?Dasar bodoh!” kata Youngmin dan berhasil membuatku diam sesaat.

“Lalu apa yang harus kita lakukan?Ini sudah 5 hari, mungkin jika hanya 3 hari aku memakluminya tapi ini sudah kelewatan” kataku.

“Sudah… nanti kita pikirkan. Ini sudah hampir malam, lebih baik kita pulang” kata Youngmin

“Ne….” kataku dengan nada malas.

Tak lama berselang aku mendengar suara rebut-ribut. Ternyata disana ada 2 orang yang saling dorong dan 2 orang yang lain berusaha melerai mereka. Aku dan Youngmin saling melihat satu sama lain dan kami sama-sama tau bahwa apa yang ada dipikiran kami sama dan langsung saja, aku dan Youngmin membantu melerai kedua orang itu.

“Ya!Kau pikir aku takut padamu hah?” kata namja itu dengan suaranya yang sangat berisik itu, sepertinya dia seumuran denganku.

“Oh kau brani kepadaku? Ayo kita selesaikan dengan cara lelaki” kata namja satunya lagi, sepertinya dia salah satu senior kami.

“Hentikan, jika ada dosen yang kemari, kita bisa dalam bahaya, hentikan bodoh!!” kata namja yang sedang menarik-narik tubuh senior itu, sepertinya ia juga salah satu senior.

“Jeongmin Hyung, hentikan! Ayo kita segera pulang saja” kata namja yang menarik namja bersuara brisik itu.

“Lepaskan Minwoo-ya, kita harus membuat perhitungan kepada mereka” kata namja berisik tadi yang sepertinya bernama Jeongmin.Langsung saja aku dan Youngmin membantu namja yang bernama Minwoo itu menarik tubuh Jeongmin dan berhasil melerai mereka berdua.Senior itu pergi dengan wajah penuh kebencian melihat kami.

“Hyung, jangan bertindak bodoh seperti itu kalau tidak mau kena pukul” kata namja bernama Minwoo dan tidak dijawab oleh Jeongmin yang sedang terengah-engah kelelahan karna bertengkar dengan senior itu.

“Gomawo kalian telah membantuku. Na… No Minwoo imnida, dia Lee Jeongmin. Eokk…. Kalian kembar??” tanya Minwoo kepadaku dan Youngmin.

“Ne… aku Kwangmin, dan dia kakak kembarku Youngmin” kataku singkat.

“Gomawo kalian membantu kami, aku pikir kalau aku menghadapi mereka sendirian aku akan kalah hahaha” kata Jeongmin.

“KAU!!!!!!!” kataku, Youngmin dan Minwoo bersamaan.

“Ya jika kau tau kau akan kalah kenapa kau mengajak mereka berkelahi?? Kau pabbo sekali” kataku kesal.

“Ya!Aku sudah kesal terhadap tingkah mereka, mereka sudah kelewat batas” kata Jeongmin kesal.

“Aku setuju denganmu.Aku juga sudah kesal kepada senior-senior itu” kataku.

“Jangan bertindak gegabah, kita masih orang baru disini” kata Youngmin.

“Hyung kenapa kau selalu berkata seperti itu?Apa kau tidak muak terus-terusan dikerjai seperti ini?” kataku kepada Youngmin.

“Jika ingin menghadapi mereka kita harus menyiapkan strategi” kata Minwoo.

“Benar” sahut Youngmin.

“Apa strateginya?” tanya Jeongmin.

“Entahlah, nanti kita pikirkan.Ini sudah hampir malam, sebaiknya kita pulang.” Kata Minwoo.

“Benar” sahut Youngmin lagi.

“Ya kalian kenapa memiliki pemikiran yang sama?” kata Jeongmin kepada Youngmin dan Minwoo.

“Kau dan adikku juga sama saja.Selalu mengambil tindakan gegabah” kata Youngmin.

“Baiklah kita pikirkan caranya sambil makan saja, aku lapar” kata Jeongmin mengajak kami.

“Hyung… Kau akan mentraktir kami?” tanya Minwoo.

“Wah kau baik sekali, kita baru sekali ini berbicara bersama kau sudah akan mentraktir kami” kataku.

“Tentu saja…. TIDAKKK!!! Kita banyar sendiri-sendiri” kata Jeongmin.

“Hah kau membuatku kecewa” kata Youngmin.

“Mian aku sedang tidak merayakan ulang tahun, jadi tidak ada saling mentraktir disini.Ayo kita rayakan pertemuan kita ini sambil makan, kita bisa berteman bukan?” kata Jeongmin.

Author POV

Kwangmin, Youngmin, Jeongmin dan Minwoo berjalan bersama, mereka yang tadinya ada di lantai 3 turun ke lantai 2. Mereka melihat banyak senior-senior mereka yang sedang mengerjai para mahasiswa baru di sudut-sudut ruangan.Kwangmin dan Jeongmin kesal melihat adegan-adegan semena-mena yang dilakukan oleh senior-senor mereka.

“Senior macam apa mereka?Apakah seperti itu harusnya senior bersikap kepada para junior-junior seperti kita. Ini keterlaluan, benar-benar tidak bisa dibiarkan.” Kata Jeongmin yang dibalas dengan anggukan Kwangmin.

“Masalahnya kalau cuma kita berempat yang melawan ini tidak akanada gunanya hyung” kata Minwoo.

“Hei kenapa kau terus-terusan memanggil Jeongmin dengan sebutan hyung?” tanya Youngmin kepada Minwoo.

“owh itu hehehe… dulu aku masuk kelas akselerasi jadi sebenarnya aku belum waktunya masuk universitas” kata minwoo.

“Ah berarti kita sama, aku dan Kwangmin juga seharusnya belum masuk universitas hehehe….” Kata Youngmin yang diikuti anggukan oleh Kwangmin.

“Ya!!Kalau begitu kalian semua harus memanggilku hyung.Ternyata kalian masih anak kemarin sore” kata Jeongmin kepada mereka bertiga.

“Apa maksudmu dengan anak kemarin sore? Kita cuma beda satu tahun saja. Baiklah-baiklah aku akan memanggilmu hyung, kau puas?” kata Kwangmin.

*BRRAKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!*

Seketika mereka berempat berhenti ketika mendengar suara itu.Suara itu seperti suara benda yang dijatuhkan secara kasar.

“Ya! Suara apa itu?” tanya Kwangmin.

“Sepertinya suara benda yang dilempar” kata Jeongmin.

“Hei lihat itu” kata Minwoo dengan menunjuk sebuah ruangan.Mereka berempat mengendap-endap dan mengintip lewat jendela ruangan tersebut.Mereka melihat 2 namja yang dikelilingi oleh banyak senior.Pemandangan yang biasa mereka lihat selama awal masuk kuliah tapi disana benar-benar banyak senior mengelilingi mereka.

“Gila….benar-benar gila…. Senior itu benar-benar gila, ini namanya pengroyokan.Di universitas terbaik di seoul ada hal yang semenjijikan ini” kata kwangmin.

“Hei mereka mengambil isi dompet mereka…. Hei ayo cepat sembunyi sepertinya mereka akan keluar dari ruangan ini” kata minwoo dan mereka berempatpun bersembunyi agar para senior itu tidak melihat mereka. Setelah para senior itu keluar dari ruangan tersebut, mereka berempat masuk keruangan itu dan menghampiri 2 namja itu.

“Hei… gwenchana?” tanya Youngmin kepada 2 namja itu.

“Ne, kami baik-baik saja” kata salah satu dari mereka.

“Kami baik-baik saja tapi tidak dengan isi dompet kami” kata namja yang satu lagi.Walaupun mereka dikroyok tapi wajah mereka biasa-biasa saja seolah-olah tak peduli.

“Aku Youngmin, dia adikku Kwangmin, dia Minwoo dan dia Jeongmin. Kami tidak sengaja mendengar benda yang sedang dilempar diruangan ini jadi kami melihat mereka sedang mengroyok kalian” kata Youngmin.

“Aku Donghyun, dia Hyunseong. Tenang saja, mereka hanya menggertak kami.Mereka melempar kursi tapi tidak ke arah kami.Mereka hanya bisa menggertak saja. Dasar orang-orang yang tak berguna.” Kata Donghyun.

“Mereka hanya berani mengroyok kami.Kita kalah jumlah, jadi kami menuruti kemauan mereka saja” kata Hyunseong.

“Sebaiknya kita akhiri kondisi seperti ini” sambung Jeongmin.

“Benar!” kata Kwangmin yang setuju dengan omongan Jeongmin.

“Sudah ku bilang kita susun strategi dulu, jangan gegabah.Bisa-bisa kita dihajar oleh senior-senior itu” kata Minwoo kepada Kwangmin dan Jeongmin.

“Sudahlah bisakah kita pergi untuk makan sekarang?Aku sangat lapar” kata Youngmin menengahi Minwoo, Kwangmin dan Jeongmin.

“Kalian ingin pergi makan?Bisakah kami ikut?Mian sebelumnya, pinjami uang dulu, kau tau sekarang dompetku tidak ada isinya” kata Donghyun dengan menunjukan dompetnya yang sudah tak berisi uang.

“Sambil makan kita menyusun strategi untuk menghadapi mereka.” Sambung Hyunseong.

“Ah ne…. ne… kajja!!!!” kata Jeongmin dan mereka berenam pergi bersama.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TBC~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

***Bagaimana Me Ri dan teman-temannya menghadapi kesulitan perkuliahannya?

***Bagaimana Jo Kwangmin, Lee Jeongmin, Jo Youngmin, No Minwoo, Shim Hyunseong, Kim Donghyun menghentikan tindakan semena-mena dari Senior mereka?

***Apa hubungan Me Ri dan kawan-kawannya dengan Kwangmin dan kawan-kawannya???

***Siapakah Hwang Ae Yun, Han Ji So dan Moon Chae Rin yang dimaksud author? Apa hubungan mereka terhadap Jo Kwangmin, Lee Jeongmin, Jo Youngmin, No Minwoo, Shim Hyunseong, Kim Donghyun serta Me Ridan kawan-kawanya?

Tunggu Complicated Story Chapter 1 ya Chingu……😀
Atau silahkan jawab pertanyaan-pertanyaan dari author diatas (udah kayak soal esay ujian aja)😀

This entry was posted by kepangmusic.

6 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Complicated Story – Prolog

  1. to readers yang terkeren, from author *ini apa sih*
    mian banyak typo, maksudnya “ah ri” diatas itu “MeRi” maaf belum sempet ngedit udah dikirim. minan ya…… happy reading…🙂

  2. HUAAAAA… Lanjut… lanjut.. aigooo… aku nungguin bgt klnutannya.. cptin ne eon ^^
    😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: