[FANFICT/FREELANCE] Prince – Chapter 05

Title 
: Prince – Chapter 05
Author : Ju J. N.
Genre         : Fantasy dan Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin      

  ~ Youngmin

  ~ Eun A (OC)

  ~ Eun Kyo (OC)

  ~ Minwoo

  ~ Hyunseong

  ~ Jeongmin

  ~ Donghyun

  ~ Lee Hwa

  ~ Lee Seong

Author’s Note   : Author bertrimakasih sekali pada para readers yang masih setia ngikutin FF author yang panjang ini. Jangan lupa untuk komen-komen yang membangun tetep author tunggu untuk karya author ini dan demi karya-karya author selanjutnya. Happy Reading…….🙂

Author POV

Beberapa hari setelah Kwangmin mengunjungi kerajaan Lee tiba-tiba mereka mendapatkan kabar buruk yang terjadi di kerajaan Lee. Saat itu Kwangmin dan Youngmin berada di ruangan Youngmin untuk mengerjakan tugas-tugas mereka seperti biasanya. Minwoo berlari dengan cepat untuk mencari mereka. Dan diapun datang dengan tersengal-sengal di ruangan Youngmin.

“Apa yang terjadi denganmu? Apakah kau dikejar oleh sadako?” tanya Kwangmin dengan candanya.

“Ada hal buruk terjadi hahhhh hahhh hahhhhh….” Kata Minwoo sambil tersengal-sengal.

“Apa yang terjadi, tenangkan dirimu dulu dan cepat katakan apa yang terjadi” kata Youngmin dengan wajah panik.

“Eun A…..” kata Minwoo yang belum sempat melanjutkan perkataannya karna masih terlalu lelah.

“Mwo? Apa yang terjadi dengannya?” tanya Kwangmin.

“Eun A diculik. Pengawal istana kerajaan Lee melihat dia dibawa oleh orang yang tak dikenal dan mereka tidak bisa menghadapinya dan para pengawal lain terlambat datang untuk menyelamatkannya” kata Minwoo.

“Lalu bagaimana keadaan kerajaan Lee sekarang?” tanya Youngmin kepada Minwoo.

“Disana sekarang kacau sekali dengan diculiknya Eun A, aku dan Hyunseong ajusshi akan ke kerajaan Lee membantu untuk menemukan Eun A, apa kalian…..” Perkataan Minwoo terputus karna disela oleh Kwangmin.

“Aku akan pergi bersama kalian, aku akan ikut mencari Eun A” kata Kwangmin cepat.

“Aku belum menyelesaikan perkataanku kau sudah menyelanya hahhh….. kau khawatir dengan Eun A Kwangmin-ah?? Kau khawatir karna kau menyukainya? Ingin melindunginya?” tanya Minwoo dengan setengah menggoda Kwangmin.

“Haishhh…. Jinja… Minwoo-ya ini bukan waktunya untuk membicarakan hal seperti itu, ayo kita segera menemui Hyunseong ajusshi” kata Kwangmin sambil bergegas keluar ruangan dan menemui Hyunseong.

“Heiii…… ya! Ya! Kwangmin-ah kenapa kau pergi sendiri, tunggu aku” kata Minwoo sambil mengejar Kwangmin.

“Sepertinya aku harus ikut juga, untuk melihat kondisi di kerajaan Lee dan melihat keadaan Eun Kyo” kata Youngmin kepada dirinya sendiri dan mengikuti Minwoo dan Kwangmin.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

Di ruang pertemuan hanya ada Donghyun, Hyunseong dan Jeongmin. Mereka membicarakan tentang bantuan ke kerajaan Lee untuk membantu menyelamatkan Eun A. Donghyun mengutus beberapa pengawal untuk membantu pencarian Eun A.

“Hyunseong, kau pergilah ke kerajaan Lee untuk membantu pencarian Eun A. Selain negri ini bersahabat dengan mereka, kita juga calon besan untuk negri mereka. Jika Eun A tidak diketemukan, rencana pernikahan Youngmin dan Eun Kyo juga akan terhambat. Bawalah beberapa pengawal untuk mencari Eun A” kata Donghyun kepada Hyunseong.

“Ne…. Aku telah meminta Minwoo untuk menghubungi kepala prajurit untuk menyiapkan beberapa prajurit untuk menjadi pengawal dan membantu mencari Eun A” kata Hyunseong.

“Baguslah kalau kau juga sudah menyiapkannya” kata Donghyun.

“Jeongmin-ah, aku membawa Minwoo bersamaku untuk membantuku disana” kata Hyunseong kepada Jeongmin yang duduk disampingnya.

“Ne…. Aku titipkan putraku kepadamu hyung” kata Jeongmin mantap dan tiba-tiba ruang pertemuan terbuka. Kwangmin masuk keruangan dengan sigapnya.

“Appa… Aku ingin ikut bersama Hyunseong Ajusshi ke kerajaan Lee” kata Kwangmin kepada appanya.

“Wae? Aku telah mengutus jendral terbaikku kesana. Pangeran tak perlu ikut kesana juga, aku juga telah mengutus beberapa prajurit untuk mengawal. Minwoo juga akan ikut. Aku rasa itu lebih dari cukup” kata Donghyun kepada putranya.

“Appa….. aku mohon…. Biarkan aku ikut kesana bersama ajusshi” kata Kwangmin yang memohon kepada appanya.

“Wae? Mengapa aku harus mengijinkanmu? Kau seorang pangeran Kwangmin-ah, dan yang diculik hanyalah seorang putri, aku telah memrintahkan Hyunseong, itu sudah lebih dari cukup” jelas Donghyun.

“Eun A bukan hanya sekedar putri appa, appa jebal….. ijinkan aku ikut bersama ajusshi” pinta Kwangmin.

“Ajusshi, ijinkan aku ikut bersamamu” pinta Kwangmin kepada Hyunseong.

“Pangeran…. Aku berkehendak atas perintah raja, jika raja  menyetujui maka aku akan mengijankanmu tapi kalau tidak…. Kau juga harus mematuhinya pangeran” Hyunseong menjelaskan kepada Kwangmin agar dia juga mematuhi perintah appanya.

“Appa jebal…..” Kwangmin memohon kepada appanya.

“Apa alasanku harus menyetujui perintahmu?” tanya Donghyun.

“Appa…. Aku memohon kepadamu…. Jebal ijinkan aku” kata Kwangmin bersungguh-sungguh. Melihat kesungguhan anaknya, akhirnya Donghyunpun luluh dan menyetujui permintaan putranya.

“Baiklah pangeran, aku mengijinkanmu” kata Donghyun singkat yang membuat Kwangmin tersenyum bahagia.

“Terimakasih appa, kau memang yang terbaik” kata Kwangmin yang hanya dibalas dengan senyuman oleh Donghyun, lalu datanglah Minwoo dan Youngmin ke ruangan tersebut.

“Appa…. Aku ikut pergi ke kerajaan Lee bersama Hyunseong ajusshi” ucap Youngmin seketika ketika ia sampai di ruangan itu bersama Minwoo.

“Setelah Kwangmin sekarang giliranmu, tidak…. Aku tidak mengijinkan” tegas Donghyun.

“Appa jebal……” pinta Youngmin.

“Andwae!! Sudah cukup banyak yang pergi kesana untuk mencari Eun A” kata Donghyun kepada putra pertamanya itu.

“Appa jebal…. Aku hanya sebentar disana, aku hanya ingin tau bagaimana keadaan Eun Kyo disana” kata Youngmin.

“Untuk apa kau harus memastikan keadaan Eun Kyo, tidak kau harus tetap disini” tukas Donghyun.

“Appa…. Eun A adalah adik Eun Kyo, aku tau bagaimana terpukulnya ia, aku hanya ingin menemuinya sebentar saja. Aku janji, aku hanya sebentar disana dan akan segera kembali” pinta Youngmin dan terlihat Donghyun mempertimbangkan ucapan Youngmin.

“Appa jebal…. Sebentar saja, aku ingin menemuinya. Bagaimanapun juga dia calon istriku. Aku ingin disampingnya walau sebentar” pinta Youngmin lagi.

“Baiklah, asal kau cepat kembali” kata Donghyun pada Youngmin.

“Ne… aku janji appa” kata Youngmin mantap.

Setelah itu, Hyunseong menyiapkan pengawal-pengawalnya serta Minwoo, Kwangmin dan Youngmin mengikutinya. Segera mereka pergi ke kerajaan Lee untuk membantu menemukan Euna A. Ketika perjalanan Kwangmin yang biasanya hiperaktif hanya bisa diam seribu bahasa.

“Kwangmin-ah? Kau sakit?” tanya Minwoo.

“Ani…” jawab Kwangmin singkat.

“Lalu kenapa dari tadi kau diam saja?” tanya Minwoo.

“Ani… aku hanya sedang malas banyak bertingkah” kata Kwangmin.

“Tumben sekali kau begitu, berarti kau benar-benar sakit. Pikiranmu sedang sakit” kata Minwoo mengejek Kwangmin tapi Kwangmin tidak membalas ejekan Minwoo seperti biasanya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

Setibanya di kerajaan Lee, rombongan yang dipimpin Hyunseong disambut oleh pihak kerajaan Lee dan langsung saja mereka dibawa ke ruang pertemuan kerajaan Lee untuk membicarakan kejadian sebenarnya. Mereka tiba diruangan tersebut, disana hanya ada putra mahkota dari kerajaan Lee yaitu, Seong Il.

“Slamat datang kembali, aku senang sekali mendengar kabar bahwa kerajaan Kim akan membantu mencari Eun A” kata Seong Il kepada mereka.

“Ne… kami sangat terkejut mendengarnya, apa yang terjadi sebenarnya?” tanya Hyunseong.

“Silahkan duduk terlebih dahulu” kata Seong Il mempersilahkan mereka duduk dan merekapun langsung duduk.

“Entah bagaimana cerita jelasnya akupun kurang mengerti, yang jelas saat itu ada pelayan istana yang melihat kejadian itu” kata Seong Il.

“Jelaskan saja apa saja yang dilihat pelayan itu” Kata Kwangmin.

“Saat itu Eun A sedang berjalan di bagian belakang kastil seorang diri, tiba-tiba ada seorang laki-laki dengan menggunakan cadar menutup mulut Eun A dari belakang dan membawa Eun A secara paksa, Eun A pun memberontak tetapi laki-laki itu memukul Eun A dan langsung saja dia pingsan dan dibawalah Eun A. seketika itu pelayan tersebut memanggil pengawal akan tetapi mereka terlambat mengejarnya. Itulah jejak terakhir Eun A” kata Seong Il menjelaskan panjang lebar.

“Apakah laki-laki itu memiliki identitas tertentu atau apa saja yang mencirikan sesuatu atau petunjuk yang dimiliki laki-laki itu?” tanya Minwoo kepada Seong Il.

“Seorang pengawal melihat sebuah tanda yang menggantung dipedang yang dibawa oleh laki-laki itu” kata Seong Il.

“Benarkah? Apa tanda itu?” tanya Minwoo.

“Seorang dari pengawal kami menggambarkannya seperti ini” kata Seong Il sambil menunjukan secarik kertas yang bergambar ular dengan bingkai ditepinya.

“Ajusshi ini adalah simbol dari……” kata Minwoo sambil memandang Hyunseong,  Hyunseongpun mengerti dan dia langsung mengangguk dan Minwoo tidak melanjutkan perkataannya.

“Benar, ini simbol dari kerajaan Park” kata Seong Il.

“Apa kerajaan Park? Apa mau mereka sehingga melakukan hal sejauh ini?” tanya Youngmin yang sedari tadi hanya menyimak pembicaraan diruang itu.

“Entahlah, tapi mereka tidak pernah menyukai kerajaan Lee tapi menculik Eun A itu sangat berlebihan” kata Seong Il.

“Apakah kerajaan Lee tidak ingin membereskan urusan dengan kerajaan Park? Sikap yang terlihat benar-benar mengajak permusuhan ketika semua kerajaan sedang menggalakan perdamaian, menculik Eun A dan meracuni raja Lee Hwa, ini benar-benar tidak bisa didiamkan. Apa kalian hanya akan berdiam dan tidak melakukan perlawanan kepada mereka?” kata Kwangmin.

“Apa?? Raja Lee Hwa diracuni?” ungkap Minwoo serta Hyunseong dan Yeongmin terlihat kaget mendengarnya.

“Bagaimana kau bisa tau pangeran? Kami merahasiakan hal ini, hanya keluarga kerajaan yang mengetahuinya” kata Seong Il pada Kwangmin.

“Eun A yang mengatakannya ketika aku terakhir kali kemari” jelas Kwangmin.

“Tapi kami tidak memiliki cukup kekuatan utuk mengalahkan mereka. Mereka cukup kuat untuk dilawan” kata Seong Il.

“Ini benar-benar sudah keterlaluan” kata Minwoo sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kalian lupa, bahwa Eun Kyo, putri kerajaan Lee adalah calon putri mahkota kerajaan Kim, calon ratu dikerajaan Kim. Ajusshi…. Bisakah kita membantu kerajaan Lee?” tanya Youngmin kepada Hyunseong.

“Aku rasa bisa tapi kita perlu persetujuan dari raja kerajaan Kim, ini bukan hal kecil, mengadakan perlawanan berarti kita siap berperang” kata Hyunseong.

“Sebenarnya kami kurang enak membicarakannya dengan kerajaan Kim mengingat status Eun Kyo belum benar-benar resmi menjadi putri mahkota kerajaan Kim” kata Seong Il.

“Baiklah, aku akan mengirimkan kabar ke kerajaan Kim tentang perlawanan ini dan mengatakan apa yang terjadi sebenarnya” kata Hyunseong.

“Aku akan menemui pengawal kita untuk mengirim berita ke kerajaan Lee” Kata Hyunseong kepada Kwangmin, Minwoo dan Youngmin.

“Aku juga akan membicarakan ini kepada pihak kerajaan” kata Seong Il.

“Aku ikut denganmu putra mahkota, aku akan menjelaskan misi dari kerajaan Kim” sahut Minwoo.

“Ne…” kata Seong Il.

“Tunggu putra mahkota, bisakah aku menemui Eun Kyo?” tanya Youngmin.

“Ne… aku akan memerintahkan pelayang istana untuk mengantarmu” kata Seong Il. Seong Il dan Minwoopun berlalu begitu saja meninggalkn Youngmin dan Kwangmin diruangan itu.

“Hyung…. Aku akan pergi sebentar, kau tunggulah pelayang istana untuk menemui Eun Kyo” kata Kwangmin.

“Hei Kau mau kemana?” tanya Youngmin kepada Kwangmin yang mulai melangkah meniggalkan ruangan tersebut.

“Hanya mencari udara segar saja” kata Kwangmin yang telah mencapai pintu ruangan dan berbelok yang membuatnya sudah tidak terlihat oleh Youngmin.

“Dasar anak itu” kata Youngmin. Tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya datang.

“Maaf…. Aku diperintahkan putra mahkota untuk mengantarkan anda ke putri Eun Kyo” kata wanita itu.

“Ne…. bawa aku menemui Eun Kyo” kata Youngmin.

“Mari ikuti saya” kata wanita itu.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Youngmin POV

Aku mengikuti pelayan ini, aku tidak tau dia akan membawaku kemana tepatnya dimana, yang jelas dia akan membawaku kepada Eun Kyo. Aku tau saat ini dia sedang sangat sedih, dia sangat menyayangi Eun A. Tiba-tiba pelayan ini berhenti disebuah ruangan ‘disinikah Eun Kyo berada?’ tanyaku dalam hati. Dan pelayan itu mengetu ruangan itu dan pintu tersebut terbuka ‘Eun Kyokah yang membukanya?’ tanyaku dalam hati lagi dan bukan, ada seorang pelayan yangmembukanya.

“Apakah putri ada di dalam?” tanya pelayan paruh baya ini kepada pelayan yang membukakan pintu itu, dia nampak lebih muda dari pelayan yang membawaku kemari.

“Ne…. putri disini” kata pelayan itu

“Putra mahkota kerajaan Kim ingin menemuinya” kata pelayan yang mengntarku tadi dan pelayan yang lebih muda itu melihatku dan membungkukan punggungnya sebagai penghormatan kepadaku.

“Silahkan masuk putra mahkota” kata pelayan itu dan aku memasuki ruangan itu. Ternyata ini adalah sebuah kamar, kamar yang cantik selayaknya kamar seorang tuan putri, mungkin ini adalah kamar Eun Kyo. Aku melihat seorang wanita sedang berada di luar sana, tepatnya dibalkon kamar ini. Dia hanya berdiri dan memandangi pemandangan diluar sana.

“Putra Mahkota mohon tunggu disini dulu” kata pelayan tadi dan aku hanya terhenti ditengah-tengah kamar ini. Pelayan itu mendekati wanita yang berada dibalkon itu.

“Putri, putra mahkota kerajaan Kim ingin menemui anda” kata pelayan itu. Dan langsung saja wanita itu berbalik dan benar saja, dia adalah Eun Kyo.

“Oppa….” Kata Eun Kyo dengan terkejutnya melihatku berada di kamarnya dan dia berlari menujuku dan memelukku. Aku terkejut dan pelayan yang mengantarku tadi sudah pergi tanpa berkata apa-apa, aku tau dia sedang diluar dan tidak ingin mengganggu pembicaraan kami. Bukan pembicaraan tepatnya, tapi sekarang Eun Kyo sedang memelukku. Aku merasakan kalau Eun Kyo sedang terisak sambil memelukku. Aku tau bagaimana perasaannya, akupun membalas pelukannya dan membelai rambutnya.

“Menangislah sepuasmu” kataku sambil membelai rambutnya.

“Oppa…… “ kata Eun Kyo sambil terisak

Setelah beberapa menit kemudian Eun Kyo sudah berhenti menangis, aku dan Eun Kyo sekarang berada di balkon kamarnya, dia menyandarkan kepalanya dibahuku dan akupun hanya bisa membelainya saja. Aku tau dia sedang memikirkan keadaan adik yang ia sayangi itu.

“Oppa…. Kenapa ini bisa terjadi?” tanya Eun Kyo.

“Eun Kyo-ya tenangkan pikiranmu, kerajaan kami akan membantu mencari Eun A” kataku menenangkan hati Eun Kyo.

“Apakah sekarang ia baik-baik saja? membayangkan Eun A terakhir kali terlihat bersama laki-laki itu benar-benar membuatku sedih” kata Eun Kyo dengan wajah muram. Akupun memegang kedua pundak Eun Kyo dan memandangnya dalam-dalam.

“Eun Kyo-ya, berjanjilah kepadaku bahwa kau tidak boleh bersedih, bagaimanapun juga kerajaan Lee dan Kerajaan Kim akan bekerja sama menyelamatkan Eun A. kami akan melakukan yang terbaik untuk menemukan Eun A jadi dukunglah kami dan jangan bersedih atau menangis lagi, ne?” kataku kepada Eun Kyo dan dibalas dengan anggukan oleh Eun Kyo.

“Eun Kyo-ya, kau harus baik-baik saja dan tidak boleh bersedih” kataku sambil memeluk Eun Kyo.

“Ne Oppa” kata Eun Kyo dan akupun mencium keningnya.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kwangmin POV

Aku berjalan menyusuri salasar kastil ini, aku tau kemana kaki ini membawaku. Salasar ini membawaku menuju ke taman kastil ini, tempat dimana terakhir kali bertemu dengan Eun A. sesampainya di taman itu, kondisinya masih tetap sama. Indah sekali…… baru kemarin aku disini bersama Eun A dan sekarang aku disini sendirian. Akupun duduk dikursi taman ini dan menatap salah satu kursi yang dulunya diduduki  Eun A untuk menemaniku disini.

‘Eun A-ya, apa kau baik-baik saja?’ tanyaku dalam hati.

‘Bukankah kemarin kau bilang kau bisa menghajar orang? Kenapa sekarang kau bisa begitu mudah diculik? Dan laki-laki itu memukulmu. Eun A-ya apakah itu sakit?’ akupun hanya bisa bertanya-tanya sendiri. Tak ku pungkiri, aku benar-benar mencemaskan keadaan Eun A.

‘Eun A-ya…. Bertahanlah, lakukan apapun yang kau bisa, jangan biarkan laki-laki itu menyakitimu. Aku akan menyelamatkanmu, tunggulah aku. Kau harus menjaga dirimu sebelum aku datang. Kau harus dalam keadaan baik ketika aku datang’

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~TBC~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

This entry was posted by kepangmusic.

18 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Prince – Chapter 05

  1. Jiaaah, YoungEun So sweet bgt smpe pluk2an😄
    Andaikan aq jdi eunkyo, jadinya aq bsa mluk young erat2😄
    *mimpi

    Aq kra d chpter ini kwangnya nylamatin eun a nya, eh trnyta, kwang cman dduk nynte’ smbìl mkan sate
    *PLAAK

    Thor… Koq ffnya pndek?
    Aq gk puas thor…
    Kelanjutannya d cptin ne thor?
    Udah kebelet (?) nih😄

    • iya,yg part ini emang g sepanjang biasanya cuma menurut author part terakhir itu part yg paling pas untuk motong chapter ini dengan chapter 6. makasih masukannya🙂 sabar nunggu chapter berikutnya ya🙂

  2. Mian q cm coment di sini soalnya q br baca jm 3 pg tg *niat bnr*
    Cpt lanjutin ya thor, cuz 2 minggu lg aq ujian ^_^

  3. demem bangeet ya thor ==” ~~
    lagi enak-enaknya baca eh…..TBC
    :3 panjangin dikit ya thor😄

    aku penassarran..
    Next jangan lama-lama🙂

  4. koq pendek banget thor??
    tapi suer ini cerita daebakk!!
    jinjja…
    author semoga lanjutannya gk trlalu lama yah..
    jangan sampe bulan2an kayak d comment2 sbelumx itu..
    sumpah ceritanya nyata banget
    huaa….

    semangat thor!!
    fighting ne~!😀

  5. yah, telat baca nih saya . .==”
    lanjutin secepat-cepat-cepatnya ya thor !
    penasaran nih gimana si KwangMin selamatin Eun A . .
    please, jangan lama-lama ya thor . .
    hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: