[FANFICT/FREELANCE] I’m Your Bestfriend – Chapter 03

Picture1

Title 
I’m Your Bestfriend – Chapter 03
Author   Alifya Anandiani
Genre         Romance, Friendship
Rating          T
Type   Chaptered
Main Casts      

~ Boyfriend’s Minwoo• Kim Hye Ai (Imagined)

~ Boyfriend’s Jeongmin

~ Park Mi Suk (Imagined)

~ Member lainnya

Other Casts

~ SISTAR

~ K.Will

Chapter 3! Chapter 3!! Mungkin dari sini, situasinya akan lebih rumit. Kalau kalian menjadi MinWoo Oppa dan JeongMin Oppa, apa yang lebih kalian pilih? Teman? Fans? Atau Lover? And by the way, Author mau minta maaf karena udah lama gak  ngirim  terusan FFnya. So.. Mianhamnida! Dan Author harap komen – komen kalian.. kamsahamnida ^^!

“I’m Your BestFriend!”

Author POV

“Dia adalah.. youjachinguku.” ucap MinWoo pada seluruh Pers, JeongMin yang tepat di sebelahnya refleks menoleh ke arah teman satu grupnya itu. JeongMin berfikir, mungkin MinWoo mengatakan itu sengaja untuk membuat skandalnya dengan Bora Noona hilang. Tapi dari lubuk hatinya walaupun ia tahu bahwa yang dikatakan MinWoo hanyalah kebohongan, tapi mengapa hatinya menjadi begitu sakit?

HyeAi POV

            Aku melihat MiSuk sedang berlari ke arahku sambil membawa sebuah majalah di tangannya. Begitu ia sampai, MiSuk bergegas duduk di kursi yang langsung berhadapan denganku.

“HyeAi-ah, apakah kau sudah melihat berita tentang MinWoo Oppa pagi ini?” tanya MiSuk padaku. Akupun hanya menjawabnya dengan gelengan, karena mulutku sedang penuh dengan roti coklat.

“MinWoo Oppa ternyata sudah memiliki youjachingu.” Karena terkejut aku tidak sengaja menyemburkan roti coklat itu ke wajah MiSuk.

“Ya!! Aku tau kau terkejut, tapi bisa tidak kalau tidak perlu ada acara pengusiran roh jahat?” ucapnya kesal.

“Mianhae.. aku tidak sengaja. Tapi apa maksudmu? MinWoo Oppa sudah punya youjachingu? Aku yakin bahwa MinWoo Oppa tidak berpacaran dengan Bora Unnie.”

“Bukan itu! Ini adalah berita yang berbeda, bahkan seluruh wartawanpun baru mengetahuinya kemarin sore.” Jelas MiSuk sambil menyodorkan sebuah majalah yang sedari tadi digenggamnya.

Akupun langsung menerimanya dan membaca majalah yang halamannya telah ditunjukkan oleh MiSuk. Saat membaca aku merasa tercengang, di dalam majalah itu tertulis bahwa MinWoo Oppa sudah memiliki seorang youjachingu. Tapi bukan itu yang membuatku tercengang, melainkan kelanjutan dari berita itu. Youjachingu BoyFriend’s MinWoo adalah gadis yang tertangkap kamera sedang berlari dengannya. Berarti.. gadis itu, aku?

“Mmm..aku ikut sedih untukmu, untung JeongMin Oppa belum miliki youjachingu. Tapi aku penasaran, siapa ya youjachingunya MinWoo Oppa? Karena yang terfoto hanyalah punggungnya saat sedang berlari.” ucap MiSuk, aku hanya terdiam membisu.

MinWoo POV

“MinWoo, aku tahu kau ingin menghilangkan skandal mengenai hubunganmu dengan Bora Noona tapi kau tidak perlu menggunakan HyeAi.” ucap JeongMin Hyung sambil mulai melangkah masuk ke Waiting Room.

“Aku tidak bermaksud menggunakannya, kau tidak perlu khawatir tentang itu!” jawabku.

“Jadi apa maksudmu?” tanyanya.

“Dia gadis yang manis, sepertinya aku mulai tertarik padanya. Lagipula sepertinya dia sangat menyukaiku.”

“Dia menyukaimu hanya sebagai fans! Tidak lebih!” ucap Hyung dengan suara yang mulai meninggi.

“Kenapa Hyung jadi marah?” tanyaku.

“Aku tidak marah, jangan melibatkannya lagi! Aku hanya khawatir teman masa kecilku yang bodoh itu mendapatkan masalah.” Jelas Hyung dengan nada suara yang normal kembali.

“Apakah kau menyukainya? Apakah Hyung benar – benar menganggapnya sebatas teman masa kecil? Hanya itu?” sebersit aku melihat ekspresi Hyung berubah tapi aku tidak yakin.

“Apa yang sedang kalian bicarakan?” tanya HyunSeong Hyung tiba – tiba masuk ke Waiting Room dengan member lain berhasil membuat pembicaraan berakhir.

HyeAi POV

Euhh.. eotteoke? Aku harus segera bertemu dengan MinWoo Oppa!

Aku berjalan pulang dengan hati yang gelisah, aku tidak menyangka akan keluar skandal baru. Padahal masalah MinWoo Oppa dengan Bora Unnie belum selesai. Aku berjalan sambil menunduk ke tanah, aku tidak tau apa yang sekarang aku rasakan. Sedikit kesal karena terlibat dalam skandal seorang artis tetapi di sisi lain, aku merasa senang karena gadis itu adalah aku bukan orang lain.

Akupun menendang kerikil yang ada di hadapanku tanpa memikirkan bahwa kerikil itu akan mendarat ke kepala seseorang di depanku.

“Aww!” rintih orang itu, akupun langsung menghampiri orang itu untuk meminta maaf. Saat aku memperhatikan wajah orang yang menggunakan jaket berkupluk dan kaca mata hitam itu, aku merasa terkejut. Kenapa aku harus terus berhubungan dengan BoyFriend?

“Maaf! Aku tidak sengaja!” ucapku dengan nada sedikit berteriak.

“Hahaha.. tidak apa – apa! Santai saja!” ucap YoungMin Oppa dengan senyuman lebar di wajahnya. Diapun mulai melangkah pergi.

“Tunggu!” ucapku, iapun langsung menghentikan langkahnya dan menoleh. Aku menghampirinya dan mulai mengeluarkan secarik kertas dan pulpen dari tas.

“Kau ingin meminta tanda tanganku?” tanyanya.

“Ani.” jawabku singkat membuat YoungMin Oppa merasa malu. Akupun  mulai menuliskan beberapa kalimat di kertas itu, melipatnya dan memberikannya kepada YoungMin Oppa.

“Tolong berikan kertas ini kepada MinWoo Oppa, bilang Kim Hye Ai yang memberikannya!” pintaku.

“Memangnya dia akan tau?” tanyanya.

“Ne, bilang saja ‘Kim Hye Ai’ maka ia akan tahu.” ucapku.

“Baiklah.”

“Kamsahamnida.”

YoungMin POV

Kim Hye Ai? Kenapa gadis itu yakin sekali kalau MinWoo akan mengenalnya. Apakah dia bukan fans biasa?

            Karena merasa sangat penasaran, akupun langsung mengeluarkan kertas pemberian dari gadis itu dari kantung jaketku.

“Buka tidak ya?”

“Buka saja!” ucap Si Merah di sebelah kiriku.

“Jangan! Itukan milik temanmu.” ucap Si Putih di sebelah kananku.

“Buka!” “Jangan!” “Buka!” “Jangan!” merekapun berkelahi.

“Buka saja ah!” ucapku penasaran dan membuat Si Merah tertawa seperti penyihir. (Jelas – jelas dia setan, kok disebut penyihir?!)

Aku membuka kertas itu perlahan – lahan. Tapi bagaimana kalau MinWoo marah? Ah.. sudahlah! Lagipula dia tidak akan tahu. Akupun mulai membaca tulisan di kertas itu.

Seorang anak kecil merengek kepada ibunya untuk pergi bermain, tetapi ibu itu malah menyuruhnya untuk pergi tidur. Walaupun begitu, anak itu tetap  bersikukuh karena temannya sedang menunggu.

 

“Apa maksudnya?”

 

MinWoo POV

Aku merasa sangat lelah selesai melakukan latihan untuk ‘I Yah’ sendirian. Saat ini aku sedang tertidur di ranjangku sambil menatap atap. Tiba – tiba aku teringat pada Hye Ai, apakah ia benar – benar akan terkena masalah seperti yang diucapkan JeongMin Hyung? Tapi walaupun begitu, aku tidak akan membiarkan itu terjadi kepadanya, kepada temanku, kepada fansku ataupun orang yang aku cintai.

Tiba – tiba YoungMin masuk ke kamarku dan langsung memberiku secarik kertas. Akupun hanya melihat heran ke arah kertas itu.

“Ini! Dia bilang kau akan langsung tahu.” Ucapnya. “Apa maksudmu?”

“Kim Hye Ai” ucap YoungMin, akupun langsung mengambil kertas itu dengan cepat.

“Ternyata dia benar! ‘Bilang saja ‘Kim Hye Ai’ maka ia akan tahu’ itu yang dia katakan.” YoungMinpun langsung melahkah keluar tanpa menanyakan apapun tentang Hye Ai, tidak seperti KwangMin yang cerewet. Setelah ia keluar, aku membuka kertas itu dan membaca isi suratnya.

“Apa maksudnya? Tetapi dia tidak mungkin memberiku kertas ini kalau tidak ada artinya. Birfikirlah, No Min Woo!”

‘Pergi bermain’? Apa mungkin maksudnya itu Di Taman Bermain? ‘Tetapi ibu itu malah menyuruhnya untuk pergi tidur’? Berarti di  waktu anak kecil mulai tidur yaitu sekitar pukul 8-9 malam. Dan ‘Temannya sedang menunggu’? Dia sedang menungguku di sana. Jadi, di taman bermain pukul 8, dia menungguku. ucapku dalam hati.

HyeAi POV

“Haaah….dinginnya!” ucapku sambil menggosok – gosokkan tanganku.

“Apakah pesan itu tidak sampai? Ah.. kenapa pada saat sepenting ini aku sulit bertemu dengannya?!!” ucapku pada diri sendiri.

“Apakah kau sudah menunggu lama?” tanya sebuah suara di belakangku, akupun langsung menoleh dan mendapati MinWoo Oppa sedang tersenyum hangat padaku. Deg..deg.. YAA!! KIM HYE AIII!! Kau harus sadar!!

“Ah, aniya. Aku baru datang!” ucapku. MinWoo Oppapun langsung duduk di ayunan sebelahku.

“Kau pintar sekali membuat pesan ya!” ucapnya tiba – tiba dengan nada riang.

“Ani! Aku hanya ingin orang lain tidak mengetahuinya.” Jelasku.

“Bagaimana kalau aku tidak mengerti maksudnya juga? Na babo gatha!”

“A-aniya! Aku hanya asal tulis. Ba-baiklah, langsung ke pokok pembahasannya saja. Apakah kau tahu tentang rumor asal – asalan itu?” tanyaku.

“Mmm.” ucapnya sambil mengangguk.

“Mian, aku tidak tahu akan muncul rumor seperti ini setelah aku menyembunyikanmu jadi..”

“Tidak apa – apa!” ucap MinWoo Oppa memotong.

“Lagipula.. aku yang mengatakannya pada Pers.” lanjutnya

“MWOO?! Wae?” tanyaku kebingungan.

“Hye Ai-ssi, ayo kita berkencan!”

“MWOO?!”

Author POV

Kim Hye Ai sedang tercengang di ayunannya, dia tidak pernah menduga namja yang selama ini dia idolakan akan mengatakan hal – hal seperti itu bahkan walaupun itu hanyalah mimpi.  Sedangkan MinWoo memegang tangannya dan tersenyum sambil berusaha untuk menyembunyikan debaran hatinya.

Starship tidak pernah mengizinkan artisnya memiliki kekasih dan ini pertama kalinya MinWoo menganggap gadis yang sering terjatuh seperti orang bodoh itu manis. Gadis manis seperti yang ada di hadapannya. Tanpa disadari, MinWoo mendekatkan wajahnya dan mengecup kening HyeAi dengan lembut.

Di sisi lain, seorang namja sedang berdiri memperhatikan dua orang yang dikenalnya. Satu orang itu adalah sahabatnya dan yang satunya lagi adalah gadis yang disukainya.

JeongMin POV

Kenapa hatiku terasa begitu sakit? Mereka tidak melakukan apapun, Lee JeongMin! A-a-aniya! Sahabatnya menyukai orang yang selalu ku rindukan selama bertahun – tahun. Kenapa harus HyeAi? Aku tahu kau tidak pernah  menyukai siapapun, tetapi kenapa harus HyeAi? Wae?

Aku berharap kalau aku tidak melihat semua ini. Tidak membeli makanan ringan keluar. Tidak melewati Taman Bermain untuk ke mini market. Tidak pernah ikut audisi di Starship. Tidak masuk ke BoyFriend. Tidak pernah mengenal MinWoo. Tidak pergi ke Panti Asuhan 10 tahun yang lalu dan tidak pernah bertemu gadis manis yang menyedihkan dengan foto ibunya di tangannya. Tidak pernah bertemu Hye Ai.

Tanpa ku sadari, aku melangkah menghampiri mereka dengan pipi yang sudah basah. Lalu menarik lengan HyeAi dan memeluknya tanpa menghiraukan MinWoo yang terkejut dengan kehadiranku.

“Jo-johahaeyo.. a-ani, sarangheo..” ucapku tidak jelas sambil terisak.

“Mu-museun soriya? Museun soriya?!! YA, Lee Jeong Min! MUSEUN SORIYA!!” ucap MinWoo dengan air mata menetes di wajah lugunya.

To Be Continued..

This entry was posted by boyfriendindo.

24 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] I’m Your Bestfriend – Chapter 03

  1. Anyeonghaseo,.. Salam kenal,min aku nunggu’ nih FF loh, pnsaran bngd sma critanya, Tolong di lanjutkan ya min!!, Wish FF All The Best #maafgaje

  2. Yah~ masa aku baru baca sudah TBC lagi thor?! ~_~
    aku lama banget loh nunggu kelanjutan nih epep :3
    ditunggu ya lanjutannya!! Jangan lama-lama😄

  3. uhm…kalau tante syahrini ngerti pasti dia bilang ff ini cetar membahana !
    sayangnya engga, jadi tolong lanjutin ia min, jebal -.-

    • Ok! Tapi sayangnya author belum terlalu jago nulis, semoga ke depannya cerita author bisa ulala cetar membahana bajaj terpapang.. gomawoyo!

    • Ok, kamsahamnida.
      Tapi agak aneh kalau author dipanggil eonni, abis masih (ingusan+ileran) kyeopta gitu.. hehehe.

    • Ya, setelah fakum berdekade karena sibuk ngubek comberan, author bakal nerusin lagi FFnya.. jadi tunggu aja ya ppyooong~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: