[FANFICT/FREELANCE] Starship Planet – Chapter 01

Title 
Starship Planet – Chapter 01
Author : Lany Chan
Genre : Romance dan Friendship
Rating : G
Type : Chaptered
Main Casts 
: ~ Park Lany  
  ~ Jo Youngmin
Other Casts 
: ~ Member Boyfriend  
  ~ Member Sistar

Backsong : IU – Peach

STARSHIP PLANET

Chap 1- (CAN I JOIN TO STARSHIP ENTERTAIMENT)

Annyeong, readers, uhm, ini ff ke dua aku loh#ngak nanya. Sebelumnya makasih ya buat admin yang uda sempatin nge-post ff aku ini. dan buat reader aku bakalan berterima kasih banget kalo kalian uda baca ff karyaku dan.. kalo boleh sih minta komentarnya, yah udah deh, berhubung aku ngak pandai basa-basi langsung aja yah

Note : ff ini uda pernah author share di page author

~~happy reading~~

@incheon international airport

~lany pov

‘Akhirnya sampai juga di korea..’ gumamku. Sudah lama aku tinggal jauh dari korea karena orang tuaku yang memaksaku untuk sekolah di luar negeri karena menurut mereka art school di luar korea lebih bagus dari di korea sendiri. Padahal aku ingin sekali sekolah di korea. Tapi aku bersyukur karenanya aku sekarang menjadi seorang yang bisa dibilang mempunyai suara yang bagus dan juga kemampuan menariku tidak kalah dengan suaraku. alasanku kembali ke korea adalah untuk mengikuti audisi di salah satu agensi yang sudah kuincar selama ini… STARSHIP ENTERTAIMENT… itulah nama agensinya. Aku ingin sekali masuk dalam agensi tersebut, kalian tau karena apa? itu karena idolaku berasal dari STARSHIP dan aku ingin satu agensi dengan mereka.

Tanpa menunggu lama lagi ku langkahkan kaki ku menuju lobby bandara. Disana aku melihat bahwa kedua orang tuaku sudah menjemputku, biasa anak kesayangan.

“appa…eomma…” teriakku sambil melambaikan tanganku.

“lany-ya, bagaimana keadaanmu selama ini nak” eomma berbicara sambil memelukku

“ne … apa kau tidak tau kami sangat merindukanmu” sambung appaku

“emmmm… eomma dan appa merasakan akibat jauh dariku bukan.. ‘merindukanku’ ”jawabku kepada appa dan eomma

“ya… kau ini.. J.hahaha” pada akhirnya kami pun tertawa bersama.

“sudahlah lebih baik kita pulang dulu sekarang.. kami sudah merapikan kamarmu sesuai dengan keinginanmu” kami pun memulai perjalanan kami. Disepanjang jalan kami selalu bercanda dan tertawa bersama sama.

@rumah

“wahh.. appa dan eomma ternyata benar-benar merapikan kamarku seperti yang aku pinta ne…” aku kagum melihat kamar ku yang tertata seperti kamar yang aku pesan dinding dengan warna kuning crem dan tak lupa pernak pernik BOYFRIEND terpajang di dinding.. rak yang penuh dengan album mereka..

“otthokhe ? neo joha ?” appa bertanya padaku

“ne appa.. jinja joha” jawabku disertai dengan senyum yang sangat lebar.

“hmm, kalau begitu appa turun dulu ne, kau istirahatlah dengan baik”

Aku hanya menganggukkan kepalaku sebagai jawaban. Sudah lama aku terkurung di asrama sekolahku dulu dan sekarang aku berada dikamarku yang penuh dengan pernak pernik idolaku aku sangat senang.

Hari pun mulai beranjak malam karena kelelahan setelah berbenah barang-barangku dan mandi aku langsung tidur tanpa makan terlebih dahulu. Aku sudah terbiasa tidak makan saat malam karena menurutku makan malam dapat membuat aku gemuk dan aku tidak menginginkan hal tersebut.

+keesokkan harinya

Alarm hp ku berbunyi membuatku terbangun dan ternyata ini masih jam 4.00 pagi. Kesadaranku belum kembali sepenuhnya, tapi aku tetap bangun dan mematikan alarm tersebut untuk mandi dan mempersiapkan sarapan. Setelah selesai mempersiapkan semua itu aku pun sadar, kenapa aku harus bangun sepagi ini dan mempesiapkan sarapan? Aku kan bukan berada di asrama lagi.

‘omo, jinja babo’gumamku. Menyadari itu aku hanya bisa tertawa.

‘ahh.. ada apa bahan makana apa saja di kulkas ini?’ gumamku sambil melihat-lihhat isi kulkasku.

‘ini dia..’ aku menemukan bahan makanan yang bisa ku olah.. dan tanpa menungggu lama aku langsung mengolah bahan-bahan mentah tersebut menjadi sebuah masakan yang biasa aku buat jika aku berada di asrama ..ommurice.. tapi kali ini aku membuat tiga porsi ommurice untuk aku, appa, dan eomma. Ketika aku hampir selesai ternyata eomma datang.

“wahh.. sedang apa kamu nak pagi-pagi begini sudah bangun.”

“aniyo eomma.. aku hanya memasak sarapan untuk kita sekeluarga”

“jinja… wah anak eomma selain cantik ternyata juga pandai dalam hal memasak rupanya” puji eomma padaku

“eomma ini berlebihan.. ehmm eomma makanannya sudah selesai. Apa appa sudah bangun? Kalau sudah aku akan memanggil appa untuk sarapan bersama”

“sudah kok, biar eomma yang memanggil appa.. kau tunggu saja disini ne”

“ne..”

Appa dan eomma pun turun dan kulihat appa masih ngantuk sepertinya eomma berbohong padaku tenntang appa. Pantas saja dia tidak mengijinkanku membangunkan appa.

“appa… appa baru bangun kah?” ketika sampai di meja makan aku langsung bertanya kepada appa

“ahhh ne.. appa baru bangun” jawab appa asal karena ia masih terlihat mengantuk.

“eomma, kenapa eomma membangunkan appa? Kan kasihan appa masih ngantuk” omelku pada eomma

“aniya.. appa tidak mengantuk.. kau tidak boleh seperti itu pada eomma dia hanya tidak ingin kamu kecewa karena kita tidak bisa makan bersama” appa menengurku dan aku hanya bisa menunduk.

“sudahlah yeobo.. jangan marahi anakmu.. lebih baik kita sarapan saja.. anakmu ini sudah membuatkan sarapan untuk kita”

“baiklah..”

Kami bertiga pun makan bersama-sama dan ketika kulihat mereka sangat senang dengan makanan yang ku buat aku sangat senang melihatnya. Di tengah-tengah sarapan eomma bertanya padaku.

“lany-ya apa kau jadi ikut audisi di STARSHIP ENTERTAIMENT ?”

“ne… waeyo eomma?”

“aniyo.. eomma hanya bertanya”

“meskipun kau ikut audisi kau tetap harus melanjutkan sekolahmu… appa akan mencarikan art school yang bagus untukmu” sanggah appaku.

“appa bagaimana kalau aku masuk seoul of performing art school?” tanya ku pada appa. Soalnya kalian tahu bukan kalau itu adalah sekolahnya youngmin, kwangmin, dan minwoo. Siapa tahu aku bisa bertemu dengan mereka di sekolah itu.

“jika itu maumu kenapa tidak.. appa akan mengurusnya untukmu” kata eomma mencoba meyakinkan appa. Appa terdiam sejenak sampai akhrinya dia menyetujui permintaanku dengan anggukan kepalanya.

“jinja appa.. appa akan mengurusnya? Aku bisa masuk ke sekolah itu?” tanyaku lagi pada appa.

“ne…” mendengar hal itu aku langsung berteriak kesenangan dan memeluk appa dan eommaku.

Setelah sarapan appa dan eomma bersiap-siap berangkat kerja. Aku ditinggal oleh mereka berdua sendiri.  Daripada bengong seperti ini lebih baik aku pergi jalan-jalan. Aku pun bersiap-siap untuk jalan-jalan ke taman yang dulu sering aku kunjungi. Tak lupa gitar kesayanganku ku bawa beersamaku jalan-jalan.

@taman

‘huuuhhh….’ aku menghembuskan nafasku dan mulai menikmati pemandangan taman ini.

“untung saja aku memutuskan untuk pulang” gumamku lagi pada diriku. Mulai bosan dengan hanya menikmati udara di taman aku mengeluarkan gitarku dan mulai bernyanyi.

Jakku nuni gane hayan geu eolgure

Jillijido anha neon wae

 

Seuljjeok useojul ttaen na jeongmal michigenne

Eojjeom geuri yeppeo babe


Mworalkka i gibun

Neol bomyeon maeumi jeoryeoone ppeogeunhage


O eotteon daneoro neol seolmyeonghal su isseulkka

Ama i sesang mallon mojara


Gaman seo itgiman haedo yeppeun geu dariro

Naegero georeowa anajuneun neo


You know he’s so beautiful

Maybe you will never know

Nae pume sumgyeodugo naman bollae


Eorin maeume haneun mari aniya

Kkok neorang gyeolhonhallae


O eotteon daneoro neol seolmyeonghal su isseulkka

Ama i sesang mallon mojara

 

Gaman seo itgiman haedo yeppeun geu dariro

Naegero georeowa anajuneun neo


Myeot beoneul malhaejwodo mojara

Ojik neoman algo inneun

Ganjireoun geu moksoriro

Norae bureul geoya na na na na


Jakku mami gane

Na jeongmal michigenne

 

Begitulah aku bernyanyi dan mengahayati lagu yang kunyanyikan, ini betapa terkejutnya aku ketika selesai bernyanyi aku sudah dikerumui oleh banyak orang dan orang-orang tersebut bertepuk tangan untukku. Aku hanya bisa tesenyum malu ketika mendapat tepuk tangan dari pengunjung taman yang melihatku ini.

‘we’re high we’re right we’re high we don’t stop..we’re high we’re right we’re high we don’t

stop..we’re high we’re right we’re high we don’t stop..we’re high we’re right we’re high we don’t stop’

ponselku tiba-tiba berbunyi dan ternyata itu adalah sms  dari appa

to : lany

from : appa

‘lany-ya appa sudah mendaftarkanmu di sekolah yang kau inginkan jadi sekarang kau bisa ke sekolahmmu karena mereka bilang hari ini tidak ada pelajaran karena sekolah itu mengadakan show case. Tapi sebelum melihat acara show case itu kau harus ke ruang kepala sekolah untuk meminta kartu pelajarmu supaya kau bisa menontonnya.’

To : appa

From : lany

‘arraso appa, gomapseumnida🙂’

Begitu membalas pesan dari appa aku langsung pergi menuju SEOUL OF PERFOMING ART SCHOOL.

@school

‘akhirnya aku bisa bersekolah disini juga’gumamku sesampainya aku di sekolah ini. aku pun mencari ruang kepala sekolah seperti yang perintahkan oleh appa, tapi seperti nya aku tersesat mengingat aku masih belum mengenal lingkungan di sekolah ini. aku pun terus mencari sambil melihat papan yang berada diatas pintu setiap ruangan tapi tetap saja aku tidak menemukan papan yang bertuliskan “PRINCIPAL OFFICE”.

‘AHHH… kemana lagi aku harus mencari.’ Frustasiku dengan semua ini.

Aku berjalan lagi mencari ruangan kepala sekolah kali ini sambil berjalan aku selalu melihat keatas dann ‘BUGHHH’ hasilnya aku terjatuh karena menabrak seseorang. Aku langsung berdiri dan membungkuk 900 kepada orang yang ku tabrak ini.

“ahhh mianhae… jeongmal mianhae”

“gweanchana..neo otthokhe ? gweanchansimnika?” tanya orang tersebut dan sepertinya itu suara laki-laki. Aku pun memberanikan diriku melihat orang tersebut dan ternyata itu adalah…Youngmin…

“gw.. gweanchana..”jawabku gugup.

“apa kau sedang mencari sesuatu ? kulihat kau menoleh keatas terus sebelum kau menabrakku?”dia bertanya padaku… omg, mimpi apa aku semalam sehingga bisa bertemu dengan artis idolaku..

“aku….aku…ehmm..aku mencari ruang kepala sekolah” jawabku masih tidak percaya dengan apa yang aku alami ini.

“ahhh.. kau pasti murid baru ne…baiklah mau aku antar ?” ya ampun aku benar-benar mendapat jackpot hari ini. bertemu youngmin, berbicara dengannya, dan sekarang dia mau mengantarku ke ruang kepala sekolah? Ahhh this is a big jackpot.

“ne..” jawab ku semangat.

Dia pun mengantarku ke ruang kepala sekolah, di perjalanan aku hanya diam dan mengekor pada youngmin.

“nah sudah sampai.. kau bisa masuk sekarang… aku ada urusan jadi aku harus pergi dulu.. emm” katanya masih terngantung.

“lany kau bisa memanggilku begitu” jawabku mengetahui apa yang dia maksud.

“keurom… anyeong” dia pun pamit sambil melambaikan tangan nya padaku. Ahh Tuhan kau benar-benar mengasihiku sampai – sampai kau mempertemukanku dengan youngmin pada hari pertama aku masuk ke seklah ini.

Begitu aku masuk ke ruang kepala sekolah ini kuliha serorang bapak-bapak yang hampir sama umurnya seperti appa duduk di kursi besar yang berhadapan dengan meja besar beserta dokumen-dokumen yang aku tidak tahu apa itu.

“annyeonghaseyo” sapaku pada orang yang sepertinya kepala sekolah disini.

“annyeonghaseyo, kau sepertinya anak dari mr.park yang baru saja mendaftarkanmu ne?” tanyanya langsung.

“ne,” jawabku.

“anjjaseyo” suruhnya.

“ne.” Ya mulut ini sepertinya hanya bisa mengeluarkan kata sederhana ini.

“semua sudah appamu dan aku urus, jadi ini kartu pelajarmu. Kau bisa muli bersekolah besok, tapi kalau soal seragam kau harus melakukan fitting dulu, mungkin baru akan selesai minggu depan. Jadi untuk satu minggu ini kau di perbolehkan memakai seragam sekolah lamamu.” Ujar kepala sekolah ini.

“maaf, tapi sekolahku dulu tidak pernah memakai seragam, kami hanya memakai pakaian bebas, jadi apa yang harus ku pakai?” tanyaku, yah memang selama di luar negeri aku tidak pernah memakai seragam, disana tidak mengharuskan muridnya untuk memakai pakaian yang sama.

“ahh, iya. Aku lupa kalau kau pindahan dari luar negeri, kalau begitu kau bleh memakai pakaian bebas, asal pakaian yang pantas dipakai leh anak sekolah, mengerti?” tanya kepala sekolah ini lagi.

“ne arraso. Oh ya, dari tadi saya bingung harus memanggil bapak dengan sebutan apa?”

“maaf, aku lupa mengenalkan diri, namaku lee soo man, kau bisa memanggilku mr.lee.” jawabnya

“arraso mr.lee” jawabku sambil menganggukkan kepala.

Setelah selesai megurus semua administrasi tersebut Mr.lee meminta salah satu guru untuk menemaniku berkeliling sekolah. Nama guru itu adalah Park  songsaenim.kami berdua pun mengelilingi sekolah ini dan aku mencoba mengingat seluk beluk sekolah ini dan tujuan terakhir adalah tempat show case di laksanakan di situ Park songsaenim meninggalkan aku. Aku melihat pertunjukan yang dilakukan oleh murid –murid di sekolah ini. ternyata cukup bagus juga tidak salah mengapa aku memilih sekolah ini. aku melihat pertunjukan show case ini sampai habis dan aku sama sekali tidak melihat triplle min itu tampil. Meskipun kecewa aku tetap meyakinkan diriku untuk tetap senang karena meskipun tidak melihat mereka disini aku masih mempunyai kemungkinan besar untuk bertemu mereka.

@rumah

“aku pulang..” aku memberi salam meskipun aku tahu bahwa kedua orang tuaku belum pulang bekerja. Ya … kalau dilihat-lihat keadaanku saat aku di luar negeri dan di korea sama saja. Sama-sama tinggal sendiri. Appa dan eomma selalu pulang malam pada saat aku sudah tidur dan aku hanya bisa bertemu mereka pada saat pagi hari.. itu sangat menyebalkan. Karena bosan dan juga aku sudah menyelesaikan pekerjaan rumahku, aku duduk di sofa dan menyalakan TV LED milik kedua orang tuaku. Aku menonton vareity show yang dibintangi oleh BOYFRIEND boyband idolaku. Dan pada waktu C.F aku melihat bahwa starship sedang mengadakan audisi untuk menambah member baru SISTAR. Aku pun bersiap-siap untuk mengikuti audisi itu, dan kulihat jadwal audisi adalah besok dari jam 8.00 KST – 15.00 KST.

“ehmm.. apa yang harus aku bawa ya..?” tanyaku pada diriku sendiri.

“gitar..oke.. suara..oke.. pakaian..ahhh aku harus mencari pakaian..” aku pun langsung pergi menuju kamarku dan membuka lemariku dan ternyata aku melupakan sesuatu setelah melihat kalender yang berada di depan lemariku..

“ahhhh… bodohnya aku besokkan hari pertama aku bersekolah.. ahhhh otthokhe.?” Aku lupa bahwa besok adalah hari pertama aku bersekolah. Aishh babo-babo. Aku pun segera mencari selebaran yang diberikan oleh kepala sekolah tentang peraturan sekolah tadi. Aku melihat jam sekolah dan ternyata jam sekolah adalah jam 8.00 KST – 14.00 KST.

“ahhh… syukurlah aku mempunyai waktu satu jam untuk ikut audisi.. tapi aku harus benar-benar siap besok” aku pun memilih baju yang akan aku kenakan untuk ke sekolah dan audisi.

“baju yang cocok untuk sekolah dan audisi … ehmmm” aku bergumam sambil memilih baju yang tergantung di lemariku dan akupun memutuskan untuk memakai celana jeans di atas lutut yang dilapisi celaa leging panjang dan tangtop dilapisi sweater rajut longgar putih.

@keesokkan harinya

Aku masih belum bisa meghilangkan kebiasaan bangun pagiku padahal aku bersekolah jam 8.00 tapi ya.. sudahlah. Aku pun berbenah kamar dan rumahku, menyapu, mengepel kulakukan sendiri ketika kedua orang tuaku yang aku yakini masih tertidur. Sebenarnya kami mempunyai seorang pembantu rumah tangga tapi dia sedang cuti, jadi dari pada eomma yang merapikan rumah lebih baik aku saja karena kasihan eomma dia pasti kelelahan.

Seusai merapikan rumah aku langsung mandi dan mulai berdandan, ehm… sebenarnya bukan dandan sih hanya memakai baju yang kemarin aku persiapkan dan memakaikan wajahku ini BB cream dan sedikit olesan lip gloss.. bagiku semua ini tidak termaksud dalam kategori berdandan karena ini hal yang biasa kulakukan sehabis mandi. Pada saat sedang bercermin tiba-tiba eomma memanggilku.

“lany… cepat bangun… ini hari pertamamu bersekolah jadi kau pasti tidak ingin terlambat bukan?” aku sedikit tertawa mendengarnya tapi aku langsung menjawab panggilan eomma.

“ne eomma aku turun…” ketika aku turun eomma terkejut melihatku karena aku ternyata sudah selesai mandi dan sebagainya.

“ya… anak eomma ini cepat sekali kau bersiap-siap”

“aku sudah bangun sejak lama eomma ..” aku tersenyum sambil menjawab pertanyaan eomma.

“ya… kau ini jangan terlalu cepat bangun… gunakan waktu untuk beristirahat sebaik mungkin.” Eomma menasehatiku

“iya eomma.. tapi susah di hilangkan karena sudah terbiasa bangun pagi” jawabku cengengesan.

“sudahlah sekarang makan sarapanmu dan berangkat ke sekolah.”

“ne..”

Kami pun sarapan bersama tapi aku tidak melihat appa.. kemana appa..? akupun memutuskan untuk bertanya kepada eomma..

“eomma.. appa oediseo?”

“sudahlah selesaikan sarapanmu dan setelah itu berangkat ke sekolah.”

Sebenarnya aku penasaran kemana appa. Aku merasa ada yang disembunyikan eomma. ….. akupun menyelesaikan sarapanku dan pamit kepada eomma dan tidak lupa aku membawa gitarku bersamaku.

“eomma aku berangkat dulu ne..”

“ne… hati-hati di jalan ya”

“ne..”

Ketika aku berjalan keluar aku melihat ada sebuah mobil jazz putih terparkir didepan rumahku dan ketika orang itu membuka jendela mobilnya ternyata itu appa. Dia keluar dari mobil itu dan menyerahkan kunci mobil itu padaku..

“ini untukku ..?” tanyaku pada appa.

“ne… memangnya untuk siapa lagi kalau bukan untuk putri appa yang cantik ini.”

“appa… gomawo” jawabku sembari memeluk appaku.

“ingat jangan ngebut ne..” kata appa yang melihatku sudah masuk kedalam mobil yang appa hadiahkan untukku.

“’arraseo appa… anyeong ” kataku langsung menginjak pedal gas dan berangkat ke sekolah. Dengan begini aku tidak akan terlambat pergi audisi nanti.

@school

Sesampainya aku disekolah aku langsung memarkirkan mobilku ditempat parkir khusus untuk murid dan ketika aku keluar bersama gitar kesayanganku ini hampir semua murid namja melihat kearahku. Aku merasa tidak nyaman dengan semua.. apa aku terlihat aneh bagi mereka. Akupun mencoba untuk bersikap biasa dan berjalan menuju kantor guru terlebih dahulu.

SKIPP

@CLASS

Aku masuk kekelasku dengan park songsaenim yang menemaniku berkeliling sekolah kemarin.

“anak-anak hari ini kalian akan mendapat teman baru jadi ibu harap kalian dapat bersikap baik padanya…” jelas park songsaenim kepada anak-anak.

“nah, lany-ssi silahkan perkenalkan dirimu.” Sekarang songsaenim berbicara padaku. Akupun mengangguk sebagai jawaban dan mulai memperkenalkan diriku.

“anyeonghaseyo… joneun park lany imnida, asal seklahku diluar negeri, tapi aku orang korea asli, uhmm .. bagapseumnida” kataku memperkenalkan diri kepada anak-anak dan ketika aku selesai memperkenalkan diri aku baru tersadar bahwa aku sekelas dengan triplle min. Ahhh Tuhan betapa beruntungnya diriku ini.

“nah lany-ssi karena hanya ada satu bangku kosong disebelah youngmin jadi kau duduk disana saja ne..” ahhh duduk di sebelah youngmin…songsaenim kau benar-benar baik padaku.

“ne..” kataku sambil berjalan menuju bangku di sebelah youngmin. Pada saat aku sampai dan duduk disebelahnya dia menyapaku.

“annyeong kita bertemu lagi..” ahhh Tuhan dia mengingatku ..seorang jo youngmin mengingatku… akkhhh ingin rasanya aku berteriak sekuat yang aku bisa.

“ne .. annyeong.” Balasku sambil memberikan senyum terbaikku..

“pertama kali bertemu itu kebetulan… kedua kali bertemu itu takdir.. dan jika kita bertemu untuk yang ketiga kalinya secara tidak sengaja lagi berarti itu kita jodoh… hahaha… menurut mitos sih…” apa yang dia katakan..? ohh … sungguh aku tidak mengerti.. apa maksudnya,,… ahhh tidak mungkin…

“….” hanya tersenyum itu jawabanku. Dia pun tidak mengatakan apa-apa lagi. Kamipun memperhatikan songsaenim .

SKIPP…….

@pulang sekolah

Pulang sekolah ini aku langsung cepat-cepat membereskan bukuku dan membawa gitarku ke parkiran mobil.

“aku harus cepat jika ingin mengikuti audisi tersebut” gumamku

“lany-ssi..” panggil seseorang padaku saat aku sedang membereskan buku dan itu ternyata younmin.

“eohh… youngmin-ssi waegeurae?”

“apa kau ada urusan ? sepertinya kau ingin cepat pulang..”

“ahhh… aku akan mengikuti audisi yang diadakan di salah satu agensi hari ini. jadi aku harus cepat pergi… uhmmm mian.. tapi aku tidak punya waktu untuk mengobrol.. anyeong” jawabku singkat padanya dan segera pergi meninggalkan dia.

Pada saat aku sampai di mobil aku langsung cepat –cepat menyalakan mesin mobilku dan pergi menuju tempat audisi dengan kecepatan penuh.

****TBC****

Part1 selesai, jangan lupa buat RLC ya readers🙂

This entry was posted by boyfriendindo.

4 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Starship Planet – Chapter 01

  1. Bahasny msih bnyk yg kurang pas..
    Kosakatny msih amburadul untuk ukuran ff thor…
    yg lbih friendly dkit..
    jgn kbnykn kta yg g perlu

  2. aku autohrnya
    gomawo buat sarannya
    mungkin lanjut’a agak lama, soalnya file ff aq hilang.. jadi klanjutan ff yang udah aku buat hilang juga..
    mianhae🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: