[FANFICT/FREELANCE] Rasa Ini – Chapter 01

Title 
: Datang Menanti
Author : Dian Niiar
Genre : Sad  Romance dan Comedy
Rating : T
Type : Chaptered
Main Casts 
: ~ Yoo Soo Young

  ~ Jo Kwangmin

  ~ Jo Youngmin

A/N : Hallo readers… aku bawakan FF nih… maaf kalo Castnya tidak memuaskan hati.. kalau tidak suka harap meninggalkan FF ini.. kalau suka harap di Baca – Like – Komen yah… Ini Genrenya emang Sad.. tapi tenang.. sadnya gak sampai sakit > pingsan > koma > meninggal. Oke… Ya udah langsung aja Selamat Menikmati!!!
     Seorang yeoja berambut hitam pekat terurai mengenakan kaca mata sedang berjalan perlahan menikmati hawa segar sore hari di Kota Seoul. Di lawan arah seorang pria berjaket baseball dengan mengenakan tapi hingga menutup setengah wajahnya sedang berjalan terbirit – birit. Hingga akhirnya ia menabrak yeoja berkacamata itu yang bernama ” YooYoung ” .

>>>BRUKKKKK<<<
Kaca Mata yeoja tersebut jatuh dan naasnya pecah terinjak namja yang menabraknya.
” Ah…. Kaca mataku…. ” sesal gadis ini
” Mianhae…. Aku tidak sengaja… ” jawab namja itu menyesal
” Ah… aku tidak bisa melihat… ” ucap gadis ini sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya
” Ya iyalah… kamu tutupi wajah kamu. jelas gak bisa lihat lah… “
” Heii… aku menutupinya karena aku tidak bisa melihat dengan jelas… “
” Baiklah… biar kuantar kau pulang… dimana rumahmu? “
” Antarkan saja aku ke Toko Bunga seberang jalan sana.. ” ucapnya sambil menunjuk deretan toko disebarang jalan.
“Baiklah… mari kuantar pulang.. ” ucapnya sambil menuntun gadis ini. Seperti ia menuntun nenek – nenek yang akan menyeberang jalan.—
” Toko Bunga Sojin? ” kata namja itu heran sambil menoleh toko – toko disamping toko bunga ini.
” Iya, itu Toko Bunganya… “
” Kau mau apa? Toko ini sudah tutup… ” celoteh namja ini
” Apa kita sudah sampai didepan pintunya? “
” Sudah… dari tadi malah… Hei!! kau mau apa? Tokonya sudah tutup!! ” bawel namja ini
Gadis itu tidak menghiraukan perkataan namja disampingnya, dia mengambil sebuah kunci dari saku jaketnya. Lalu, dia membuka pintu Toko itu dan menyalakan lampu – lampu di dalam Toko.
” Masukklah.. ini Tokoku.. ” kata gadis itu ramah. Namja ini hanya diam malu pada gadis ini. Namja ini bergitu terpesona ketika melihat sederet bunga yang indah, tertata rapi, berwarna – warni dan tentunya bunga yang segar. Yooyoung berjalan menuju meja kasirnya, ia mengambil sebuah tongkat, Tongkat yang biasanya digunakan oleh seorang Tunanetra. Ia berjalan menuju suatu tempat menggunakan tongkat itu.
” Kau mau kemana? ” cegah namja itu
” Tenang.. aku sudah hafal jalan tujuanku di Toko ini.. “
” Oh, Baiklah… “
” Tetaplah disana, jangan pergi.. ” Kini namja itu berkeliling di dalam toko, melihat bunga – bunga yang indah, wangi dan segar itu. Sesekali ia mengambil bunga itu hanya untuk dicium bau wanginya.
     Yooyoung datang dari arah dapur sambil membawa seki dengan dua gelas coffee hangat berdiri tegak diatasnya. Ia berjalan pelan menuju meja sofanya. Namun, kakinya tersandung pot yang berada di depannya, untung saja namja tadi membantunya. Jadi, coffee tidak terjatuh dan tumpah.
” Biar aku yang membawanya.. ” ucap namja ini mengambil alih baki yang dibawa gadis ini
” Gomawo.. “. Mereka berjalan menuju sofa
” Ini, kubuatkan coffee… ” kata Yooyoung ramah.
” Gomawo.. kau tinggal disini? “
” Iya, ini Toko sekaligus Rumah bagiku.. “
” Kau tinggal sendiri? “
” Iya… Sekarang.. Dulu, aku tinggal bersama kakak perempuanku.. .. Tapi, dia sudah meninggal jadi aku tinggal sendiri.. “
” Maaf , aku tidak bermaksud– “
” Aniaa.. gwaenchanna.. aku tidak masalah.. ” ucap gadis polos ini memotong perkataan namja yang sekarang duduk disampingnya. Namja ini hanya tersenyum
” Toko Bunga Sojin. Sojin itu namamu? “. Yooyoung tersenyum pada namja ini. Membuat namja ini mengira nama gadis dihadapannya itu Sojin. Lalu ia meminum coffeenya lagi.
” Aniaa… ” ucap Yooyoung lembut. Seketika, namja ini tersedak dan batuk tidak karu – karuan. Yooyoungpun membantu namja ini dengan mengelus – elus dan memukul pelan punggung namja ini.
” Keunde.. nama siapa kalau begitu? ” tanya namja ini bingung
” Itu nama eonnieku.. “
” Oh… Oh ya, soal tadi.. aku minta maaf.. aku sudah menabrakmu dan lebih parahnya lagi.. kacamatamu terinjak olehku.. Maaf.. ” sesal namja itu
” Gwaenchanna… aku masih bisa melihat meskipun tidak begitu jelas.. “
” Tadi, katanya tidak bisa… “
” Kan tadi katamu, karena wajahku ku tutupi jadinya aku tidak bisa melihat.. “
” Tapii tadii kau bilang matamu– “
” Arraseo!!! Aku tidak bisa melihat! ” ucap Yooyoung mulai kesal karena perdebatannya
” Nah gitu dong!! Mengakui itu lebih baik dari pada berbohong!!! ” ledek namja ini
” Ne ne ne…. ” jawab gadis ini enteng
” Kau bilang, kau tidak dapat melihat. Kalau begitu, coba tebak diriku.. ” ucap namja ini narsis, sambil membentuk jarinya menjadi huruf L kemudian diletakkan dibawah dagunya.
” Aku tidak begitu jelas melihatmu.. “
” Sudah tebak saja, apa yang terlihat tentangku… “
” Kau seorang namja! .. ” ucapnya terbata
” Yaiyalah.. masak suara gede kayak gini yeoja .. lanjutkan! ” gerutu namja ini
” Kau mengenakan pakaian! “
” Ya jelas!! Mana mungkin aku keluar tanpa berbusana! ” protes namja ini
” Mau kulanjutkan apa tidak!! ” protes Yooyoung balik
” Baiklah lanjutkan! “
” Rambutmu, coklat kehitaman.. ” jawabnya pasti. Namja ini hanya mengangguk.
” Sudah segitu sudah cukup! “
” Tunggu! Wajahku bagaimana? “
” Kalau menurut penglihatanku.. wjahmu itu hancur, aku saja tidak begitu jelas melihat batang hidungmu.. ” namja ini kaget lalu mulai menyentuh hidungnya
” matamu saja aku tidak dapat melihatnya dengan jelas.. ” Namja ini mulai menyentuh matanya
” Apa lagi bibirmu… kau seperti manusia tanpa bibir.. ” namja ini menyentuh bibirnya
” Ahh bukan bukan manusia tanpa bibir, tapi manusia bermuka rata!!! Ya benar! muka rata.. apa kau benar – benar bermuka rata? ” tanya gadis ini polos
” YA!!!!!!! ” bentak namja ini menggelegar. Seketika gelas coffee milik YooYoung pecah.
>>> PYARR <<<—-
” Ya! Kau ini.. lihat karena perbuatanmu! gelasku pecah kan,,.. ” protes Yooyoung
” Kau sendiri membuatku marah.. “
” Tapi kan aku jujur! Kau juga aneh! Sudah tau mataku tidak begitu jelas untuk melihat dipaksa menebakmu.. “
” Arraseo!!! aku salah! ” ucap namja ini sambil memunguti pecahan gelas ini lalu membuangnya ketempat sampah.
” Ya! Ingat! Kau akan terpesona saat melihat wajahku nanti! ” ucap namja ini percaya diri
” Jinjja?! ” remeh Yooyoung. Namja ini hanya mengangguk.
” Baiklah, sudah malam… aku harus pulang.. ” ucap namja ini berpamitan
” Baiklah hati – hati… dan terimakasih telah membantuku.. ” Namja ini tidak merespon melainkan hanya tersenyum pada yeoja ini. Dan diapun pergi melenggang meninggalkan Toko ini.

– To be continued –

Don;t forget for RCL😉 . Tunggu part selanjutnya yaaa😀

This entry was posted by boyfriendindo.

4 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] Rasa Ini – Chapter 01

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: