[FANFICT/FREELANCE] White Christmas

Title 
: White Christmas
Author : Eyhend (@VEyhendS/Ayumi Yoshida)
Genre         : Romance
Rating          : T
Type   : One SHoot
Main Casts      
: ~ Lee Jeongmin

  ~ Han Cherie/ Kim Haeyeon

A/N : Annyeonghaseo .. Hanya sedikit cuap-cuapnya :p FF ini pernah di share di page Boyfriend. Jika ingin mendalami jalan cerita ini author sarankan Nonton MV Starship Planet – White Love. Sebenarnya FF ini menceritakan kelanjutan kisah dari MV tersebut hehe .. jika ada typo mau sejenisnya (?) author minta maaf .. maklum author amatiran :p .. hehe .. Keep RCL ya🙂 Happy Reading🙂 oh iya .. kalau ada huruf miring itu artinya Flashback ya🙂
Saat bahagia itu datang menghampiri hidupku …
Aku merasa dunia ini jauh lebih indah dari sebelumnya …
Gelembung … Sepeda … Permen …. Tingkahnya …
Aku tak bisa menjabarkannya ….
Sehari … aku merasakan jatuh cinta … Ya .. Jatuh Cinta …
Saat  setetes kebahagian itu mulai habis ..
Aku tak akan melupakannya setitikpun …
Aku yakin … dia akan datang ..
Aku akan menunggunya .. dan memulai cinta yang manis dengannya ….
____________________________________________________________
*jprrett … jprrettt …
Seorang pemuda memotret gereja tua nan klasik … dia sedang menikmati kegiatannya … apapun yang dia potret dia selalu menikmatinya dengan hati yang damai ….
“Annyeonghaseo …”sapa seorang ajusshi ramah pada pemuda tersebut.
“Annyeonghaseo …”balas pemuda itu.
“hari ini .. cuacanya dingin ya??”
“ia .. sepertinya akan turun salju …”
“hehe .. apakah kau ingin masuk kedalam untuk beribadah??”
“eoh?”
*teng … teng … teng ….
“hari ini ada ibadah penyambutan hari natal di gereja ini .. apakah kau ingin bergabung?”tawar ajusshi. Sang pemuda yang bernama Lee Jeongmin yang biasa dipanggil Jeongmin membentuk senyuman tipis dan mata yang menyipit membuatnya terlihat sangat manis.
“pasti.. aku akan ikut beribadah disini …”jawab Jeongmin dengan ramah sambil memberi senyum.
“ahh .. baguslah .. kajja .. ibadah mau dimulai ..”
“ahh .. ajusshi duluan saja .. nanti aku akan menyusul masuk ..”
“keuroem … sampai ketemu didalam .. annyeong”
“ne .. annyeong …” jawab Jeongmin dan membungkukkan badan.
Dia melanjutkan aktifitasnya mengambil gambar … dia ingin menikmati suasana disini sebelum beribadah ..
*plok .. plok …
Jeongmin menurunkan kameranya yang ada di depan wajahnya, dia melihat disekelilingnya banyak sekali gelembung-gelembung yang beterbangan di udara yang ternyata gelembung-gelembung itu hasil tiupan anak-anak yang bermain disekitaran gereja tua itu, ukiran senyuman menghiasi di wajahnya seakan mengingat sesuatu yang sangat indah didalam hidupnya.
“nan bogoshipeo-yo .. Haeyeon …”gumamnya dan melangkah masuk ke gereja.
Ya ..
Yeoja itu .. Kim Haeyeon. Sebenarnya itu bukan nama yeoja itu, hanya saja Jeongmin yang memberi nama itu pada yeoja yang pernah muncul tiba-tiba dihadapannya dan menghilang begitu saja. Dia tak pernah tahu siapa nama yeoja itu dan asalnya dari mana.
Yeoja itu membuat satu hari seorang Lee Jeongmin begitu mengembirakan dan sukses membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama pada yeoja yang bernama Haeyeon.
Langkah demi langkah …
Jeongmin masuk kedalam gereja, dia duduk ditempat yang paling depan, kemudian dia duduk dan berdoa.
Dia berdoa untuk kedua orang tuanya yang berada ditempat yang jauh dan begitu indah .. Surga .. berdoa untuk hari-hari yang dilaluinya … dan terakhir .. untuk yeoja yang pernah hadir ditengah-tengah kehidupannya.
Kemudian membaca kitab suci dan mendengarkan renungan sang pendeta.
____________________________________________
*teng .. teng .. teng …
Bunyi lonceng yang menandakan ibadah telah usai. Semua orang di dalam gereja saling berjabat tangan satu sama lain dan pulang ke rumah masing-masing membawa suka cita.
Jeongmin berjabat tangan dengan orang-orang disampingnya, berbincang sedikit dan pamit untuk pulang dan saat melangkah keluar dari pintu gereja, tiba-tiba titik-titik putih berjatuhan dari atas langit.
“eoh?? Turun salju ya?? Cepat sekali …” gumam Jeongmin sambil melirik di atas langit yang sedang turun, namun senyumnya tak kunjung memudar di wajahnya.
“Haeyeon … eodigaa?? Nan bogoshipeo …. Semoga aku bisa bertemu denganmu lagi .. dan aku akan menyatakan perasaanku padamu …” lanjutnya dan berjalan menuju ke apartemennya mengingat hari sudah turun salju dan Jeongmin tak memakai jaket tebal.
Semakin lama salju semakin lebat dan udara semakin dingin …
Tapi, hal itu tak membuat Jeongmin berdiam diri. Dia tak ingin melewatkan kesempatan untuk mengambil gambar pada musim dingin. Jadi, dia putuskan untuk keluar dengan pakaian dan sepatu tebal yang bisa menghangatkan tubuhnya saat udara dingin akan menerpa tubuhnya ..
“ini pasti akan menarik ..”ujarnya kemudian mencari objek untuk memotretnya.
Dia menemukan sebuah tempat duduk dekat jalan trotoar yang tertutup salju yang tebal. Bagi Jeongmin itu objek yang menarik.
*jeprrett .. diapun mengambil gambar pada objek tersebut. Tapi, dia menyadari sesuatu hal …
“apakah .. ini tempat …”gumamnya .. ya, tempat di mana dia pertama kali bertemu dengan Haeyeon .. yeoja yang dicintai Jeongmin pada pandangan pertama.
#flashback .. =Jeongmin POV=
 
~Neorul cheoereum bon sunganbuteoyeosseo
Naui gaseumeun harudo pyeonhal nari eopsseosseo
Nae onmome singyeongdeulkkaji
Nae sumgyeolmajeodo neomaneul hyanghae~
~ From the first time I saw you ..
there wasn’t day when my heart wasn’t yearning ..
my whole body, my nerves, even my breath was longing for you …~
 
Lantuman lagu terdengar dari headsetku ini, entah kenapa aku ingin sekali mendengar lagu ini. Duduk, mendengarkan lagu, memandang pemandangan disekitar .. rasanya ini menyenangkan ….
 
*plok … plok …
 
Eoh? Gelembung?? Aku melihat di sekelilingku .. tak ada orang selain diriku.
 
*tringg ….
 
Aku langsung mendapatkan sebuah botol yang berisi air di samping tempat duduk. Tunggu … inikan mainan gelembung kenapa ada disini?? Tadi aku kemari tak ada apa-apa di bangku ini.
 
Tapi, aku ingin mencobanya sepertinya menarik, yang penting tak ada orang yang melihat kalau aku meniup gelembung. Kalau ada yang lihat pastinya aku malu. Masa? Namja hampir berumur 20 tahun bermain gelembung??
 
*blom.. blomm .. blomm …. (aneh ,,)
 
Aku meniup alat pembuat gelembungnya. Hehe .. menyenangkan melihat gelembung hasil dari tiupanku.

Aku meniupnya terus dan terus, saat aku mengadah kepalaku kesamping.
 
*plok! …
 
Aku mengedip-ngedipkan mataku. Tiba-tiba saja ada seorang yeoja duduk disampingku … menatapku dan duduk manis.
Aisshh .. memalukan .. atau jangan-jangan botol gelembung ini miliknya?
Jeongmin .. Jeongmin … kenapa kau keanak-anakan sekali ??
 
Aku langsung meletakkan botol gelembung itu dan langsung pergi meninggalkannya sendirian, kejadian tadi sangat memalukan kenapa bisa aku mengambil botol gelembungnya itu??
 
Tapi, saat aku melihatnya .. seakan jantungku berdedug sangat kencang. Dag, dig, dug …
Ahh .. masa bodoh …
 
#End Flashback
 
Haha … Kejadian itu membuatku merasa bodoh, seperti anak kecil. Tapi, aku memang terpana melihatnya.
_____________________________________________________________
Aku berjalan menelusuri tempat ini, pemandangan ini sangat manis titik-titik salju turun dengan lembut seakan aku ingin memakan salah satu titik-titik putih itu.
Tatapanku langsung tertuju pada suatu monumen patung.
*jepprrett…
Aku teringat patung ini, patung ini mempertemukan aku dan dia lagi.
#flashback
 
*jpreett ….
 
Got it. sekali lagi, aku ingin menyetel cahayanya.
 
*ritt .. ritt …
Aku mengfokuskan kamera agar tampilannya jelas dan tak terlalu silau.
 
“ahh .. hana .. dull .. set ..” *jperrtt ..
Tunggu … kenapa yeoja ini muncul lagi?
 
“hey .. noona … sedang apa kau disini??” tanyaku padanya. Tapi, dia membalasnya dengan senyuman. Apa dia bisu atau tak mengerti bahasaku??
“eumhh .. noonaa …” kataku sambil melambaikan tangan.
Dia tak menghiraukannya, hanya selalu tersenyum.
 
“oke .. noona .. what are you doing here?? Where you from??” okey .. aku harus menggunakan bahasa internasional agar dia mengerti perkataanku.
“ahh .. kajja-yo … aku harus pakai bahasa apa ini?? Dia selalu diam ..”gumamku frustasi.
 
#End flashback
 
*ritt … ritt …
“hana …”
“dull …”
“set …”
Tunggu! … aku melihat seseorang, nuguseyo??
“annyeong …” sapaku saat dia menghalangi objek untuk di foto.
“eoh? Annyeong …” sapanya sambil membungkuk.
*degg ….
“Hae-haeyeon? …” Haeyeon?? Apakah dia benar-benar haeyeon??
“Haeyeon?? Mianhae .. sepertinya kau salah orang ..” ucapnya dan meninggalkanku.
Kalau dia memang benar Haeyeon? Kenapa dia tak mengingatku??
“tunggu …!” panggilku.
Dia tak menghiraukanku, sebenarnya dia siapa?? Apakah dia mengenalku atau tidak??
“Haeyeon!”panggilku sekali lagi.
Yeoja itu berhenti dan berbalik badan. Ya, aku tak salah .. dia .. yeoja itu.
“mianhae .. aku bukan Haeyeon …” ucapnya dingin dan melanjutkan jalannya.
“ahh .. iya .. aku tahu .. memanglah nama itu bukan nama milikmu …” ucapku mengikutinya.
“lalu?” tanyanya lagi menghadapku.
“apakah kau mengingatku?? “ tanyaku seolah meyakinkan bahwa dia adalah yeoja yang pernah bersamaku dulu.
Oke .. dia tak menjawab pertanyaanku. Tapi, ehh .. dia berlari, dia menghindariku.
“hey !! tunggu!!” teriakku dan mengejarnya.
=End POV=
#flashback
 
Jeongmin berjalan-jalan santai sambil memandang sekeliling. Pada saat perjalanan, Jeongmin merasakan ada seseorang mengikutinya, Perlahan dia membalikkan tubuhnya didapatinya yeoja yang tadi sedang mengikutinya, yeoja itu hanya memandang Jeongmin sambil tersenyum.
 
‘cih .. apa yeoja ini gila??’ batin Jeongmin.
 
“noona .. what are you doing?? Why you always follow me??” tanya Jeongmin dengan lembut. Tapi, sang yeoja tak menjawab dan hanya tersenyum. Dari awal Jeongmin bertemu dengan yeoja ini. Yeoja itu tak pernah mengeluarkan sepatah katapun, apa lagi suaranya saja tak pernah Jeongmin dengar.
 
Jeongmin menatapnya kemudian melanjutkan jalannya, percuma waktunya sia-sia karena yeoja ini. Jeongmin berjalan, namun perasaanya merasa risih oleh yeoja yang membututinya terus.
 
‘kenapa dia tak berhenti mengikutiku …’ batin Jeongmin sambil menatap Yeoja yang hanya tersenyum dibelakangnya.
 
‘sepertinya .. aku harus yang bertindak … baiklah .. balikkan badanmu ..’ Jeongmin mengikuti kata hatinya.
 
‘berjalan saaanggattt pelan ..’ Jeongmin berjalan pelan.
 
‘hana .. dull .. sett … LARI!!’ batin Jeongmin dan berlari sekencang mungkin.
Sang yeoja pun mengejarnya dengan tenaga seadanya untuk bisa menyusul Jeongmin.
Jeongmin berlari dan berlari, kemudian berhenti sejenak dan melihat sekeliling tatapannya tertuju pada sebuah box telepon umum yang berwarna merah.
‘pasti dia tak akan menyadarinya ..’ gumam Jeongmin dan mengumpat di Box telepon umum tersebut.
Perlahan, Jeongmin mengintip dari balik box, dia melihat yeoja itu berhenti dan nafasnya terengah-engah mengejar Jeongmin, yeoja itu menatap sekelilingnya kemudian berlari lurus.
Jeongmin yang melihatnya hanya bisa tersenyum lega.
 
“aishh .. yeoja ini .. tak henti-hentinya … apa dia tak bosan mengejarku terus?? Tapi, kasihan juga kalau aku biarkan dia seperti itu … lama-lama dia bisa kecapean dan pingsan di tempat …” ucap Jeongmin dan melanjutkan perjalanannya.
 
#End flashback
 
~ Hayan georie ullineun jongsori
Haneul kkadeuki ajineun hambangnuneul ppomyeo
Nagyeote isseul oneureul kkidaehae~
~ Sounds of bells ringing along the white path ..
Watching fluffy snow  falling from the sky ..
I long for today when I will be next to you ,…~
 
“hey .. tunggu aku .. huft .. huft ..” teriak Jeongmin sambil mengejar yeoja itu.
“hghh .. hghh … huft .. huft …” tenaga yeoja itupun terkuras banyak nafasnya hampir setengah-setengah.
“eoh .. huftt .. hufftt …”Jeongmin pun berhenti dan mensejajarkan dirinya pada yeoja itu.
Keduanya saling bertatapan dan melempar senyum satu sama lain, kemudian keduanya tertawa terbahak-bahak.
“hahahahaha …..” mereka berdua tertawa tanpa ada situasi yang lucu disekitar mereka, pasangan yang aneh.
*teng … teng .. teng ..
~ Saranghae ..~
 
#flasback ..
 
~niga useumyeon nunkkochi heunnallyeo
Deultteun seolleim hayake ssain yeppeun nuncheoreom
Uri dul sarang yeongwonhi bainnagil ..~
~When you smile, snow flakes flutter
fluttering heart, like a beautiful mound of snow
let our love always shine ..~
 
Jeongmin mengendarai sepeda untuk menyelusuri tempat yang ia kunjung ini, mengendarainya dengan santai tanpa ada penghalang.
 
*krrrinngg … kkrringg …
 
Suara bell sepeda menarik perhatian Jeongmin, Jeongmin melihat yeoja itu mengendarai sepeda dan berusaha mensejajarkan sepedanya dan sepeda Jeongmin.
 
‘eoh .. lihat saja kalau dia bisa melampauiku …’batin Jeongmin dan menaikkan kecepatan jalan sepedanya agar yeoja itu tak bisa menyusul Jeongmin.
 
“ya, ampun. Yeoja ini berambisi sekali .. apa dia tergila-gila padaku?? Sampai-sampai dia mengejarku terus tanpa peduli lelahnya?? .. tapi, kasihan juga sih …” gumam Jeongmin.
 
*Trriiittt ……
 
Jeongmin menarik rem sepeda dengan tiba-tiba .. dan berhenti, dia memandang yeoja yang sedang mengikutinya.
 
*ttrriiirrrttt …..
 
Yeoja itu berhenti nafasnya tersengal-sengal, kemudian menatap Jeongmin dan tersenyum.
Jeongmin hanya menatap yeoja itu dan tertawa, yeoja itu pun juga tertawa.
 
*teng .. teng … teng …
 
‘sepertinya aku menyukaimu … bukan … mencintaimu ,,,..”
 
“Saranghae ….”
#End Flashback
 
=Jeongmin POV=
Wajahnya, senyumannya, tawanya. Nan bogoshipeo, nan saranghae.
“huft .. wae? Menatapku seperti itu?” tanyanya.
“ania … apakah sebelumnya kau pernah bertemu denganku??” tanyaku. Aku harap yeoja itu adalah dia.
Dia berdiri tegap dan melipat tangannya di dada ..
“kau suka aku menjawab apa??”tanyanya. Dia hanya tersenyum simpul padaku.
“aku .. aku ingin … kau menjawab kalau kau pernah bertemu denganku .. aku tahu kau akan kembali Kim Haeyeon … saat kau menghilang tanpa jejak .. aku percaya kalau kau itu ada .. bukan khayalanku semata .. aku tahu kau akan kembali … kau banyak meninggalkan kenangan untukku … aku takkan melupakannya … walau sebenarnya .. aku tak tahu siapa dirimu sebenarnya …” ucapku panjang lebar dan tersenyum manis padanya.
“eoh .. sejak kapan namaku Kim Haeyeon??” ketusnya.
“sudahku bilang .. aku tak tahu siapa dirimu sebenarnya? Jadi aku menamaimu Kim Haeyeon .. eumhh ..  keuroem … sebenarnya namamu siapa? Dan jawab pertanyaanku tadi …” ucapku.
“aku juga tak mengenal dirimu … sebenarnya aku memang bertemu dengan dirimu .. aku sengaja bertingkah seperti itu biar kau itu penasaran terhadapku … hehe … mianhae ne??” ucapnya dan tersenyum.
“and .. naega Han Cherie imnida … bangapseumnida ,…” lanjutnya dan membungkuk.
“eoh?? .. naneun Lee Jeongmin imnida …”ucapku kaku.
________________________________________________________
“haha … Jeongmin-ssi .. keadaan sekarang berbalik ya??” ujarnya
“berbalik?? Waeyo?” tanyaku. Sekarang kita berada di bus kecil berwarna merah tempat dimana kita bercanda bersama. Tuhan gomapta ..

This entry was posted by boyfriendindo.

One thought on “[FANFICT/FREELANCE] White Christmas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: