[FANFICT/FREELANCE] 19th Birthday

Title 
: 19th Birthday
Author : V.Noviy a.k.a D’chemos Bee)
Genre : Friendship & Sad
Rating : T
Type : One Shoot
Main Casts 
: ~ Jo Youngmin 

  ~ Jo Kwangmin

  ~ No Minwoo

-ooo-

Dua anak kembar sedang bermain di sebuah taman bermain yang di pusarannya terdapat dua buah ayunan. Kedua anak berumur 4 tahun itu sedang memainkan puluhan kelereng miliknya. Mereka adalah Youngmin dan Kwangmin. Perbedaan jarak waktu 6 menit kelahiran mereka, membuat si kakak enggan untuk mengalah pada si adik untuk mengambil kelereng yang baru saja dilempar oleh sang adik, Kwangmin. Padahal insiden itu terjadi karena ulah si kakak sendiri. Ia sengaja melempar jauh kelereng itu karena merasa dikalahkan sang adik. Benar-benar Kwangmin kecil yang cerdik.

Kwangmin menjadi gelisah dan risih sendiri. Ia masih saja melihat kelereng yang telah berada jauh dari tempatnya dan sang kakak. Sebenarnya, ia ingin mengambilnya, tapi entah mengapa ia takut untuk pergi mengambilnya.

“Kitakan masih punya banyak” ucap Youngmin yang berhasil mengalihkan pandangan Kwangmin. Anak kecil itu masih asyik menyusun kelerengnya membentuk sebuah lingkaran.

Kwangmin menatap puluhan kelerengnya yang ada di dalam toples bening.

“Youngie hyung” panggil Kwangmin dibubuhi suara pelannya.

“Hem” Youngmin berdehem saja. Ia tidak menoleh pada Kwangmin, malah asyik dengan dunia kelerengnya.

“Ambilkan kelereng itu. Itukan kesukaan aku dan Minu” ucap Kwangmin sambil menepuk pelan pundak sang kakak.

Youngmin menoleh..

“Aish~ Minu kan tidak ada”

“Tapi, nanti Minu marah sama Kwangie”

Kwangmin mendadak lesu. Kepalanya menunduk.

“Yang lainkan masih banyak. Ambil saja punya hyungie” Youngmin mengambil toples berisi kelereng dan menyerahkannya pada Kwangmin, namun Kwangmin tidak menerimanya.

“Punya Youngie hyung jelek. Tidak ada gambar pikachunya” Kwangmin memainkan jemarinya.

“Tapi, gambar doraemonkan juga bagus. Pikachu itu yang jelek”

“Pikachu yang lebih bagus. Eomma juga bilang seperti itu sama Kwangie”

“Doraemon !”

“Pikachu !”

“Doraemon !! Hyungie bilang Doraemon” Youngmin melotot ke arah Kwangmin.

Kwangmin terdiam sesaat ketika Youngmin menatapnya.

“HUUUUAAAAAAAA !!!!!”

Tiba-tiba tangis deru itu keluar dari mulut Kwangmin. Ia terduduk sambil menangis dan lebih memfokuskan pada kelereng yang tadi dimainkan sang kakak. Karena kesal, ia membuat bentuk lingkaran kelereng tadi menjadi bentuk yang tidak beraturan. Melihat itu, Youngmin marah dan meneriaki Kwangmin yang masih menangis.

“KWANGIE , ITUKAN BUATAN HYUNGIE !”

“YOUNGIE HYUNG JAHAT !”

“Ya ! Anak kembar ! Berhenti bertengkar”

Tiba-tiba suara anak kecil terdengar di telinga si kembar. Merekapun terdiam dan menatap sosok anak kecil yang baru datang itu.

“Kwangie, kenapa menangis ?” tanyanya polos.

“Youngie hyung melempar kelereng pikachu kita Minu” jelas kwangmin sambil mengusap bekas air mata di wajahnya.

“Salah sendiri sudah mengejekku” sergah Youngmin kemudian ia mengambil satu per satu kelerengnya yang sudah berantakan akibat ulah Kwangmin.

“Kwangie tidak mengejek Youngie hyung”

“Ishh… Sini biar Minu saja yang ambil”

Anak kecil berumur sama dengan si kembar itu yang bernama Minu (Minwoo), akhirnya yang mengambil kelereng yang dilempar Youngmin beberapa waktu lalu. Padahal tempatnya tidak terlalu jauh.

Drap drap drap drap…

Minwoo kembali dengan menggenggam kelereng bergambar pikachu milik Kwangmin.

“Ini” Minwoo menyodorkan kelereng itu.

“Gomawo, Minu” ucap Kwangmin sembari mengambil kelereng yang diberikan Minwoo. Senyumnya terukir di bibirnya.

Youngmin ikut tersenyum. Tapi sesaat kemudian, tiba-tiba ia memeluk Kwangmin.

“Maafkan Youngie hyung, ya” ucap Youngmin sambil mengelus punggung adiknya. Dibalik si kembar, Minwoo tersenyum.

“Jangan membuang kelereng Kwangie lagi” ucap Kwangmin manja.

“Hyung janji” merekapun berpelukan bersama.

“Minu juga mau dipeluk”

“Minu kan tidak kembar dengan kami” ucap Kwangmin sambil melirik Minwoo yang sudah mendengus kesal.

“Tapi, itukan kelereng Minu juga”

“Hahahahahahahahahahahaha” si kembar tertawa bersama. Mereka menertawakan Minwoo karena wajahnya sudah berubah marah.

“Berpelukaaaaaaaan !!!!” teriak Minwoo sambil berhambur kepelukan si kembar.

-ooo-

Ternyata sudah 15 tahun kau meninggalkan dunia ini Kwangmin. Setiap tahun, aku pasti mengunjungimu. Entah itu setiap hari ataupun setiap waktu. Rasanya perasaan sayang dan rindu ini terus mengikutiku kemanapun aku pergi. Hanya perasaan itulah yang menemaniku sampai sekarang.

Kwangmin…

Sekarang umur kita sudah 19 tahun. Tepat pada hari ini. Dan hari ini juga, seperti biasa aku selalu membawa cake kecil dengan sebatang lilin kecil berwarna kuning setiap hari ulang tahun kita, ke pemakamanmu. Aku ingin merayakan ulang tahun ke 19 tahun ini. Kau lihat, ada Minu-mu juga di sini. Dia juga masih menyimpan kelereng pikachumu yang dulu aku lempar.

Mianhaeyo, Kwangie.

Haaaahh, sekarangpun aku sudah tidak bisa memanggil kau dengan Kwangie lagi. Karena kita sudah dewasa. Tapi, sampai kapanpun sebutan itu hanya untuk kau seorang Kwangie.

Saengil chukkae hamnida, kembar..heheheehe…

Semoga kau bahagia di sana Kwangmin, bersama Tuhan…

Tunggu aku🙂

“Youngmin~ah, kelereng ini kau yang simpan saja, ne” ucap Minwoo yang berada tepat di samping Youngmin.

Youngmin bangkit dan menoleh pada Minwoo.

Iapun tersenyum.

“Simpanlah untukmu, Minwoo~ya. Jadikan itu kenangan yang kau jaga bersamamu”

“Tapi….” Minwoo terdiam. Ia melihat nisan Kwangmin.

“Kami berada dalam rahim yang sama, walau saat lahir, aku yang lebih dulu. Simpanlah Minwoo~ya. Aku sudah bahagia menyimpan masa-masa hidup dengannya”

Minwoo mengangguk pelan.

“Ahh~ kajja, kita pulang. Aku rasa mereka sudah lama menunggu kita di cafe” Youngmin menatap sejenak tempat peristirahatan terakhir Kwangmin. Ia berikan sebuah senyuman terindah miliknya.

“Mereka ? Siapa, eoh ?” tanya Minwoo heran, karena ia benar-benar tidak tahu apa-apa.

“Songhee dan Eunha”

“Eunha ??? Apa kalian tetap ingin menjodohkanku dengan yeoja itu ?” tanya Minwoo gusar. Karena ia merasa terkejut saat mendengar kata ‘Eunha’.

Youngmin berbalik dan merangkul Minwoo.

“Ya ! Sampai kapan kau akan hidup sendiri” Youngmin tersenyum evil ke arah Minwoo.

Mata Minwoo membulat.

“Micheossoyo !!!!”

“Hahahahahahah”

Kwangmin, sampai bertemu lagi. Hyung

selalu mendo’akanmu.

Annyeong .

“Gomawo Youngie hyung. Saranghae…”

 

 

END –000

This entry was posted by boyfriendindo.

3 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] 19th Birthday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: