[FANFICT/FREELANCE] Be My Shine – Chapter 08

Picture1

Title 
: Be My Shine – Chapter 08
Author : Sonia Suryanti (@soniasuryanti)
Genre         : Comedy dan Romance
Rating          : G
Type   : Chaptered
Main Casts      
: ~ Kwangmin

  ~ Youngmin 

  ~ Kim Eun Gyo (OC)

  ~ Kim Hyun Joong SS501

Author Note  : Mian ya readers… di part ini Eun Gyo-nya banyakan nangisnya.. sorry yaaa… dan Author harap kalian ga kecewa dengan part ini .. check this out!!! Happy reading..

“Eun Gyo-ah?” Kata Youngmin mulai menyentuhkan lututnya di karpet dan memegang kedua tangan ku yang telah menyatu sejak tadi sambil mencoba menatap mataku.

“Jebal, Putak’ia, aku tahu rasa menunggu itu sakit, Sakit, lebih sakit daripada kau di tolak, jadi, lebih baik aku memberikan jawabanku sekarang, ‘JANGAN MENUNGGUKU LAGI’!” tegasku.

“Wae? Apa salah jika aku menunggu jawaban dari yeoja yang aku cintai?” tanya Youngmin.

“apa permintaanku itu terlalu sulit? Aku hanya minta kau jangan menungguku, Youngmin-ssi. Kau mungkin tak tahu, tapi aku sedang menunggu seseorang juga, aku tahu bagaimana rasanya menunggu orang yang bahkan mungkin tidak mengingatmu sama sekali, aku tahu rasanya PENANTIAN itu apa, aku hanya berharap kau tak sepertiku, aku ga mau kau merasakan apa yang aku rasakan sekarang, jadi tolong, jangan menungguku, Jeball.” Jelasku sambil beranjak berdiri dan hendak keluar, namun sebelum itu 1 pasang tangan memeluk pundakku dari belakang, terasa pelukan ini sangat berat bagiku, bahkan aku sebagai orang yang menerima pelukan ini pun merasakan kerapuhan dari 1 pasang tangan ini.

“Eun Gyo-ah, saranghae, jinja, saranghanda.” Katanya lembut tepat di telinga kananku. “Eun Gyo-ah, beri aku kesempatan.” Setelah mengatakan itu dia menghadapkan tubuhku ke hadapannya. “Eun Gyo-ah, aku sangat mencintaimu, jadi tolong beri aku kesempatan untuk berusaha mendapatkan hatimu, aku tak perduli siapa namja yang kau tunggu sekarang, tapi 1 hal yang dapat kupastikan, kau akan segera melupakannya dan melihat aku, aku tahu ini ga mudah buatmu maupun buatku, tapi AKU MENCINTAIMU, dan 1 hal lagi yang akan aku kerjakan adalah BERUSAHA MENDAPATKANMU. Intinya, kau harus membiarkanku berusaha baru setelah itu aku akan menerima keputusanmu. Oh?” tawar Youngmin padaku, dan aku masih saja terisak, dan tidak menjawab apapun, tak lama kemudian dia meletakkan kepalaku ke dadanya. “Eun Gyo-ah, Saranghamnida” katanya dan itu membuat aku menangis semakin menjadi-jadi, mungkin aku bisa tebak kemejanya sudah basah total.

Pukul 18.00 KST @kantor Eun Gyo.

“Yoona-ah, itu sudah ku kerjakan, aku pulang deluan yah, Annyeong?”

“Chusimi teureokha” jawab Yoona.

.

.

.

Sekarang sudah menunjukkan pukul 19.00 KST, aku Eun Gyo datang ke Halte ini lagi, Halte dimana aku bertemu dengan namja yang aneh dan sukses membuat aku menaruh hati padanya selama 15 thn terakhir ini. kalian ingat? Aku menyuruhnya untuk datang kesini dan tak ku sangka ternyata hari yang aku janjikan padanya adalah hari valentine. Yah, mungkin ini adalah tahun penantian terakhirku. Jika dia tak muncul, aku akan mengakhiri penantian ini dan mulai membuka hatiku untuk yang lain. Aku juga tak mau terlalut dalam kesepian yang tak jelas ini. Bayangin aja? Apa kalian akan menunggu orang yang belum tentu menunggu kalian juga? Gak kan? Jadi aku putuskan, jika kali ini dia tak datang aku akan berhenti menunggunya, dan mulai kehidupanku bersama Youngmin.

AUTHOR’S POV

@Restaurant Asia

“Eun Gi? Namanya secantik orangnya yah?” goda Mr. Jo pada Eun Gi.

“Presider Jo bisa saja.”jawab Mrs. Kim

TOK TOK TOK

“itu mungkin anakku.” Tebak Mr. Jo

“Annyeong haseyo, che irimeun Jo Young.. oh Kwangmin imnida.” Jawab Youngmin yang sedang menyamar jadi Kwangmin.

Flash back MODE ON

“Hyung,, kemari sebentar.”

“Wae? Hyung, maukah kau membantuku? TAK HANBEONMAN, ne?”kata Kwangmin sambil memelas.

“Geurae! Meuseun Tua?”

“Sini.”jawab Kwangmin sambil memberi kode ingin membisikkan sesuatu.

“hyung, kau masih ingat dengan Matahari ku yang aku ceritakan padamu?” tanya Kwangmin

“ya, memang ada apa dengannya?”

“hari ini tepat dimana aku dan dia berjanji bertemu selama 15 tahun yang lalu.”

“jadi?”

“yasudah aku berharap hari inilah aku dan dia dipersatukan, aku juga berharap dia masih menungguku, selama 15 thn aku tak bisa menepati janji, ijin kan aku untuk menepati janjiku padanya. NE?”

“Jadi maksudmu, aku akan jadi tumbal, di acara kencan buta mu ini?”tanya Youngmin, dan Kwangmin hanya bisa membuat muka memelas.

Flashback OFF

“Silahkan duduk, Kwangmin-ah?” kata Mr. Kim. Dan MR. Jo hanya diam menahan marah melihat kenyataan bahwa itu bukan Kwangmin, untung saja mereka kembar identik. Youngmin yang sedang menyamar ini pun hanya tersenyum ke arah Appa.a..

‘Appa, Kwangmin ada urusan mendadak, jadi biar untuk kali ini aku yang menggantikannya, hanya kali ini. Ne Appa?? Jangan Marah yaaa… PYOONG!!’ begitulah isi sms Youngmin kepada Appanya.

“Eun Gi-ah? Perkenalkan dirimu.” Suruh Mr. Kim

“Annyeong haseyo, Kim Eun Gi imnida.” Sapa Eun Gi ‘Wahh,, kalau gini sih aku ga nyesel Appa jodohin. Keren abiiissss…… untung ga dikasih ama Eonni, kalau tidak bisa GAWAT..’ batin Eun Gi.

“ne, annyeong haseyo.” Balas Youngmin ‘beda dengan Eun Gyo.’ Batin Youngmin lagi karena melihat gerak-gerik Eun Gi sangat berbeda dengan Eun Gi.

Eun Gyo’s POV

@Halte

Yap… aku duduk di tempat yang sama di jam yang sama  sekarang. Sepertinya suasananya pun akan sama, aku heran, ini belum memasuki musim panas tapi kenapa hujan ini turun lagi. Mengingat semua kenangan 15 tahun lalu itu begitu nyata terjadi. Melihat dia menangis di halte ini sendiri dengan kondisi langit juga sedang menangis, 15 thn yang lalu.

MENUNGGU.. itu yang aku lakukan 1 jam berlalu….

TES.. buliran air mata ini keluar dari danau mataku.

Menangis karena aku akan meninggalkan kenangan bersamanya, karena aku harus melupakannya, dan karena aku harus melihat masa depanku bukan melihat masa laluku bersamanya.

Buliran ini tak mau berhenti, apa yang harus aku lakukan , lama-lama suaraku mulai mengeluarkan isakan tangis. Namun ada sepasang tangan yang memelukku, hangat, aku tahu ini adalah namja, sekarang aku tak perduli dia siapa, sekarang aku hanya ingin menangis, dan aku rasa jaketnya basah, bukan karena hujan langit, namun hujan dari mataku.Tangisanku ini makin menjadi-jadi, namun dia malah makin memelukku erat, NYAMAN&HANGAT itu yang aku rasakan sekarang, tunggu, apa mungkin dia adalah ??? aku melepaskan pelukkannya dan melihat wajahnya, betapa terkejutnya aku melihat bahwa dia adalah Kwangmin. Ya, aku yakin dia adalah Kwangmin. Aku membalikkan badanku dan menghapus air mata ini. Seumur-umur, aku hanya menangis di depan Appa,Eomma,Hyun Joong Oppa,dan Eun GI aja.

“sedang apa kau disini?” tanyaku sok cuek.

Author’s POV

“AH?? Aku? Hanya lewat, rumah kami kan dekat dari sini.” Jawab Kwangmin ngeles.

“oh? Geurae?” Eun Gyo kembali duduk di kursi itu,

“sedangkan kau ngapain kesini?”tanya Kwangmin balek.

“aku? Melakukan hal yang hanya dilakukan oleh orang terbodoh.”

“eh? Maksudnya?”

“jika aku menjelaskannya pun kau akan berfikir aku yeoja termaniak+terbodoh.”

“haha…”

“cogi, neo? Mana yang kau pilih? Orang yang sudah nyata menyukaimu atau orang yang tidak mencintaimu, bahkan kau tak tahu apa dia masih memikirkanmu.”

“mmm… kalau jujur, aku akan memilih orang yang sudah nyata menyukaiku.” Jawab Kwangmin, namun dia melakukan hal yang berbeda dengan jawabannya. Mungkin masalah terbesar dalam hidupnya sudah membohongi dirinya sendiri. Tapi inilah Kwangmin tidak mau mengungkapkan perasaannya yang asli terhadap siapapun, sama seperti Eun Gyo.

Eun Gyo hanya mendesah antara lega dan tertekan.

“Aku pikir aku harus pergi sekarang, aku deluan ya.” Pamit Eun Gyo.

“kau mau kemana?”

“aku ingin melakukan hal yang pintar dan hanya dilakukan oleh orang terpintar di dunia.”

“apa itu?”

“jika aku memberitahunya padamu, kau harus berhati-hati, karena jabatan guru yang sedang cuti itu pun dapat aku rebut darimu.”jawab Eun Gyo dan hanya berjalan menjauh dari halte itu. Hujan? Itu tak masalah buat Eun Gyo. ‘dasar Yeoja aneh’ batin Kwangmin sambil tersenyum melihat punggung wanita itu makin jauh dari hadapannya.

_Code Name: SPY GET LOVE_bergema di ruangan VIP restaurant itu, yap, Smartphone milik Youngmin yang mengelurkan suara itu.

“Silla khagesimnida.” Katanya permisi pada semua yang ada di situ.

“oh? Eun Gyo-ssi… ada apa?”tanya nya saat mengangkat telfon itu.

“eemmm… maaf aku menelfonmu jam segini… apa kau sibuk?”

“mm… lumayan sibuk juga,, tapi ada apa?”

“apa aku bisa memberikan keputusanku sekarang, apa bisa?”

“apa kau benar-benar akan menolakku, Eun Gyo-ssi?”

“Bodoh sekali aku jika aku menolak cinta dari namja sepertimu,.” Kata Eun Gyo dan langsung menutup telfonnya. Mendengar itu Youngmin yang sedang menyamar itu pun  mengambil keputusan untuk permisi kepada Mr. Jo, Mr. Kim, dan juga Eun Gi, dan author pikir Mr. Jo makin tambah marah melihat kejadian ini.

Youngmin berlari keluar gedung itu dan mencoba mencari keberadaan Eun Gyo, dan mencoba menelfon Eun Gyo namun hasilnya nihil, namun sepertinya ada satu tempat yang Youngmin dan ia sudah menduganya pasti Eun Gyo ada di situ. Youngmin menancap pedal gas nya dan dalam waktu 15 menit Youngmin sampai di tempat itu. Readers? Tau ga itu dimana?

YAP, Eun Gyo ada di taman dekat kantornya, tempat Youngmin mengaku kepada Eun Gyo pertama kalinya.

“EUN GYO-ssi?” teriak Youngmin dari kejauhan sambil sedikit berlari menuju tempat Eun Gyo sedang berdiri dan menunggu kedatangan seorang pria yang MUNGKIN akan membuatnya lupa pada ‘Namja Halte’-nya itu. Mendengar teriakan dari Youngmin Eun Gyo hanya menoleh dan menghadapkan badan pada Youngmin, “Eun Gyo-sii? Kau tidak sedang bercandakan? Kau benar-benar akan menerimaku?” tanya Youngmin polos. Eun Gyo hanya membalas dengan anggukan sambil tersenyum pahit, yah jelas lah dia tak bisa menunjukkan sesenangannya, dia menerima Youngmin kan bukan karena cinta, tapi untuk melupakan kenangannya bersama Namja Haltenya, dia berharap Youngmin bisa menggantikan Namja Haltenya itu. “Kim Eun Gyo, saranghamnida!” kata Youngmin sambil mendekap Eun Gyo erat.

TES… buliran air mata itu pun jatuh mengenai jas Youngmin. Aku berharap aku ga sakit lagi, pikir Eun Gyo.

Youngmin mengantar Eun Gyo sampai di rumahnya.

TIT. TIT. TIT. Bunyi password yang ditekan oleh Eun Gyo, dia memasuki rumahnya dengan langkah gontai, masuk ke kamarnya dan merebahkan diri tanpa membuka sepatunya, yap ini kebiasaan buruk Eun Gyo kalau sudah setres pasti dia hanya akan merebahkan diri tanpa membuka sepatunya, dan seperti biasa juga naluri seorang ibutak dapat di pungkiri, ibu Eun Gyo masuk ke kamar Eun Gyo dan hendak membuka sepatu Eun Gyo, namun Eun Gyo memeluk ibunya dan kembali menangis, mungkin hantu melodrama sedang merasukinya. Dia menangis di pelukan Eommanya, dan Eommanya hanya mengelus rambutnya lembut. Setelah agak tenang Eun Gyo menceritakan semuanya pada Eommanya, Eun Gyo memang lah begitu dia tak bisa merahasiakan sesuatu dari Eommanya. Eommanya juga sudah tahu, Eun Gyo sudah memutuskan untuk menjalin hubungan dengan Youngmin.

Keesokan paginya, mereka semua sarapan bersama.

“Eun Gyo-ah bagaimana skripsimu? Apa sudah siap?” tanya Mr. Kim pada anaknya itu.

“Oh? Itu… agak sulit menyelesaikannya dengan cepat, apalagi waktu untuk menyelesaikannya kurang dari 2 bulan lagi, sedangkan skripsiku belum juga siap,ditambah dengan urusan kantor lagi. huft,.” Keluh Eun Gyo.

“loh, Eun Gi belum masuk ke kantor juga? Appa kan sudah menyuruh mu Eun Gi untuk bantu Eonni mu..!”

“tapi yeobo, Eun Gi belum siap.” Balas Eomma.

“sudahlah, kan ada Hyun Joong yang bisa membantunya, dan setelah Eun Gi pulang dia bisa bertanya sedikit dengan kakaknya, biar Eun Gi mandiri juga yeobo.”kata Mr. Kim

“aku setuju Appa, tapi apa kalian tidak merasa aneh, anak ini tidak komentar dari tadi?” tanya Eun Gyo, menyindir Eun Gi yang hanya melahap sarapannya dengan santai.

“Appa merasakan adikmu yang satu ini sudah tergila-gila dengan namja yang kami pertemukan semalam dengannya.”

“bukankah itu sudah sifat Eun Gi? Dia sangat mudah jatuh kepada siapapun yang punya wajah tampan.” Sela Eun Gyo.

“Tapi mungkin namja ini berbeda. Namanya Kwangmin, Jo Kwangmin.” Sambung Eomma.

“mwo?Kwangmin? apa itu adik kembar dari investor kita saat ini?” tanya Eun Gyo.

“Iya, benar , kenapa rupanya?” tanya Appa.

“ah.. ani.. geunnyang.. dia adalah dosen pengganti kami sekarang, Prof. Park sedang cuti, Appa” kata Eun Gyo.

‘loh? Kok aneh ya? Aku ngerasa sakit mendengar Kwangmin dengan Eun Gi, telah dijodohkan Appa.. ahh,, molla.. ingat sekarang yang hanya boleh ada di pikiranmu hanya Youngmin. TITIK!.’

Sesampainya di kantor.

“Yoona-ya? Ini adalah pengganti untuk sementara waktu, tolong jaga dia ya, dan dia juga harus banyak dibimbing. “ kata Eun Gyo, pada sekretarisnya itu.

“Ne, algesimnida” kata yoona.

“Eun Gi. Masuklah, itu ruanganmu, Eonni akan ke kampus dulu. Annyeong!”

“Annyeong Eonni, chusime!”

“Ne!”

.

.

.

Eun Gyo memasuki lift.

“Oh? Youngmin-ssi?” sapa Eun Gyo saat melihat yang keluar dari lift itu adalah Youngmin.

“Eun Gyo? Odi kha?” tanya Youngmin karena style Eun Gyo  yang di balut dalam kemeja kotak-kotak dengan kancingnya yang tidak terpasang. Tapi tetap aja cantik.

“Eo.. aku akan pergi ke kampus, aku harus kebut skripsiku.” Jawabku sambil sibuk merogoh tas mencari kunci mobil.

Ting Nong…—bunyi LINE dari Hp Eun Gyo.

‘Eonni, kunci mobilmu samaku. Bagaimana? Aku pinjem dulu mobilmu satu hari aja yaa..’

“Aisshh…” kesal Eun Gyo. Hanya kekesalan yang dirasakannya, karena tak tega menolak permintaan adiknya yang baru pulang dari negara asing itu.

“Wae?” tanya namja berjas yang ada di lift yang sama dengannya itu. Youngmin.

“eeuumm… ani.. amugeoto epseo!” elakk Eun Gyo.

TING!

“Sepertinya aku harus pergi deluan. Annyong!”

“eo!, chusim!” balas Youngmin sambil melambaikan tangannya. Eun Gyo hanya berlari ke luar gedung besar nan mewah itu dan buru-buru menuju kereta bawah tanah.

Sesampainya di kampus.

“aduh,, pasti telat..” eluh Eun Gyo sambil berlari menuju kelas nya. Dengan keringat yang bercucuran dia berusaha menstabilkan nafasnya dan membuka pintu. Suara pintu itu bergema di seluruh ruangan itu, semua mata yang ada disitu tertuju pada Eun Gyo yang mengendap-endap masuk.

“Oi, yang disitu, berdiri dengan baik.!” Titah Prof. Jo, yang notabenenya sengaja mengerjai Eun Gyo.

“NE!”

“cepat ambil bangkumu dan jangan mengganggu kami dengan tingkah mu yang seperti pencuri.” Tegur namja yang sengaja mengerjai Eun Gyo. Prof. Jo Kwangmin, sapa lagi selain dia yang seneng mengerjai wanita seperti Eun Gyo ini.

“NE! Chuisunghamnida”. Jawab Eun Gyo. ‘Aisshhh… aku tahu aku salah, dan harus mengakuinya, apapun resikonya.🙂 ’ katanya dalam hati walaupun masih kesel, dan malu.

Diakhir pelajaran.

“Jika mengalami kesulitan dalam penulisan skripsi kalian, kalian bisa menghubingi saya kok.” Tegas Kwangmin.

“Kalau begitu, kami mau meminta nomor HP saem yaa,, biar kami dapat menghubungi Saem,” kata salah seorang mahasiswi.

“iiss,, alasan,,, ckckckck..”eluh Eun Gyo dalam hati. Dia tahu tujuan mereka bukan untuk nulis skripsi tapi mau PDKT ma Prof. Bening itu lah..

“Oh? Tidak perlu, saya selama masih jam kerja ada di perpus. Kalian bisa datang ke sana.” Jawab Kwangmin singkat lalu pergi keluar ruangan.

Eun Gyo dengan cepat membereskan buku-buku tebal 5000 halamannya yang berserak di meja, hendak menyusul Prof. Jo. Lalu setelah siap membereskan, dia berlari ke perpustakaan. Dan apa yang dia lihat? Hanya penyesalan yang ada di hatinya. Semua mahasiswi sudah mengerumuni Prof. Jo, dari depan, kanan,kiri, belakang. Jadi Eun Gyo hanya mengambil meja di ujung ruangan itu.

-EUN GYO’S POV-

Iiihh,, apaan sih ni cewek jaman sekarang???!!!!!! Aku harus segera menyelesaikan skripsi ini secepat mungkin. Tingkah mereka seperti anak yang baru puber yang melihat wajah tampan. Mengerumuninya layaknya makanan yang ingin di santap.

Menunggu kurasa itu yang terbaik saat ini. Aku juga mulai menyerakkan kembali buku tebalku di meja dengan niat ingin mencari materi yang cocok. Sambil terus melihat jam tanganku.

15.00 KST

16.00 KST

17.00 KST-  seiring satu persatu mereka mulai pergi, sepertinya nyawa untuk bertahanku pun mulai pergi ke dunia mimpiku.

18.00 KST-aku pikir aku sudah di mimpi ku.

_TBC_

This entry was posted by boyfriendindo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: