[FANFICT] Terjebak dalam Kata ! – Chapter 03

117

Title 
: Terjebak dalam Kata ! – Chapter 03
Author : Diah~
Genre : Friendship dan Romance
Rating : G
Type : Chapter
Main Casts 
: ~ Shim Hyunseong

  ~ Whee In (Mamamoo)

Support Casts
: ~ Gong Miok 

  ~ Yoon Saenghyon

  ~ Lee Jeongmin

  ~ Im Nera

Chapter 02

Whee In POV

Pagi cerah. Anggap saja cerah. Seharusnya hati ku sudah mulai tenang sejak kemarin aku sudah mengatakannya. Tapi ini kebalikan dari itu. Mungkin hanya efek karena aku terkena flu tadi malam.

“Kau sakit ?” Saenghyon dan Jeongmin menegurku ketika hendak masuk ke kelas. Mereka melihat masker yang ku pakai untuk hidung yang pilek.

Aku cuma memberikan anggukan dan kembali berjalan masuk ke kelas. Langkahku terhenti begitu mata ini melihat seorang anak lelaki duduk memainkan handphone nya di kursi Hyunseong.

“Hyunseong!” Saenghyon memanggil dan orang yang dimaksud menoleh. Aku hampir saja terjatuh kalau saja Jeongmin tidak menahan tubuhku.

“Kau baik-baik saja ?”

“Gwenchana.”

“In-na~ Kau sedang sakit ?” Syukurlah Nera tiba di saat tepat. Dia menggantikan Jeongmin yang memegang tubuhku.

Apa itu cuma halusinasi ku saja. Tidak mungkin. Kenapa Saenghyon menegurnya kalau itu hanya halusinasi. Omma, aku ingin pindah sekolah!! Nera sudah kembali ke kelas setelah ku yakinkan berkali-kali kepadanya bahwa aku baik-baik saja. Hanya butuh istirahat sebentar di UKS. Sebenarnya, aku butuh menenangkan pikiran karena Hyunseong tiba-tiba muncul padahal seharusnya dia sudah tiba di Seoul sekarang. Jangan-jangan Miok sudah tahu semua ini, karena itu dia terlihat biasa saja kemarin.

Anak seumurku seharusnya memikirkan pelajaran, pelajaran dan pelajaran. Tapi bagaimana pikiranku bisa tenang dengan pelajaran kalau nama Shim Hyunseong tersusun sangat rapi dan bahkan mendominasi isi kepalaku. Yang patut disalahkan hanyalah diriku sendiri yang tidak bisa mengendalikan emosi dengan baik dan mulut ini yang terlalu asal membuka dan mengeluarkan kata yang sekarang aku terjebak di dalamnya.

“Masuklah.” Jeongmin memintaku mengajari dia dan Saenghyon Aljabar seusai pulang sekolah. Minggu depan ujian kenaikan kelas. Tidak terasa kalau aku bisa melewati hari-hari yang tidak ‘biasa’ lagi.

“Hyunseong-a kau disini?!” Hyunseong sedang duduk dengan orang yang jelas-jelas aku kenal dan jelas-jelas aku bingung kenapa dia juga bisa berada disini.

“Dia sepupuku.” Jeongmin menjawab kebingunganku sebelum aku mulai bertanya.

“Kau meminta Hyunseong datang lagi?”

“Ya. Sebentar lagi kan kita ujian jadi aku memintanya untuk mengajari ku” Dengan nada kecentilan Miok menjawab. Tatapan dia sangat tidak biasa ketika melihat ku. Aku tahu kalau dia sedang membuat ku cemburu.

‘Datang lagi ?’ Sudah sedekat mana hubungan mereka.

“Oh kalian sepupuan. Aku tidak mengetahuinya.” Tawa ku sangat garing.

“Tentu saja aku melarangnya memberitahu siapa pun. Aku tidak sudi memiliki sepupu yang centil begini.”

“Kau!”

Pertengkaran kecil kedua sepupu ini tidak terlalu ku pedulikan.

“Yang ini seharusnya kalian substitusikan terlebih dahulu. Dan lalu sama kan penyebutnya.” Aku terlihat berkonsentrasi mengajari Jeongmin dan Saenghyon, padahal mataku terkadang sekali-kali melihat Hyunseong mengajari Miok di dekat kami meski dengan meja yang berbeda. Aku menaruh pensil yang ku pegang dengan kasar lalu bangun dari duduk. Otak dan hatiku sudah panas sekali Setelah melihat Miok tidak henti-hentinya bergelayutan di samping Hyunseong seperti anak kecil.

“Aku butuh ke toilet.” kataku kepada Jeongmin.

Ini kedua kalinya aku menuju toilet setelah yang pertama sebelum belajar dimulai. Aku berpikir Miok pasti akan melakukan sesuatu. Tepat dugaan ku, dia bermanja-manja padahal Hyunseong sudah menggeser tubuhnya berkali-kali. Menyebalkan.

Author POV

“Ckckckck. Bisa ku lihat muka Whee In sangat merah tadi.” Saenghyon berbicara begitu melihat Whee In menjauh dari mereka.

“Kalian belajar atau main-main ?” Jeongmin menunjuk ke Miok yang sedang mengeluarkan senyum kemenangan.

“Tentu saja belajar.”

“Kalau belajar, lepaskan itu tanganmu dari lengan Hyunseong.” Jeongmin menarik paksa tangan Miok.

“Wae!? Biarkan saja dia cemburu.”

“Kau tahu?” kali ini Hyunseong yang mengeluarkan suaranya.

“Perasaan Whee In? Tentu saja aku tahu. Kalian sering menceritakan dia dan aku bisa mendengar dengan jelas dari kamarku.”

Tidak ada yang tahu kalau Whee In sudah kembali dari toilet, kecuali Miok.

“Apa lagi yang kau ketahui ?” Saenghyon bertanya tegas ke Miok.

“Kalian tidak perlu tahu.” Miok merahasiakan sesuatu. “Hyunseong. Katakan padaku. Kau menyukai Whee In atau tidak ?” Miok mengeluarkan senyum bermaknanya dan menatap Whee In.

“Itu bukan urusanmu, Gong Miok.”

“Aku bertanya kepada Shim Hyunseong, Lee Jeongmin.” Dua saudara ini mulai berdebat lagi.

“Tidak.” Jawab Hyunseong datar.

Jawaban yang tidak ingin Whee In dengar akhirnya terdengar jelas dan suatu kemenangan untuk Miok.

“Aku harus pulang.” Yang ini sudah cukup membuat dia sakit.

Semua terkejut ternyata Whee In ada di dekat mereka.

“Aku antarkan.” Lee Jeongmin bergegas berdiri sambil menunggu Whee In membereskan peralatan sekolahnya.

“Ani, gomawo. Sukses untuk ujian minggu depan. Aku pulang.”

===

Whee In POV

Baru kali ini aku menyesal menjadi anggota majalah sekolah. Mewawancarai captain tim basket putra siapa lagi kalau bukan Shim Hyunseong. Dia berhasil membentuk tim yang sudah lama dia impikan setelah memenangkan pertandingan basket kelas di acara festival sekolah setiap tahun.

Di kelas 2 pun aku sekelas dengan Shim Hyunseong. Apa hanya aku yang memikirkan bagaimana dulunya aku menyatakan kepada Hyunseong. Memikirkan kalau Jeongmin dan Saenghyon juga tahu semuanya. Masa SMA ku sepertinya memang selalu buruk dan sedikit menyenangkan. Kata sedikit tidak bisa dijelaskan secara detail seberapa banyaknya.

“Kau datang.” Hyunseong sedang melipat seragam sekolahnya dan lalu menyimpan di loker. Yang benar saja, tidak ada siapa-siapa di ruangan ini kecuali kami berdua. Haruskah aku mengirim pesan ke Nera karena dia adalah menejer tim mereka dan juga karena dia teman perempuanku satu-satunya yang mengetahui bahwa aku tidak ingin berdua saja di ruangan ini.

“Nera mana ?” Tanyaku melepas keheningan setelah duduk di kursi yang dia berikan.

“Dia sedang mengawas teman-teman latihan.”

Aku lupa kalau sekarang jadwal mereka latihan.

“Ini pertanyaan yang harus kau jawab.” Aku memberikan secarik kertas ke arah nya dan menghidupkan alat rekam.

Tidak ada yang ku lakukan selain melihatnya yang sedang serius menjawab beberapa pertanyaan yang kuberikan. Kalau saja waktu itu semua tidak terungkap, mungkin aku bisa lebih akrab denganmu. Tapi aku sudah terlanjur malu.

“Aku sudah selesai.” Hyunseong memberikan lagi kertas pertanyaan itu. “Masih ada pertanyaan lain?”

“Ada.” Mulutku seperti bersiap mengeluarkan kata-kata aneh lagi.

Hyunseong tampak menungguku menanyakan sesuatu.

“Tidak jadi.” Aku bangun dari duduk ku sebelum keadaan menjadi runyam.

“Lupakan semuanya, Whee In.”

Tubuh ini secara spontan berbalik ketika hendak membuka pintu untuk keluar. Hyunseong masih duduk di kursinya dan melihat ke arah ku. Waktu seakan lambat dan ingin sekali mendengar ulang apa yang baru saja Hyunseong katakan.

“Kau tidak perlu membuang waktumu” Dia berbicara lagi.

Ekspresi dan kata apa yang kau tunjukkan, Shim Hyunseong. Ini kah jawaban Hyunseong yang lalu saat aku menyatakan perasaanku!? Ini kah yang ingin dia katakan tapi tidak bisa ku dengar karena telpon darinya ku putus!?

“Mwo-mworago ?” Cuma berpura-pura tidak mengerti. Hanya ini yang bisa ku lakukan.

“Aku tidak mengatakan apa pun. Hehehehe” Tawa yang sangat dibuat-buat. Dia beranjak dari kursinya dan sibuk membersihkan bola basket di dekat loker.

“Apa aku terlihat seperti orang bodoh di depanmu, Shim Hyunseong.” Suara ku pasti terdengar di telinganya.

“Hehehe aku tidak menyangka kalau kau menjadi sombong.” Aku mengeluarkan tawa kecil agar air mata ini tidak keluar. Tangis kecewa akan sikap Hyunseong. “Terima kasih atas waktunya.”

-TBC-

==Pikirkanlah sebelum sakit hinggap di hati==

This entry was posted by boyfriendindo.

One thought on “[FANFICT] Terjebak dalam Kata ! – Chapter 03

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: