[FANFICT/FREELANCE] I Yah – Chapter 03

Picture1

Title
: I Yah – Chapter 03
Author   : Alifya Anandiani
Genre         : Mystery, Romance, Brothership
Rating         : T
Type   : Chaptered
Casts
: • Kim So Hyun

  • Boyfriend’s KwangMin

  • Boyfriend’s DongHyun

  • Boyfriend’s Jeongmin

• Boyfriend’s YoungMin

• Boyfriend’s Hyunseong

• Boyfriend’s Minwoo

Oh. My. God. Sudah dua tahun Author tidak meneruskan FF ini. Author ngerasa terharu ada Readers yang masih menunggu kelanjutannya walaupun sudah benar-benar bulukan nih FF. Ada beberapa alasan Author gak ngirim-ngirim lanjutannya dan Author gak bisa ngejelasin kenapa, karena bakal butuh seenggaknya 10 pages.. wkwk. Mohon maaf sebanyak – banyaknya kepada Reader-nim dan Terima kasih karena sudah membaca dan menyukai FF amatiran ini (Author bener-bener seneng & terharu). Dan by the way.. Author sekarang mahasiswa!! Yeaaaayyy!! (Masih MABA sih.. wkwk) Author sekarang kuliah di kampus kuning, Universitas Indonesia. Di jurusan Sastra Cina, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.

Okay.. Happy Reading^^ Ppyooongg~

***

 

[Author’s POV]

Suara pekikan kasar memecahkan keheningan. Pekikan yang keras lalu menghilang bersamaan dengan suara derap langkah tujuh orang yang kini hanya dapat terpaku menatap gedung sekolah itu. Beku. Itulah yang mereka rasakan. Mereka terpaku. Tubuh mereka tak sedikit pun bereaksi. Namun sebenarnya mereka sedang bergemuruh, bergemuruh dengan hebat. Meskipun begitu, mereka hanya membeku. Selayaknya kapal layar yang hanya terdiam ditelan badai.

Cat gedung sekolah yang putih bersih telah ternoda. Noda merah pekat yang tertumpah di atasnya. Seorang yeoja terlihat di sana. Warna merah pipinya mulai membiru, beberapa kulit mulusnya telah menjadi memar, dan kakinya yang indah telah melayang di atas tanah. Yeoja itu terdiam. Terdiam tergantung dengan tali gesper yang mengikat erat kedua tangannya ke balkon sekolah, dengan seragamnya yang telah dipenuhi oleh darah dan sebilah pisau yang masih tertanam tepat di dadanya. Dia cantik. Sungguh cantik.. dan mengerikan.

“Si-siapapun.. tolong beritahu aku.. kalau ini hanya mimpi d-dan bangunkan aku..”

***

Next Day

Berita tentang pembunuhan itu telah menyebar ke seluruh pelosok sekolah. Sekolah menjadi kacau karena banyak siswa yang takut akan menjadi korban selanjutnya. Yeoja yang meninggal kemarin itu bernama Park Ga Yoon, dia adalah ketua paduan suara dan salah satu yeoja tercantik di sekolah.

Setelah kejadian kemarin, So Hyun, Kwang Min, Dong Hyun, Young Min, Min Woo, Jeong Min dan Hyun Seong diperiksa di kantor polisi. Mereka diintrogasi selama sekitar tiga jam. Tiga jam yang sangat melelahkan bagi So Hyun, dengan keterkejutannya yang belum teratasi sepenuhnya.

So Hyun melangkah di koridor sekolah dengan gontai, pandangannya kosong dan ia benar-benar takut untuk pergi ke sekolah. Tiba-tiba, ada seseorang yang memukul punggungnya dengan tas hingga So Hyun terjatuh.

“PEMBUNUH!! APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADA SAHABATKU??!! APA YANG TELAH KAU LAKUKAN PADA GA YOON??!!” teriak seorang yeoja histeris sambil menangis.

“Ap-apa.. maksudmu?” tanya So Hyun.

“JANGAN BERPURA-PURA!! KAU ADA DI SEKOLAH SAAT KEMATIAN HYEMI! SEKARANG GA YOON!! PEMBUNUH!!” yeoja itu terus mengamuk, beberapa orang mencoba menenangkannya dan memeganginya. Namun tatapan orang-orang itu hanya memaku pada So Hyun. Tatapan ngeri dan membunuh saat bersamaan. So Hyun tercekat melihat tatapan mereka, rasanya ia ingin berlari dari sana. So Hyun beranjak bangun dan membalikkan tubuhnya untuk pergi, namun ia tertahan dengan dada seseorang di depan wajahnya. Ia pun mendongak.

“Jangan bicara sembarangan! Jika So Hyun pembunuh, maka aku dan lima namja yang lainnya pun pembunuh. Tutup mulut sampah itu!” ucap Kwang Min dingin, lalu memegang tangan So Hyun dan membawanya pergi dari sana.

***

            Dong Hyun terduduk di kantin sekolah tanpa sedikit pun menyentuh makanan di hadapannya, berbeda dengan orang di seberangnya yang hampir menghabiskan seluruh Jajangmyunnya.

“YA, Dong Hyun-ah.. apa kau tidak akan memakan makananmu? Sayang jika terbuang,” ucap Hyung Seong.

“Aku benar-benar tak berselera. Dan apakah kau sudah memikirkan mengenai apa yang ku sampaikan sebelumnya?”

“Apa maksudmu? Tentang membuat kelompok aneh itu?”

“A-aneh? Sudahlah! Pokoknya, apakah kau sudah menemukan orang yang cocok?”

“Kureom!”

Tiba-tiba Hyung Seong telah mengeluarkan selembar kertas yang berisi nama-nama di atasnya. Dengan lekas Dong Hyun mengambil kertas itu dan membaca nama-nama yang tercetak di atasnya. Terkadang dia tersenyum dan terkadang ia pun mengerinyatkan dahinya membaca nama-nama yang tercetak di atasnya.

“Baiklah mari kita dengar alasanmu. Jo Young Min?”

“Kau tidak perlu bertanya lagi, dia pintar. Dia selalu mendapat nilai sempurna pada setiap ujian dan juju raku jengkel padanya karena gara-gara dia, aku hanya berada di peringkat kedua di sekolah.”

“Lalu bagaimana dengan Jeong Min? Bukankah dia anak bodoh yang selalu menjerumuskan diri sendiri pada masalah? Mengintip yeoja dan mencuri soal ujian bukan?”

“Hahahahaha.. aku memilihnya bukan karena itu. Menurutmu bagaimana dia bisa melakukan itu semua? Aku lebih suka menyebutnya, ‘Si Ahli Kunci’. Dia bisa membuka seluruh pintu, brangkas, bahkan ruang ganti yeoja yang harus menggunakan ID siswi untuk masuk. Jeong Min, anak itu, tidak ada pintu yang tidak bisa dia buka.”

“Min Woo? Siapa dia?”

“Dia anggota club dancer. Dia juga ada di sekolah kemarin. Namja yang benar-benar imut itu.”

“Lalu apa yang istimewa tentangnya?”

“Hm.. mungkin banyak orang yang tidak menyadarinya dan jujur aku juga baru menyadarinya kemarin dan langsung memasukkannya ke dalam daftar, tapi dia memiliki daya ingat yang melebihi rata-rata orang. Aku kira dia menghapalkan gerakan tari hanya dengan sekali lihat hanya karena dia sudah menjadi dancer yang pro, tapi bukan karena itu saja. Di interogasi kemarin, aku benar-benar tercengang saat dia mengingat waktu dia mendengar teriakan yeoja itu hingga ke hitungan detiknya, dia juga mengingat orang ataupun benda yang hanya dia lihat sekilas dengan waktu tepatnya dia melihat, seperti saat dia mengatakan jumlah satpam yang ada di sekolah dan posisi-posisi pembagian pengawasan mereka. Hingga mengingat berapa jarak dan langkah kaki ia berlari untuk menuju depan gedung sekolah. Jika dia orang biasa, dia tidak akan bisa melakukan itu semua.”

“Lalu siapa itu Kwang Min?”

“Tuh! Di belakangmu,” ucap Hyung Seong. Dong Hyun pun berbalik dan melikat Kwang Min yang memasuki kantin masih dengan menggandeng tangan So Hyun. Ia pun merasa cemburu melihat pemandangan itu dan langsung mengalihkan pandangannya kembali ke Hyung Seong.

“Oh berandalan itu yang bernama Kwang Min? Untuk apa kau memasukkannya?” ucap Dong Hyun dengan nada yang kesal.

“Wae? Jangan bilang kau tidak mau memasukkannya karena belakangan ini dia dekat dengan So Hyun.”

“Bukan karena itu! Tapi memang untuk apa dia masuk?” sangkal Dong Hyun.

“Untuk apa? Pertanyaanmu lucu. Kita perlu orang seperti dia. Berandalan seperti dia. Kwang Min salah satu siswa yang ditakuti di sekolah karena kemampuannya berkelahi. Dalam kasus seperti ini, kita membutuhkan setidaknya satu orang seperti dia.”

“Aku bisa berkelahi!”

“Tentu. Dan juga bisa babak belur. Dengarkan aku, kita membutuhkan Kwang Min.”

“Terserah kau sajalah!” ucap Dong Hyun kesal dan beranjak pergi tanpa menyentuh makanannya sedikitpun.

***

            Hyung Seong meminta Dong Hyun untuk menerobos data sekolah dan mengambil semua nomor telfon yang mereka butuhkan. Hyung Seong langsung mengirimkan pesan untuk keempat namja yang telah ia targetkan akan menjadi anggota mereka.

Datanglah. Atap sekolah setelah jam berakhir.

Tidak datang, maka kau adalah pengecut.

            “Mengapa kau menulis pesannya seperti itu?” tanya Dong Hyun.

“Percayalah dengan begini mereka akan datang.”

***

            Suara derap kaki terdengar pelan melewati tangga-tangga. Namja menatap pesan di handphone-nya datar. Saat dia mencapai anak tangga terakhir, ia pun membuka pintu menuju atap gedung sekolah.

“Kau terlambat, Kwang Min-ssi!” ucap sebuah suara lantang, yang ternyata berasal dari Hyung Seong. Kwang Min menatap sekeliling dan melihat terdapat lima namja.

“Ada apa ini? Apa kalian mencoba mengkeroyokku? Kalian juga.. Hyung.. Minwoo?”

“Jangan salah paham! Hahaha” ucap Hyung Seung.

“Langsung ke intinya,” ucap Dong Hyun memotong tawa Hyung Seung. “Aku ingin meminta kalian bergabung. Kami berencana menyelidiki hal gila yang terjadi di sekolah, polisi benar-benar tidak dapat diharapkan. Sudah dua yang mati, dan beberapa yang hampir mati.”

“Jadi.. apakah kalian mau bergabung?”

“Hah, jangan konyol..”

 

To Be Continue..

 

Tolong Dibaca^^

Terlalu pendek ya? Karena FF ini sudah lama tidak ada lanjutannya jadi Author mau tahu apakah masih banyak Reader yang membacanya, jadi biarkan Author tau melewati komennya. Jika tidak ada, mungkin Author tidak akan meneruskannya.. TT-TT walaupun ini salah Author juga sih.. hehe..

Dan juga karena ini comeback Author setelah lamaaaaa sekali jadi jika Reader nim ingin membaca lanjutan dari FF Author yang lain yaitu “I’m Your Best Friend” dan Seri “Be My Shine” tolong tinggalkan komen aja ya^^

This entry was posted by boyfriendindo.

8 thoughts on “[FANFICT/FREELANCE] I Yah – Chapter 03

  1. Setelah sekian lama….
    Akhirny update d jg ff ny…
    Klnjtnny msh terlalu pndek… tp gk ap2 deh stdkny udh membwt q lega krna ff ny d lanjutin…
    Q gk tau harus koment ap.. yg jlas q suka dg isi ceritany.. ap lg cast yeoja ny kim so hyun…
    Kapanpun it, d tnggu y klnjtnny… 😊

  2. ohh…akhirnya datang juga kelanjutannya…🙂 sangat suka sama kelanjutannya FFnya thor, penuh misteri dan bikin saya menebak-nebak…ahaha saya berharap segera ada kelanjutan kisahnya…🙂
    kalo author sekarang kuliah di kampus kuning UI, berarti kita tetanggaan… salam kenal, author… semoga sukses selalu…🙂 fighting!

  3. Aaagh, baru buka, dan ternyata FF ini masih di lanjut ^^ Aku nunggunya lama banget, loh thor -,-. Ku kira gak bakal di lanjut. Bener deh, sampe kepikiran terus kenapa authornya kabur dan tak bertanggung jawab :p
    Dan buat dua FF yang lain, aku juga nungguin. Penasaran banget. Lanjut ya thor, please O.O

  4. akhirnyaaaaa, lanjutan ff ni terbit juga..😀 lama banget nunggu lanjutannya.. tapi kok pendek yak?? ayo dong, thor, lanjutnya dipanjangin lagi.. semangat ya nulis lanjutannya, biar kita gak di PHP-in terlalu lama.. ditunggu lho, fighting!!
    ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: